Seorang wanita dari jaman modern masuk ketubuh Permaisuri yang di jadikan pilar Kekaisaran, Dinny Winata.. umur 25 tahun, Dinny terkejut saat jiwanya di tarik paksa oleh cahaya yang datang ke tubuh nya
"Siapa kau?" tanya Dinny
"Aku jiwa yang dihianati dan di buang ke dalam jurang kebencian" jawab wanita yang persis dengan Dinny
"Apa mau mu? sampai menarik jiwaku yang sedang duduk di balkon" ucap ketus Dinny
"Hahaha... balaskan rasa sakitku, aku serahkan putriku dan putra untuk kau jaga, bukan nya kau di dunia ini hidup sendiri" ucapnya dengan nada penuh kebencian. Dinny menggerutu tidak jelas
"Tidak mau tiba-tiba punya anak, dsini aja aku masih single-single loh" jawab kesal Dinny. wanita yang menatap penuh kebencian langsung menatap penuh kerapuhan
Penasaran dengan cerita ini? yuk mampir kecerita Nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
6
Sedangkan tikus itu pergi mencari apa yang diperintahkan oleh tuannya itu, dan harimau yang melihat temannya itu berjalan ke sana kemari tanpa lelah membuatnya sakit kepala.
"Aku lebih suka baca buku... apa aku boleh beristirahat tuan?" tanya pada Ang Bei. Ang Bei pun menatap tak percaya pada anak harimau itu, Permaisuri Ai Ning pun memiringkan kepalanya saat mendengar pertanyaan konyol piaraan putranya itu.
"Ibu... apa Ibu yakin dia seekor harimau? kenapa aku melihatnya seperti kucing lucu yang mengeluh terlalu lelah ibu" bisik Nuning. Permaisuri Ai Ning pun ikut mengangguk saat mendengar bisikan putrinya itu.
Ang Bei menatap ibu dan adiknya, lihat buat satu pemikiran dengan kedua wanita yang sangat berharga dalam hidupnya itu.
"Apa kau ekor harimau? tapi kenapa kau bisa berjalan dengan dua kaki? Bukannya kau hewan berkaki empat? tapi kenapa kau berjalan seperti manusia?" tanya Ang Bei. harimau itu menatap tuan nya.
"Tentu saja aku ini seekor harimau ilahi, jadi aku bisa berjalan seperti kalian.... Apa kalian belum pernah melihat hewan ilahi sepertiku?" ucap Tiger. harimau kita beri nama Tiger saja ya, Ang Bei dan Nuning pun menggelengkan kepala mereka.
"Kalau kau hewan ilahi kenapa kau mau menjadi hewan kontrak?" tanya Ang Bei. Permaisuri Ai Ning dan Nuning pun ikut mengangguk saat mendengar pertanyaan dari Ang Bei.
"Andai aku bisa menolaknya, tapi aku tidak mungkin menolak kakek buyut ikan koi yang di hormati semua hewan ilahi," ucap Tiger. Ang Bei pun mengangguk.
..
...
"Yang pasti, saat tuan membutuhkanku tubuhku akan mulai membesar seperti sedia kalahnya... jadi lebih baik badanku berubah menjadi kecil karena mengurangi energi beladiri ku" ucap Tiger.
Ang Bei dan Permaisuri Ai Ning pun mengangguk, Nuning hanya menatap penuh selidikan pada hewan nya ini.
"Apa hewan ilahi semua seperti kamu? pemalas dan membantah ucapan tuan nya?" tanya Nuning. Ang Bei pun menatap Tiger dengan rasa penasaran.
"Tidak juga, tergantung kekuatan kita masing-masing kalau ikutan kita masih lemah tidak mungkin juga kita berleha-leha di dunia hewan," ucap Tiger, semua orang tidak tahu.
"Jadi kau kuat begitu?" tanya Permaisuri Ai Ning. Tiger pun mengangguk.
"Tapi kenapa tubuhmu kecil?" tanya Nuning. Tiger menatap tak percaya pada gadis kecil itu.
"Aku kecil karena tuan ku belum terlalu kuat" jawab kesal Tiger. Nuning melipatkan bibirnya dia tahu klo sudah membuat piaraan kakak nya itu ngambek, Permaisuri Ai Ning dan Ang Bei pun ikut menahan tawa mereka.
"Baiklah Tiger, sekarang kau berjaga ya... kami mau istirahat dulu, apa lagi tuan mu masih terluka" ucap Permaisuri Ai Ning dengan nada lembut, Tiger pun mengangguk mengiyakan ucapan tuan dari kakek buyut ikan Koi.
"Tuan.... Mouse membawa harta Karun" Teriak Mouse. Ang Bei yang ingin berbaring pun langsung menatap Mouse, begitu pun Permaisuri Ai Ning dan Nuning
Sedangkan ke empat Kera bergelayutan dengan tuannya, mereka pun antusias saat melihat harta yang di bawa Mouse.
"Kami juga memiliki benda-benda itu" sahut Ju. dan membuat tiga saudara nya pun mengangguk.
