NovelToon NovelToon
Terjerat Perjodohan Sang CEO Mafia

Terjerat Perjodohan Sang CEO Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Aliansi Pernikahan / Bad Boy / Action
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Orang_Cuman_Cerita

​"Aku bisa membeli apa pun di dunia ini, termasuk dirimu dan kebebasanmu. Mulai detik ini, kamu adalah milikku."
​Kehidupan tenang Aletta hancur lebur dalam semalam ketika ayahnya menjaminkan dirinya demi melunasi hutang triliunan rupiah. Tanpa bisa menolak, Aletta dipaksa menandatangani kontrak perjodohan dengan Xavier—seorang CEO miliarder berdarah dingin yang memimpin perusahaan raksasa di siang hari, dan menjadi ketua sindikat mafia paling ditakuti di dunia bawah tanah pada malam hari.
​Di dalam mansion mewah yang terasa seperti sangkar emas berlapis berlian, Aletta harus bertahan dari sikap arogan dan posesif sang suami. Xavier awalnya hanya menganggap Aletta sebagai jaminan hutang belaka. Namun, sifat keras kepala dan ketangguhan Aletta perlahan mengusik hati es sang penguasa kegelapan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Orang_Cuman_Cerita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6: Kelemahan yang Nyata

Keheningan yang mencekam menyelimuti kabin mobil Rolls-Royce antipeluru sepanjang perjalanan pulang dari hotel. Setelah ketegangan luar biasa di pesta dunia bawah tanah itu, atmosfer di dalam mobil terasa begitu padat.

​Aletta memalingkan wajahnya ke arah jendela, menatap rintik hujan yang membasahi kaca. Tangannya perlahan naik, menyentuh liontin rubi merah darah yang melingkar di lehernya. Kalung itu terasa dingin, sedingin pria yang saat ini duduk di sebelahnya.

​Di bawah pendar lampu jalan yang temaram, Aletta melirik Xavier dari sudut matanya. Pria itu menyandarkan punggungnya dengan santai, sebelah tangannya mengetuk-ngetuk kemudi dengan ritme pelan, sementara matanya menatap lurus ke depan. Wajahnya begitu tenang, seolah-olah ia tidak baru saja mengancam akan mencabut mata seorang bos mafia Rusia beberapa jam yang lalu.

​Aletta menarik napas panjang, mengumpulkan keberaniannya. "Kenapa kau melakukan itu tadi?" tanyanya, memecah kesunyian.

​Xavier tidak menoleh, namun ketukan jarinya berhenti. "Melakukan apa?"

​"Kau tahu persis apa yang kumaksud, Xavier," sergah Aletta, memutar tubuhnya menghadap sang suami. "Sergei hanya ingin menyapa. Tapi kau nyaris memicu baku tembak di ruangan itu! Kau bisa saja memulai perang antar kartel hanya karena masalah sepele."

​Mobil tiba-tiba melambat saat memasuki gerbang raksasa mansion. Xavier memutar kemudi, memarkirkan mobil tepat di depan pintu utama, lalu mematikan mesin. Barulah setelah itu, ia memutar tubuhnya sepenuhnya menghadap Aletta.

​Mata kelabu Xavier berkilat tajam di kegelapan malam. "Sepele, katamu?" Suara Xavier mengalun rendah, mengirimkan getaran aneh ke dadanya. "Dengar, Aletta. Di duniaku, jika kau membiarkan pria lain menyentuh atau menatap milikmu dengan lapar, itu adalah tanda kelemahan. Sergei tidak sedang menyapamu. Dia sedang mengujiku, mencoba melihat sejauh mana aku akan melindungi apa yang sudah menjadi hak milikku."

​Xavier mendekatkan wajahnya, mengunci tatapan mata Aletta. "Dan aku tidak pernah menunjukkan kelemahan. Siapa pun yang berani menyentuhmu, bahkan seujung kuku pun, artinya mereka menantang kematian."

​Aletta tertegun. Kata 'milikku' yang diucapkan Xavier berulang kali entah mengapa tidak lagi terdengar seperti hinaan di telinganya, melainkan sebuah perlindungan mutlak yang membuatnya merasa aman. Sesuatu di dalam diri Aletta mulai goyah, dan ia membenci perasaan itu.

​Sebelum Aletta sempat membalas, Xavier sudah keluar dari mobil. Pria itu berjalan memutari kap mobil dan membukakan pintu untuk Aletta.

​Aletta mencoba melangkah keluar, namun begitu telapak kakinya menyentuh lantai marmer teras yang dingin, rasa sakit yang luar biasa menjalar dari tumit hingga ke betisnya. Gaun malam dan sepatu hak tinggi setinggi dua belas senti yang dipakainya selama berjam-jam akhirnya memprotes. Aletta memekik pelan dan tubuhnya limbung ke depan.

​Namun, sebelum tubuhnya menyentuh lantai, sepasang lengan kekar menangkap pinggangnya dengan sigap.

