NovelToon NovelToon
Wanita Arogan Terjebak Dalam Dunia Novel

Wanita Arogan Terjebak Dalam Dunia Novel

Status: tamat
Genre:CEO / Transmigrasi ke Dalam Novel / Romansa / Dendam Kesumat / Chicklit / Tamat
Popularitas:224.6k
Nilai: 4.7
Nama Author: R.angela

Percayakah kamu adanya kesempatan kedua?

Seolah semesta ingin menghukum sekaligus memberikan kesempatan kedua bagi Senja, gadis Arogan yang selalu bersikap sesuka hatinya, entah bagaimana saat membuka mata setelah dibunuh oleh kekasih dan asistennya, Senja berada dalam dunia novel yang dia tulis sendiri.

Lantas, bagaimana kisah Senja di dunia Novel?

Siapkan imajinasi liar Anda, berpetualang dengan Airin Senja!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.angela, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pengkhianatan Satria

"Kau ingin bertemu denganku?" tanya Senja setelah masuk ke dalam ruangan Dinda. Gadis itu begitu pongah duduk di singgasananya. Senja tidak habis pikir kalau asistennya sekaligus pelayannya kini adalah atasannya. Betapa tidak ada yang bisa tahu apa rencana sang Khalik pada setiap manusia ciptaan.

"Duduklah!" seru Dinda dengan gaya sombongnya. Tatapan matanya saja tampak menghina Senja, padahal di sini mereka adalah saudara.

Senja mengikuti perintah Dinda, duduk dengan elegan, menegakkan tubuhnya, dan berani mengangkat dagunya, untuk sesaat Dinda melihat ke arah Senja. "Benar kata dokter Husna, kalau gadis bodoh ini sedikit aneh, apa kepalanya kejedot meja atau apa hingga tampak liar seperti ini tatapannya?" batin Dinda, namun segera membuang wajahnya, tidak ingin terintimidasi oleh tatapan berani Senja.

"Malam nanti, Satria akan datang ke rumah, aku minta kau bisa bersikap sopan padanya!"

Satria? Seketika Senja ingat akan pria itu. Seingatnya dia juga memasukkan tokoh Satria dalam novelnya, yang tentu saja dijadikan sebagai kekasihnya. Lalu kemana pria itu?

Tunggu, apa maksud Dinda dengan mengatakan kalau dia harus bersikap sopan pada Satria? Tentu saja dia akan bersikap manis pada pria itu, dia adalah kekasihnya. Permintaan yang aneh!

"Tentu saja aku akan bersikap sopan padanya," jawab Senja datar, kau tidak perlu meragukan sikapku nanti.

"Bagus lah, karena aku tidak mau kau bersikap seperti waktu itu, histeris dan memaki Satria di depan mama dan papa."

Kening Senja berkerut, ada peristiwa apa hingga dia memakai pria itu? Dia sadar dalam dunia nyata dia sering melakukan hal itu kalau tidak suka dengan tingkah Satria, tapi setelah mereka akan kembali baik-baik saja.

"Kenapa aku memakinya?" Kalimat itu begitu saja lolos dari mulut Senja hingga membuat bola mata Dinda membulat.

"Fix, gadis ini geger otak!" batinnya menatap tajam ke arah adiknya.

"Kau tidak ingat kejadian Minggu lalu?"

Senja menggeleng. Kejutan apa lagi ini? Walau dia yang menulis semua isi novel itu, tapi tidak semua part dia ingat.

"Kau marah karena mengetahui aku dan Satria menjalin hubungan di belakangmu. Mama sudah menyatakan saat itu agar kau terima kenyataan kalau Satria lebih menyukaiku dari pada dirimu, walau pada awalnya kau yang menjadi pacarnya."

Senja hampir saja pingsan mendengar hal itu. Satria dan Dinda berselingkuh di belakangnya? Wow! Senja benar-benar kehilangan kata-kata. Betapa naasnya nasib Senja. Sudah berganti takdir dengan Dinda, dibenci oleh orang tuanya, dan kini kekasihnya juga direbut oleh kakaknya. Sempurna!

"Din, kau dengar gak sih?!" Bentak Dinda mulai takut. Dia takut kalau gadis yang ada di depannya ini bukan Dinda, adiknya tapi jelmaan makhluk lain yang tak kasat mata namun bersemayam dalam raga adiknya.

"Hah? iya, aku dengar," jawab Senja kembali ke alam sadarnya. Dia meremas pegangan kursi demi menahan emosinya. Kalau dia saat ini adalah Senja di dunia nyata, sudah pasti dia akan menjambak dan juga menampar Dinda, tapi Senja ingat dia dimana dan petunjuk yang mengarahkan jiwanya untuk bisa menahan emosi dan memperlakukan orang lain dengan baik.

Begini lah rasanya jadi manusia sabar, menahan amarah walaupun terasa sakit di dada dan sudah diperlakukan semena-mena. Dia jadi ingat sosok dirinya yang dulu, benar-benar bertindak seperti Dinda. Ini lah yang dirasakan gadis itu ternyata, ingin marah tapi tidak bisa karena keadaan.

"Kau kenapa sih? Kok tampak aneh?"

"Gak ada. Aku baik-baik saja, hanya belaka ini aku sedang sibuk belajar, aku gak mau gagal lagi. Ingin segera selesai kuliah biar papa senang," jawabnya berimprovisasi.

