NovelToon NovelToon
Akulah Pewaris Sesungguhnya

Akulah Pewaris Sesungguhnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi / CEO
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Moena Elsa

Kesempatan hidup kedua yang kudapatkan, akan aku manfaatkan dengan baik.
Aku berpikir siuman dari pingsan, tapi pada kenyataannya aku kembali ke waktu satu tahun sebelumnya.
Akan aku balas mereka yang telah menyakiti ku selama ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moena Elsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Target Berikutnya

Tuan Rahardjo menepuk bahu Sean.

"Oke, Opa pergi dulu. Oh ya Sean, mobil ini sudah atas nama kamu. Jika papa mu berbuat macam-macam, jangan takut lapor ke Opa," pesan tuan Rahardjo.

"Siap lapan enam Opa," jawab Sean dengan sikap hormat ke sang kakek. Tak lupa Sean melirik ke arah ketiga orang yang masih berdiri mematung, yang terlihat tak siap dengan kejadian barusan.

'Huh, rasain! Emang enak,' batin Sean senang, rencana nya berjalan mulus.

.

"Andrew, aku pergi dulu!" Sean masuk ke mobil sport yang barusan dibeli tuan Abimanyu dan diatas namakan nama Sean Rahardjo.

"Pah, thanks. Sean love papa," Sean menggabungkan jemarinya membentuk tanda love dan ditunjukkan ke arah tuan Abimanyu.

"Sean, tunggu!" tuan Abimanyu barusan sadar atas apa yang terjadi.

"Pah, kok jadi kak Sean yang dibelikan mobil. Hadiah buat aku mana?" ujar Kevin kesal.

"Uang papa sudah keluar banyak hari ini. Kamu musti nunggu keadaan aman dulu," kata tuan Abimanyu.

"Kok aku yang musti mengalah? Itu mobil aku Pah," Kevin tak terima.

"Sayang, untuk uang perusahaan jangan kamu otak atik dulu. Aku tak mau pria tua itu curiga," tuan Abimanyu mengingatkan Yola.

"Kamu pilih kasih sayang," Yola ikutan kecewa. Yola meninggalkan Abimanyu begitu saja. Abimanyu pergi menyusul Yola tergesa. Kalau Yola marah, bisa-bisa dirinya tak dapat jatah beberapa hari.

"Hei cunguk....," panggil Andrew ke arah Kevin. Kevin menunjuk dirinya sendiri.

"Iya kamu, emang siapa lagi?" balas Andrew.

"Aku bukan cunguk," Kevin bertambah kesal.

"Sudah, terima nasib aja. Anak di luar nikah jangan berharap muluk-muluk," ejek Andrew.

"Awas kamu!" Kevin pergi dengan hati kecewa.

"Bodoh dipelihara," ujar Andrew terbahak.

.

Kevin semakin kesal saat masuk rumah melihat Sean sedang makan dengan lahap.

"Sean, kamu memang licik. Mobil itu punyaku," Kevin duduk di depan Sean. Sean melanjutkan makan tak peduli.

"Sean, kamu dengar nggak sih?" Kevin naik pitam.

"Biasa aja kali, telinga ku normal kok," balas Sean santai

"Aku nggak mau tahu. Sekarang kamu serahin kunci mobil tadi," kata Kevin.

"Nggak salah? Mobil itu atas nama ku loh. Kok bisa punya kamu, gimana ceritanya?" ledek Sean.

"Aku nggak mau tahu," tukas Kevin tak terima.

"Semua yang jadi hak paten ku, jangan harap kamu bisa pakai!" Sean beranjak meninggalkan meja makan. Kevin menggebrak meja, "Akan ku rebut semua milik mu Sean," ancam Kevin.

"Coba saja!" Sean berhenti di tangga sembari menatap tajam Kevin. Kevin mengepalkan tangannya erat.

.

Saat makan malam suasana hening, yang ada hanya dentingan suara sendok dan piring beradu.

Yola membuka obrolan.

"Sayang, proyek perusahaan yang ada di barat kota biar dipegang sama Kevin gimana?" tanya Yola.

"Hhhmmm gimana ya? Kevin baru beberapa hari di perusahaan? Aku juga belum tahu kinerja dia," kata tuan Abimanyu.

"Papa meragukan ku?" seru Kevin kesal.

"Bukan begitu Nak, di perusahaan yang pegang proyek itu minimal jabatan manager," jelas tuan Abimanyu.

"Gampang aja Pah, kan tinggal menaikkan jabatan aku saja," Kevin mulai berulah.

Tuan Abimanyu tak tahu harus berkata apa.

"Begini aja sayang, kan aku pernah janji sama kamu. Aku akan mendampingi Kevin, kalau ada apa-apa aku yang tanggung jawab deh," sela Yola.

"Hhhmmm... Kalau kamu sudah berkata seperti itu. Proyek aku serahin ke Kevin," bilang tuan Abimanyu.

"Makasih Pah, anggap aja ini hadiah dari papa karena aku gagal dapat mobil sport," kata Kevin menyindir Sean.

Sean diam tak menanggapi. Otak nya sedang mengingat sesuatu. Bukan kah proyek di barat kota ini yang membuat perusahaan rugi besar tiga tahun yang lalu? Sampai Opa masuk rumah sakit karena serangan jantung. Wah, aku harus secepatnya bisa masuk ke perusahaan dan kerja di sana.

