NovelToon NovelToon
ISTRI PENGGANTI SANG GUS COLD

ISTRI PENGGANTI SANG GUS COLD

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Pernikahan rahasia / Poligami
Popularitas:12.9k
Nilai: 5
Nama Author: Jeonndhhh

Dibuang dua puluh tahun ke London, Kalea dipaksa pulang hanya untuk menjadi tumbal wasiat kakaknya. Najwa, sang bidadari pesantren yang sedang menjemput ajal, meminta satu hal yang mustahil: Kalea harus menggantikan posisinya sebagai istri Gus Malik.
Kini, si pemberontak berpakaian seksi itu harus terjepit dalam pernikahan "turun ranjang" bersama pria sedingin es yang hanya mencintai kakaknya. Di bawah atap yang sama dengan Najwa yang kian merapuh, sanggupkah Kalea bertahan menjadi bayang-bayang di atas ranjang pria yang menganggapnya penuh dosa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jeonndhhh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perjanjian di Ambang Duka

Rumah Sakit Islam itu terasa semakin mencekam saat malam kian larut. Aroma obat-obatan yang tajam menusuk hidung Lea, namun ia tak beranjak dari kursi di depan ruang ICU. Di sampingnya, Arkan tertidur lelap dengan kepala bersandar pada tas jinjing milik Lea. Bocah itu terlalu kecil untuk memahami mengapa ayahnya tak berhenti berdoa dan mengapa ibunya tak kunjung bangun.

Lea menatap pantulan dirinya di dinding kaca yang gelap. Penampilannya hancur. Maskara yang luntur membentuk lingkaran hitam di matanya, rambut pirangnya kusam, dan hatinya... hatinya terasa seperti diremas hingga tak berbentuk.

Pesan singkat dari Najwa sebelum ia kembali tak sadarkan diri terus terngiang-ngiang: *"Pulanglah ke pelukan yang halal... Kakak percayakan mereka padamu."*

Di ujung koridor, Gus Malik muncul. Ia baru saja kembali dari musala rumah sakit. Wajahnya pucat pasi, matanya merah karena kurang tidur dan tangis yang ia sembunyikan dari semua orang. Pria itu tetap menjaga jarak, berdiri sekitar tiga meter dari Lea, menundukkan pandangannya ke lantai keramik yang dingin.

"Dia sudah stabil, meski belum sadar sepenuhnya," suara Malik parau, hampir hilang.

Lea berdiri. Ia menghapus sisa air mata dengan kasar. Ada sesuatu yang mengeras di dalam dirinya. Sebuah keputusan yang diambil bukan karena cinta, melainkan karena rasa utang budi yang teramat besar pada kakak yang telah melindunginya selama ini.

"Gue mau bicara," ucap Lea tegas. "Bukan sebagai adik ipar, tapi sebagai orang yang lo minta buat gantiin posisi Kak Najwa."

Gus Malik terdiam. Bahunya yang tegak nampak sedikit merosot. Tanpa menatap Lea, ia mengangguk pelan. "Bicaralah."

"Gue terima," kata Lea singkat.

Malik tidak bereaksi secara fisik, namun tasbih di tangannya berhenti berputar sesaat.

"Gue terima perjodohan gila ini demi Kak Najwa. Gue nggak mau dia pergi dengan perasaan tenang karena mikirin Arkan. Gue bakal nikah sama lo," Lea menjeda sejenak, suaranya bergetar namun penuh tekad. "Tapi, ada syaratnya. Dan syarat ini nggak bisa ditawar."

Malik masih menunduk. "Katakan."

"Pertama," Lea melangkah satu langkah lebih dekat, namun tetap dalam batas jarak yang Malik tetapkan. "Gue mau pernikahan ini dirahasiakan. Di babak awal ini, gue nggak mau ada orang luar yang tahu, bahkan santri-santri lo. Di depan publik, gue tetap adik ipar lo. Gue nggak mau status ini ngerusak sisa hidup gue kalau nanti kita... selesai."

Malik terdiam cukup lama. Rahangnya mengeras. "Pernikahan dalam Islam adalah kabar gembira yang harus disiarkan, Kalea. Namun, jika itu permintaanmu demi kenyamananmu... saya akan mempertimbangkannya sampai waktu yang tepat."

"Bukan dipertimbangkan, tapi dilakukan," potong Lea ketus. "Dan syarat kedua. Ini yang paling penting."

Lea menarik napas panjang. "Jangan pernah ikut campur urusan pribadi gue. Lo nggak punya hak buat ngatur apa yang gue pakai, ke mana gue pergi, atau sama siapa gue bicara. Lo punya hidup lo dengan pesantren dan doa-doa lo, dan gue punya hidup gue. Kita cuma partner buat jaga Arkan dan nurutin kemauan Kak Najwa. Jangan harap gue bakal jadi istri shalihah yang lo dambakan."

