NovelToon NovelToon
Tolong Lepaskan Aku

Tolong Lepaskan Aku

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Komedi / Poligami / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.6
Nama Author: erma _roviko

Suci merupakan wanita dan istri yang baik, tapi di saat hadiah yang di berikan suaminya membuatnya kabur dan pergi dari sisi Zufar.

Mampukah dia menerima hadiah itu?

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK, VOTE, LIKE, RATE, DAN KOMEN NYA💞🥰LOVE SEKEBON DARI AUTHOR😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erma _roviko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7 - Menjadi relawan

Zufar pergi meninggalkan kediaman Umi Kalsum dan segera mencari ke bandara, mungkin dia belum terlambat dan bisa menemukan istrinya di sana. Bagai ayam yang kehilangan induknya, dia sangat marah mengetahui kebenaran. Di surat itu pun juga tak ada alamat tujuan yang dituju Suci, tak ada secercah harapan. 

Sampai di bandara, dia mencoba untuk mencari daftar nama penumpang yang akan berangkat penerbangan awal, tentu saja atas nama Suci Az-Zahra. Cukup menguras waktu memeriksa nama penumpang, hingga akhirnya dia menemukan tujuan sang istri. 

Zufar hampir frustasi, mengusap wajahnya dengan kasar dan memilih duduk di kursi yang sudah tersedia. Ponsel berdering, dia segera mengangkatnya. 

"Ada apa?" 

"Tuan, terjadi masalah di kantor."

"Aku hanya pergi sebentar dan kamu tidak bisa menangani masalah kantor?" 

"Maaf, untuk saat ini hanya tuan yang bisa menanganinya dan tidak bisa di wakilkan."

Zufar tak menjawab, rasa kesal yang bertambah membuat ponsel mahal dilempar hingga layarnya pecah. "Aargh…andai saat itu aku tidak memberinya izin." Kedua tangannya mengepal dengan sempurna, tak bisa membayangkan jika Suci memang ingin menjauh dari sisinya. "Mengapa dia pergi ke Palestina? Apa dia tidak tahu disana tidaklah aman." 

Ingin sekali dia mencari istrinya walau ke ujung dunia sekalipun, masalah kantor yang tak bisa ditinggal membuatnya terpaksa pulang ke Indonesia dan melanjutkan pencarian setelah permasalahannya terselesaikan.

Sementara Umi Kalsum dan putrinya Hana menangis, anak angkat yang sudah memberi wajahnya lumpur dan tidak berani menghadapi Zufar. "Mengapa kak Suci melakukan ini pada kita, Umi?"

Umi Kalsum tidak bisa menjawab, dia sangat kecewa dengan putri angkatnya yang mencoreng namanya. "Umi salah dalam mendidiknya, kebebasan membuatnya lupa akan kodrat sebagai istri." 

"Kemana kak Suci pergi? Dia belum berpamitan pada kita," Hana menangis akan kepergian sang kakak yang belum lama tinggal di rumah mereka, entah permasalahan apa yang dihadapi. Tapi, tindakan yang dilakukan Suci itu sangat salah. 

****

Suci menyeka air matanya, menyesali tindakan yang diperbuat saat ini. Tapi, dia hanyalah wanita biasa yang juga mempunyai perasaan, dan memutuskan untuk tidak akan kembali. 

Dia hanya duduk termenung, menahan air mata agar tidak keluar lebih banyak lagi. "Aku memutuskan untuk bercerai dengan mas Zufar, lebih baik aku mengalah. Semoga Siska bisa menggantikanku, aku akan mendoakan kebaikan mereka dan juga bayi yang sebentar lagi akan lahir." Gumamnya di dalam hati, tersenyum setelah menyeka air matanya, membayangkan senyum sang suami saat keinginan terbesar terpenuhi. 

Ada sepasang mata yang memperhatikan Suci sedari tadi, seseorang berada tak jauh memperhatikannya. Dia tersenyum dan menggelengkan kepala, sedih dan senyum setelahnya. 

Perjalanan membutuhkan waktu, begitupun suci mengumpulkan tekadnya menjadi relawan di Palestina. Menyingkirkan permasalahannya antara suami, dengan fokus membantu anak-anak Palestina yang kehilangan orang tua. 