​Dalam sekejap mata, Xavier sudah mengangkat tubuh mungil Aletta ke dalam dekorasi bridal carry (gendongan).

​"Xavier! Apa yang kau lakukan?! Turunkan aku!" Aletta panik, wajahnya seketika memerah. Ia memukul dada bidang Xavier, namun pria itu bahkan tidak berkedip. Dada itu sekeras batu selayaknya pemiliknya.

​"Diam, Aletta. Atau kau ingin aku menjatuhkanmu di sini?" ancam Xavier dingin, namun langkah kakinya membawa mereka masuk ke dalam mansion dengan sangat hati-hati.

​Para pengawal dan pelayan yang berjaga di lorong menunduk dalam, tidak berani menatap pemandangan langka di depan mereka: sang iblis berdarah dingin sedang menggendong istrinya dengan penuh kehati-hatian.

​Xavier membawa Aletta menaiki tangga, menyusuri lorong, hingga akhirnya menendang pintu kamar Aletta hingga terbuka. Ia meletakkan tubuh gadis itu dengan perlahan di atas ranjang king-size yang empuk.

​Aletta segera menarik gaunnya ke bawah, mencoba menutupi belahan pahanya yang terekspos. Namun, gerakannya terhenti saat melihat apa yang dilakukan Xavier selanjutnya.

​Pria bertubho kekar itu berlutut di lantai, tepat di depan kaki Aletta.

​Aletta terkesiap, menutup mulutnya tak percaya. Seorang CEO miliarder, seorang pemimpin mafia yang ditakuti seluruh kota, kini berlutut di bawah kakinya?

​Dengan gerakan perlahan, tangan besar Xavier meraih pergelangan kaki Aletta. Jari-jarinya yang hangat membuka tali sepatu hak tinggi milik Aletta satu per satu, lalu menyingkirkan sepatu sialan itu ke lantai. Kulit kaki Aletta yang memerah dan lecet akibat sepatu kini bersentuhan langsung dengan tangan hangat Xavier. Pria itu memijat lembut tumit Aletta yang tegang.

​"X-Xavier... kau tidak perlu melakukan ini," cicit Aletta, suaranya mendadak kehilangan ketegasannya. Sisi lembut Xavier yang tiba-tiba ini jauh lebih menakutkan bagi Aletta daripada sisi kejamnya, karena sisi inilah yang perlahan meruntuhkan dinding pertahanan hatinya.

​Xavier menghentikan pijatannya, namun tangannya tetap memegang pergelangan kaki Aletta. Ia mendongak, menatap Aletta dari posisinya yang masih berlutut.

​"Kau adalah istriku, Aletta. Menjagamu adalah tugasku," ucap Xavier, suaranya melunak, kehilangan nada dingin yang biasa ada.

​Xavier bangkit berdiri, menumpu kedua tangannya di sisi kiri dan kanan tubuh Aletta, menghimpit gadis itu di atas ranjang. Jarak mereka kembali terkikis habis.

​"Kau bilang di ruang makan tadi pagi, bahwa aku tidak akan pernah bisa mengendalikan pikiranmu atau mendapatkan hatimu," bisik Xavier, matanya turun menatap bibir merah ranum Aletta sebelum kembali mengunci matanya. "Tapi malam ini, di pesta itu, saat aku menarikmu ke pelukanku... jantungmu berkhianat, Sayang. Aku bisa merasakannya berpacu sangat liar."

​Aletta menahan napas. Pria ini benar. Jantungnya memang berkhianat.

​Xavier menyeringai tipis, sebuah senyuman penuh kemenangan yang menawan. Ia menundukkan wajahnya, mengecup kening Aletta dengan lembut dan lama, membuat seluruh tubuh Aletta membeku karena sensasi sengatan listrik yang asing.

​"Tidurlah. Besok kita memiliki agenda baru sebagai sepasang suami istri," bisik Xavier tepat di telinga Aletta, sebelum berbalik dan melangkah keluar dari kamar, mengunci pintu seperti biasa.

​Aletta menyentuh keningnya yang masih terasa hangat. Di dalam kamar yang sunyi itu, ia memejamkan mata dengan dada yang bergemuruh hebat. Dinding pertahanan yang ia bangun dengan susah payah, malam ini, mulai retak seiring dengan pesona sang iblis yang perlahan mulai merasukinya.

1
Nurwana
go go go Alleta....
Nurwana
semangat Alleta......
Nurwana
kayaknya makin berat hidupmu alleta....
Nurwana
alleta......
Nurwana
jangan cepat percaya alleta, selidiki dulu tentang kebenarannya. jangan sampai itu surat tipuan dari musuh suamimu.
Nurwana
saya mampir Thor.
Orang_Cuman_Cerita: Ok Semagat Ya 💪
total 1 replies
fatmawati (pipit)
disini aletta blm menguasai dunia IT apa untuk menemukan siapa yg menjadi dalang penjebakan
Orang_Cuman_Cerita
GOKIL💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!