Bunga selama 6 tahun dia menanti kekasih nya yang bernama Yudha seorang polisi yang bertugas di luar pulau jawa.
Dia menanti kekasih nya selama itu karena tidak ada kata perpisahan diantara mereka, hanya sebuah perpisahan sementara dan Yudha berjanji akan kembali tahun depan untuk melamar Bunga.
Sehingga Bunga merasa dia masih kekasih Yudha karena tidak ada kata putus diantara mereka hanya hilang tanpa kabar.
Karena penantian Bunga selama ini menanti kekasih nya kembali dia selalu menutup hatinya untuk lelaki lain.
Anton teman Bunga yang seorang guru dia jatuh cinta terhadap Bunga namun Bunga selalu menolak perasaan Anton karena dia masih mengharap kan Yudha kembali kepadanya.
Apakah Bunga dan Yudha akan bertemu kembali..??
Apakah Yudha masih menjaga hatinya seperti Bunga..???
Atau Bunga lebih memilih Anton..???
Extra Part
Menceritakan kisah cinta Shapira yang sudah dewasa, dengan seorang laki - laki bernama Fathir yang berprofesi sebagai seorang polisi.
Kisah cinta kehidupan rumah tangga mereka yang penuh dengan masalah, dan hadir nya sang mantan Fathir bernama Anggi yang berada di tengah - tengah rumah tangga mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puspa Herliyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Flashback on 4
Hari minggu pagi yang cerah dengan udara yang sejuk. Bunga sudah rapih berpakaian dengan menggunakan dress putih sebatas lutut di balut bleazer warna hitam dengan rambut panjang warna coklat di gerainya. Dengan make up tipis dan soft membuat penampilan nya yang semakin cantik dan fresh.
"Kamu mau kemana say?" Tanya Silvia heran karena sepagi ini bunga sudah rapih dan wangi padahal ini adalah hari minggu yang setiap hari minggu adalah waktu biasa bunga selalu bermalas - malasan di atas tempat tidur.
"Mau jalan dong. " Jawab bunga yang masih berdiri di depan cermin.
"What??.. nggak salah nih." Ucap Silvia heran.
"Emang kenapa kalau hari minggu saya mau jalan?" Ucap Bunga.
"Emang kamu mau kemana sama siapa?" Tanya Silvia penasaran.
"Ada deh nanti juga kamu tahu . " Ucap Bunga sambil tersenyum.
Lalu pintu kamar kost mereka tiba - tiba ada yang mengetuk.
Tok... tok... tok...
"Eh sapa tuh . " Ucap Silvia cepat beranjak dari tempat tidur.
Saat Silvia membuka pintu kamar kostnya, Silvia kaget saat melihat yang berdiri di depan pintu adalah yudha dengan penampilan yang cool celana jeans warna hitam dengan sedikit robekan di lututnya kaos berwarna putih dipadu dengan jaket warna Hitam.
"Ada apa y..?" Tanya Silvia heran.
Lalu Bunga tiba - tiba muncul dari belakang Bunga dan langsung menyapa yudha.
"Hi... hayu.." ucap Bunga.
"jalan sekarang . " Tanya Yudha.
Silvia yang melihat mereka berdua merasa keheranan dan Bingung.
"kenapa say..?" Tanya Bunga.
"Saya masih bingung." Jawab Silvia keheranan
sembari menggaruk -garukan kepalanya yang tidak gatal.
"Ini yang mau ngajak saya jalan dan mulai hari ini saya bukan jomblo lagi karena saya adalah pacar nya yudha. " Ucap Bunga sambil sedikit berbisik ke telinga Silvia.
Silvia lalu membulat kan matanya dengan sambil menutup mulut nya dengan kedua telapak tangan nya.
"Sudah ya.. kita jalan dulu bye Silvia. " Ucap Bunga berlalu meninggalkan kamarnya bersama Yudha.
Silvia yang masih shock melihat sahabatnya berpacaran dengan seorang polisi yang baru mereka kenal hanya baru beberapa jam dan sekarang sudah menjadi sepasang kekasih.
"Apa saya nggak salah lihat dan dengar'. Ucap Silvia yang masih terasa Kaget dan shock.
Bunga sudah berada didalam mobil Yudha.
Dan Yudha dengan perhatian memasangkan safebelt Bunga. Dan saat Yudha memasangkan safebelt Bunga mata mereka saling berpandangan dan jarak mata mereka hanya beberapa centi. Lalu tiba - tiba Yudha mengarahkan wajah nya lebih dekat ke wajah bunga dan mengecup bibir tipis bunga.
Bunga yang kaget secara tiba - tiba dicium Yudha membuat wajahnya memerah seperti tomat karena malu.
"Kita mau kemana sayang. " Tanya Yudha sambil mengelus pipi Bunga.
"Terserah kamu saja yank mau kemana yang penting hari ini saya sama Aa . " Jawab Bunga.
"Ok kita kelililing kota Bogor. " Ucap Yudha lalu lansung mentacapkan gas mobilnya.
Didalam perjalanan mereka hanya diam tanpa bicara sepatah kata pun hanya alunan musik yang terdengar. Dan sesekali Yudha mengecup punggung tangan Bunga yang selalu dia gemgam.
"Yank kita sarapan dulu yuk . " Ucap Bunga yang memulai obrolan nya.
"Ok mau makan apa?" Tanya Yudha.
"Cari soto mie aja yuk.." Jawab Bunga.
"Serius mau sarapan sama soto mie . " Ucap Yudha.
"Iya soto mie saja . " Ucap Bunga.