Malik akhirnya mendongak sedikit, namun pandangannya tetap tidak tertuju pada mata Lea, melainkan pada dinding di belakangnya. "Kamu akan menjadi istri saya, Kalea. Secara hukum Tuhan dan negara. Bagaimana mungkin saya tidak bertanggung jawab atas arah hidupmu?"

"Tanggung jawab lo cuma sampai memastikan gue ada di rumah ini buat Arkan! Selebihnya? *Stay out of my business*," tegas Lea. "Kalau lo nggak setuju, silakan cari orang lain. Tapi lo tahu, Kak Najwa cuma mau gue."

Malik memejamkan mata. Rasa sakit karena kondisi istrinya yang kritis bercampur dengan beban berat yang baru saja diletakkan Lea di pundaknya. Menikahi wanita yang jauh dari standar moralnya adalah satu hal, namun membiarkan maksiat tetap berjalan di bawah tanggung jawabnya adalah hal lain.

Namun, bayangan Najwa yang terbatuk darah dan memohon padanya untuk menjaga adiknya membuat Malik tak punya pilihan lain.

"Saya setuju," bisik Malik akhirnya. Kalimat itu terasa sangat berat keluar dari bibirnya. "Status kita akan tetap rahasia seperti yang kamu inginkan. Dan saya tidak akan memaksa mencampuri duniamu, selama... selama kamu tidak mencoreng nama baik pesantren di hadapan orang banyak."

"Deal," jawab Lea dingin.

"Satu hal, Kalea," Malik menambahkan, suaranya kembali datar dan kaku. "Jangan pernah berpikir saya melakukan ini karena keinginan pribadi. Saya menikahi tanggung jawab, bukan nafsu. Bagiku, tetap hanya ada satu wanita di hati saya, dan itu adalah kakakmu."

Lea tersenyum hambar, meski hatinya sedikit tercubit. "Bagus kalau gitu. Karena gue juga nggak sudi punya perasaan sama pria sekaku lo."

Di lorong rumah sakit yang sepi itu, sebuah kesepakatan gelap dibuat. Tanpa cinta, tanpa binar bahagia, hanya dua manusia yang terluka yang mencoba saling memanfaatkan demi sebuah janji pada wanita yang sedang berjuang antara hidup dan mati.

Lea menatap pintu ICU dengan perasaan hampa. Ia baru saja menjual kebebasannya, menjual haknya untuk dicintai secara utuh, demi sebuah pengabdian yang ia sendiri tidak tahu kapan akan berakhir. Sementara Malik kembali bersujud, memohon ampunan karena telah menjanjikan sesuatu yang ia tahu akan sangat sulit ia jalani sebagai seorang pemimpin agama.

Malam itu, takdir resmi mengikat mereka dalam sebuah sandiwara yang akan segera dimulai.

1
6690
wait ini Lea sama Najwa kakak beradik kandung ya? mohon maaf ya Thor, bukannya kalau kandung tidak boleh dinikahi secara bersamaan oleh pria yang sama , kecuali salah satunya sudah meninggal, baru boleh menikah. misalnya boleh menikah dengan suami kakak namun ketika si istri/kakak sudah meninggal. CMIIW
Nda
double up thor
Nda
novelmu luar biasa thor
Ci Ka
ditunggu up nya thor💪
Nda
ditunggu double up nya thor
Sri Jumiati
lanjut up thor
Sri Jumiati
umur kalea brp ya? kok msh kuliah .kan di buang 20 th yll
Jeon Ndhh: Dikirim umur 3-5 tahun → 20 tahun di London → balik ke Indonesia umur 23-25 tahun → sekarang kuliah semester akhir. karna pernah tertunda. kuliah di umur berapa pun boleh kuliah umur 50 tahun pun masih bisa kuliah 🙏
total 1 replies
Sri Jumiati
semangat thor
Sri Jumiati
bagus ceritanyq
Waodeumizahara Waodeumizahara
kapan apload nya thor🙏
Waodeumizahara Waodeumizahara
sangat bagus
Waodeumizahara Waodeumizahara
sangat bagus
Waodeumizahara Waodeumizahara
thor lebih banyaknya lagi dong aploadnya🙏
Waodeumizahara Waodeumizahara
plis, up lebih banyak thor🙏
Waodeumizahara Waodeumizahara
sangat menarik/Heart/
Anonim
GUS GUS AGUUUS AGUUUSSS
Titik Sofiah
lanjut Thor
Titik Sofiah
lanjut lanjut Thor
Titik Sofiah
lanjut Thor
Titik Sofiah
plis doubel up Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!