Niat awal menolong pria paruh baya dari pencopet justru membuatku berakhir di dalam pernikahan. Aku di lamar oleh anak pria yang kutolong, calon suamiku hampir mendekati sempurna. Namun pria keturunan Jerman- Solo itu bertolak belakang dengan kepribadian aslinya yang beku. Pernikahan ini aku kira indah seperti kelopak bunga di taman. Namun semua ini hanya kepalsuan, hidupku seperti di dalam penjara sangkar emas, aku memiliki rumah mewah tapi tidak di beri uang. Aku memiliki suami yang hampir sempurna tapi tidak pernah di anggap ada.
Akankah aku dapat melewati bahtera rumah tangga yang pelik ini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea Sismala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sick
Tubuhku mengigil, bibirku membiru pucat, aku baru dibukakan pintu pukul 6 pagi. Mas Adam bersikap biasa saja padaku tidak ada rasa khawatir dan peduli, Hari ini aku harus kuliah. Namun tidak mungkin dalam keadaan seperti ini. Semua teman- teman kampus pasti akan bersimpatik dan mengantarkan aku pulang, aku takut kejadian diantar pulang akan menyakitiku lagi. Seperti pak Hamzah dan mbak Viola.
Aku sudah mengganti pakaianku dengan piyama tidurku yang lusuh, aku masih ingat lebaran yang lalu ibu membelikanku piyama berbahan dasar katun ini. Aku sangat menyukainya karna bergambar hello kitty, masih ingat dulu sebelum menikah kehidupanku baik- baik saja tinggal bersama Ayah dan Ibu yang sangat menyayangiku. Kuhapus air mataku dan bercermin menatap wajahku. Bahkan satupun tidak ada lipstick ataupun skincare di sini. Aku hanya memiliki bedak bayi pantas saja Mas Adam tidak menyukaiku. Pakaianku semua hanya pakaian bekas yang biasa aku beli di pasar, kalaupun aku membeli pakaian baru itu adalah pakaian obral dengan harga di bawah 70 ribu. Kulihat tidak ada yang menarik pada diriku. Tidak ada yang bernilai didiriku selain hati dan jiwaku yang terpaksa menerima kenyataan pahit ini
"Wanita kampung dimana kau..!" Teriak Mas Adam dari bawah, dengan langkah pelan aku membuka pintu dan menuruni tangga pasti mas Adam akan memarahiku batin ku berbicara.
"Ada apa?" Tanyaku padanya.
"Dimana pakaian ku kenapa belum disiapkan..!!" Bentaknya padaku.
"Maaf Mas tadi saya sangat lemah tidak mampu menuruni tangga, dan Mas baru membukakan pintu pukul 6 pagi.. jadi saya tidak sempat menyiapkannya," ucapku lemah dengan mata berkaca- kaca, aku berusaha menahan tangisku agar mas Adam tidak marah padaku jujur aku muak mendengar teriakannya.
"Halah..! Aku sudah tidak butuh penjelasanmu..!! Dasar istri tidak berguna..!! " Makinya padaku hatiku sangat sakit aku bahkan tidak diinginkan olehnya, tangisku pecah. Aku berusaha memeluk Mas Adam, namun ia mendorongku hingga aku terjatuh dan tidak ingat apa- apa lagi.
"BRAAKKK..!! " kepala bagian belakangku seperti menghantam sesuatu sangat nyeri dan aku tidak tau lagi apa yang terjadi.
Rumah sakit
"Bagaimana keadaan menantu saya dok..?" Tanya Hans Scott pada salah satu dokter ternama di Jakarta.
"Sebaiknya asupan makan menantu Bapak di jaga Pak, karna saya lihat pola makannya sepertinya tidak teratur dan juga banyak menkomsumsi mie instan. Dan suhu tubuhnya, sepertinya terlalu lama berendam di air dingin?! " Tanya dokter itu heran.
"Ah tidak mungkin menantu saya ini tidak pernah mandi menggunakan bathup untuk berendam..,!" Jelas Hans Scott heran, begitupun istrinya yang sangat mengetahui segalanya mengenai Vinnie menantu kesayangannya.
"Lalu dan, ah satu lagi terdapat 5 jahitan di kakinya sepertinya terjatuh harusnya ini segera diobatin agar virus tidak masuk ke dalam tubuhnya. Karna imun kekebalan tubuhnya sangat lemah sekali, Terdapat memar juga di bagian belakang kepalanya." Jelas Dokter tersebut heran sambil menggelengkan kepala melihat wanita cantik itu terbaring lemah.
"Ya tuhan menantu kita kenapa bisa seperti ini Pah..!" Ucap Luna Scott menangis dipelukan suaminya sungguh malang nasih menantunya. Mereka berdua sudah tahu ini semua pasti perbuatan anak semata wayangnya Adam Scott.
