[Sebelum Membaca mohon di Subscribe dan star 5🙏 Terima kasih]
Cerita ini hanya fiktif belaka, khayalan pengarang semata, banyak mendeskripsikan hal-hal yang tidak nyata karena Novel ini ber-genre Fantasi Romantis, hanya dijadikan sebagai hiburan pembaca saja🙏
Gadis bernama Bella Arunika sedang terjerat masalah dengan seorang pria bernama Jay Kavindra. Pria yang dipercaya berasal dari Putra Mahkota keturunan Kavindra. Jauh sebelum abad Masehi, Kavindra adalah seorang Raja yang menerima kutukan karena telah melanggar aturan kehidupan yaitu mencintai dan menikahi wanita yang ternyata adalah adik kandungnya sendiri yang hilang dalam sebuah peperangan.
Kejadian itu disebut dengan kutukan cinta pertama, setiap keturunan Kavindra yang nekat mencintai cinta pertamanya, menganggap kutukan itu hanya sebuah dongeng, maka ia akan segera bertemu dengan kematiannya.
Apa yang terjadi ketika Jay Kavindra bertemu dengan Bella Arunika?
Seperti apa kisah uniknya, yuks langsung dibaca guys
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarah Mai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 6
Neo mengarahkan Bella untuk duduk kembali.
"Tenanglah Nona, Biarkan Tuan Jay memberikan keputusan dengan Negosiasi ini."
Jay masih melihat masa lalu Bella yang cukup panik dan terlihat huru hara pada masa lalunya hingga sosok Dery Lan juga muncul dalam pandangan supranatural Jay sebagai pria pengganggu di kehidupan Bella.
Salah satu sifat baik yang dimiliki oleh Raja Kavindra adalah seorang pemimpin kerajaan yang adil, mengayomi rakyatnya, tidak menyukai adanya penindasan. Kavindra terkenal dengan kesaktiannya yang tidak terkalahkan, membuat para musuh Kavindra lainnya sangatlah iri. Mereka juga tidak menemukan sisi kelemahan kekuatan Kavindra. Namun sayang, sang Raja justru begitu mudah runtuh hanya karena kalah dengan pesona seorang wanita.
Dari jarak yang dekat, Jay bisa melihat jelas kepribadian Bella adalah seorang gadis yang baik, sangat jujur, ambisius, namun sedikit ceroboh. Hal ini membuat Jay tertarik merekrut dirinya untuk menjadi pengasuh hewan-hewan peliharaannya yang bisa ia percaya.
Sebelumnya sudah ada 100 orang pengasuh kucing yang gagal, Jay langsung memecat mereka secara tidak hormat bahkan ada yang nyaris dibunuh oleh sosok reinkarnasi Raja itu.
Flashback
Kemarahan Jay mengibaskan jubah hitamnya yang sangat tebal berwarna pekat, membuat sosok pengasuh pria kucing milik Jay telah berani berbuat jahat kepada hewan peliharaan kesayangannya. Pengasuh itu langsung jungkir balik terbanting tiada hentinya ke tembok sampai ia mengeluarkan darah kental di area hidung dalam kondisi tubuh remuk redam.
Kemarahan yang langsung membinasakan manusia adalah hal yang sebenarnya sangat menyakiti perasaan Jay, namun ia tidak bisa mengontrol kekuatan itu karena reflek keluar begitu saja kepada manusia yang serakah dan suka berbuat adidaya.
"Ampun Tuan, ampun, saya mohon ampun!" ucapnya merangkak meringis-meringis kepada Jay agar menghentikan hukumannya.
Neo langsung membawa pria itu keluar dan mengusirnya.
Para pelayan yang tidak lagi bekerja di rumah Kavindra secara otomatis tidak dapat mengingat semua tentang kejadian di rumah Jay.
***
"Apakah kau ingin benar-benar mendapatkan maaf dari aku?" ekspresi Jay yang begitu fokus menatap Bella.
"Iyah Tuan!" Jawab tegak bersemangat Bella tanpa kedipan mata.
Dengan sigap Neo langsung memberikan Map besar kepada Bella.
"Silahkan dibaca Nona!" Pinta Neo meletakkan map itu dihadapan Bella.
Bella membuka Map yang berukuran besar namun hanya berisikan satu kalimat singkat yaitu;
"Bersedia menjadi pengasuh hewan peliharaan Jay Kavindra!"
"Pengasuh?" Tanya Bella menatap sedikit bingung kearah Jay.
"Benar!" Angguk Jay.
"Pengasuh hewan peliharaan apa?"
"Hanya beberapa ekor kucing saja?"
"Kucing?"
"Aku akan memberikan kamu upah dan seluruh fasilitas sesuai dari hasil kerja kerasmu?" ucap Jay dengan lugas.
"Nah, kalau begini kan ceritanya sedikit lebih baik, seperti mendapatkan angin surga!" gumam Bella sedikit tersenyum tipis.
"Selama berapa lama?" tanya Bella dalam perasaan lega.
"Sesuai yang aku inginkan!" Jawab Jay.
Bella pun mengangguk.
"Tanya gajinya enggak yah? Tapi sebaiknya tidak usah deh! karena sudah mendapatkan maaf saja dan kebebasan seperti ini sudah cukup, lagian aku masih berstatus tahanan luar yang memiliki tunggakan di kepolisian," kata hati Bella.
