NovelToon NovelToon
OKAY BOSSS

OKAY BOSSS

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Cinta Seiring Waktu / CEO
Popularitas:837
Nilai: 5
Nama Author: manggiskaaa

mengira tanda tangan di atas meterai itu adalah tiket emas menuju karier impiannya. Namun, ia salah besar. Akibat kurang teliti membaca pasal demi pasal, Silla justru terjebak kontrak kerja mutlak dari Sagara , sang CEO tampan sekaligus mantan pacar yang paling ingin ia hapus dari sejarah hidupnya.


bagi Silla, menghadapi Sagara bukan sekadar urusan profesional. Sagara adalah mantan kekasihnya-pria yang pernah mengisi hatinya, sebelum hubungan mereka berakhir dengan penuh gengsi.

Sebagai sekretaris, Silla yang memiliki sumbu pendek dan gampang emosi dipaksa harus selalu sigap melayani kebutuhan Sagara. Celakanya, Sagara tahu persis di mana tombol "emosi" Silla berada.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon manggiskaaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

supermarket

Malam itu, Silla benar-benar tidak peduli dengan penampilan nya . Dengan baju tidur satin longgar berwarna marun dan rambut yang asal dijepit menggunakan jedai, ia melenggang santai memasuki supermarket. Targetnya cuma satu: menyetok camilan untuk maraton serial drama malam ini hingga untuk seminggu ke depan sekaligus belanja stok untuk mengisi kulkas.

Saat ia sedang anteng memilih milih cemilan tiba tiba, ketenangannya hancur berantakan saat ia baru saja mengambil satu pak keripik kentang.

.

"Baju tidur motif beruangnya mana, Sil? Kok tumben agak modis?" sebuah suara bariton yang sangat familiar terdengar mengejek dari arah belakang.

Silla menegang. Ia menoleh lambat-lambat dan langsung berhadapan dengan Sagara. Sialnya, mantan pacarnya itu terlihat sangat rapi dengan kemeja hitam yang lengannya digulung sampai siku. Sagara, yang sekarang menjabat sebagai CEO di perusahaan tempat ia bekerja, menatap Silla dengan cengiran jail yang paling Silla benci di dunia ini.

"Ngapain lo di sini? Nggak usah SKSD ya, kita udah mantan,Dan ini juga bukan area kantor." ketus Silla, langsung memutar bola matanya dan berjalan menjauh.

Tapi bukan Sagara namanya kalau tidak rese. Pria itu justru melangkah lebar, menyejajarkan posisinya dengan Silla. Ke mana pun Silla melangkah, Sagara ikut.

Silla ke kiri dia ikut ke kiri silla ke kanan ia ikut ke kanan.

Silla mengambil susu kotak full cream 10 juga susu rasa strawberry , Sagara ikut mengambil kotak yang sama. Silla bergeser ke lorong mie instan, Sagara berdiri tepat di sampingnya sambil bersedekap dada, memperhatikan Silla dengan pandangan menilai yang menyebalkan.

"Lo ngapain sih ngintilin gue mulu?! Nggak ada kerjaan ya jadi CEO?" semprot Silla, mulai emosi. Napasnya memburu, wajahnya memerah menahan kekesalan sedari tadi.

Sagara terkekeh, sengaja mencolek jedai beruang besar di rambut Silla hingga goyang."Supermarket ini kan tempat umum, Sayang. Siapa yang ngintilin lo? Geer amat."

"Jangan panggil gue sayang! Najis!" Silla menghentakkan kakinya kesal, lalu berjalan cepat menuju kasir untuk segera menyudahi penderitaan ini. Sagara lagi-lagi mengekor tepat di belakangnya, bersiul santai seolah memprovokasi emosi Silla yang sudah di ubun-ubun itu.

Antrian kasir panjang saat tiba giliran Silla. Kasir mulai memindai semua belanjaannya.

"Totalnya jadi satu juta enam ratus delapan puluh lima ribu ka," ucap mbak kasir ramah.

Silla langsung meraba kantong celana kulot baju tidurnya. Kosong. Ia mulai panik. Ia meraba kantong atas bajunya. Juga kosong. Seketika wajah Silla pias saat menyadari satu hal ceroboh: ia lupa membawa dompet dan ponselnya tertinggal di kasur.

Silla menggigit bibir bawahnya. Gengsinya yang setinggi langit bergejolak. Mau membatalkan belanjaan, tapi rasanya sangat memalukan di depan kasir-dan yang paling parah, di depan Sagara,Mantan nya yang paling rese sedunia.

Melihat Silla yang mulai gelagapan, Sagara tersenyum penuh kemenangan. Ia maju satu langkah, langsung menyodorkan sebuah kartu hitam (black card) ke arah kasir sebelum Silla sempat membuka suara untuk membatalkan.

"Pakai kartu saya aja, Mbak. Sekalian sama barang saya yang ini," ucap Sagara santai, meletakkan belanjaan nya di meja kasir.

"Eh, nggak usah! Siapa yang butuh lo buat bayarin!" potong Silla cepat, mukanya memerah karena gengsi.

"Oh, ya udah. Lo bayar sendiri kalau gitu. Pakai daun?" goda Sagara dengan nada meremehkan yang sangat menyebalkan di telinga silla.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!