NovelToon NovelToon
Terpikat Istri Orang Lain

Terpikat Istri Orang Lain

Status: tamat
Genre:Cerai / Poligami / Penyesalan Suami / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Janda / Tamat
Popularitas:183.4k
Nilai: 5
Nama Author: natural

Laura seorang wanita yang tumbuh di panti asuhan membuat dirinya menjadi seorang wanita yang sangat membutuhkan karih sayang seseorang, Laura begitu mencintai Gian suaminya hingga dia rela menjadi seorang yang bodoh mempertahankan pernikahan dengan orang yang mengkhianati dirinya di sisi lain baik Ibu dan Saudara Gian yang sesuaki hati pada nya membuat Laura merasa lelah dengan pernikahannya hingga satu saat ketika dia bekerja di sebuah perusahaan menjadi sekertaris seoang Gerald Graham ternyata pria itu menaruh hati padanya
"Pak Bapak tidak serius ka, bapak tahu saya sudah menikah".Laura mundur hingga tubuhnya menabrak tembok
"Aku tidak peduli Laura suamimu dan keluarganya tidak menginginkan mu tapi aku menignginkan mu lebih dari apapun yang ku ingin kan!!!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon natural, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mendapat Pekerjaan

#Perusahaan Besar

Sudah beberapa hari sejak Laura mendaftar pekerjaan wanita itu benar-benar belum menemukan pekerjaan sama sekali bukan karena dia tidak mampu kebanyakan alasan perusahaan menolak wanita ialah karena penampilan dan usia Laura yang terlalu tua menurut analisis mereka

Padahal tahun itu dia baru akan menginjak usia 28 tahun usia yang masih cukup untuk mendaftar di dunia pekerjaan, Laura menatap ke arah pantulan kaca di jalanan menatap bayangan dirinya berdiam diri sejenak dengan kertas di salah satu tangannya

Yang di katakan Ibu dan Lisa memang benar lihat aku bahkan belum mendapat pekerjaan karena penampilan ini perusahaan sekarang ternyata lebih mementingkan penampilan

Laura melirik lembar terakhir daftar pekerjaan yang akan dia ikuti hari ini dan itu yang terakhir, sebuah perusahaan raksasa yang dia kenal di kota itu dan banyak orang juga cukup tahu tentang ketenaran dan cabang yang sasmpai merambat ke luar negeri itu

“JIka aku tidak mendapat pekerjaan aku akan kembali ke rumah dengan harapan palsu dan itu pasti akan mempermalukan ku huh!”. Laura berguman frustasi, dia tidak berharap besar pada perusahaan itu karena pengalaman yang sebelumnya yang di tolak perusahaan kecil dan sekarang yang dia hadapi adalah perusahaan raksasa dan itu tidak akan lebih mudah

Laura dengan langkah yang berat berjalan di trotoar menuju perusahaan yang dia tuju siang itu, hari yang begitu panas dan sinar matahari yang membakar kulit putihnya tidak membuat wanita itu patah semangat dengan harapan kecil yang dia punya

Laura menatap tercengang perusahaan yang ada di depannya dia sudah melihat dan mendengar besarnya perusahaan itu tapi dia tetap saja terkejut dengan apa yang dia lihat

Wanita itu menatap para karyawan yang keluar masuk dari perusahaan itu penampilan mereka sangatlah modis dengan pakaian terbaru yang melekat di tubuh mereka, gaji yang di berikan olhe perusahaan sangat lah cocok untuk gaya hidup mereka semua

“ck kalau begini aku pasti gagal, aku bahkan lebih tidak bisa di seimbang kan dengan obey mereka apa aku bisa”. Laura pesimis dan insecure dengan dirinya sendiri, tapi wanita itu tetap melangkahkan kakinya untuk masuk ke sana dengan surat di tangannya

“Nona anda ada perlu apa?”. Seorang resepsionis bertanya pada Laura yang terlihat bingung di sana “Apa anda salah satu calon karyawan di sini?”

“Iya anda benar, bisa tunjukan saya di mana ruang HRD?”. LAura bertanya dengan sopan walau dia sedikit risih dengan tatapan sinis wanita di depannya itu

“Baik anda hanya berjalan lurus ke arah sana dan langsung belok kanan di sana sudah ada HRD yang menunggu anda”. Resepsionis itu memberi senyuman mematikan sebelum dia menyapa Laura

Laura sampai di ruangan yang dia tuju dia cukup gugup dengan pria dingin di depannya yang menatapnya tajam pria dengan jabatan yang cukup tinggi itu turun langsung untuk men tes para calon pekerja di sana

Pria dingin bernama Hanzo itu menerima berkas di tangan Laura dan memperhatikannya dengan seksama lalu menatap Laura ergantian dengan dokummen di tangan nya

“Kau tidak malu berjalan di luar dengan penampilan seperti itu huh”. Hanzo memarahi Laura yang dengan polos menatap pria itu “Kau bahkan tidak memperhatikan penampilan bagaimana bisa kau memperhatikan perusahaan”

Pria itu langsung to the point dan Laura tidak sakit hati karena untuk ke sekian kalinya wanita itu sudah menerima ocehan yang lebih kejam dari apa yang di katakan orang di depannya itu

“Maaf tuan saya akan memperbaiki penampilan saya”

Hanzo menatap wanita itu seksama, pria itu juga sudah melihat foto lama Laura dan melihat cantik nya duu wanita itu

“Ya itu terserah mu, nilai mu dan pengalaman mu cukup bagus untuk pekerjaan ini dan orang lain banyak tidak bisa menyanggupi persyaratan nya”

“Persyaratan?”. Laura menatap bingung dia sendiri belum tahu persyaratan yang di maksud oleh Hanzo

“Kau belum mendengarnya aku cukup mengerti, pekerjaan mu mungkin akan sangat berat jika kau pintar dan tahan dalam tekanan mungkin tidak apa”. Hanzo berbicara datar tapi Laura tertekan dengan tatapan dan suara dingin pria itu “Apa kau bersedian dengan persyaratan ini?”

