NovelToon NovelToon
Sistem Impossible

Sistem Impossible

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / TimeTravel / Fantasi Timur
Popularitas:171.6k
Nilai: 4
Nama Author: vandisk

Author : Vandisk

Segala perbuatan akan ada balasan akibat dari apa yang seseorang itu lakukakan.

Sebuah kekuatan misterius, entah dari mana datangnya. Menghampiri Sabda Mikail menawarkan sebuah keajaiban.

Sebuah sistem yang dapat mengabulkan sesuatu yang dianggap mustahil sekalipun.

Segala permintaan akan dikabulkan tanpa ada sebuah batasan.

Itu semua sebagai bentuk permintaan yang diberikan kekuatan misterius yang di sebut sistem impossible.

Nantikan kisah keseruan Sabda Mikail disetiap episodenya. Dan jangan lupa berikan dukungan karya ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vandisk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

[Tuan, belilah pakaian baru, karena saat ini pakaian Tuan telah sobek]

"Kenapa tidak dari tadi kamu ingat, Yuna! Huuufff, cepat belikan aku pakaian yang biasa saja dan murah! " pinta Sabda yang kesal pada Yuna karena tidak mengingatkannya dari awal.

Sejak Sabda mikail baru berada dibenua ini, memang tidak memakai pakaian yang layak, entah karena itu lupa atau tak sadar, pada saat itu Sabda takut pada petir dan tak memperhatikan dirinya.

Sudah sejak 4 hari, Sabda berlatih sendiri, membunuh ratusan binatang buat tingkat 5, dan terkuat tingkat 8, selama membunuh Sabda belum menemui binatang tingkat Siluman.

"Ciiiaaaat..." teriakan Sabda saat melawan binatang buas.

Boommm

Gooooorrr

buukk

buuukkk

Dua binatang buas tingkat kelahiran tahap 8 di tebas dengan mudah saat binatang itu mengayunkan cakarnya, sekali lagi binatang buas mati ditangan Sabda.

"Huuufff melelahkan sekali ..." dengan terengah-engah Sabda mengusap keringat di keningnya, keringat membasahi pakaiannya yang baru di beli 2 hari lalu dari Yuna.

Dan kini pakainya sudah compang-camping, Sanda sengaja membeli baju biasa, dan bukan baju artefak yang berkelas, tujuannya untuk menguji seberapa kuat tubuhnya menerima serangan dari lawan.

Hasilnya sungguh tidak mengecewakan, sejak melawan binatang buas tingkat 9 puncak, Sabda hanya tergores di punggung, tangan dan dada.

Dan itu pun langsung beregenerasi tanpa meninggalkan goresan atau bekas cakaran, sudah tak terhitung luka ditubuhnya jika masih bisa dilihat.

Boommm

Gooooorrr

Gooooorrr

Baammm

Suara raungan keras binatang buas sejauh 4 km, terdengar sampai membuat Sabda hampir terjatuh, getaran seperti gempa bumi membuat seluruh penghuni area itu lari terbirit-birit, sebelumnya para bintang itu sedang mengepung Sabda karena sudah banyak kawanannya yang sudah dibunuh ditangan Sabda.

"Yuna, binatang apa itu, kuat sekali auranya?" tanya Sabda yang sedikit penasaran dengan raungan binatang di kejauhan dan bertanya pada Yuna.

[Tuan, itu binatang Mistik tahap puncak]

"Ha! Gila! Mana mungkin saya melawannya.! Sedangkan aku pada Tingkat Transformasi Qi tahap 6!" Gerutu Sabda yang sedikit gemetaran.

Sabda benar, dalam 4 hari ini sudah menerobos 6 tahap, yang semula tingkat Kelahiran tahap 9 sampai tingkat Transformasi Qi tahap 6. Jika di 4 Kekaisaran, Sabda akan di sebut super jenius mengalahkan para jenius di Kekaisaran tersebut.

[Tuan, bisa menguji batas tubuh jika Tuan mau. Binatang mistik tahap puncak tersebut setara dengan kultivator tingkat jalan surgawi tahap awal, tubuh tuan setara dengan tingkat Kaisar karena tubuh khusus.]

"Hahaha! Yuna kamu yang terbaik, tercantik, terpintar, ter--ter...," sebelum Sabda menyelesaikan ucapan, Yuna memotong perkataannya.

[Yuna tidak mengerti ucapan,Tuan]

"Eh! Anu, Yuma. Maksudku, saya memuji kamu ... " balas Sabda sambil garuk-garuk keningnya yang tidak gatal. Malu juga sih, sadar kalau Yuna tidak mengerti ucapannya, karena Yuna saat ini tak punya perasaan.

