NovelToon NovelToon
My Possessive Husband

My Possessive Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / CEO
Popularitas:33.6k
Nilai: 5
Nama Author: elaretaa

Setelah kepergian Ayahnya, hidup Keysa begitu menyedihkan. Di mana perlakuan Ibu dan Adiknya yang semakin menjadi-jadi, bahkan mereka sampai menjual Keysa ke salah satu klub untuk dilelang.

Saat pelelangan, seorang pria menawar Keysa dengan harga dua miliar dan membuat Keysa menjadi milik pria itu. Keysa pikir hidupnya akan hancur setelah dibeli pria asing itu, namun justru sebaliknya. Keysa diperlakukan dengan penuh kasih sayang dan pria itu tidak membiarkan siapapun menyakiti Keysa, pria itu memanjakan Keysa hingga membuat banyak orang merasa iri dengan hidup Keysa.

Bagaimana kelanjutannya? Siapa pria yang membeli Keysa? Apa alasan pria itu membeli Keysa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elaretaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Yang Pertama?

Setelah memberikan instruksi singkat itu, Lucas langsung melangkah masuk kedalam lift menuju lantai atas. Langkah sepatunya terdengar berirama dan mendaki hingga ke lantai tiga tempat privasinya berada, tanpa berbicara atau menoleh pada Keysa.

​Keysa terpaku di tengah ruang tamu yang megah, ia merasa seperti barang belanjaan yang baru saja diletakkan di sudut rumah. Rasa takut, lelah dan hancur bercampur menjadi satu.

​"Mari, Non... ikut saya," ucap Bi Lita lembut dan mencoba memecah ketakutan Keysa.

Bi Lita mengantar Keysa ke sebuah kamar yang sangat luas di lantai satu. Meskipun disebut kamar tamu, fasilitas di dalamnya jauh lebih mewah daripada seluruh rumah Keysa jika digabungkan. Ada tempat tidur king size dengan sprei sutra, sofa beludru dan kamar mandi dalam yang dilengkapi bathtub.

​"Nona, ini pakaian gantinya. Bibi sudah siapkan air hangat, Nona mandi dulu ya supaya tenang, nanti bibi antarkan sup hangat," ucap Bi Lita dan meletakkan sepotong piyama satin yang lembut di atas tempat tidur.

​Keysa hanya diam membatu dan begitu pintu kamar ditutup pelan oleh Bi Lita, lutut Keysa lemas. Ia merosot jatuh ke lantai, masih memeluk jas hitam milik Lucas yang kini telah menyerap air matanya.

​"Apa yang akan terjadi setelah ini? Apa pria itu akan meminta haknya? Dia sudah membeliku dua miliar, jadi dia nggak mungkin mau rugi kan Atau dia akan menyiksaku seperti yang dilakukan Mami Rosa?" gumam Keysa.

Uap air hangat memenuhi kamar mandi mewah dan menciptakan kabut tipis yang menyelimuti Keysa saat ia menenggelamkan tubuhnya ke dalam bathtub, air yang suam-suam kuku itu seharusnya memberikan ketenangan. Namun bagi Keysa, setiap tetesnya terasa seperti duri yang mengingatkannya pada kotornya kehidupannya setelah ditinggal sang Ayah.

Keysa menggosok lengannya dengan kasar menggunakan sabun beraroma mawar, seolah-olah ia bisa menghapus jejak tangan pria-pria di club dan bau asap rokok yang masih menempel di kulitnya. Namun, rasa perih di hatinya tidak bisa dibilas.

​"Anak haram," gumam Keysa pelan, suaranya bergetar di sela uap air.

​Keysa kembali menangis, fakta tentang dirinya yang bukanlah anak kandung Ibu Siska seperti kaset rusak yang terus berputar di pikirannya.

​Segala potongan teka-teki dalam hidupnya selama ini tiba-tiba tersusun dengan menyakitkan, pantas saja Ibu Siska selalu menatapnya dengan kebencian yang mendalam, pantas saja hanya dirinya yang disuruh bekerja banting tulang sementara Donny dimanjakan.

