NovelToon NovelToon
Perjalanan Waktu

Perjalanan Waktu

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / TimeTravel / Kultivasi / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:532.3k
Nilai: 5
Nama Author: yogasurendra

Widya Chandra Mandala seorang pengusaha sukses yang dikhianati oleh adiknya sendiri, orang yang paling ia percayai dan sayangi.Widya tidak menyangka hidupnya berakhir tragis dengan mati dikhianati.

Di benua lain ada seorang gadis yang diantara hidup dan mati berdoa kepada Tuhan agar menegakkan keadilan untuknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yogasurendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Akan Kupermalukan Dirimu

"Terimakasih nona sudah menjadi tugas hamba"ucap Jinying

Jinyang yang sudah membersihkan kekacauan yang dilakukan majikannya berdiri didepan pintu kamar Li Wei menunggu perintah selanjutnya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Kalian semua ikut, aku akan buat keributan kecil sebelum Li Wei melangkah, dikejutkan oleh prajurit pribadi ayahnya Li Wei bingung tidak biasanya pak tua itu akan mengirim prajuritnya ke kediamannya.

"Salam putri hamba prajurit pribadi jendral"ucap prajurit

"Aku bukan putri kediaman ini mana ada seorang putri yang dibuang oleh ayahnya sendiri bahkan binatangpun akan melindungi anaknya"teriak Li Wei

Li Wei berkata bukan tanpa alasan ia sudah muak dengan semua kalau bukan karena gegenya tidak akan pernah tinggal lebih lama disini, mata tajam menyipit menatap prajurit aura tirani menguar dari tubuhnya.

Prajurit pribadi jendral terkejut karena putri selama ini yang dianggap tidak berguna mempunyai mata yang tajam aura yang kuat membuat ia bertekuk lutut dibawahnya, hatinya gemetar mendengar perkataan yang dilontarkan putri.

"Bagaimana bisa mungkin putri yang tidak dianggap dan dibuang oleh ayahnya sendiri mempunyai aura tirani yang kuat bahkan melebihi aura jendral"pikir prajurit

"Katakan kenapa yang mulia jendral memanggilku"tanya Li Wei

"Hamba menyampaikan bahwa nona diundang untuk sarapan bersama, karena putra mahkota datang mengunjungi kediaman Li"ucap prajurit

Li Wei sudah menduga bahwa ia diundang hanya untuk menjaga reputasi kediaman Li

Prajurit yang dikirim terkejut karena memanggil dengan nama yang formal padahal dulu dia selalu mengemis kasih sayang kepada ayahnya

"Mungkin nona sudah lelah dengan semua penghinaannya dan menunjukkan sifat aslinya, nona akan menjungkir balikkan kediaman Li suatu saat apabila dia balas dendam"batin prajurit

"Aku akan datang"ucap Li Wei

Prajurit pergi meninggalkan kediaman Li Wei dan menghilang entah kemana, dia tidak akan melaporkan semua kepada jendral karena menunggu aksi nona nya menjungkir balikkan kediaman Li.Tidak melihat bahwa nona nya telah berubah wajah yang dulunya buruk rupa sekarang menjadi cantik.

"Kalian berdua ikut aku kita akan pergi ke ruang makan"ucap Li Wei

Jinyang dan Jinying mengikuti majikannya dari belakang Li Wei melangkah keluar dari kamarnya menuju ruang makan, diperjalanan banyak orang yang tidak mengenali Li Wei karena perubahan pada tubuh dan wajahnya.Li Wei sengaja tidak memakai cadar karena ingin membuat ular-ular kepanasan.

Li Wei sampai dipintu ruang makan Kasim yang berjaga didepan pintu terheran karena tidak tau siapa mereka

"Maaf nona anda siapa?"tanya Kasim

"Aku putri terbuang kediaman ini"jawab singkat Li Wei

Kasim terkejut karena melihat tubuh dan wajah Li Wei yang putih dan bersih kasim tidak menyangka perubahan yang dia nantikan akan tiba, kasim merasa kasihan kepada Li Wei karena dia dibenci oleh ayah kandungnya sendiri.

Kasim mau mengumumkan nama Li Wei tetapi dicegah

"Tidak usah diumumkan bukankah aku putri terbuang, mereka tidak akan peduli"ucap Li Wei

Kasim mengangguk tanda mengerti, dia paham akan situasinya hanya saja kasim ingin menghargai Li Wei dengan membantu tanpa mempermalukannya.

Pintu ruang makan dibuka dan muncul Li Wei bersama kedua pelayanannya orang-orang yang ada didalam sedang makan langsung berhenti dan tertuju pada siapa yang membuka pintu, terlihat bahwa seorang nona cantik yang anggun.

"Apakah seperti ini etika kediaman Li yang diagung-agungkan saat orang yang diundang belum menghadirinya dan langsung makan tanpa menunggu seseorang padahal hanya menunggu sebentar"ucap Li Wei

"Lancang.. berani-beraninya kamu menyidir kediaman Li tidak mempunyai etika, jangan kira kamu cantik bisa menghina kediaman Li"marah Li Shing

"Siapa kamu masuk tanpa seizinku"ucap Li Shing

Li Wei smirik karena rencananya mempermalukan kediaman Li dihadapan putra mahkota berhasil.

