NovelToon NovelToon
Alexander

Alexander

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Duda / CEO / Tamat
Popularitas:404.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: momian

Alexander pria yang dingin dan sangat susah untuk di sentuh. Dan semenjak meninggalnya sang istri, Alexander tidak lagi membuka hati untuk siapapun. Karena hati dan cintanya juga ikut mati dengan istri tercintanya.

Dan karena satu insiden membuat Alex terpaksa menikahi wanita yang bernama Kartika.

Mampukah Kartika meluluhkan hati Alex, atau malah sebaliknya?


"Cinta? Bagiku hanya ada satu cinta untuk satu wanita saja."


"Cinta? Bagiku, selama kau bisa membuat orang bahagia maka itulah yang di sebut cinta." Kartika Wijaya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon momian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

"Aku tahu, kau membuang nominal uang yang banyak karena ingin mendapatkan yang lebih banyak bukan?" Tanya Alex sambil tersenyum sinis.

Ya, Alex sudah mendunga jika wanita yang ada di hadapannya ini pasti menginginkan hal yang lebih banyak dari apa yang pernah ia berikan.

"Jika aku ingin memintah lebih, mungkin aku sudah meminta semua hartamu hingga habis tak tersisa" Kata Kartika membuat Alex menautkan satu alisnya.

"Aku hanya butuh pertanggung jawaban, bukan uang atau hartamu." Kata Kartika lalu berdiri dan berjalan meninggalkan Alex yang terdiam duduk di tempatnya.

"Dia fikir dia siapa? Dia kira aku ini matre apa? Enak saja. Aku masih punya uang untuk bertahan hidup." Omel Kartika sambil terus berjalan. "Andai kau tahu siapa aku." Gumam Kartika.

"Daddy ku mau menikah lagi. Apa yang harus aku lakukan?" Tanya Molki melalui pesan singkat.

" 🤗 " hanya emot peluk yang Kartika kirimkan pada Molki.

"Apa yang harus aku lakukan?" Tanya ulang Molki.

"Dukung apapun keputusan orang tuamu. Karena mungkin itu yang terbaik untuknya. Dan tugasmu hanya menjadi anak baik yang menurut apa kata orang tua. Dan jangan pernah kecewakan orang tuamu dengan bertingkah di luar kendali" balas Kartika, lalu kemudian menyimpan kembali ponselnya di dalam tasnya.

"Dasar wanita. Semaunya dan seenaknya saja." Kata Alex, sembari menyesap kopi hitamnya dan menikmati pemandagan jalan dari arah kaca jendela cafe.

•••••

"Kak, kau lihat oma. Dia sangat sibuk mengurus pernikahan daddy." Kata Mora saat masuk ke dalam kamar Molki. Dan sama seperti biasanya Mora pun langsung duduk di tepi tempat tidur.

"Kak, aku masih bertanya-tanya. Wanita seperti apa yang akan daddy nikahi nanti. Apa wanita itu secanti ibu? Atau sebaik ibu?"

"Aku tidak tahu." Jawab Molki.

"Kau kenapa kak? Kau seperti orang yang sedang putus cinta saja." Mora lalu berdiri dan menghampiri Molki yang saat ini sedang duduk di kursi. "Apa benar dugaanku, kau sedang putus cinta?" Tanya Mora memastikan.

"Tidak."

Lalu Mora merampas ponsel Molki.

"Mora kembalikan."

"Tidak, sebelum kakak cerita padaku apa yang terjadi." Bantah Mora dan juga penasaran apa yang terjadi pada kakaknya.

"Mora, ayo kembalikan ponselku."

Mora lalu dengan cepat memeriksa panggilan terkahir Molki dan mendapat nama yang tertera di sana.

"Tante Kartika." Ucap Mora. Lalu Mora melihat pesan yang sudah terbaca.

"Berikan." Molki merampas ponsel miliknya.

"Kak, kau pacaran dengan tante-tante?"

"Tidak."

"Kak, kau sakit?" Tanya Mora sambil menempel tangannya di jidat Molki. "Tidak panas." Gumamnya.

"Apa yang kau lakukan?" Tanya Molki.

"Kak, kau sudah tidak waras? Kenapa pacaran dengan tante-tante. Emang hubungan kakak dengan Safa sudah berakhir?"

"Mora. Lebih baik kau bantu oma di luar. Aku sedang ingin sendirian." Usir Molki sambil mendorong tubuh Mora keluar dari kamar. Dan Molki pun menutup pintu kamarnya.

