NovelToon NovelToon
Ternyata CEO

Ternyata CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: My finger

Lamaran Raditya di tolak oleh yuni calon ibu mertua nya karena tidak menyanggupi hantaran yang di minta. Yuni bahkan menghina Raditya dan mempengaruhi anak nya agar mencari laki laki yang kaya, karena anak nya Melinda adalah seorang sekretaris di perusahaan ibu nya. terpengaruh oleh ibu nya, Melinda sebagai kekasih Raditya akhir nya ikut merendah kan
karena emosional tiba tiba Raditya melamar seorang gadis yang bernama Dahlia, pembantu di rumah Melinda dengan cincin Berlian.
Namun siapa sangka, Raditya yang di kenal sebagai pegawai admistrasi di tempat Melinda bekerja, sebenar nya adalah anak sulung pewaris perusahaan itu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My finger, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 7

 "Tuan muda, makan malam sudah siap" ucap Romlah pada Radit yang sedang duduk santai di balkon kamar nya

"Malas ah Bi" sahut Radit

"Apa karena masalah tadi siang itu ya? Saya setuju tuan tidak jadi menikahi gadis bernama Melinda itu. Tapi bukan berarti tuan harus menikahi gadis yang hanya se,,,"

Radit mengangkat tangan nya sebagai isyarat agar ia tidak melanjut kan ucapan nya

"Aku harus segera menikah, Bi. Dan harus ku lumat kan harga diri Melinda dan ibu nya karena pembantu nya bisa jauh lebih beruntung mendapatkan ku. sampai di sini paham?"

"Tapi tuan,,"

"Gak ada tapi tapi, ok! ingat Bi, jaga rahasia ini, jangan sampai ada yang tahu rencana ini. peringat kan juga om Parjo"

Bi Romlah hanya mengangguk

"Bi, buat kan saja aku susu hangat, sekarang waktu nya aku menghubungi papa."

Bi Romlah mengangguk lalu keluar. Radit melirik jam dinding kamar nya. Jam lima sore waktu nya di sini, yang jauh lebih cepat tiga jam di tempat ayah nya. Radit segera menekan nomer handphone ayah nya

"Halo pa" kata Radit

Radit seperti anak kecil saat bersama ayah nya. Semenjak ibu nya meninggal saat Adit baru berusia 10 tahun, Radit semakin dekat dengan ayah nya. Terlebih saat ayah nya menikah lagi, Radit merasa waktu teramat mahal untuk mereka berdua.

"Ada apa Boy?" suara ayah nya terdengar serak

"Papa kenapa?" tanya Radit cemas

"Gak apa apa, kamu punya berita bagus apa? Papa pantau kerjaaan mu di kantor bagus, terus kan"

Radit tersenyum lebar

"Pa, aku sudah menemukan wanita yang tepat untuk aku nikahi. Aku Jamin dia wanita terbaik. Dia memiliki sorot mata seteduh mama" Radit mencoba merayu ayah nya.

"Benarkah? Papa jadi penasaran. Dia lulusan fakultas mana? kerja di mana dan siapa keluarga nya? Apa dia berasal dari keluarga pembisnis juga?"

Radit menelan saliva nya karena kebingungan. Ia sendiri pun tidak tahu siapa Dahlia, apa lagi keluarga nya. yang Radit tahu Dahlia hanya lah seorang pembantu di rumah Melinda. yang tak mungkin ia katakan yang sebenarnya

"Nanti kita bahas yang itu pa. Biar jadi kejutan. Hmm,,, apa boleh perjanjian kita di percepat, aku sudah gak sabaran pa"

Ayah nya Radit tertawa dan jawaban dari suara nya yang berat membuat Radit menciut

"Sebelum kamu resmi menentukan calon mu dan memastikan pada papa kalau kamu akan menikah, kamu belum boleh mengambil alih perusahaan. Biar kan saja posisi direksi di perusahaan itu kosong"

"Ayolah pa, please,,"

"Buktikan pada papa dengan mengadakan pesta pertunangan. Papa akan segera pulang jika kamu dan calon mu itu sudah siap"

Radit cemberut, itu arti nya besok dia belum bisa membuat Melinda terkejang kejang di kantor.

"papa, pleaseee,,," Radit belum menyerah

"Raditya, Dubai sangat panas. Papa mu belum terbiasa dengan cuaca nya. Kamu jangan seperti anak kecil, sudah ya, papa mau istirahat"

Radit mengangguk seolah ayah nya itu ada di depan nya

"Baik pa"

*********

Radit memandangi langit sore yang berarak lambat. Ia merasa udara sore itu lebih dingin seperti ingin menembus tulang tulang nya.

Radit merasa ibu tiri nya selalu ingin menjauh kan diri nya dari ayah nya. Meski tak terlihat jelas, tapi Radit merasakan nya. Dan Radit tak boleh membuang waktu lagi, jangan sampai perusahaan utama ayah nya itu jatuh ke tangan ibu tiri nya dan anak laki laki nya yang semakin tumbuh dewasa

Melinda menangis histeris sambil menghentakkan kaki nya. Gadis itu masih terus menatap gerbang besi yang tadi di lewati mobil mewah yang di naiki Radit dan Dahlia.

"Kamu kenapa sih Mel? sudah miring urat syaraf mu!" bentak Yuni sambil mendorong bahu anak gadis nya itu.

"Mas Radit ma! Mama gak lihat, mobil yang jemput dia tadi itu gimana? Itu mobil mewah ma" pekik Melinda

Seolah tak peduli dengan ucapan anak nya, yuni duduk santai lalu menyalakan tv tanpa menoleh ke pada Melinda sedikit pun

"Paling itu GRAB yang jemput. kamu jangan mau di tipu sama dia! Mama dari awal sudah gak suka sama laki laki itu"

"Tadi itu ROLLS ROYCE seharga puluhan milyar, Ma! Gak mungkin di pakai buat ngegrab,!" sentak Melinda kesal dengan ibu nya.

"Paling mobil pinjaman, atau kamu salah lihat. Banyak yang KW sekarang, siapa tahu itu barang KW"

Melinda merobek robek tisu yang ada di atas meja untuk melampiaskan kekesalan nya.

"Tapi mata ku ini masih bisa bedain mana yang KW dan yang Ori! Kalau ternyata mas Radit benar orang kaya, gimana? Mobil itu benar punya dia? terus cincin berlian tadi itu benaran asli? Mampus lah aku Ma,!" teriak Melinda histeris sambil memukul mukul paha nya sendiri.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!