Maura gadis yantim piatu yang hidupnya penuh dengan kesengsaraan tak sengaja masuk ke dunia novel yang dibacanya. Novel yang bergenre Romantis mengisahkan seorang CEO ternama di industri hiburan dengan seorang Aktris.
Krystal Castro adalah salah satu tokoh dalam novel yang memiliki kisah yang menyedihkan dalam percintaan walau begitu Krystal masih sangat beruntung karena memiliki orang tua yang sangat mencintainya, Memiliki Tunangan bernama Kendrick Enmanuel Jacob si Male Lead yang tak membalas cintanya dan justru mencintai dan sangat memanjakan si Female Lead yang bernama Bianca Jane.
Alangkah baiknya jika Maura menjadi Bianca tapi alih-alih menjadi Female Lead Maura terbangun dalam tubuh Krystal Castro yang menyedihkan.
"Tapi Tunggu! Kenapa ini berbeda dengan alur novel yang kubaca? Kendrick yang digambarkan menjadi Tunangan kejam yang berhianat dengan mencintai wanita lain Kini berbalik memanjakan ku dan Lengket Seperti permen karet.
Suatu Hari.
" Sayangku, biarkan aku menggendongmu saat menaiki tangga." Ucap Kendrick.
Krystal terbengong kaku " Tidak perlu, ini hanya tiga Step tangga tak akan membuatku capek!" Tolaknya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nitasari Juari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Insiden Kecil.
*
*
" Wow!! Aku masih takjub dengan Akting Morgan dan Krystal. " Kata James. Setelah kepergian Krystal, Morgan dan Bianca.
" Apalagi Krystal kudengar dia adalah Aktris dengan Aktingnya yang sangat buruk tapi yang barusan kulihat sangat memuaskan kemampuan aktingnya tak ada cela." Sahut Hans.
" Kurasa dia akan segera menjadi bintang yang bersinar." Ujar Kimmy menimpali.
Hans dan James mengaguk Setuju. Krystal memang punya potensi untuk itu.
" Aku akan pergi. Ada sesuatu hal yang harus ku urus. Aku serahkan sisanya pada kalian." Kendrick Berdiri berniat untuk meninggalkan ruangan itu.
" Lalu bagaimana untuk peran-peran yang lain? Apa anda tak ikut memberikan masukan?" Tanya James.
" Kuserahkan padamu James, dari yang kulihat pengamatan mu sangat baik." Sahut Kendrick berlalu dari ruangan itu.
" Ck. Lihatlah dia tidak punya perasaan sama sekali. Bisanya cuman makan gaji buta." Gerutu James setelah kepergian Kendrick.
" Yang ada kaulah yang makan gaji buta jika tidak menuruti kemauannya. Apa kau lupa dialah bossnya disini" Sahut Kimmy.
" Ck. Menyebalkan!
*
*
Sementara itu setelah keluar dari ruangan Audisi. Krystal segera menghampiri Stephen.
" Bagaimana? Apa semua berjalan lancar?" Tanya Stephen.
Krystal Hanya mengangguk.
" Kau tak bercanda kan beb?
" Kita tinggal menunggu konfirmasi secara resmi dari tim produksi." Sahut Krystal.
" Ahhhh kau yang terbaik My Krystal,!" Pekik Stephen memeluk Krystal erat.
" Cih. Lebay sekali palingan juga cuman dapet peran tak penting." Cibir salah satu artis.
" Betul sekali, gak mungkin lah dapet peran bagus secara dia gak bisa akting." Sahut yang lain.
Stephen merasa geram dengan para pemilik mulut julid itu ingin rasanya ia mencabik-cabik mulut itu hingga reot.
" Abaikan. itu tidak penting bagi kita untuk meladeninya." Kata Krystal saat Stephen ingin melabrak para mulut julid itu.
" Krystal, selamat yah." Ucap Bianca yang baru menghampiri dengan mengulurkan tangannya.
" Terimakasih. Kau juga sudah melakukan yang terbaik." Sahut Krystal menerima uluran tangan Bianca.
" Ya. Aku akan mencoba dengan mengambil peran lain dalam Film ini walaupun bukan karakter Selena setidaknya aku ikut ambil bagian dalam Film ini." Kata Bianca.
" Oh begitu, Semoga beruntung yah, semangat!." Ucap Krystal mencoba menyemangati Bianca.
Bianca terseyum, sesaat kemudian matanya melihat sekilas jika Kendrick berjalan kearah dirinya dan Krystal.
Bianca dengan sengaja menginjak Sebelah kakinya hingga tubuh Bianca terdorong kedepan seolah-olah dirinya telah ditarik oleh Krystal. Bianca jatuh kelantai karena tubuh Krystal Refleks pindah kesamping untuk menghindari tubuh Bianca yang limbung. Karena Refleks itu, Kaki Krystal juga sedikit sakit akibat terkilir.
Semua Terkejut melihat adegan itu. Mereka pikir Bianca jatuh karena ditarik oleh Krystal saat berjabat tangan.
Sedangkan Kendrick, kini wajahnya terlihat cemas dan menatap tajam kearah Bianca.
" Astaga. Krystal sangat keterlaluan.!" Ucap salah satu orang yang ada disana.
" Meskipun dia begitu tak suka kepada Bianca karena Bianca lebih baik darinya. Bukankah itu sangat kejam jika dia memperlakukan Bianca Seperti itu?" Sahut yang lain menimpali.
Krystal menghela nafas ini bukan kesalahan dirinya apa mata orang-orang sudah buta? Hingga tak bisa membedakan seseorang ditarik atau terjatuh sendiri. Pikirnya.
Krystal melihat Kendrick yang berjalan kearah dirinya dan Bianca berada.
Terlihat kecemasan dan kemurkaan pada wajah tampan Pria itu.
" Tamat sudah Riwayat ku. Apa dia juga berpikir aku yang membuat Bianca jatuh? Apa dia akan membalas ku? Tapi aku tidak salah." Batin Krystal.
Krystal segera membantu Bianca bangun dengan menahan rasa sakit di kakinya yang terkilir. Entah apa yang dilakukan orang-orang mereka hanya melihat tanpa ada Niat membantu sedikit pun.
Belum juga berhasil membantu Bianca bangun tiba-tiba.
Grep!!!!
...******...