"Ok siap kita cari tukang soto mie nya. " Ucap Yudha.
Mereka pun berkeliling mencari pedagang soto. mie dan akhirnya mereka menemukan pedagang soto mie yang mangkal di pinggir jalan. Mereka pun lalu turun menuju pedagang soto mie.
"Bang soto mie dua porsi ya.." Ucap Yudha.
"Baik den.." Ucap pedagang soto mie.
Mereka pun menuju meja panjang dan duduk saling berhadapan.
"Mau minum apa ?" Tanya Yudha.
"Teh manis hangat saja . " Jawab Bunga.
Lalu Yudha memesan minuman kepada penjual soto mie yang sudah menuju ke meja mereka sambil membawa dua porsi soto mie.
"Bang Teh manis hangat nya dua y . " Ucap Yudha.
"Baik den.. "Ucap pedagang soto mie.
Pedagang soto mie itu pun berlalu mengambil dua minuman yang mereka pesan.
"Santai saja yank makan nya jangan buru- buru karena kita sampe sore jalan - jalannya nanti malam Aa baru piket . " Ucap Yudha.
Lalu pedagang itu kembali membawa dua gelas minuman yang mereka pesan.
"Ini minuman nya. " Ucap pedagang soto mie.
"Terima kasih bang . " Ucap Yudha.
"Yank kita habis ini kemana?" Tanya Bunga.
"kamu mau nya kemana ?" Yudha balik tanya.
"Kalau kita ke kebun raya Bogor gimana . " Jawab Bunga antusias.
"Boleh hayu emang neng belum pernah ke kebun raya Bogor . " Ucap yudha.
"Pernah waktu pertama menginjak kan kaki pertama kalinya di Bogor saya sama Silvia dari terminal langsung menuju kesini . " Ucap Bunga.
"Yaudah nanti kita kesana habis ke kebun raya kemana lagi. " Ucap yudha
"Ehm.. kemana ya.. apa kepuncak saja kalau tidak macet . " Ucap Bunga.
"Ok siap tuan putri hamba laksanakan. " Ucap Yudha sambil tersenyum.
Mereka pun melanjutkan makan soto mie dan Sesekali diselingi gelak tawa mereka dan sesekali yudha menyuapi Bunga dan begitu pun sebaliknya Bunga menyuapi yudha.
Makan pun telah selesai lalu mereka menuju kebun raya Bogor. Dan dengan jemari tangan mereka saling bertautan.
Mereka pun telah sampai di kebun raya Bogor dan yudha pun memarkirkan mobil nya di parkiran kebun raya. Mereka pun lalu memesan tiket masuk kebun raya Bogor.
Setelah memesan tiket lalu mereka berkeliling kebun raya Bogor dengan pemandangan yang indah dikelilingi tumbuhan dan pohon - pohon yang hijau serta udara yang sejuk dan bersih.
"Yank kita ke jembatan Merah yuk?" Ajak Bunga
"Hayu kita ke sana . " Ucap Yudha.
Mereka pun menuju jembatan Merah dan sesekali mereka berphoto di atas jembatan Merah tersebut.
"Yank coba deh sini itu Bunga bangkai nya tumbuh bagus banget ya.. " Ucap Bunga lalu menjepret Bunga tersebut.
"Iya yank cantiknya Bunga Bangkai nya atau yang biasa disebut raflesia arnoldi . " Ucap yudha.
Mereka pun terus berjalan mengelilingi kebun raya Bogor. Dan akhirnya mereka berhenti duduk di kursi taman karena merasa cape karena sudah sekitar satu jam mereka berjalan - jalan mengelilingi kebun raya Bogor.
"Yank makasih ya . " Ucap Bunga sambil bergelanjut manja di lengan Yudha.
"Iya sayang kan hari ini kita khusus menikmati pertama kita pacaran . " Ucap Yudha sambil mengecup pucuk kepala Bunga.
"Yank boleh nanya nggak?" Tanya Bunga
"Tanya apa yank . " Jawab Yudha.
"Bunga pacar keberapa Aa . " Tanya Bunga penasaran.
Lalu Yudha yang mendegar pertanyaan Bunga tertawa terbahak - bahak.
"Ih.. yank serius tahu . " Ucap Bunga kesal.
"Habis pertanyaan kamu lucu banget. " ucap Yudha yang masih menahan tawanya.
"Yank dengerin Aa ya neng itu adalah cinta pertama Aa terus sumpah ini pertama jalan sama cewe . "'Ucap Yudha penuh penjelasan.
"Masa sih serius? " ucap Bunga yang masih belum percaya.
"Sumpah sayang demi Allah neng itu pacar pertama Aa. Dulu memang pernah ada yang suka sama Aa tapi Aa nggak pernah merespon nya walau cewek yang ngejar -ngejar Aa itu banyak. Makan nya kamu adalah cewek yang beruntung bisa ada di hati Aa . " Ucap Yudha menyakinkan.
"Makasih ya.. sayang. " Ucap Bunga sambil mencium pipi kiri Yudha.
"Iya sayang sama - sama. " Ucap Yudha sambil membalas mencium pucuk kepala Bunga.
"Gimana kalau habis dari sini kita mampir kerumah Aa di ciawi. " Ucap Yudha.
"Boleh sayang Bunga juga pengen kenalan sama mamah papah Aa . " Ucap Bunga antusias.
"Ok kita kesana sekarang yuk nanti sambil istirahat dulu di rumah Aa. " Ucap yudha.
Lalu mereka pun beranjak pulang menuju kediaman yudha di Ciawi.