NovelToon NovelToon
Sang Penari ( Kisah Seorang Singel Parents, Yang Menjadi Penari Malam )

Sang Penari ( Kisah Seorang Singel Parents, Yang Menjadi Penari Malam )

Status: tamat
Genre:Single Mom / Pernikahan Kilat / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Chicklit / Tamat
Popularitas:81k
Nilai: 5
Nama Author: Biggest

Gladis adalah seorang singel mother, ditinggalkan oleh suami yang terjerat cinta wanita lain, membuat dirinya yang sedang hamil tua, harus melahirkan lebih awal dari hari perkiraan lahir sang buah hati.

Gladis yang merupakan seorang penari senior di sebuah rumah bordir, mengharuskannya meninggalkan anaknya yang masih bayi dirumah sendirian, demi mencari nafkah untuk mereka berdua.

Saat dia sedang menari, seorang boss besar datang kerumah bordir, dia menginginkan Gladis, tapi dia mendapatkan informasi bahwa Gladis bukan wanita bordir, dia hanya penari malam, yang khusus menghibur, tapi Jerry tidak perduli, dia ingin memiliki Gladis, dan memaksanya ikut dengan Jackson.

Bagaimana kisah kelanjutan hidup Gladis dan anaknya?

Ikuti kisah SANG PENARI...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Biggest, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SP 7

~Lepaskan aku~

Gladis menyusui Shine putri kecilnya yang tampak sangat senang bertemu dengan mamanya.

"Shine, maafkan Mama yang sudah membawamu masuk dalam masalah ini, Mama tidak tahu siapa mereka, tapi Mama tahu, mama harus menyelamatkan diri kita dari tempat ini." Gladis mengusap kepala putrinya yang masih sangat lembek.

Naluri seorang wanita ketika masih hidup sendirian adalah melindungi dirinya sendiri, dan Naluri seorang wanita setelah menjadi seorang ibu, adalah bagaimana caranya dia bisa melindungi anaknya dari gangguan hal buruk apapun.

Seorang ibu akan mempertaruhkan nyawanya hanya untuk seorang anak yang sudah dia kandung selama sembilan bulan lamanya.

Gladis yang seorang diri di dalam villa yang begitu banyak penjaga yang mengawasi gerak-gerik dirinya, sedang berpikir cara, bagaimana dia bisa lepas dan kabur dari dalam kurungan villa yang nampak seperti di dalam penjara.

"Aku tidak mau, Shine terluka, aku harus mencari cara agar bisa kabur dari villa ini," kata Gladis sambil meletakkan Shine untuk tertidur.

Gladis melihat sekeliling luar villa dari jendela kamar yang di tempatnya.

"Semua dijaga ketat, bahkan di depan pun terdapat dua penjaga, Tuhan, bagaimana cara aku bisa keluar dari sini?" Gladis menyandarkan tubuhnya di tembok kamar dengan kedua tangan menutupi wajahnya.

Gladis merasa putus asa, tidak ada jalan atau celah untuk dirinya kabur, semua jalan ada penjaganya, terlebih dua penjaga di luar kamar.

"Naura, pasti kamu sangat mencemaskan diriku dan juga Shine." Gladis melihat ke arah putrinya yang tertidur pulas di atas tempat tidur yang begitu empuk.

Tok Tok Tok

Suara ketukan pintu kamar dari luar terdengar, Gladis langsung bangun dan menggendong putrinya, nalurinya sebagai seorang ibu untuk melindungi langsung bersiap siaga.

"Siapa?" tanya Gladis dengan suara ketakutan.

"Aku Mia, baby sitter yang di minta mengurus baby Shine."

Seorang wanita dengan suara lembut berbicara dari balik pintu yang entah terkunci atau tidak, karena Gladis tidak menyentuh pintu itu sama sekali sejak dia datang ke tempat ini.

Ceklek

Gagang pintu mulai bergerak, Gladis semakin mengeratkan gendongannya, dia melihat ke arah Shine yang masih tertidur.

"Maaf Nyonya, saya di minta untuk membawa baby Shine untuk di mandikan," kata suster yang mengaku namanya adalah Mia.

"Tidak perlu, biar aku saja yang memandikannya, aku akan mengurusnya sendiri." Gladis menolak bantuan Mia.

"Tapi, Nyonya, jika Tuan tahu, saya tidak mengasuh baby Shine, dia akan marah kepada saya dan juga kepada mereka yang berada di luar sana." Mia memberi penjelasan.