"Jadi, kau sudah tidak punya masalah jika aku dan Satria bersama, kan?" tanya Dinda memastikan. Kini dia bisa lega.

Dia juga mengakui kalau dirinya salah karena sudah memikat Satria yang saat itu baru saja jadian dengan Senja. Dia tidak ingin gadis itu mendapatkan apapun yang baik, dan menurutnya Satria terlalu baik untuk gadis sekelas adiknya yang bodoh. Jadi, saat Satria datang ke rumah mereka ingin menjemput Senja dan berencana untuk berkencan, Dinda justru menghampiri dan membawa pria itu ke kamarnya. Tanpa kata, tanpa penjelasan, segera melu*mat bibir Satria.

Pada awal diperkenalkan oleh Senja pada keluarganya, saat itu juga Dinda sudah jatuh cinta dan suka pada Satria dan bertekad untuk merebutnya dari Senja.

"Tidak. Dia sudah memilihmu, silakan ambil bekasku. Aku tidak suka mendaur ulang sampah," ucap Senja menaikkan satu alisnya. Ternyata ini lah dunia yang sesungguhnya. selama ini dia dilayani dan selalu diperlakukan dengan baik, tapi dalam dunia ini justru Senja disadarkan kalau akan selalu ada yang baik dan yang jahat.

Wajah Dinda merah padam, dia ingin sekali menampar wajah Senja atas ucapannya itu. Dia seolah dipermalukan dan dihina karena mengambil Satria dari Senja.

"Terserah apa katamu yang pasti aku dan Satria sudah berkomitmen, kami akan melanjutkan ke jenjang yang lebih serius lagi," ucapnya ingin menyelamatkan muka.

"Seperti yang aku katakan tadi, aku doakan semoga kalian bahagia. Ada lagi yang ingin kau bicarakan? Kalau tidak aku akan pergi banyak pasien yang harus aku urus karena kalau dari tempat duduk mu ini, kau tidak akan tahu apa yang terjadi di bangsal sana," ucap Senja santai, berdiri dari duduknya lalu melangkah pergi meninggalkan Dinda dengan segala tanya dalam hatinya.

Dinda jelas meragukan kalau itu adalah adiknya, pasalnya selama mereka hidup dia tidak pernah melihat adiknya seberani itu.

Di koridor tak jauh dari ruangan Dinda, Tina dan Rina dengan setia menunggunya keluar. Mereka tampak benar-benar mengkhawatirkan dirinya.

Senja tersenyum, hatinya menghangat. Ini kali pertama dia merasakan dirinya dikhawatirkan seperti ini. Dulu hanya ada ibunya yang mengkhawatirkannya tapi kini ibunya sudah berpulang dan sosok ibu yang ada di novel ini entah mengapa justru berbalik membencinya.

Ayahnya yang dulu tidak pernah dekat dengannya dan begitu tegas justru di sini tampak begitu memperhatikannya, mau mengajaknya bicara, berbeda dengan ibunya yang tampak lebih menyukai Dinda dan menganggapnya tidak penting.

"Lo nggak papa kan, Din? Kakak lo yang gila itu nggak ngapa-ngapain lo di dalam?" tanya Tina benar-benar cemas.

"Memangnya dia mau ngapain gue? kalian bersua tenang aja, kalau kita nggak salah kenapa kita harus takut?" ucapnya berlalu. Kedua temannya dengan setia tetap mengikutinya. Mereka pergi ke ruang UGD untuk melihat pasien yang baru tiba dan memerlukan bantuan mereka.

Perasaan Senja begitu berbeda, dalam hatinya dia merasa dibutuhkan dan berguna sebagai manusia. Mungkin tidak salah kalau dia mencoba mengikuti apa yang dituliskan dalam petunjuk itu.

Dia akan mencoba menjadi Senja yang baru, berubah menjadi sosok yang lebih baik seperti yang diharapkan oleh si pemberi pesan, agar dia bisa segera kembali ke dunia nyata.

1
Nana Niez
jdinmales kan kl kyk gini,, ngapain pake di tolak tinggal ikuti alurnya kan,, ruwet emang nih
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
klo bergnti peran harusnya panggil dengan nama yg di perankan...jadinya bingung nanti di panggil senja di panggil dinda lagi jadi bingung
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
agak bingung kadang dinda kadang senja iki piye to
Irmha febyollah
tokoh ny terlalu berlebihan. bagus juga si di hianati biar mampus
Nur Lela
luar biasa
Hikam Sairi
baca
Liana Simon
ceritamu menarik thor
Itoh
kdg masihh bingunggg
Ni Ketut Patmiari
ceritanya bagus... cm bingung pas di dunia novel namanya kbalik2
Ni Ketut Patmiari
bukan nya Husna dipecat ya?
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Mita Karya Wati
Kecewa
Mita Karya Wati
saya suka sekali alur cerita nya,agak beda🙏🙏😊
Agnes Orindo
bagussss
Rika_Faris
koq langsung percaya aja senja nya... bukannya apa yg ada di dunia novel kebalikan dr dunia nyata.... bisa jadi temannya2 itu jahat
Purwanto Purwanto
luar biasa
Susilo Wati
Luar biasa
Susilo Wati
Lah,,,,,
Susilo Wati
Luar biasa
Sari
bagus walau halu hehehe
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!