"Oh... apakah anda lupa dengan saya yang mulia? saya Li Wei putri terbuang dari kediaman Li yang anda buang sendiri dengan titah yang anda katakan"ucap Li Wei

Semua orang terkejut tidak menyangka yang datang adalah putri yang selama ini terbuang

"Akan terjadi perubahan besar pada kediaman Li dimasa yang akan datang"gumam putra mahkota

Li Shing terkejut bukan main saat Li Wei memperkenalkan dirinya, ia ingat bahwa dulu Li Wei selalu mengemis kasih sayang dari dirinya sebagai sosok ayah, dulu dia tidak berani mengangkat kepalanya dan menatap lawan bicaranya sekarang sudah berubah seolah-olah Li Wei adalah penguasa sebenarnya.

"Meskipun wajahmu mirip dengan istriku aku tidak akan memaafkanmu karena kaulah penyebab dia tiada"tekad Li Shing dalam hati

Rong Xiu dan Li Xiu Juan tidak menerima bahwa anak sialan ini akan berubah ditambah kecantikan yang dia dapat

"Anak sialan sangat mirip dengan ibunya aku takut posisiku akan tergeser sebab dialah hak waris yang mengatur kediaman setelah ibunya mati"geram Rong Xiu

"Bagaimana mungkin dia bisa berubah menjadi cantik aku takut dia menarik perhatian putra mahkota yang akan mewarisi kekaisaran di masa depan, aku tidak membiarkannya hidup damai"ucap Li Xiu Juan mengepalkan tangan

Li Wei tersenyum puas saat dia berhasil mempermalukan kediaman Li dan wajah Li Shing didepan putra mahkota, kalau sampai berita tersebar di luar bukankah citra Jendral Li Shing akan tergoyahkan meskipun Li Wei anak terbuang, tetapi Jendral Li Shing terkenal akan sifat tegas dan penyayang.Dengan menambahkan beberapa kata untuk memperkeruh suasana yang sebenarnya dan menyuruh kedua pelayanannya untuk menyebarkan berita, betapa menghebohkan.

Li berjalan dengan anggun menuju meja makan Li Wei tidak melihat kursi yang dipersiapkan untuknya dan malah kursi putri sah diduduki oleh Li Xiu Juan yang notabennya adalah anak selir.Li Wei tersenyum terbesit ide untuk mempermalukan Li Xiu Juan.

"Dimana tempat dudukku apakah anda ingin mempermalukan saya didepan putra mahkota jendral?"tanya Li Wei

"Di depanmu bukankah ada kursi"balas Li Shing

"Di depanku adalah kursi yang seharusnya menjadi tempat duduk anak seorang selir"ucap Li Wei menekankan kata anak selir

Li Xiu Juan yang mendengar perkataan Li Wei menggeram karena dipermalukan didepan putra mahkota yang menjadi incarannya untuk kedudukan masa depannya.

"Aku tidak akan melupakan penghinaan ini"batin Li Xiu Juan

Li Shing yang mendengar perkataan Li Wei tersadar akan kesalahan yang dilakukan anak tersayangnya.

"Bukankah tempat yang diduduki oleh anak tersayangmu adalah tempat yang seharusnya aku duduk, tempat itu adalah tempat duduk putri sah bukan putri seorang selir bukankah ini sama dengan penghinaan untukku dan melanggar aturan bukankah begitu putra mahkota"ucap Li Wei yang menyeret putra mahkota kedalam drama yang dia buat

Putra mahkota mengangguk karena tempat duduk dimeja makan sudah diatur dari zaman dulu dan tercantum dalam aturan.

Li Shing yang sadar akan dipermalukannya dirinya oleh anak tersayangnya.Tidak akan mentolerir perbuatan anak tersayangnya, karena dia sudah kehilangan muka sejak awal Li Wei datang ke ruang makan.

"Juan'er cepat kembali ke tempat dudukmu berasal"tegas Li Shing

Li Xiu Juan yang mendengar perkataan ayahnya tida bisa menolak, dengan berat hati dia berdiri dan menuju ketempat duduk seharusnya. Li Xiu Juan akan berkuasa layaknya putri tertua dari istri sah bila tidak ada Li Wei.

"Aku akan membalasnya nanti"gumam Li Xiu Juan

Li Wei tersenyum puas melihat wajah Li Shing dan Li Xiu Juan yang masam kehilangan muka diahadapan putra mahkota, Li Wei sudah menduga Li Shing akan menyuruh Li Xiu Juan kembali ke asalnya karena tidak mungkin dia kehilangan muka dua kali didepan putra mahkota bagaimana mungkin citra yang dia bangun selama ini akan hancur gara-gara Li Wei

1
Purwanto Purwanto
mantap seru thor
Diah Susanti
saudari thor, kan perempuan
Diah Susanti
kok li wei
Ibuk'e Denia
aq mampir thor ke karyamu
Me Ta
😍😍😍
Me Ta
visualnya thor
ZIA HAIDAR
kenape sih setiap cerita harus pake cadar atau topeng ngga ada yan lain apa..
Wanda Wanda i
😂😂😂 asyiiik gue suka gaya lo
Wanda Wanda i
bantaaaiiiiiik boss
Wanda Wanda i
ilopeyou Thor🤣🤣🤣🤣🤣
Wanda Wanda i
nah Lo mampuskan
Wanda Wanda i
wow amazing
Wanda Wanda i
like
Wanda Wanda i
awal yg bagus
arfan
up
ARA
Kerennn👍👍👍👍👍
ARA
Hau Yu apakah seorang yng menyamar atau keluarga bangsawan yg bangkrut?!, 😮
ARA
Laporannya kurang nih, penyerangan ga disampaikan 😁
Lukmanesia
Hai semuanya, aku penulis baru di Noveltoon dan udah bikin 1 cerita bertema petualangan, mohon dukungannya yaa.. terimakasih 😊
Daniela Whu
mau k pesan pil menghilangkan segala penyakit. pil singset. pil pemutih😚😚😚😚
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!