"Dimana kamu akan mengurus Shine?" tanya Gladis.

"Kamar Baby Shine ada di sebelah kamar nyonya, mari saya tunjukkan." Mia menunjukkan arah ke kamar Shine.

Mia membuka pintu sebuah ruangan dan mereka berdua dengan Shine yang masih di dalam gendongan Gladis, masuk ke dalam ruangan tersebut.

Gladis begitu takjub dengan ruangan yang sudah di dekorasi seperti kamar bayi yang begitu indah, bernuansa merah muda, banyak hiasan dan juga banyak sekali mainan serta fasilitas yang ada di dalamnya untuk seorang bayi.

"Kamar siapa ini?" tanya Gladis sambil terus masuk ke dalam.

"Ini kamar yang di buat oleh Tuan, khusus untuk Baby Shine." Mia memberitahukan kepada Gladis.

Gladis menggeleng, dia tidak percaya akan hal itu, tidak mungkin seorang yang tidak dia kenal memperlakukan Shine seperti seorang putri.

"Aku, tidak akan terbuai oleh semua ini, dia adalah orang asing dalam hidupku, jadi aku tidak akan pernah mau diperdaya hanya dengan harta!" Gladis hendak berjalan keluar.

"Nyonya, ikutilah perintah Boss kami, dia tidak akan menyakiti anda, dia hanya butuh anda di sini!" seorang pria bertubuh besar dan kekar melarang Gladis keluar dari ruangan bayi.

"Kenapa? dan siapa sebenarnya boss kalian? kenapa dia mengurungku di villa besar ini? kenapa dia membuat aku dan putriku terpenjara di sini? aku mau pulang ke rumahku." Gladis tak tahan lagi untuk mengurai kesedihannya dan meneteskan air matanya.

Pria itu memerintahkan Mia untuk membawa Gladis ke sofa yang ada di sudut kamar.

Mia yang menerima kode tersebut, membantu Gladis untuk berjalan menuju sofa dan duduk di sana agar bisa menenangkan dirinya.

"Tenanglah, Nyonya, mereka semua orang baik, percaya kepada ku." Mia berusaha menenangkan Gladis.

apakah Gladis akan percaya?

.

.

.

.

Gladis hanya bisa menangisi dirinya dan putrinya yang terjebak di dalam sebuah Villa milik pria yang sama sekali tidak dikenalnya.

Baru pertama kali Gladis mengalami kejadian mengerikan seperti saat ini.

Tap Tap Tap

Langkah kaki terdengar sedang mendekati lorong yang menuju arah kamar, Gladis menempati kamar awal dia datang bersama putrinya.

Wajah Gladis terlihat sangat tegang mendengan suara langkah kaki, dia begitu takut jika sampai yang datang adalah pria itu, meski Gladis tidak mengetahui siapa pria itu dan apa tujuannya, tetap saja Gladis takut karena dia adalah pria yang belum pernah dia temui sebelumnya.

"Naura, aku takut, tolong aku." lirihnya dalam hati.

.

.

.

.

"Nick, kemana kita harus mencari mereka berdua? Kakak sangat mencemaskan nasib mereka, aku bahkan tidak tahu, apakah Shine bersama Gladis, atau Shine sendirian diluar sana?" Naura mengigit kuku jarinya secara bergantian, itu adalah kebiasaan Naura ketika sedang panik.

"Sabarlah Kak, aku pun sedang mencari cara, aku juga tidak mengerti, kenapa CCTV bagian depan bisa rusak, padahal sebelumnya baik-baik saja." Nick merasa aneh.

Naura pun merasa demikian, selama ini, mereka selalu membayar biaya perawatan CCTV, dan tidak ada laporan kalau ada kerusakan.

"Nick, segera cari penyebabnya, aku tidak mau terjadi hal yang buruk terhadap mereka berdua, aku sangat khawatir, teman baikku dan juga anak angkat ku terluka." Naura begitu menyayangi Gladis dan Shine.

Nick berusaha dengan lebih keras lagi, dia pun, sangat menyayangi Shine, dia sudah menganggap Gladis sebagai kakak perempuannya jadi dia menganggap Shine adalah keponakannya.

.

.

.

.

Braak

Pintu di buka dengan sangat kasar, Gladis yang memeluk erat putrinya terkejut.

"Bawa putrinya!" teriak pria itu.

Pria asing itu datang lagi, Gladis kini bisa melihat dengan jelas wajahnya.

"Jangan bawa putriku, aku mohon! aku tidak mau dipisahkan dari putriku!" teriak Gladis sambil mempertahankan putrinya yang masih dalam pelukannya.