Nuning tertawa. ternyata hewan nya itu begitu kaya, Permaisuri Ai Ning tersenyum. hewan anak-anak nya itu luar biasa, Ang Bei pun langsung membuka tas kecil pas di keluarkan matanya terkejut.
Permaisuri Ai Ning. Ang Bei. Nuning. melotot, mereka kira harta yang dibawa oleh Mouse itu sedikit, ternyata pas dikeluarkan oleh Ang Bei pun banyak berlian batu keristal dan bongkahan emas.
"I ibu... ini?" gugup Ang Bei. Permaisuri Ai Ning terkekeh, walau dalam hati dia merasa terkejut, dengan isi tas kecil yang dikeluarkan oleh putranya itu. tapi dia berusaha menutupi keterkejutannya.
"Sudah simpan harta mu, Mouse sengaja memberikan itu pada mu... dia ingin tuan nya memiliki harta pribadi" ucap Permaisuri Ai Ning. Mouse pun mengangguk, dan tak lama dia pun mengeluarkan kotak-kotak yang tadi dia ambil di para menteri.
"Itu harta milik Menteri yang tidak jujur" ucap Mouse. Ang Bei dan Permaisuri Ai Ning melotot.
"Apa kau sudah pergi ke kediaman para menteri?" tanya Ang Bei dengan terkejut. Mouse mengangguk dan menceritakan tentang kejadian tadi.
Flashback Mouse
Saat Mouse di perintahkan oleh tuan nya, dia langsung berubah menjadi kabut dan melayang di udara, dia mendekati kekaisaran Ning. Dia mengendus aroma busuk dari bau penghianat, Mouse memiliki kekuatan. bisa mencium aroma bau pengkhianat
Dia mendatangi satu-satu kediaman para menteri yang tercium bau penghianat. dan dia pun memasuki gudang penyimpanan harta milik para menteri tersebut, dan dia pun mengambil tiap kotak emas yang tersimpan di gudang-gudang itu. tanpa diketahui oleh pemiliknya kalau gudang mereka sudah kehilangan kotak koin koin emas yang mereka ambil dari para rakyat dan menipu kekaisaran.
Mouse juga. mengambil beberapa kotak koin emas milik Kaisar Ning, karena dia mencium bau penghianat lebih besar dari istana yang ditempati oleh kaisar Ning itu.
Back to Ang Bei.
Ang Bei melotot mendengar ucapan Mouse, Permaisuri Ai Ning tertawa bahagia mendengar ucapan hewan kecil Putranya itu. ternyata tidak sia-sia putranya ingin tikus, Permaisuri Ai Ning pun mengeluarkan Anggur dari ruang kehidupan nya.
"Ini hadiah untuk mu, kau hari ini sudah bekerja dengan baik...." ucap bahagia Permaisuri Ai Ning, tidak hanya Mouse ketiga kera putrinya pun di berikan anggur hijau yang begitu manis dan segar. sedangkan Tiger di berikan ikan bakar oleh Ang Bei.
"Ayo kita istirahat dulu... sebelum para prajurit bayangan nenek kalian datang" ucap Permaisuri Ai Ning, dia membawa putra dan putri masuk kedalam tenda itu.
***
"Yang Mulia... sekarang jie jie ku sudah tidak ada, apa yang mulia akan menjadikan aku permaisuri di istana?" ucap nya dengan nada manja. Kaisar Rui Ning pun memeluk wanita yang dia cintai
"Kau tenang saja sayang, saat kita kembali kita harus pura-pura sedih terlebih dahulu. kita bilang kalau kita mengalami insiden yang tidak, dan kereta yang ditumpangi oleh Permaisuri Ai Ning.... dan kedua anakku pun masuk ke dalam, kita harus pura-pura merasakan kehilangan ketika manusia yang tidak berguna itu, kau harus menahannya terlebih dahulu sayang" ucap lembut Kaisar Rui Ning. Yeuer pun mendengus
"Huu... harusnya yang dulu menikah dengan yang mulia itu aku, tapi dengan tidak tahu malunya jie jie bilang kalau yang mulia menyukainya. hati ku begitu sakit saat mendengar itu, aku sudah mencintai Yang Mulia dari kecil tapi yang mulia malah ingin menikahi jie jie ku" ucap nya dengan nada bersedih. Kaisar Rui Ning pun semakin memeluk wanita lemah itu, Kaisar Rui Ning berpikir kekasih itu begitu rapuh.
"Aku tidak pernah menyukai.... Aku menikah dengannya karena permintaan Ibu suri" ucap lembut Kaisar Rui Ning, Yeuer tersenyum dalam hati
"Apa yang kau miliki itu akan segera menjadi milik ku jie jie.... ayah pun sekarang hanya memiliki aku putri satu-satunya" gumam hati Yeuer, dia sebenarnya iri dengan kehidupan Permaisuri Ai Ning. dia begitu dimanja oleh kakak-kakaknya dan kedua orang tuanya, sedangkan dia harus belajar dengan giat. karena ibunya selalu menekan dia agar sempurna maka dari situ tumbuhlah rasa irit dan benci kepada Permaisuri Ai Ning.
"Dasar dua manusia tidak tahu diri...
BERSAMBUNG......
2 kaki = 10 kilo?
siapa yang batuk?? 🤭