Apa yang terjadi jika seorang gadis berusia 25tahun bereinkarnasi ke tubuh seorang putri yang di buang ke tengah hutan. Sedangkan Dia tidak mempercayai adanya reinkarnasi .
Dapatkah dia bertahan hidup di dunia itu..???
Dan misteri apa yang sebenarnya akan terungkap setelah perjalanan panjangnya..???
Terus ikuti cerita nya ya...
Ini cerita Real dari pemikiran dan kehaluan Author.Tidak ada unsur Plagiat atau pun meniru.
Jika ada kesamaan Nama,tempat atau pun Visualnya mohon maaf dan jangan membully.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lia Scorpion, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kehilangan.
"Apaaaaaa...??? Kau berada di tingkatan Langit Level 9.Berarti kau sangat hebat Erick.."Teriak Felic terkejut.
"Benar, sayang.Selama ibu hidup, ibu baru saja mendengar dan bertemu ada makhluk yang mempunyai tingkatan Langit Level 9, apalagi Erick mempunyai 4 Unsur.Kau benar-benar Chimera Erick..???Yang ibu tau,hewan Dewa Chimera hanya lah sekedar cerita dari mulut kemulut.Bahkan orang-orang hanya menganggap itu semua hanyalah mitos saja."Ucap Permaisuri memandang takjub Erick.
"Sudah-sudah..Jangan memuji saya terlalu tinggi nona-nona yang cantik.Saya memang sangat hebat."Saut Erick tersenyum lebar sambil membusungkan dada nya.
"Tunggu dulu, jika kalian mempunyai kekuatan.Lalu aku mempunyai kekuatan apa..??? Dan berada di tingkatan berapa..???"Tanya Felic .
"Sayang, sebenarnya dari kecil ibu tidak pernah melihat adanya tanda-tanda Felicia mempunyai kekuatan.Tubuhnya begitu lemah,entah kenapa ibu juga tidak tau.Setiap dia berkultivasi dia tidak pernah mendapatkan hasilnya.."Saut Permaisuri sedih.
"Tidak ada kekuatan..??Bagaimana mungkin bu..???Lalu jika seseorang tidak mempunyai kekuatan dia akan di sebut apa di dunia ini..???"Tanya Felic Sedih.
"Ya tentu saja sampah masyarakat Ratu yang cantik.."Saut Erick polos.
"Sampah..??Jadi aku hanya akan jadi sampah jika tidak mempunyai kekuataan.Lalu bagaimana cara ku agar bisa membersihkan nama ibu nanti di kerajaan Bloody..???"Ucap Felic sendu.
"Sayang jangan bersedih, ibu tidak perlu itu semua.Kebenaran suatu saat pasti terungkap,kamu tidak perlu memikirkan kekuataan.Teruslah hidup seperti ini, ibu yakin suatu saat kamu pasti bisa mencapai sesuatu yang kamu inginkan."Saut Permaisuri Liliana.
"Yang Ibu Suri mempesona katakan benar Yang mulia Ratu cantik.Serahkan semuanya pada Erick si Tampan,Si tampan ini akan mengajarkan semuanya pada yang Mulia Ratu cantik nanti."Saut Erick menghibur Felic.
"Hemmmm, aku merasa tidak berguna bu."Ucap Felic.
"Tidak papa sayang, kamu berguna.Ibu tetap menyayangi mu dengan kekuatan ataupun tidak.Sebaiknya kita kembali kedunia nyata, kita sudah terlalu lama disini."Ajak Permaisuri.
"Baiklah bu, ayo kita pulang."Saut Felic sendu."Erick kami pergi dulu ,nanti aku akan kesini lagi untuk menagih janji mu ."Ucap Felic.
"Janji apa yang mulia ratu cantik..???"Saut Erick bingung.
"Tentu saja janji ,kamu akan mengajari ku untuk mendapatkan kekuatan."Saut Felic kesal dengan Erick yang mulai pikun.
"Ohhh tentu yang Mulia Ratu cantik.Kapan pun Ratu cantik datang, Si tampan ini pasti akan selalu siap mengajarinya. "Ucap Erick tersenyum.
"Emhh,ya ya yaaaa...Kami pergi."Pamit Felic.
"Erick Ibu pamit dulu,terimakasih ."Ucap Permaisuri .
"Sama-sama Ibu suri yang Cantik mempesona..."Saut Erick tersenyum.
*************~
Di dunia nyata mereka ternyata hari mulai menjelang malam.Tidak terasa waktu kebersamaan yang mereka lalui hari ini.Felic merasa senang dapat menghabiskan waktu bersama Permaisuri,dia berjanji akan mencari cara supaya Permaisuri dapat terlepas dari Sumpah nya kepada Putri Felicia.
"Sayang, hari sudah malam.Lebih baik kamu istirahat dulu ."Ucap Permaisuri Liliana.
"Iya bu, ibu juga istirahat ya..Aku sayang ibu."Saut Felic.
"Ibu juga sayang kamu..Ya sudah ibu kedepan sebentar .."Ucap Permaisuri ,lalu melangkah keluar.
