Novel ini mengisahkan tentang seorang gadis muda yang mempunyai impian dan cita - cita besar akan masa depannya. Harus terlibat dalam hubungan cinta bersama atasannya. Candy Florensia namanya dan nama atasannya Lukas Wibowo.
Apakah Candy akan tetap diterima di perusahaan Manunggal Perkasa itu??
Apakah ada cinta diantara mereka???
Novel dengan tema Romantis dikemas dengan ada nya cinta segitiga dan perselingkuhan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mencintai Dengan Syarat
Candy Florensia sudah di kantor Manunggal Perkasa. Subuh tadi Candy keluar dari unit apartemen Lukas Wibowo pukul lima pagi. Dia baru sadar bahwa apartemen bosnya sangat dekat dengan kosannya. Jam lima Candy keluar diam - diam dengan menggunakan pakaiannya yang semalam sudah di cuci bersih oleh bosnya. Dia meninggalkan Lukas bosnya yang masih tertidur dengan meninggalkan tulisan diselembar kertas sticky note.
Dan pagi ini dia sudah ada di kantor. Lukas begitu marah, ketika membaca tulisan di kertas itu.
"Nakal... Dia mengira semalam itu aku tidak serius mencintainya."
Lukas tiba dikantor, ketika hendak naik lif menuju lantai sembilan dia bertemu dengan Samantha mantan pacarnya.
"Pagi Luke."
"Selamat pagi." Mood Lukas lagi tidak baik. Dia masih kecewa dengan tulisan yang Candy tinggalkan kepada dia, setelah kejadian semalam yang sudah terjadi antara mereka. Untung saja di dalam lif itu bukan hanya mereka berdua Masih ada karywan lainnya yang masuk kantor melalui basemen. Tepat di lantai sembilan Lukas Wibowo Direktur eksekutif muda devisi perancangan dan pengelolaan. Sedangkan Samantha masih berkantor di lantai sepuluh, selantai dengan ruangan direktur utama.
"Selamat pagi bos." Staf didevisi ini, menyapa bos mereka. Candy ketakutan, karena dia tahu bahwa yang disapa adalah Lukas Wibowo. Candy berdiri dan membungkuk. Lukas begitu cuek, dia bertindak seola - ola tidak terjadi sesuatu. Tidak beberapa lama Yumi datang membawa surat - surat yang harus di tanda - tangani staf di devisi ini, tetapi sebelum di tanda - tangani Lukas harus lebih dahulu memeriksa surat itu.
"Tanda - tangan disini saja." Yumi langsung memanggil Candy ke ruangan bosnya. Dandanan Candy sangat modis. Namun yang berbeda saat ini, Candy memakai syal yang cocok dengan bajunya. Lukas tahu, bahwa syal itu digunakan untuk menutup tanda cinta yang Lukas ciptakan di tubuhnya.
"Kamu sakit Candy."
"Tidak bu."
"Kenapa pakai syal."
"Iya mana cuaca di luar tidak hujan. Norak loe." Suara ketus Lukas. Hati Candy sakit mendengar suara ketus itu. Lukas pun sengaja melepas syal itu maka tampak tanda cinta berwarna merah di leher Candy. Dan dia tahu bahwa Lukas bosnya sengaja melakukan itu.
"Maaf Candy." Dengan cepat Yumi kembali menutup tanda itu dengan memakaikan syal dileher Candy. Tanpa membaca, Candy langsung membubuhkan tanda tangannya. Selesai di ruangan bos nya oleh Yumi, Candy di bawa ke ruangannya. Langsung di tutupi tanda merah itu dengan alat makeupnya.
"Siapa laki - laki beruntung yang melakukan ini adeku sayang." Candy hanya terdiam, sedangkan Yumi masih menyambarkan tanda merah itu. Yumi yang sudah sayang kepada Candy, yang menganggapnya seperti adeknya sendiri tidak mau menanyakan lagi hal ini. Dia tidak mau menganggu privasi Candy. Selesai menutupi tanda itu dia mengajak Candy makan siang di kantin.
Disana Yumi dan Candy bertemu dengan Samantha mantan pacar Lukas. Yumi mengenalnya sedangkan Candy tidak terlalu mengenal tetapi melihatnya sudah dua kali Candy bertemu dengannya.
"Kamu sudah lihat bulitan kantor?"
"Berita apa??"
"Berita Bos Lukas dengan Samantha." Seorang pegawai perempuan di perusahaan ini menyampaikan berita tentang Lukas dan Samantha. Yumi langsung mengbuka berita itu. Terlihat gambar interior restoran kepunyaan Paul sahabat Lukas. Restoran yang perna Candy kunjungi bersama Lukas. Jadi apakah perempuan yang ribut waktu itu adalah Samantha Manager Keungan perusahaan ini ? Pertanyaan itu menganggu pikirannya. Apalagi apa yang baru saja terjadi anatara dirinya dengan Lukas.