"Ini pendapatan awal kamu?" Jawab Jay seolah-olah bisa mendengar kata hati Bella. Jay menunjukkan layar ponsel pintarnya bertuliskan angka;
"20 juta/bulan!"
"Setiap Minggu, aku akan mereview hasil pekerjaan kamu, jika aku puas, aku berjanji akan menambahnya lagi!" ucap Jay.
"Iyeeeea... ini bukan negoisasi, tapi ini ketiban durian runtuh, rezeki nomplok, gajinya lumayan bangeeeet, menggodaaaa cooooy!" Batin Bella kegirangan, wajahnya tampak ceria dan senyumannya semakin lebar.
"Baiklah! Terima kasih Tuan, apakah negosiasinya hanya seperti ini saja?" tanya manis Bella.
"Ya!" Jawab singkat Jay membuat jantung Bella semakin berdebar-debar campur aduk.
"Silahkan tanda tangan Nona!" Pinta Neo mengganti map besar itu dengan map yang lebih besar lagi dengan panjang 1 meter," Neo bahkan terlihat aneh membawanya.
"Map besar seperti ini beli dimana yah?" batin polos Bella seumur hidupnya, baru melihat map berukuran double jumbo. Namun ia tidak ingin banyak bertanya.
"Tanda tangan dari atas sampai bawah!" Pinta Neo.
"Hanya tanda tangan saja!" tanya polos Bella.
"Benar!"
Tanpa pikir panjang lagi, Bella pun mencoret kan tanda tangannya diatas kertas itu, dengan urutan dari bawah sampai atas.
Tubuh Bella yang tidak terlalu tinggi membuat gadis itu kesulitan untuk menandatangani bagian yang teratas.
"Tolong jangan Naik Nona!" seruan cepat Neo, karena Bella terlihat begitu agresif ingin naik ke atas meja.
Neo pun melipat kertas itu menjadi dua bagian sehingga posisi teratas bisa ditandatangani.
"Aneh banget sih, kertas sudah selebar sarung gajah isinya cuma tanda tangan doang, kalau bukan karena 20 juta, ih amit-amit menandatanganinya," gumam Bella yang merasa banyak mengalami hal aneh sejak bertemu dengan Jay Kavindra.
"Mengapa kertas itu terlalu kecil?" protes Jay membuat Bella terkejut setengah mati sampai berkata dalam hatinya;
"Di...dia bilang kecil?"
"Seharusnya kamu bisa membawakan yang lebih besar lagi, sebesar kain sprei kasur jumbo!" ucap Jay tanpa ekspresi sedikitpun.
"Maaf Tuan, cetakan ukuran 180x200 cm telah habis!" Neo bisa memahami jika Tuannya itu masih kesal dengan Bella akibat tidak bisa melampiaskan kemarahannya secara total paska kecelakaan terjadi.
Bella serasa ingin pingsan membayangkan dirinya harus merangkak demi sebuah tanda tangan diatas kertas yang berukuran sprei kasur.
"Gubrak!!" (Bella)
*
Setelah selesai, Neo kembali mengambil Map itu dan menyerahkannya kepada ajudan yang dipercaya untuk membawa dan meletakkan map pada posisi yang sudah disiapkan.
Tidak lama kemudian, Neo meletakkan tumpukan 10 buku tebal di hadapan Bella.
"I..i..ini apa?" Tanya polos Bella kepada Neo. gadis itu kembali kaget.
"Buku yang berisikan segala panduan dan peraturan dalam bekerja!" Jawab cepat Jay.
Bella sedikit shock dan berkata dalam hati;
"Buset! Tebal banget, hanya mengurus kucing doang harus belajar panduan dengan buku setebal ini? Aku ini sebenarnya mau mengurus kucing atau mau bedah jeroan manusia? Kenapa ketebalan bukunya sudah mengalahkan buku profesor bedah?"
Bella sudah membayangkan kepalanya akan botak seperti seorang profesor.
"Hehehehe Tuan, saya ini memiliki kebiasaan buruk yaitu malas membaca? Adakah panduannya secara online saja?" Tanya lembut Bella sambil cengengesan.
"Tidak!" Jawab cepat Jay.
"Belajarlah dari buku, karena buku adalah jendela dunia, agar kamu menjadi manusia yang cerdas, bersungguh-sungguh dan tidak ceroboh lagi dalam mengambil tindakan!" Nasehat singkat Jay, padat dan berisi.
"Selamat malam, besok pagi kita lanjutkan kembali?" ucap Jay beranjak dari kursinya lalu pergi tanpa menoleh ke belakang.
"Ternyata sosok Jay Kavindra tidak begitu menyeramkan, sepertinya dia orang yang baik tapi kenapa sangat aneh ya?" ucap Bella memandangi langkah kepergian Jay.
*
alhamdulillah Jay bisa berkumpul lagi bersama keluarga kecilnya
ayok semangat bikin adek buat gannesh 😱
Pengikut setia memang keren mereka berkorban demi kesayangan nya Jaynuddin biar kembali lagi,jd manusia seutuhnya
sehat2 sllu ditunggu karya trbarunyaa😉
Smoga kehadiran bayi gemoy ini hadir brsama kedatangan sang ayah Jay Kavindra...
terimakasih kak mai,extra chapnya🥰🥰
Happy Ending akhir ceritanya seneng dan bahagia buat Jay dan keluarga