Hans Scott dan Luna Scott sudah membuat keputusan akan memutuskan sebagian saham mereka sebagai hukuman agar Adam tidak berbuat kasar kembali pada Vinnie.
"Iya Mah sepertinya itu memang keputusan terbaik Papah..!" Jelas Hans Scott memeluk istrinya yang masih terisak setelah kepergian dokter tersebut.
"Iya Pah, Mamah juga begitu..hikkss..! Hikkss..!!" Jawab Luna Scott.
"Sudahlah Mah, Papah yakin Adam akan berubah untuk kita dan Vinnie..!" Hans Scott berusaha menenangkan istrinya yang langsung dibalas anggukan oleh Luna Scott.
Rumah
"Sayang kamu sudah pulang..?" Tanya Adam kaget langsung memeluk tubuh seksi kekasihnya yang baru pulang dari luar negeri.
"Iya sayang, emm ini siapa sayang..?! " Tanya Angelyn heran melihat potret pernikahan terpajang di dinding rumah Adam. ia berusaha menyangkal namun hatinya berkata lain, ia yakin kekasih yang sangat di cintai olehnya telah menikah.
"Oh itu bukan.. apa- apa_ " Adam terlihat gugup langsung membuang poto tersebut ke tempat sampah.
"Itu kerjaan Mamah pasti..! akhir- akhir ini Mamah memang suka mengedit potret konyol! "
"Ada yang mengganggu pikiranmu sayang..? Katakan padaku aku akan menjawabnya, " pinta Adam sekali lagi dengan wajah cemas. Angelyn tersenyum tulus langsung memeluk tubuh atletis kekasihnya.
"I'm okay sayang, " jawab Angelyn lembut.
Two weeks later
Aku tersenyum hangat akhirnya ia sudah sehat memandang taman rumah sakit dengan perasaan tenang, jujur aku sangat merindukan suasana rumah mas Adam yang menenangkan, ketika mas Adam menyakitiku pasti aku selalu menghabiskan waktu di taman depan rumahnya yang di penuhi oleh bunga- bunga mawar, taman itu juga memiliki kolam ikan yang berisi banyak sekali ikan koi.
"Sayang ayo kita pulang.." Luna Scott mengecup pipiku dengan lembut.
"Iya Mah" Aku langsung berjalan beriringan dengan kedua orang tua mas Adam menuju rumah megahnya.
Rumah Adam
"Sayang lihat deh baguskan..? " Angelyn menunjukan gelang kakinya yang baru di belinya kemarin.
"Sangat bagus jika kamu yang mengenakan, terkecuali_" Adam langsung menggelengkan kepalanya kenapa ia terbesit wanita kampung dan miskin itu.
"Terkecuali..?! " tanya Angelyn duduk di pangkuan Adam heran.
"No Baby.. kecuali Mamah..!" Adam berusaha bergurau hampir saja ia keceplosan menyembutkan nama Vinnie pada Angelyn.
"Ahh aku jadi rindu Mamah Luna.." Angelyn langsung memeluk leher Adam, Adam yang tidak tinggal diam pun langsung mengecup singkat bibir pink Angelyn.
"APAA- APAAN INI ADAM..!!! " teriak Hans Scott memekakkan seluruh ruangan, Luna Scott hanya mampu menggelengkan kepalanya melihat anaknya bersama kekasih beberapa tahun yang lalu. Sedangkan aku hanya mampu diam mematung di depan pintu melihat Adam bersama wanita cantik itu. Pasti Adam sangat mencintainya batin ku melihat sorot bahagia di mata Adam. Aku tidak terlalu ambil pusing.
"Tinggalkan Angelyn atau perusahaan mu akan hangus! " Ancam Hans Scott pada anaknya yang bermain gila. Adam hanya diam terpaku menatap lurus ke depan berusaha menghiraukan yang sudah terjadi namun mustahil. Jika iya jatuh miskin Angelyn akan meninggalkannya, tidak itu tidak benar. Dirinya tidak boleh jatuh miskin, Angelyn harus bahagia bersamanya bukan menderita, Adam mulai mencari jalan keluar. Semenjak ada kehadiran ku Adam selalu berpikir kehidupannya penuh dengan kesialan.
"Papah! berhenti menyalagunakan perusahaan untuk mengancam ku hanya karena wanita kampung sialan itu!" teriak Adam balik marah, Hans Scott semakin geram pada anaknya sikap Adam semakin hari semakin kasar. Dulu Adam tidak pernah bersikap kasar pada orang tuanya.
"Adam ini Papah- mu!" teriak Mamah Luna menampar wajah anaknya dengan air mata.
Mohon maaf ya thor sampai disini aja,susah dipahami. 🙏🙏🙏
salam dari Jodoh Takkan Kemana dan Bahasa Kalbu 🤗
di tunggu feedback nya di novelku
tiba" dah disini dan tiba" dah disana
capek deh ak