NovelToon NovelToon
Penghujung Hati

Penghujung Hati

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:151.6k
Nilai: 5
Nama Author: catatan kecil di sudut buku

Spin off Hati Untuk Arya
.
.
Ari putra wongso, mencintai seorang perempuan bernama Karina, namun tanpa sepengetahuannya sang kekasih mencintai sahabatnya sendiri. Ari selalu merasa Karina tak mencintainya,namun ia memilih bertahan dan berharap Karina akan mencintainya. Namun di penghujung jalannya ia menemukan sebuah jalan buntu. Rasa percaya dirinya runtuh karena takut tak bisa membahagiakan orang yang ia cintai.

Sementara Airil Karina Yatri menantang Ari untuk melangkah ke jalan yang serius, ia berjanji akan mencintai Ari setelah mereka resmi menjadi sepasang suami istri. Namun Ari gugup untuk melangkah, tak yakin cinta bisa tumbuh semudah Karina mengatakannya.

Kehadiran seorang janda bernama Vanessa aulia putri memberi warna berbeda bagi laki-laki yang tengah dilanda rasa kesepian karena mengakhiri hubungannya dengan Karina. Kedewasaan Vanessa membuat Ari begitu nyaman dengannya.

Siapakah yang akan menjadi penghujung hati Ari? sang kekasih Karina atau sang janda Vanessa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon catatan kecil di sudut buku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 7

Setelah dari Adinata group, Ari kemudian segera menuju 3A Sahabat. Pekerjaannya hari itu tidak terlalu banyak. Karena Arbi yang akan menemui beberapa klien untuk tanda tangan kontrak. Ari melangkah pelan memasuki lobi 3A Sahabat. Pikirannya terasa belum tenang, Karina masih membayangi pikiran dan hatinya.

“pak” sapa resepsionis kepada Ari.

Ari sejenak melihat resepsionis yang menyapanya. Ia melihat dokumen yang dipegang resepsionis itu.

“ini ada titipan pak Arbi tadi pak” ucap sekretaris itu lagi.

Langkah Ari mendekat ke meja resepsionis, ia ambil dokumen itu dan melihatnya sejenak.

“ini dokumen apa?” tanya Ari dengan singkat.

“kata pak Arbi ini projek pembangunan klinik baru pak” jawab resepsionis itu.

Ari mengambil dokumen itu dan memasukkannya ke dalam tas kerjanya. Ia kemudian meninggalkan meja resepsionis dengan mengucap terima kasih terlebih dahulu dengan singkat. Ia menuju lift untuk segera ke ruangannya.

Disana Ari membuka dokumen yang diberikan resepsionisnya tadi, projek klinik baru di selatan ibukota. Ari melihat dokumen itu, ia juga melihat siapa yang orang memiliki projek itu.

Tertulis nama dr. Arfian yatri di dokumen tersebut.

“Arfian Yatri?” gumam Ari.

“Karina?” pikirnya sejenak.

Ari menggeleng, tak ingin berharap lebih lagi, atau mungkin ia akan terluka lebih dalam dan menyakitkan.

“ini pasti karena Karina kerja sama dengan perusahaan ini, jadi ayahnya mengajukan projek ini kesini” gumam Ari membuang jauh-jauh dugaannya tadi.

Ia kemudian membuka dokumen satu lagi, projek di Kalimantan sudah mulai dengan proses meratakan tanah, serta laporan projek di Vietnam yang juga sudah berjalan hampir 50%. Pekerjaannya berjalan dengan lancar, beberapa projek baru juga sedang ia kejar, termasuk beberapa projek besar pemerintah.

Ari berdiri, ia berjalan ke arah dinding kaca di ruangannya, sekarang hidupnya merasa hampa. Perlu rasanya ia mencari tambatan hati baru.

“jika kamu memilihnya, aku ikhlas Karina” gumam Ari mengingat lagi saat Karina bersama Rangga di restoran.

Sementara itu, di rumah sakit, Karina baru saja selesai mengikuti rapat bersama pimpinan rumah sakit.  Ia berjalan cepat keluar ruangan rapat menuju ruangannya. Ada jadwal control pasien yang terpaksa ia tunda karena rapat itu.