"Cepat, bawa putrinya, sekarang!" teriak pria itu lagi dengan suara yang semakin keras.

Gladis ketakutan, tubuhnya gemetar, dia pun tak bisa mengeratkan pelukannya, sehingga Shine dengan mudah di rebut oleh baby sitter yang sudah di siapkan sejak awal untuk Shine.

"Aku mohon, jangan sakiti putriku." Gladis merapatkan kedua telapak tangannya dan memohon.

"Jika kamu, ingin putrimu kembali kepadamu, turuti perkataanku!" pria itu mencengkram rahang Gladis kuat.

"Apa yang kamu inginkan dari ku?" tanya Gladis dengan tatapan menantang.

"Ikuti setiap perintahku, menari dihadapanku dan ingat kamu adalah milikku sekarang, jangan berbuat hal yang bisa merugikan dirimu sendiri!" Pria itu mengangkat tubuh Gladis hingga mereka sama-sama berdiri.

Gladis masih terus menatap wajah pria itu, berusaha mengingat wajahnya, tapi Gladis merasa, pria itu tak pernah datang ke rumah bordir, jadi sudah pasti jika pria itu bukan mengincar tubuhnya, jadi apa sebenarnya maksud pria itu menahan Gladis selain untuk melihat tariannya?

"Menari lah, aku akan menyalakan musiknya." pria itu berjalan ke arah meja yang di atasnya tersusun soundsystem kecil dan juga tape lalu dia menyalakan musiknya.

Gladis merasa bingung, tubuhnya terasa enggan untuk bergerak, dia masih berdiri mematung.

"Cepat menari!" teriak pria itu memaksa Gladis menggerakkan tubuh yang sangat ingin dia lihat gerakannya.

"Kamu, adalah wanita yang sangat cocok dengan kriteria yang aku cari selama ini, wanita yang bisa membuat diriku menunjukkan sikap protes ku kepada mereka!"

Gladis semakin tidak mengerti setelah mendengar perkataan pria yang masih dia tidak tahu namanya.

Pria misterius yang datang secara tiba-tiba kedalam hidupnya.

.

.

.

1
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘
Dewi Sri
aku suka sekali novel ini, saking lama nya up sampai agak lupa jln ceritanya
neng ade
Kenapa jadi kacau begini .. ini cuplikan dari novel Dokter Ghost
???
neng ade
hmmm .. mulai error lagi ini
The Biggest: hehehe sabar ya. awal bulan nanti di terusin ceritanya
total 1 replies
neng ade
ayo Jerry cepat bertindak hancurkan wanita ular itu dan buat papa mu menyesal karena udh menikahi nya
neng ade
senang nya dngn apa yg terjadi sm Gladys sekarang karena dia ush menemukan kakek nya dan bahagia hidup nya bersama sang kakek.. apalagi sebentar lagi dia akan menikah dngn Jerry
neng ade
waduh parah nih error nya .. orhor nya lagi sakit harus nya jngn dipaksakan.. istirahat lah dlu .. klo udh pulih baru up lagi biar ga kacau 🙏🙏
neng ade
error nih ..
neng ade
Klo suasana hati sang bos sedang baik apalagi sampai tersenyum semua karyawan pun akan senang dan semakin semangat bekerja nya membuat perusahaan besar itu akan semakin sukses
neng ade
jika Hazel berani menyakiti Gladys dan Shine lagi singkirkan aja dia
neng ade
jngn biarkan si Maya menghancurkan pernikahan Jerry dan Gladys ..
neng ade
o ternyata anak buah nya si Maya .. semoga ada yg memergoki nya ulah nya itu yg sangat ingin menguasai harta papa nya Jerry
neng ade
siapa lagi itu yg mengintai Jerry dan Gladys.. thor jngn biarkan ada lagi orang yg mau merusak hubungan mereka
neng ade
so sweet .. aku padamu Jerry .. bahagiakan Shine dan Gladys .. 😍😍
neng ade
jadi ga sabar lihat kebusukan si Maya terbongkar
neng ade
tetap semangat ya thor .. lama di tunggu2 akhir nya up juga
Eliya Ely
kenapa di ulang ulang terus sih kak.....lagi puyeng kayaknya
wifasha
kok ngulang
The Biggest
maaf semua aku lagi sakit/Pray/
neng ade: Semoga cepat sembuh ya thor dan pulih kembali seperti semula
total 2 replies
wifasha
suka thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!