Selama ini, ia mengira itu adalah bentuk ketidakadilan biasa dalam keluarga, namun ternyata ia hanyalah pengingat hidup akan pengkhianatan Ayahnya terhadap Ibu Siska.

​"Ayah... kenapa Ayah nggak pernah bilang?" rintihnya sambil memeluk lutut di dalam air.

Keysa teringat betapa ia sangat menyayangi Ayahnya, pria itu adalah satu-satunya pelindungnya. Namun kini, kenyataan bahwa ia adalah hasil dari kesalahan di masa lalu Ayahnya membuat rasa sayang itu bercampur dengan rasa bersalah yang hebat.

Keysa merasa keberadaannya adalah sebuah kesialan, dan sekarang setelah satu-satunya orang yang melindunginya tiada, ia dibuang dan dijual seolah ia hanyalah rongsokan yang tidak lagi memiliki nilai guna.

Setelah hampir satu jam berendam, Keysa keluar dengan wajah yang tampak pucat. Ia mengenakan piyama satin pemberian Bi Lita, pakaian itu terasa sangat halus di kulitnya yang biasanya hanya bersentuhan dengan kain kusam dan kasar.

​Ketukan lembut terdengar di pintu, Bi Lita masuk membawa nampan berisi sup ayam hangat dan segelas susu. ​"Nona, silakan dimakan. Tuan Lucas berpesan agar Nona tidak melewatkan makan," ucap Bi Lita dengan senyum tulus yang membuat Keysa sedikit merasa aman.

​"Terima kasih, Bi," jawab Keysa singkat dan ia duduk di pinggir tempat tidur, menatap makanan itu tanpa selera.

​"Nona jangan takut, Tuan Lucas memang terlihat menakutkan, tapi Tuan tidak pernah membawa wanita ke rumah ini sebelumnya... dan Nona adalah yang pertama," ucap Bi Lita sebelum pamit keluar.

"Yang pertama? Pria setampan dan sekaya Lucas pasti bisa punya wanita mana pun yang dia mau, kenapa dia harus membuang dua miliar hanya untuk membeliku di tempat lelang kotor itu?" gumam Keysa bertanya-tanya.

​Malam semakin larut, namun Keysa tidak bisa memejamkan mata. Kamar ini terlalu luas, terlalu sunyi dan terlalu asing. Keysa meringkuk di balik selimut tebal, matanya terpaku pada gagang pintu kayu ek yang kokoh itu. Jantungnya berdegup kencang, setiap kali ia mendengar derap langkah pelayan di koridor atau sekadar suara gesekan ranting pohon yang tertiup angin di luar sana dan membuat tubuhnya seketika menegang.

​Pikiran Keysa berkelana ke arah yang gelap. Di dunia yang ia tinggali selama ini, tidak ada yang gratis, apalagi uang sebesar dua miliar. Baginya, Lucas adalah seorang pembeli dan ia adalah barang yang tentu saja terserah Lucas akan melakukan apa saja pada Keysa.

​"Dia pasti akan datang," gumam Keysa penuh kecemasan, ia membayangkan Lucas akan mendobrak pintu itu dan menuntut imbalan atas uang yang telah dikeluarkannya lalu memperlakukannya layaknya wanita-wanita di club itu.

Keysa sudah menyiapkan mental untuk kemungkinan terburuk, ia akan memohon dan menangis, namun ia tahu ia tidak punya daya untuk melawan pria sekuat Lucas.

​Satu jam berlalu, pintu itu tetap tertutup rapat. Dua jam, masih hening. Keysa mencoba duduk bersandar di kepala ranjang dan memeluk bantal erat-erat untuk menghalau rasa dingin yang bukan berasal dari AC, melainkan dari ketakutannya sendiri. Matanya yang sembab mulai terasa berat, namun ia terus memaksakan diri untuk terjaga. Ia takut jika ia tertidur, ia akan kehilangan kewaspadaan saat pria itu masuk.