“Karina” suara seorang laki-laki memanggilnya.

Karina sejenak melihat kea rah sumber suara, Rangga terlihat cepat berjalan ke arahnya. ‘aduh, mas Rangga lagi’ batinnya merasa tak nyaman dengan Rangga.

Karina melihat lagi ke arah Rangga, laki-laki itu sudah ada di dekatnya, “kenapa mas?” tanya Karina dengan pelan.

Nafas Rangga terdengar terengah-engah, seperti hais berlari mengejar Karina. “mas buru-buru kali, apa ada masalah?” tanya Karina dengan polos, sekalipun sebenarnya ia tahu Rangga mengejarnya.

“kamu cepat sekali perginya, selesai rapat udah hilang aja” ucap Rangga.

Laki-laki itu masih berusaha menenangkan nafasnya, deru nafasnya terdengar jelas seperti orang habis berlari. “aku masih ada jadwal kontrol pasien mas, jadi aku langsung pergi aja selesai rapat” jawab Karina dengan

jujur.

“ya udah, ayo ku temani ke ruanganmu ya” ucap Rangga berjalan pelan menuju arah pintu lift.

Karina mengikuti langkah Rangga, sekarang ia merasa tak nyaman dengan itu semua. Bisa jadi bahan gosip nanti jika dilihat dokter lain

dan perawat.

“nggak usah mas, aku bisa ke ruangan sendiri, lagian mas juga ada kerjaan jugakan” tolak Karina dengan menghentikan langkahnya.

“nggak apa-apa Karina, aku juga kepengen ngobrol bentar sama kamu” jawab Rangga.

“kamu sudah memikirkan yang kemarin kan” Rangga meneruskan langkahnya menemani Karina.

Kali ini Karina melepas nafas kasar, tak nyaman tapi juga tak bisa menolak, kenapa laki-laki itu sekarang harus hadir di hidupnya.

Sekarang ia mulai merasa Ari lebih mengerti dengan dirinya dari pada Rangga. Selama ini Ari tidak pernah memaksakan kehendak kepadanya, dan Ari juga cepat peka dengan apa yang ia sukai dan tidak disukainya.

“aku belum bisa jawab mas” jawab Karina dengan pelan.

Karina berjalan dengan sedikit memberi jarak dengan Rangga. Matanya melihat ke sekeliling, tak ingin ada gosip yang tak sedap nanti bertebaran di kalangan dokter dan perawat.

“nggak apa-apa Rin, kamu pikirin aja dulu, aku juga nggak memaksamu, asalkan kamu nyaman" jawab Rangga, "aku orangnya juga nyantai kok”

Karina mempercepat langkahnya, ia harus turun lift lebih dulu. Kali ini hatinya semakin merasa tak nyaman, berdua dengan Rangga di lift, benar-benar tak ia inginkan. Tak ada orang lain selain mereka yang menunggu lift disana.

“mas, aku lewat tangga aja ya” ucap Karina mencoba menghindar.

“ngapain lewat tangga Rin, lewat lift lebih cepat” ucap Rangga yang melihat bingung dengan Karina.

“nggak apa-pa mas, sekalian olah raga” Kilah Karina.

Rangga semakin bingung dengan Karina, kenapa tiba-tiba aneh gini?’ batinnya.

“katanya ada jadwal kontrol pasien, malah milih jalan yang lebih jauh” ucap Rangga, “ayo sini, pakai lift aja” ajak Rangga.

Pintu lift terbuka, 2 orang dokter keluar disana, membuat Karina seketika semakin menjaga jarak dari Rangga. Setelahnya mereka berdua masuk ke dalam lift, beruntung bagi Karina, ada 2 perawat yang entah datang darimana ikut masuk di lift itu bersamanya dengan Rangga.

Selama di lift Karina mengajak para perawat untuk berbicara, menghindari Rangga yang sepertinya masih ingin bertanya banyak hal kepadanya.

Karina dan Rangga keluar dari lift, sementara 2 perawat turun ke lantai bawah. “sampai sini aja ya mas, mas kan juga harus kerja” ucap Karina berharap Rangga tidak mengikutinya lagi.

Rangga menarik nafas kasar, ia mulai merasa Karina tak nyaman dengannya.

