NovelToon NovelToon
Hasrat Tuan Arogan

Hasrat Tuan Arogan

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Nikah Kontrak / Crazy Rich/Konglomerat / Obsesi / Tamat
Popularitas:470.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: ANIVITA

Malam kelam menimpa seorang gadis cantik bersama dengan seorang CEO dingin dari Hendrawan corp.

Bermula dari sebuah pesta membuat Nana, putri dari pengusaha kaya raya yang terkenal angkuh harus kehilangan kehormatannya karna dijebak oleh seorang rekan bisnis papanya.

Gadis itu mencoba meminta pertolongan. namun naasnya ia malah bertemu dengan Kenzio Hendrawan, seorang CEO dari Hendrawan grup yang terkenal arogan.

Bagaimana nasib Nana? apakah ia akan meminta pertanggung jawaban? atau justru malah pergi tanpa sepengetahuan Zio?

simak terus Hasrat Tuan Arogan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANIVITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keganasan Nana

"Kak, cepett" Nana tidak sadar merobek kemeja itu hingga kancingnya terlepas berceceran dilantai.

"astaga, apa hanya gara gara obat seperti itu efeknya bisa sedahsyat ini? baju mahalku saja sampai robek dibuatnya" decak Zio dalam hati.

gadis itu masih berusaha melepaskan kemeja itu dari tubuh kekar didepannya itu.

srekkk

kemeja itu kembali dirobek Nana karna Zio menolak untuk melepasnya.

"heh, astaga bajuku sudah tak berbentuk" gerutu Zio melihat baju yang baru kemarin dibelinya sudah tergorok tak berdaya dilantai.

"Na, jangan begini" Zio berusaha menghindar saat bibir gadis itu berusaha menciumnya.

"Kak, aku udah nggak kuat" Nana membalik posisi hingga ia duduk diatas pangkuan pria itu.

Gadis itu bergerak menciumi tubuh Zio. Sedangkan pria itu memasang wajah kalutnya kala tangan tangan nakal gadis itu sudah bergerak sembarangan.

"Na, jangan" Zio menahan tangan gadis itu yang beegerak membuka ikat pinggangnya.

"Kak, aku mohon. Pliss" gadis itu memohon.

Zio tersenyum dalam hatinya lalu mematikan kamera handphonenya.

Saat berbalik, Zio kaget melihat Nana sudah polos tanpa sehelai benangpun.

"Kak, ayo bantu aku" gadia itu merangkak menindih tubuh Zio.

"Sudah cukup, ayo aku bantu" Zio mengangkat tubuh Nana dan memasukan tubuh gadis itu kedalam bathup dan mengisinya dengan air dingin.

Zio menunggui Nana yang berendam sambil menggeliat di bathup itu.

Ia berusaha menahan mati matian hasratt nya agar tak merusak gadis itu.

Setelah dirasa Nana sudah kedinginan, Zio kembali mengangkat tubuh polos itu ke ranjang lalu menutupnya dengan selimut.

"Kak, aku menginginkamu kak" Nana kembali beraksi menjamah tubuh laki laki itu.

Zio bingung, pikirannya sudah tak jernih lagi melihat tubuh indah didepannya.

"Shitt sialan" kesal Zio melihat miliknya sudah menginginkan pelampiasan.

Mau tidak mau Zio menolong Nana daripada terjadi sesuatu yang buruk.

Jemari pria itu bergerak dibawah sana berharap dengan itu akan segera tertuntaskan drama gila itu.

"Arhhghh kak, terus" rancau gadis itu mendessaahh dibawah kungkungan Zio.

Setelah beberapa menit berlalu akhirnya Nana terkulai lemas.

Zio berdiri dari kungkungannya hendak berjalan menuju kamar mandi untuk menyelesaikan miliknya sendiri.

"Kak.." Nana menahan lengan Zio.

"Nana, udah ya?" Zio memohon

"Kak belum, badan Nana masih panas" rengek gadis itu lagi.

Nafas Zio seakan tercekat. Tidak mungkin jika pria itu kembali melakukan hal seperti tadi karna ia juga sebagai pria normal.

"Na, nggak bisa. Udah ya" Zio menatap dengan mata sayu nya.

"Plis kak, bantu Nana" rengek gadis itu.

Zio masih tak bergeming dari tempatnya

Tanpa diduga Nana menarik pria itu lalu mengungkungnya dibawah kuasanya.

Tangan gadis itu membuka ikat pinggang Zio yang tadi belum sempat terlepas.

"Na, jangan" Zio yang masih dikelilingi akal sehat mencegah agar tak semakin jauh.

Gadis itu seolah menulikan telinganya.

Zio menjadi pasrah saat tubuhnya benar benar polos seperti gadis itu.

"Kak, sakit kak" rengek gadis itu yang masih berusaha diatas tubuh Zio.

"Nana, udah plis. Aku nggak mau kayak gini. Ini salah" Zio mendorong pelan tubuh gadis itu hingga terguling ke sampingnya.