Laura hanya menganggukinya perkataan Hanzo seperti pelunag besar untuknya walau Laura belum tahu apa persyaratan itu “Saya akan menyanggupinya pak, apapun itu karena saya sangat memerlukan pekerjaan ini”

“Persyaratan tidaklah sulit kau hanya peru menyediakan kebutuhan dan menyusun kegiatan dan jadwal untuk CEO sekaligus perusahaan ini dan yang terutama jangan buat dia kesal”

“Tapi bukankah itu nama nya sekertaris pak, pekerjaan itu jelas untuk seorang sekertaris”. Laura bingung dia beum berpengalaman di bidang itu

“Jangan banyak tanya jika kau ingin bekerja”. Hanzo menatap dingin “Keluarah besok datang dengan pakaian lebih layak dan lakukan yang terbaik”

Laura membulatkan matanya tidak percaya itu artinya dia di terima dalam pekerjaan ini “Bapak serius?”. Laura bertanya sekali agi seakan dia tidak benar-benar mendengarnya

“Keluarlah kau, sebelum aku berubah pikiran!”. Hanzo menatap semakin tajam membuat Laura membatu saja dengan cepat Laura izin dan pergi dari sana dengan sopan

“Baik terima kasih atas kemurahan mu, Tuhan memberkati”

Hanzo menatap wanita itu keluar dengan wajah yang begitu bahagia sudut bibir pria itu tertarik ke atas dengan tingkah laku Laura

Aku jadi penasaran apa alasan Adam menyukai wanita itu. Hanzo mengingat seseorang yang dia temui beberapa hari yang lalu . Dia pasti sangat cantik jika dia tidak memilih suami yang salah

Laura keluar dan kembali ke rumah dengan sukacita di hatinya bibirnya selalu menujukan senyum tidak peduli dengan lelah dan panas yang dia rasakan dia ingin memberitahu suaminya kabar sukacita itu

“Kenapa kau tersenyum seperti itu?”. Maya menatap aneh menantunya

“Aku sudah mendapat pekerjaan Bu, aku akan bekerja mulai besok”

“pekerjaan?”. Maya menatap tidak percaya dengan apa yang di katakan Laura “Memangnya ada perusahaan yang menerima mu?”

“Tentu saja, aku bekerja di perusahaan Graham Group”. Laura menjelaskan datar dia sudah mulai malas dengan nada sinis Maya “Apa itu yag ingin ibu tanyakan, aku akan pergi ke kamar aku ingin istirahat makanlah dulu jika ibu mau, hidangan sudah siap”

“Graham Group, bukan kah itu tempat Yeni bekerja!”. Maya menatap tidak suka “Bagaimana jika orang lain tahu kau kakak iparnya, kau akan membuat dia malu”.

Laura memutar bola matanya malas Maya selalu saja menilai jelek pada driya

“Ibu tenang saja aku tidak akan mengenal Yeni di kantor, lagian dia bekerja di cabang A sedangkan aku di pusat jadi tenang saja”

“Terserah saja yang penting jangan membuat putri ku malu, kau cukup embuat putra ku malu dengan tidak memberinya keturunan!”. Maya berhasil membuat Laura kembali geram, wanita muda itu menatap mertuanya tidak suka

“Tidak bisa kah ibu membawa hal itu lagi, kami juga sedang berusaha!”. Laura meninggikan suaranya tidak terima, dia mempercepat langkahnya menuju kamar memilih tidak ingin berdebat panjang dengan Ibu mertuanya itu

 

1
Jade Meamoure
pernikahan ala barat ya yang aq ingat sih pernikahan d catatan Sipil baru pemberkatan gereja aq dan suami berlutut menerima pemberkatan tanpa cium bibir 🤣🤣🤣
Jade Meamoure
duh gimana tuh sakitnya dia kalo tau kelakuan Salsa
Mamih Papih
outhor nihon go umai ne ..., itsumo ganbate ne ....👍
Hasnah Arshad
banyak sekali typing error
Widia nurasih
lanjut dong kk
Linda Jacob
Kecewa
Linda Jacob
Buruk
putih
keren
Lina Yulianti
alhamdulillah happy ending thor
Uthie
Duhhhhh.... Bagus nya 😃😃😃

Tapi kenapa End nya aga kurang menceritakan soal bagaimana juga kehidupan Hanzo dan Rose tuhh... mkn dengan anak-anak mereka 👍🤗🤗🤗
Lina Yulianti
loh thor ternyata ibunya camelia masih hidup di awal cerita memyebutkan ibunya meninggal. papanya yg membesarkan putrinya sendiri
Uthie
lucu 😂😂
Lina Yulianti
sering bgt thor salah dlm penyebutan untuk diri sendiri itu aku. sedangkan org lain kau. aku bacanya rancu thor
Uthie
Waduhhhhh... parah abis si William 😂😂😂
Lina Yulianti
banyak typonya thor. jad bingung aku bacanya shsunan kalimatnya masih sumbang
vivi sukrayani
BTW gimana kabarnya Gian,apa hidupnya udah lebih baik dengan anaknya?
Uthie
segeralah nikah 😆😆
Lina Yulianti
suami laura gian or rony
Uthie
iya iihhh.. sangat2 rendahan sekali 😡
Uthie
diapain kek wanita macam bgtu 😡😡
cuma modal seksi doang, otak Nol 👎
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!