[Ding! Tuan, mendapatkan poin Tukar 10.000. Karena, Tuan sudah memuji kinerja Yuna]

"Hahaha. Yuna kamu yang terbaik! " balasnya sambil ketawa keras, karena selama empat hari ini, Yuna tidak memberi bonus.

Cedaarrrr... Boom💥

Krasaaak ... krasaaak

Bam.. Baaam

Banyak pohon tumbang saat binatang itu lewat, dan petir keluar dari mulutnya saat mengaum, saat itu juga Sabda terkejut melihat sosok binatang raksasa itu.

Dengan gemetaran dan keringat semakin banyak, karena selama ini belum melihat binatang sebesar ini. Dalam empat hari selama membunuh binatang, hanya besar seukuran gajah Afrika, dan itu pun serigala bertanduk satu, dengan bulu berwarna abu-abu dan panjang 4 meter tinggi 2,5 meter.

Binatang mistik ini besarnya 3 kali lipat dari serigala bertanduk satu. Seluruh tubuh binatang ini di selimuti petir berwarna putih, ekor bercabang dua.

"Yuna binatang Mistik apa itu terlihat keren dan seram?" tanya Sabda pada Yuna.

[Itu binatang Mistik Singa Petir, Tuan]

[Itu binatang Mistik Singa Petir, Tuan]

[Tuan, harus waspada, karena Singa Petir mempunyai kecepatan yang lumayan cep ...]

Boommm

Bruuukkk

Bruuukkk

"Arghh...sial! Singa setan, sudah menghantam perutku. Padahal jaraknya lumayan jauh, untung saja aku sempat mundur walau perutku yang kena?!" gerutu Sabda, saat terpental dan menghantam tanah, tubuhnya sudah penuh debu, sudut bibirnya mengeluarkan darah akibat hantaman singa petir itu yang tiba-tiba.

Yuna sengaja memberi peringatan terlambat pada Sabda, agar Sabda belajar dengan tetap selalu terfokus pada lawan yang dia hadapi.

"Huff... Satu pukulan saja sudah buat tulang dadaku hampir berantakan.!! Baik ... Singa cebol, sekarang giliran saya ... Terima tendangan ini!" gumam Sanda dan langsung melesat membalas serangan Singa Petir.

Swosh...

Singa petir yang melihat Sabda masih terbangun langsung terkejut, biasanya saat melawan manusia atau binatang lain, sekali hantam bisa terluka parah.

Kini Melihat Sabda masih utuh dan hanya terlihat darah pada sudut bibir yang sedikit membuatnya ketakutan. Dalam sekejap, Sabda langsung menghilang dari jarak 10 meter dari tempat singa berada.

Wuuushhhh.... bang

Krasaaak krasaaak

Boom ... Boom

Singa petir terkena tendangan pada pantatnya, dia tidak waspada karena tadi sempat terkejut melihat Sabda baik-baik saja setelah menerima serangannya.

"Hahahaha! Singa cebol, pantat kamu lumayan juga kerasnya ... hahaha!" tawa Sabda yang senang bisa membalas Singa Petir.

Dengan kemarahan Singa Petir langsung bangun yang tadi sempat menabrak pepohonan setelah mendengar Sabda mengejek dirinya, dengan marah Singa itu melesat kearah Sabda.

Swosh...

"Ayo! Anak Husky, kemarin sayang peluk Pamanmu ... " dengan sikap konyol, meniru anjing Husky yang sedang menjulurkan lidah.

Boom... Boom,

cedaaarr

traangg

Pertarungan Sabda dengan Singa Petir cukup membuat kawasan tersebut berantakan, banyak pohon raksasa tumbang, binatang buas dan Siluman pada menjauh ketakutan karena pertarungan tingkat tersebut cukup mengerikan, dan bisa tanpa sengaja melukai, hanya dengan energi kejutnya saja.

Sabda dan Singa Petir sudah sama-sama terluka, walaupun begitu dua petarung itu tidak menunjukan tanda-tanda akan menyerah atau melarikan diri.

Bruk...krasak

Boom, boom

Tubuh Sabda terpental dengan keras saat di hantam punggungnya, Sabda merasa kelelahan seharian bertarung dengan Singa Petir, karena itu Sabda lengah.

Bam... Bruk...

"Argh! Sakitnya punggung ini ... Saya lengah karena kelelahan ... Ah ah ah!!" Sabda bergumam sambil terengah-engah, Sabda merasakan sakit di sekujur tubuhnya.

"Apa yang harus aku lakukan? Yuna, adakah solusi, saya kelelahan dan terluka cukup parah ... " tanya Sabda pada Yuna yang sedari tadi diam, walaupun diam saja dia juga memperhatikan pertarungan tersebut.