Selesai jam makan siang Candy kembali ke ruangannya, ke meja kerjanya. Tampak ruangan Lukas sedang di penuhi oleh beberapa petinggi, pasti membahas berita yang ada tabloid online kantor. Candy yang takut menjadi orang ketiga mulai kuatir akan dirinya. Di kamar mandi dia menyesali kebodohannya. Dia mulai membaca berita - berita tentang orang yang melakukan hubungan suami istri apakah bisa hamil dan obat untuk melepaskan janin jika dia benar ada.
Gerak - gerik Candy di kantor diperhatikan oleh Lukas. Dia menebak Candy sudah mengetahui berita tentang dirinya. Dia tidak tahu, bahwa Lukas sudah menyelesaikan masalah itu. Dia sudah tahu siapa dalang dari berita itu. Dia tahu bahwa itu pasti ulah dari Samantha sendiri. Lukas mengikuti kemana Candy pergi. Dan Candy dengan ojek onlinenya berhenti di depan sebuah klinik. Dan benar Candy antri di Klinik kandungan. Lukas masih mengamatinya. Lukas tahu bahwa ini Klinik yang menghalalkan proses aborsi.
"Buat apa kamu disini." Candy hampir saja pingsan mendengar suara berat laki - laki yang tidak asing baginya. Namun kali ini ada nada kemarahan. Candy menatap ke arah Lukas yang menatapnya sangat tajam. Tanganya sudah mengenggam tangan Candy sangat erat.
"Saya akan menganti uang kamu. Saya tahu sebelum ke tempat ini kamu sudah melakukan transaksi."
"Saya masih mau bekerja." Candy sudah meneteskan air matanya. Lukas yang masih saja tegas tatapannya.
"Kita keluar dari tempat ini." Lukas menariknya keluar ada perlawanan namun, dirinya kalah dari tenaga laki - laki dewasa dan matang ini.
Candy sudah berada di dalam mobil Lukas. Kali ini oleh Lukas, Candy tidak di bawa ke unit apartemennya. Namun ke suatu lokasi yang berada di puncak. Ternyata disitu adalah lokasi Vila Lukas Widodo yang dari Vilanya bisa melihat keindahan kota Jakarta di malam hari. Satu per satu aset Lukas di beritahu kepada Candy. Karena tempat ini tidak semua yang tahu, hanya Paul sahabatnya sekalian asistennya.
"Aku tidak mau kamu mencelakai tubuh kamu." Air mata Candy sudah mengalir melewati pipinya. Buka di lap oleh tangan Lukas. Namun oleh bibir dan lidahnya air mata itu di lap.
"Aku sungguh mencintaimu Candy Florensia." Raut Wajah Candy waktu mendengar pengakuan Lukas membuat semua wajahnya memerah. Skin tonenya berubah seketika.
"Pak aku ini siapa?? Aku hanya staf kamu. Aku juga pegawai baru masa percobaanku bekerja saja belum selesai."
"Terus apakah salah aku mencintai kamu. Hai lihat, aku mencintai kamu Candy Florensia." Lukas mau mencium bibir Candy, namun ditolak olehnya. Lukas tersenyum. Hal ini tidak akan meruntuhkan perasaan sukanya kepada gadis ini. Tekat Lukas, dia harus merebut hati gadis ini. Lukas terus mencoba, sampai akhirnya Candy jatuh dalam pelukan Lukas. Ciuman mesra dan dalam pun terjadi.
Candy sudah berada di kamar Lukas, sudah terbaring di atas tempat tidur Lukas tanpa busana. Karena Ciuman yang mesra dan sedikit kasar itu, sudah mengakibatkan baju Candy robek dari badannya ulah dari Lukas.
Kembali penyatuan kedua terjadi. Lukas sudah tidak bisa pisah dari gadis itu. Semua yang ada dari diri Candy Florensia dia suka. Sampai pada puncaknya kembali Lukas melepaskan serum terbaiknya kedalam rahim Candy.
"Mas......"
"I love you. I love you Candy Florensia." Lukas langsung menyematkan sebuah cincin berlian ke jari manis Candy.
"Maukah kamu menjadi teman hidupku selamanya??"
"Mas.... Cita - citaku."
"Tidak ada larangan sesama pegawai Manunggal Perkasa menikah sayang. Aku mencintaimu."
"Tetapi......."
"Kita akan diam - diam. Tetapi jika kamu hamil. Kita akan menikah."