"Bismillahirrahmanirrahim, berikan aku perlindungan ya Rabb…Aamiin." Gumamnya yang melangkahkan kaki di sebuah tempat sederhana, di bangun oleh para relawan yang menyumbangkan setengah harta mereka dalam membantu kesulitan anak-anak di Palestina. 

"Assalamu'alaikum," salam Suci yang tersenyum mengembang, beberapa orang menyambut kedatangannya dengan sangat baik, terutama para anak-anak yang langsung mengerubungi nya.

"Wa'alaikumsalam, kamu relawan baru? Perkenalkan, saya Melati dari Indonesia. Sepertinya kamu juga orang Indonesia atau Malaysia?" tebak wanita itu dengan ramah, tersenyum ramah menyambut kedatangan relawan baru, dia mengulurkan tangan setelah memperkenalkan diri."

"Iya, Suci dari Indonesia." Ucapnya segera menyambar tangan Melati dan bersalaman dan tersenyum tulus.

"Mari aku antar!" 

Suci menganggukkan kepala, mengikuti kemana Melati menuntunnya. "Ini kamarmu, maaf…hanya ini yang ada." 

Kedua matanya menyusuri ruangan yang sangat kecil, tempat tidur yang hanya beralas tikar. Ruangan kecil yang muat untuk dua orang saja, dan tidak ada lantai. Suci tersenyum dan menoleh, mensyukuri apa yang diterimanya. "Tidak masalah, ini terlihat nyaman untukku."

"Beristirahatlah, aku pamit dulu." 

Suci mengucapkan Hamdallah sebagai bentuk rasa syukurnya, meletakkan koper dan menyusun pakaiannya di laci sederhana. Setelah beristirahat sejenak, dia melangkahkan kaki mendekat kearah anak-anak tengah bermain, tersenyum di saat ujian yang mereka lewati. Tak terasa air matanya tumpah, hatinya ikut terenyuh saat melihat kumpulan anak-anak yang sudah tak mempunyai keluarga. "Penderitaan mereka bahkan lebih besar dariku, semoga aku bisa menjadi ibu bagi mereka." 

"Kamu merasa senyuman mereka sebagai daya tarik, tersenyum di kala ujian menimpa." Celetuk Melati yang tersentuh dan menjadi relawan di sana.

Suci segera menoleh setelah menyeka cairan bening di pelupuk mata. "Mereka anak-anak yang kuat," balasnya dengan pandangan kedepan beberapa saat dan menoleh, mereka tersenyum dan sepertinya akan menjadi teman akrab di sana.

1
Yudith Lahay
sangat bagus
Siti Maskanah
hukumanmu zufar .
Ida Naurah
yaaaahhhh knpa g bkin suci hamil dulu Thor biar ada penerus
Ida Naurah
Luar biasa
Ida Naurah
ko sizufar aneh ya bisa dikibulin sama orang,,,,giliran sisuci prgi kmna aja tau
Alfi Wang
Luar biasa
Nie
pastikan mereka brdua meninggal jgn sampe kecolongan lg
Nie
Alhamdulillah zaid udh msk islam dan semoga istiqomah ya zaid,tinggal disunatnya nih,siap² ondangan wkwkkwk
Nie
jgn² asisten doni kakanya suci
Nie
si felix itu pasti
Nie
kayanya siska jg tau penyakit zufar makanya dia begitu semangat menyingkirkan suci agar dia dpt warisan dr zufar
Nie
nah loh,anakmu sdh kecewa zufar makanya dia enggan untuk dilahirkan...rasakan penyesalanmu itu..lebih bagus lg kalo suci pergi
Nie
ga ush mikirin zufar lg,bahagiakan dirimu sendiri suci,biar saja nanti zufar menyesal
Nie
akhirnyazaid datang...
Nie
lah iki piye...ga bener ini dokternya juga,ini zufar bener² bego ya masa ga tau kalo pas lg usg kan dia slalu nemenin masa iya ga ngeh 🤦🤦
Nie
tuhkan,udh jls zufar tuh ga bener..
Nie
semoga mereka bertemu suci dan bersatu
Nie
sungguhaku berharap suci pisah ma zufar,dan zaid msk islam dan bs bersatu ma suci...rumah tangga kalo udh ada orang ketiga ga bakal bener,apalagi satu rumah
Nie
berharap anak siska bukan anak zufar
Nie
laki² egois,giliran suci ada malah mesra²an ma istri kedua ...mdh²an aja zufar ga nemuin kamu suci,gedeg aku ma laki² model gini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!