"Pah, aku ingin kerja," kata Sean tiba-tiba.

"Kenapa? Iri karena aku dapat proyek besar?" sela Kevin. Sean mengedikkan bahu.

"Ya Pah? Boleh ya? Ntar lagi aku lulus, bingung mau ngapain," kata Sean.

Tuan Abimanyu memikirkan sesuatu. Yola menatap penuh selidik ke arah Sean.

"Santai aja mama tiri, aku orang yang jujur. Tak mungkin aku buat bangkrut perusahaan punya Opa-ku," ucap Sean seakan tahu arah pikiran Yola.

"Betul apa kata Sean," imbuh tuan Abimanyu.

"Gini aja, kamu bantu Kevin untuk mengerjakan proyek di barat kota," seru tuan Abimanyu.

"Hhmm baiklah," Sean setuju.

"Apa itu artinya kak Sean jadi bawahanku di kantor?" sela Kevin merasa senang.

"Kurang lebih seperti itu," jelas Yola.

"Oke, deal," Kevin tak bisa menutupi rasa puasnya.

'Akan aku buat kamu tersiksa jadi bawahan ku,' janji Kevin dalam hati.

"Oh ya kak, nanti di kantor jangan bilang kalau kamu itu cucu tuan Rahardjo. Biar profesional gitu," kata Kevin yang tentu saja ada maksud dibaliknya.

Selama ini Sean jarang muncul di perusahaan sang kakek, karena awalnya tak ingin terlibat terlalu jauh. Sehingga banyak yang tak mengenal Sean sebagai cucu tuan Rahardjo.

.

Sean duduk di meja kosong karena belum ada yang menempati.

"Karyawan baru ya?" sapa cewek di sebelah Sean.

"Hhhmmm," gumam Sean.

"Nama ku Celline, kamu?" gadis itu mengulurkan tangan minta kenalan.

"Sean," jawab singkat Sean.

"Setelah ini kita akan sering interaksi, jadi wajah balok es kamu tuh sebaiknya segera dicairkan deh," Celline terkekeh.

Hanya sudut bibir Sean yang sedikit terangkat.

"Oh ya, ntar jangan kaget kalau ada bos belagu yang tiba-tiba nyuruh kamu ini itu. Kalau bukan cucu nya yang punya perusahaan sudah aku injak-injak dia," kata Celline gemas.

'Oh, ternyata ini di balik ucapan dia di meja makan semalam. Licik,' batin Sean bermonolog.

'Akan aku ladenin sampai titik akhir,' janji Sean dalam benak.

Brukkkk

Tumpukan berkas melayang tepat di depan wajah Sean, untungnya mendarat sempurna di meja.

"Selesaikan proposal-proposal itu!" suruh Kevin.

Sean mendongak dengan wajah dingin.

"Kenapa? Mau menolak? Bilang saja kalau tak bisa," seru Kevin.

"Oke," singkat, padat dan jelas jawaban Sean.

"Proposal harus selesai sore ini, karena dipakai presentasi besok," sekali-kali memanfaatkan kecerdasan Sean apa salahnya, pikir Kevin.

"Sekalian buatin aku kopi, dan antar ke ruangan manager di sebelah sana!" suruh Kevin seolah menegaskan bahwa dia adalah seorang manager.

"Oke," Sean beranjak dari duduk, Kevin tersenyum smirk. Sampai kapan pun, aku tak segan untuk menindas mu Sean. Niat Kevin dalam hati. Kevin balik ke ruang kerja nya.

Celline menyusul Sean yang terlebih dahulu masuk ke pantry.

.

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

Dukungannya guysss.... Like komen vote 💖

1
Tania Luvia
lanjut👍
Tania Luvia
lanjut thor🤭
Lee Mba Young
Anak laki kl gk punya kuasa gk bisa ngapa ngapa in kl bpk nya selingkuh. lihat Sean gk bisa misahin yola dng bpk nya.
atau pling gk nendang bpk nya biar miskin kl miskin yola pasti gk mau kn. 🤣.
Lee Mba Young
Berarti Sean gk punya kuasa 😄. lihat papa nya bawa gundik saja dia gk bisa misahin kok.
pdhl Dr segi umur Sean sdh dewasa.
Tania Luvia
Celline ternyata putri CEO yang tersembunyi🤣
Tania Luvia
gundik gilaaaa
lin sya
klo sean bawa mama nya ke vila nnti ada gundik papanya dong? ketahuan, ribut? walaupun sudah atas nama sean vila itu, dan knp sean gk bikin mamanya tmbah awet muda dgn uang (perawatan wajah dan penampilan baru) biar gundik sm papanya menyesal, smntara gundik papanya juga kevin enak amat slma ini dimnjain sm papanya sean dgn hrta🤭
Tania Luvia
lumayan sepuluh persen, pasti Andrew tertawa lebar🤣
Tania Luvia
good Sean
Tania Luvia
hempas musuh2mu Sean
Tania Luvia
manager bloon🤣
Tania Luvia
good Sean👍
Abisatya
lanjut kk
Tania Luvia
bagus Thor ceritanya
Tania Luvia
semangat thor
Tania Luvia
nyimak dulu Thor 🤭
Abisatya
lanjut kk💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!