Namun, rasa lelah setelah berhari-hari tidak tidur karena mengurus Ayahnya mulai dari sakit sampai meninggal dan kelelahan saat bekerja membuat pertahanan Keysa runtuh, kelopak matanya terasa seberat timah. Dalam posisi duduk bersandar dan memeluk bantal, kesadarannya perlahan memudar dan tenggelam ke dalam kegelapan.

Malam semakin larut, suara gagang pintu yang berputar nyaris tak terdengar saat daun pintu jati itu terbuka perlahan. Sosok tinggi tegap berdiri di ambang pintu, Lucas sudah melepaskan kemeja kerjanya, kini ia hanya mengenakan kaus hitam polos dan celana kain santai. Rambutnya yang biasa tertata rapi kini sedikit berantakan, memberikan kesan maskulin yang lebih lembut namun tetap berbahaya.

​Lucas melangkah masuk tanpa suara, matanya langsung tertuju pada ranjang besar dihadapannya, ia berhenti di sisi tempat tidur dan menatap wanita yang tujuh tahun lalu hanya bisa ia kagumi dari kejauhan.

​"Keysa," gumam Lucas, suaranya sangat rendah dan nyaris hilang ditelan sunyi.

.

.

.

Bersambung.....

1
Felycia R. Fernandez
kayaknya Yasmin bakalan jadi ulat bulu nih
Felycia R. Fernandez
aku paling suka Eclair coklat dengan isian butter krim🤤
jadi pengen 🤣🤣🤣🤣
Felycia R. Fernandez
👍👍👍👍👍
Ariany Sudjana
hahaha Yasmin ketinggalan info, kalau Keysa itu istrinya Lucas 🤣🤣
Ariany Sudjana
Keysa kamu jangan terlalu polos, Yasmin itu pelacur murahan
Ratih Tupperware Denpasar
wah aromanya akan ada pelakor nih
Felycia R. Fernandez
Akhirnya Keysa bisa mengembangkan dirinya...bukan hanya seorang istri yang duduk manis dirumah.semangat Keysa,kamu juga bisa sukses sebagai penjual kue dan roti...
Ariany Sudjana
wah semangat yah Keysa 😄🙏
Felycia R. Fernandez
Ulala...suami bucin akut sih ini namanya...
Masak ya nunggu sampe Berjam jam gak konfirmasi ke asisten Lucas...
Nurminah
hadeh HP kemana zaman now nenek reot aja ada HP nunggu 2 jam hadeh lucu sekelas istri CEO jangan juga dibuat dramatis
Ariany Sudjana
bagus Lucas, kamu bersikap tegas sama karyawan kamu yang tidak menghormati Keysa
Masha 235
nah...bagus jg tu idenya si Keisha..bhsa "halusnya",shock theraphy...pindahin mreka jadi staf OB, Cleaning service, staf gudang atau apapun yg posisinya rendah...biar mreka tau di posisi rendah itu nggak enak...
Ariany Sudjana
masih syukur kalian ga dipecat dan di blacklist, karena kebaikan hati nyonya bos 😄🙏
Naufal Affiq
entar kalau sudah dipecat dari kantor mu tuan lucas,kirim ya kerumah ku,biar kukirim orang itu ke hutan
erviana erastus
telat lu lucas... makax umumkan kalo lu pnya istri,...
Ariany Sudjana
mampus kalian semua, sudahlah Lucas pecat saja semua karyawan yang tidak kompeten begitu dan blacklist saja dari semua perusahaan
Felycia R. Fernandez
pasti ini resepsionis gak percaya kalau kamu istrinya Lucas Keysa...
Masha 235
hadeuuh....langsung TLP kn bisa ...ribet amat ..
Ariany Sudjana
dasar resepsionis ga tahu diri, kamu siap-siap menggali kuburan kamu sendiri 🤣🤣😂😂
Eva Tigan
kok gak dari tadi ngaku istrinya ? Bisa bisa ini resepsionis dipecat gara2 biarkan Nyonya Lukas lama menunggu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!