Felic duduk di tepi tempat tidur sambil memikirkan bagaimana caranya dia bisa berkultivasi dan menjadi kuat.Felic juga memikirkan bagaimana caranya agar Permaisuri bisa menghancurkan sumpahnya..Saat Felic tengah berpikir, tiba-tiba terdengar suara ribut di depan gubuk tempat Felic tinggal,Felic yang mendengar nya langsung berlari ke arah pintu untuk melihatnya.Mata Felic melotot melihat keadaan Permaisuri Liliana yang kini terkulai lemah di atas tanah.Darah mengucur keluar dari beberapa bagian tubuh dan mulut Permaisuri.Felic tidak bisa menahan airmata nya.Dia langsung berlari ke arah Permaisuri berniat membawa nya ke ruang dimensinya."Ibu, ibu kenapa..??Siapa yang melakukan ini semua..???Teriak Felic sambil terus menangis memeluk Permaisuri.
"Erick,erick.Keluar lah bantu aku Erick..."Teriak Felic memanggil Erick di ruang dimensinya.
Erick yang mendengar suara Ratu nya memanggil,langsung muncul di depan sang Ratu.."Ada apa Ratu can..."Ucapan Erick terhenti saat menatap Permaisuri bersimbah darah."Kenapa dengan Ibu Suri Ratu..??Apa yang terjadi..??"Tanya Erick bingung.
"Aku tidak tau ,,huuhuuuu..."Felic menangis terisak-isak.Hilang sudah jiwa pemberaninya melihat orang yang di sayangi tidak berdaya.."Bantu aku erick membawa ibu kedanau air kehidupan.Aku tidak mau kehilangan ibu..."Ucap Felic sambil terus menangis..
Erick dengan sigap melangkah ke arah Permaisuri untuk membantunya,tapi langkah Erick terhenti saat Permaisuri menahannya."Tidak perlu sayang.Waktu ibu mungkin sudah tidak banyak.Ibu hanya minta jaga diri kamu baik-baik..Dan kamu Erick, Ibu titip Felic.Ibu me nyayangi ka a mu sa yaang."Ucap Permaisuri lalu mengembuskan nafas terakhirnya.
Felic yang melihat Permaisuri tidak bernafas lagi menangis sejadi-jadi nya..Dia tidak tau apa yang terjadi dan kenapa ibunya bisa di serang seperti ini.Dia mengutuki dirinya sendiri karna tidak bisa melindungi orang yang disayanginya."Ibu bangun, ku mohon bangun bu,jangan tinggalkan Felic bu,ku mohon banguuuunnn....Ini salah ku, ini semua salah ku... Kenapa aku harus lemah di kehidupan ku sekarang.Andai aku mempunyai kekuatan ,aku pasti bisa melindungi ibu...Kenapa takdir baik tidak berpihak kepada ku...Kenapaaa........???"Teriak Felic sambil menangis memukul-mukul kepalanya .
"Ratu, saya mohon jangan menyalahkan diri anda seperti ini...Ini semua bukan kesalahan Ratu."Ucap Erick yang juga ikut sedih melihat keadaan Ratunya yang begitu memprihatinkan.
"Erick,kau harus mengajari ku untuk bisa menjadi kuat.Aku akan membalas semua ini,Darah di bayar darah dan nyawa di bayar nyawa.Aku tidak akan melepaskan 1 orang pun yang sudah membuatku kehilangan ibu ku.Aku pasti membalasnya,aku berjanji pada ibu ku,dan pada Putri Felicia.Aku berjanji."Ucap Felic lantang dengan emosi yang meluap-luap.Jiwa mafia nya yang dulu ada kini bergejolak di dalam dirinya.Dia tidak bisa memaafkan ini semua,siapa yang berani mengusiknya akan dia musnahkan detik itu juga.Sifat nya yang dulu kejam kini kembali lagi, tatapan nya kini menjadi sangat dingin.
"Baik yang mulia Ratu."Saut Erick yang juga terbawa emosi nya.
Felic meminta Erick itu menguburkan ibunya, kejadian yang menimpanya hari ini, tidak akan pernah dia lupakan.Felic bertekad untuk menjadi yang paling kuat.Setelah di kuat dia akan mencari tau semua kebenarannya, dan akan membalaskan semuanya.Kematian Permaisuri membuatnya menjadi kepribadian yang dingin, tidak ada lagi senyum di wajahnya.Yang ada hanya tatapan dingin dan datar.Tidak hanya Felic yang berubah, Erick pun juga ikut berubah menjadi dingin, sifat kejam Erick sesungguhnya kini mulai terlihat.Hanya Felic yang bisa mengendalikan Erick jika Erick berbuat liar lagi.
istri dan putrimu udh meninggal sebelum dirimu mengetahui kebenarannya.
itulah wujud asli wanita yg selama ini engkau sanjung sanjung.
rasakan karma dan penyesalan mu.
katanya berkuasa, ya coba di cari dulu bukti baru nuduh