Qing Shan adalah anak yang mendapatkan anugerah surgawi yang berjuang dari lapisan paling bawah dimana pada level tersebut bahkan manusia tidak lebih dihargai daripada seonggok sampah.
latihan fisik dan penempaan jiwa melalui kejam dan kerasnya dunia membawanya menjadi sosok yang berada pada puncak kekuasaan dari semua level kultivator yang ada.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @TomBayaha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 7 : Perpisahan Sementara
Setelah berjalan beberapa saat tubuh Qing Shan perlahan menghilang dan tiba tiba muncul kembali di ruangan yang sama, sebelum dia dikirim secara teleportasi ke ruang petir terbuka yang baru saja dia tinggalkan.
"Murid ini menghadap master"
Ucap Qing Shan dengan kata yang penuh dengan rasa hormat, pada sosok orang tua di depannya.
"Kau sudah kembali Shan'er !"
Mata tajam penuh selidik diarahkan oleh master Ming zhao, memeriksa keadaan tubuh Qing Shan
"Ya master!, Murid ini menunggu arahan berikutnya dari master."
"Hmmmmm ... "
Orang tua yang merupakan sosok guru bagi Qing Shan tersebut berdehem menyaksikan sosok Qing Shan yang ada di depannya.
"Pencapaian yang lumayan bagus, saat ini kau telah berada di tingkat pendekar pemula level dua tahap puncak, dengan pemahaman mendalam tentang elemen petir dan kelebihan akar spritual surgawi milikmu, kau setidaknya bisa menghadapi kultivator yang berada dua tingkat di atasmu.
Tetapi Shan'er dalam pertarungan sesungguhnya, pengalaman tempur adalah faktor lain yang sangat penting, dalam menentukan sebuah kemenangan.
Kau tentunya tidak akan bisa memilih dan menentukan, di tingkatan apa orang yang kelak akan menjadi lawanmu, karenanya peningkatan kekuatan dan level kultivasimu, adalah hal yang sangat penting dan tugas paling utama bagimu kedepannya."
"Murid akan mengingat semua nasehat guru, saat ini murid meminta izin untuk berlatih menguji kekuatan tempur dengan berburu Beast di hutan larangan."
"Berlatihlah.....!
Tetapi ingat jangan masuk terlalu dalam, semakin ke dalam maka kekuatan Beast yang akan kau temui akan semakin besar, itu adalah hal yang belum bisa kau hadapi dengan kekuatanmu yang ada saat ini.
Jadi, jangan terlalu memaksa dan lupa akan batasanmu."
Master melanjutkan pesannya.
"Ambil setiap inti Beast yang engkau bunuh, untuk kau serap energinya.
Hal itu akan berguna dalam meningkatkan basis kultivasimu, dan satu hal yang perlu kau ingat, ketika meninggalkan tingkatan kultivasi pendekar pemula dan memasuki alam kultivator pendekar bumi, kau akan mulai mengalami ujian petir kesengsaraan surgawi, dalam setiap peningkatan kekuatanmu kedepannya kelak."
" Murid ini akan mengingat semua pesan guru"
Qing Shan merespon dan mengingat serta berjanji akan melaksanakan semua pesan gurunya.
"Satu hal lagi setelah ini untuk beberapa saat kedepannya, aku belum bisa menemuimu, karenanya untuk sementara jangan berusaha untuk menemuiku sebelum tiba masanya, kelak engkau akan segera tahu beberapa rahasia yang belum bisa engkau fahami saat ini baik tentang diriku maupun berbagai hal lainnya.
Pondok alam kecil ini, adalah tempat yang tidak bisa aku tinggalkan untuk saat ini, karena pecahan jiwaku akan menguap terseret ke dalam arus reinkarnasi bila aku melakukannya.
Pondok ini akan hilang dari pandangan, dan akan kembali pada saatnya.
Telaga ini adalah penanda lokasi pondok ini sebelumnya berada, setelah ini setelah mencapai tingkat Bumi maka engkau akan terkoneksi dengan alam jiwa ini, sehingga sepenuhnya bisa keluar masuk sesuka dan sesering apapun yang engkau mau.
Kamu juga bisa memasukkan hewan atau menanam tumbuhan obat yang kau temui kelak, dalam petualanganmu.
Termasuk juga kau boleh memasukkan orang orang yang kau percaya nantinya, selain itu pergunakan air telaga kahyangan ini, untuk memulihkan energi dan tenagamu yang habis terkuras, apabila mengalami pertarungan hidup dan mati, kau juga boleh berendam di dalamnya."
Setelah menyelesaikan kalimatnya, Qing shan diantar keluar dari pondok tersebut dan secara tiba tiba, pondok tempat masternya berada menghilang dari tempatnya semula.
Belum lama berpisah telah ada rasa rindu yang mendalam dalam hati Qing shan, gurunya adalah pengganti atau sudah dianggap sebagai orang tua kedua baginya.
"Master..! Aku berjanji, bahwa aku akan mencari solusi terbaik bagi kebaikan master.
Apabila memungkinkan aku ingin membentuk ulang tubuh baru, yang akan master pakai kelak agar bisa kembali hidup seperti biasa dan tidak hanya sekedar pecahan jiwa.
Tak perduli sekecil dan sesulit apapun kemungkinannya, sebagaimana yang guru selama ini jelaskan bagaimana seluk beluk tubuh seorang kultivator itu, maka murid ini berjanji serta bertekad untuk melakukan hal yang pernah master jelaskan tentang keadan kultivator ketika hanya tinggal menjadi pecahan jiwa."
Untuk beberapa saat Qing shan memandang bekas lokasi pondok tersebut, lalu dia mengambil air telaga kahyangan untuk dia minum dan juga memasukakannya ke dalam beberapa botol lalu menyimpannya dalam cincin ruang pemberian masternya.
Segera saja sesudahnya, dia melesat berlari ke arah gunung larangan, guna menguji kekuatan daya tempurnya.
Saat ini, hanya di tempat itu Qing Shan akan mendapatkan lawan untuk bertempur, juga mendapat pengalaman bagaimana suasana pada pertempuran yang sebenarnya, ketika bertahan hidup dari serangan lawan.
sebenarnya author bagus dalam alur cerita, saran saya... lebih baik Author menulis cerita roman atau drama, gak cocok menulis novel dunia persilatan.
rupanya MC membentuk klan sendiri....