“ya udah, sampai sini aja ya Rin, aku harus  ke ruanganku dulu” ucap Rangga berbalik badan

untuk memencet tombol lift.

“nanti siang makan bareng yuk Rin” ajak Rangga sembari menunggu pintu lift terbuka.

Karina menelan salivanya mendengar ajakan Rangga, sekarang ia menyesal meminta waktu untuk berpikir kepada Rangga karena tidak enak menolaknya langsung.

“aku nanti makan siang ama Dian aja mas” jawab Karina.

“ya udah, kita makannya nanti bertiga aja seperti kemarin” sahut Rangga.

Karina menelan salivanya, semakin dihindari, Rangga semakin mencari celah untuk dekat dengannya.

“maaf mas, aku nggak mau” kali ini Karina bicara tegas, ia meninggalkan Rangga yang masih menunggu pintu lift terbuka.

Rangga melepas nafas kasar, sepertinya ia perlu perjuangan lebih untuk merebut hati gadis itu. Rangga mengeluarkan ponselnya, ia kirim pesan singkat untuk Karina.

‘maaf Rin kalau aku membuatmu tak nyaman’ bunyi pesan yang ia kirim.

Pesan yang baru dibaca Karina saat ia duduk di kursi kerjanya, istirahat sejenak sebelum mengunjungi pasiennya. Karina menarik nafas kasar, ia mengabaikan pesan itu dan melihat isi pesan chatnya saat masih berpacaran dengan Ari dulu.

“Ari, kenapa kamu nggak menghubungiku lagi sejak kita putus?, kenapa kamu nggak kesini lagi seperti dulu? apa kamu benar-benar marah sama aku karena aku selalu mengabaikanmu dulu? kamu jangan salah paham dengan apa yang kamu lihat di restoran kemarin Ri” gumam Karina melihat status online di kontak chat Ari.

‘Ya Tuhan, jika Ari adalah jodohku, tolong berikan jalan terbaik untuk kami’ batin Karina memejamkan matanya.

Ia memperbaiki posisi kacamatanya, kemudian berdiri untuk mempersiapkan peralatan kerjanya.

1
Rizqi_Achmad
lanjut
Suherni 123
ga Karina ga Mila pas udah nikah manggil suami namanya doang
apalagi Karina yang katanya didikan agama nya lebih dari Ari
Suherni 123
Vanessa,,sabarmu sungguh luar biasa
Suherni 123
kalau udah perjodohan mah susah
Suherni 123
udah tarik nes,,ari go move on
Suherni 123
ngakak pas akhir baca
utya .S. firdaus
hanya orang orang yg satu server ma dia yg bisa memahaminya....

dan itu sangat jarang...
Semi Ota Priyani
dtggu thot
Urnisah Febriansyah
masih nunggu kisah cinta nya Vanessa
mega keyna
tp mmg ari sbnrnya ngk cocok sm karina,karakter mereka jauh berbeda kayak air dan minyak,tp kl status,mereka memang cocok,jd ngk ada slhnya jg mereka ber 1,tnggl mereka saling melengkapi aja pasti bahagia,,,,
Mimi Fitriani
Thor upny kpn lgi
Muh Ali Suarno
thor kapan up lagiii
Muh Ali Suarno
lnjuuut
NurInna
kumenunggu thor jgn pakek lama²...
Semi Ota Priyani
lanjut thort
Semi Ota Priyani
lanjut thor
Mimi Fitriani
lanjut thor ditunggu tunggu
Urnisah Febriansyah
lanjutin kisah cinta Vanessa dong kak
mega keyna
hahaha lucu antara arya sm mila,kayak mila org suci aja nesehatin org,ya walau pun skrg mereka udh sm2 cinta,tp ngk hrs menasehati jg x secara si mila dlu udh slh besar nyakitin suaminya,,, eèe,,, glrg skrg udh ngmg kayak gt aja kyk mila itu manusia sempurna,,, ngk ngaca dia,untng vanessa sabar,,,,
Suherni 123: bener,mila sok bener
total 1 replies
bunda Thalita
bukan Salman Thor tp SARMAN klo ga salah 😁 lanjuutttt akuh tunggu up nya Thor❤️❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!