Karena kekurangan pengalaman Sabda terluka cukup parah, sebenarnya dia mampu membunuh singa itu dengan mudah, tetapi karena minimnya pengalaman, pertarungan itu yang membuat Sabda terluka tanpa melukai lawan secara telak.

[Tuan, di samping sebelah kanan tuan ada goa, dengan jarak 1,5 km yang tertutupi pohon Akar Akasia, goa itu cukup aman sebagai tempat bersembunyi]

"Hehehe! Yuna kamu yang terbaik, ayo kita kesana...aduh, aduh punggungku ... "

Hughh ... Hoek

Sambil batuk darah Yuna berlari secepat mungkin, Singa Petir yang melihat Sabda tiba-tiba menghilang, meraung marah dan penuh dendam. Seumur hidupnya dia tidak pernah di permainkan manusia.

"Gorr ... Auuooommm?! "

Sudah cukup jauh Sabda berlari menuju goa itu sesuai petunjuk Yuna. Dengan cepat Sabda melihat pohon Akasia yang cukup rimbun dan berdaun lebat.

Di sekitar goa tertutup rumput dan tumbuhan liar, banyak akar pohon yang menutupi dan tidak akan tahu jika ada goa dibalik akar itu.

"Akhirnya sampai juga, uhuk uhuk ..."

Sambil muntah darah Sabda berjalan mendekat arah ke goa, tapi saat mendekati tidak terlihat pintu goa tersebut.

"Kenapa tidak ada goa-nya ..." Sabda bergumam sambil melihat sekitarnya, walaupun dadanya sakit, punggung terluka dan rasa kelelahan yang teramat, Sabda tetap selalu waspada.

"Ah! ada Array Formasi Ilusi ... Pantas saja tidak ada yang menemukannya ... " Sabda mendekati Array Formasi tersebut.

Setelah Melihat dengan seksama, terlihat jika susunan tersebut mudah diterobos, mungkin formasi ilusi itu sudah melemah sehingga kekuatannya pun berkurang.

Dengan mudah Sabda masuk ke goa, dan memperkuat Formasi ilusi agar lebih aman. Setelah menyelesaikan Formasi, Sabda kemudian berjalan menyusuri Goa tersebut.

Cukup lama berjalan menyusuri goa, akhirnya Sabda melihat cahaya yang menyilaukan, energi spiritual yang begitu tebal memasuki tubuhnya.

Karena Penasaran, Sabda mempercepat langkah kakinya menuju cahaya itu, dengan langkah cepat Sabda telah tiba di depan cahaya itu.

"Astaga ... Ini goa sungguh keberuntungan ... hahaha! " Sabda kegirangan saat melihat goa itu yang dipenuhi banyak tanaman obat dan tanaman roh.

Bersambung.....

1
Bonn Bonnies
bab 1- 23 jalan cerita terbaik. bab 24 sampai akhir saya scroll je tak baca, x da mood baca,
HELLOO
alur gak jelas
Erich Emanuel
Alur ceritanya ga jelas, dari bab 24 ke bab 25, penulis memaksa perubahan alur cerita sehingga membuat cerita itu jadi g enak sehingga pengalaman dari cerita itu jadi bias dan terdistorsi. saya tidak tau apakah penulis ini memang memaksa perubahan cerita atau bagaimana. saya menghargai penulis tapi jgn dong ceritanya dipaksa alurnya, sedang asyik menikmati pengalaman ceritanya eh...berubah. jadi kurang menarik. sukses selalu buat penulis.
God Slayer
gj
Nino Ndut
g paham gw
Nino Ndut
klo lawannya kroco kek gini kok kasian mc nya yak..emg mc g bisa dpt anak buah dari aistem kah??..
Wp0011
Saran utk siapapun jgn dibaca novel ini,
Ini novel cuma comot2 aja, baru 20an bab udh masuk ke novel lain dan seterusnya.
Ada baiknya gak usah dibaca
Wahyu Priady
kalau bisa jelaskan sedikit informasi ranah dll jon
Wahyu Priady
kekurangan novel untuk saat ini, kutipan obrolannya gak jelas,
kalau kutipan obrolannya tepat, aku rasa jd lbh sempurna
koko
woy yg bener lah kau
Al^Grizzly🐨
woy thor..bukan Kali mantan😁😁 tapi yg betul langsung sambung..Kalimantan🙏
Jimmy Avolution
kok jadi begini alur ceritanya...Berantakan....🤔
Jimmy Avolution
sippp
Jimmy Avolution
nice
Jimmy Avolution
Bantai...
Jimmy Avolution
Josss
Jimmy Avolution
Nice
Jimmy Avolution
Kekuatan jiwa kan sdh max Thor...Kok tetap 45% Thor....🤔
Jimmy Avolution
sippp...
Jimmy Avolution
Terus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!