"Kak Molki.." Teriak Mora sambil mengetuk pintu.

"Mora, kemarilah bantu oma." Pintah Ayuning.

••••••

"Minggu ini aku akan menikah dengan pria yang aku cintai, dan juga yang mencintaiku, tapi itu dulu.." kata Kartika saat duduk di depan salah satu makam yang selalu ia kunjungi.

"Aku tidak tahu, apakah aku masih mencintai pria itu atau tidak.?" Kartika menghelah nafas. "Kenapa kau memberiku warisan yang sangat sulit untuk ku jalani. Kau pergi tanpa permisi lalu meninggalkan surat yang membuatku harus menjalani takdir menjadi seorang istri dari pria itu."

"Sahara.." Ucap Kartika,

Saat ini Kartika sedang berada di makam sahabatnya yang bernama Sahara.

"Aku tidak tahu apa aku mampu. Tapi aku akan melakukannya setulus hati dan semampuku. Tolong lindungi aku dari atas sana."

"Kalau begitu aku pulang dulu. Ouh yah, tolong bisikkan pada suamimu, jangan terlalu dingin."

Kartika lalu pergi setelah menabur bunga dan juga menyiram air di atas pusaran Sahara.

Beberapa saat setelah Kartika pergi, Alex pun datang untuk mencurahkan hatinya pada sang istri. Dan lagi-lagi Alex di buat heran dengan makam sang istri yang selalu saja ada bunga segar berada di atas nisannya.

"Apa mungkin Molki?" Batin Alex

1
Dwi Vella
Luar biasa
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Nadine Nabila
Luar biasa
nobita
yuup.. aku mampir thor
Vero Octav
Luar biasa
Ananda Manginte
ngaduk2 perasaan bacax ,tpi ending x sll nanggung 😢
Ibrahim Efendi
author, boleh kasih tambahan scene?
"rumah yang tadinya gelap, kini menjadi terang kembali. suasana yang tadinya sunyi, kini kembali diisi suara obrolan, candaan dan tak jarang terdengar tawa riang. hingga akhirnya beberapa jam kemudian kembali terdengar sunyi. tak terasa waktu bergulir, matahari kembali menampakkan diri di ufuk timur. kegiatan manusia kembali nampak di lingkungan rumah itu. termasuk truk sampah yang rutin singgah mengambil sampah dari rumah itu. ketika sang awak truk turun untuk memindahkan sampah dari dekat pagar rumah, beberapa serpihan kertas coklat jatuh dari tong sampah yang dibawa sang awak truk. ya, serpihan kertas sampul coklat yang berisi surat gugatan cerai yang kini sudah koyak hancur tak bersisa. hanya menyisakan kenangan di secuil tempat di sudut hati. untuk menjadi pelajaran menatap masa depan yang bahagia. TAMAT.
Ibrahim Efendi
ditunggu s2-nya....
Aidah Djafar
posesif boleh2 aj lex pada ank2, mu tpi ya jngn berlebihan🤔 nanti mengganggu pola pikir ank2 mu lho 🤔🤦
Aidah Djafar
mampir thor 🙏
Zudiyah Zudiyah
Mau miskin baru sadar
Zudiyah Zudiyah
emang apa ya isi amplop coklat itu hingga ht Ales luluh sampai" memboyong Kartika saat tidur?
Zudiyah Zudiyah
Ale kelimpungan kn?
Zudiyah Zudiyah
bingung ya Lex nikotin Kartika? usah g usah capk" nyari" siapa Kartika itu cukup terima keberadaan Kartika sbg istrimu maka dg sendirinya kau akan tau siapa istrimu sbnarnya
Zudiyah Zudiyah
hai Lex, klo katamu itu soal kecil knp g kmu sendiri yg nyari tau siapa Kartika?
Zudiyah Zudiyah
bisa jadi Aris banda 😜
Zudiyah Zudiyah
haha.....masak orang mati bisa nyekek, ada" aja kmu Tika 🤗
Zudiyah Zudiyah
Oh, trnyata Kartika bukn orng sembrgn 👍👍👍
Zudiyah Zudiyah
Jangn ngmong gitu dong Lex! entar yg nangs mlah kmu mohon" agar Kartika tdk mningglknmu?
Zudiyah Zudiyah
Apa Sahara mengaku klo dirinya adlh Kartika kan Alex g tau wajah Kartika hanya melalui pesan surt sj hubngn mrk LDR an?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!