"Kak, pliss kan kita mau nikah" Nana yang dibawah pengaruh obat itu berusaha menggoda Zio lagi.

"Na.." suara Zio tercekat kala gadis itu berada diatas tubuhnya lalu menghentakannya begitu saja.

"Sakit?" Tanya Zio melihat gadis itu meringis dengan air mata yang mengalir.

Nana mengangguk pelan

"Ayo kak" gadis itu memohon membuat pertahanan Zio akhirnya runtuh juga.

Toh juga Nana sudah terlanjur memasukannya.

Pria itu membalikan posisinya lalu melanjutkan kegiatan diluar batas itu.

Malam hari,

Tepat pukul 7 dua manusia itu mengerjapkan matanya bangun.

Nana meraba kesamping.

"Apa ini?" Batinnya.

"Arghhhhhh kau!!" Nana berteriak keras membuat Zio langsung terduduk dari pembaringannya.

"Kenapa harus berteriak!" Kesal Zio.

"Apa yang kau lakukan oadaku hah? Kau memperrrkosssaku ya!" Tuduh Nana.

Ctakk

Zio menjitak kening gadis itu

"Coba kau ingat ingat dulu siapa yang memperrkossa dan siapa yang dipperkkosaa" kesal Zio.

Nana terdiam sejenak mencoba mengingat kepingan memori.

"Hah? Ba bagaimana bisa aku.." terbata tak percaya.

Gadis itu menutup wajahnya antara malu dan ingin menghilang saja. Bagaimana bisa ia berbuat senekat itu.

"Kak, terus aku harus gimana dong?" Tanyanya memelas.

Zio mengecek kening gadis itu

"Kau tidak demam kok, kenapa masih memanggilku kak?"

Bughh

Nana memukul lengan pria itu

"Jangan bercanda, ini bagaimana" Nana memandangi dirinya yang tertutup selimut.

"Seharusnya aku yang bertanya, aku kan korban. Lihatlah ini" Zio menunjuk leher dan dadanya yang dipenuhi tanda cinta itu.

Wajah Nana memerah

"Huaaa kak, gimana dong. Aku nggak mau hamil" tangis gadis itu.

Reflek Zio memeluk tubuh mungil itu hingga sedikit lebih tenang.

"Kak.." suara parau Nana membuat jantung pria itu berdetak tak karuan.

"Na, jangan kayak gini" Zio menahan tangan gadis itu yang mengusap usap dada bidangnya. Apalagi sesuatu dari tubuh gadis itu menempel sempurna didadanya tanpa penghalang sedikitpun.

"Na, udah aku mau mandi" Zio berusaha mengindar hendak turun dari ranjang.

"Kak, tapi badanku masih kerasa panas" rengek gadis itu lagi.

"Na, kita gini aja udah salah Na. Jangan bertindak semakin jauh. Aku nggak mau kita menyesal nantinya" Zio berusaha tetap waras.

1
Aloysia Princess Purple
typo nya banyak banget yakkkk,,,, bingung bacanya,,,/Hey//Hey//Hey//Hey/
Aloysia Princess Purple
Biasa
de~javu. {° ~ °}
pengen deh punya suamin spt itu pengertian
Aishyandra Junia
aaaaaaaaaa😭😭😭😭😭
Aishyandra Junia
hayolohh
Aishyandra Junia
anak nya dapat musibah bukan nya simpati malah d ketawain 🤣🤣🤣🤣
Aishyandra Junia
🤣🤣🤣🤣
Ita rahmawati
suka ,,ceritanya 🥰
tp lebih ngena kisah rara sm nath nya malahan 🤣
Ita rahmawati
inikan yg kamu mau nath,,rara pergi jauh darimu utk selamanya,,dn penyesalanmu udh gk ad gunanya lg,,😭
ini bner² nyesek,,udh sebatangkara mencintai pria yg gk mencintainya dn setelah nikahpun masih sllu disakitin jiwa dn ragany 😭😭😭😭😭😭
Ita rahmawati
telat nath telat,,😡
Ita rahmawati
babnya penuh bawang 😭😭😭
Ita rahmawati
ih sedih bgt,,kamfret doang 🤣🤣
Ita rahmawati
apa bakalan sad ini
Ita rahmawati
iya rara kan gk noleh hamil lghrus kb dulu ,,jgn² bahaya nih keadaannya
Ita rahmawati
ih nyesek bgt,,jd mewek 😭😭😭
Ita rahmawati
rara 😭😭
Ita rahmawati
nah gitu lho jdwanita hrus kuat
Ita rahmawati
lawan sih ra ,,bls sm kata² yg kasar juga ,ih sebel
Ita rahmawati
huh sekalinya kasar ya ttep kasar,,salah dikit mau sengaja apa gk ya pasti lgsg dikasarin,,dasar suami kasar 🤣
Ita rahmawati
eh yernyta anaknya rara nyalip ya bb nya 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!