NovelToon NovelToon
Rahasia Tersembunyi Sang Figuran

Rahasia Tersembunyi Sang Figuran

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Model / Identitas Tersembunyi / Wanita Karir / Chicklit
Popularitas:16.5k
Nilai: 5
Nama Author: FT.Zira

Calia Averie Katarina, seorang model berbakat yang selalu disebut sebagai figuran.

Pengkhianatan yang ia terima dari sang kekasih membuat Calia terikat dalam sebuah pernikahan bersama pria yang baru saja ia kenal, Ronan Lysander. Pria sederhana berprofesi sebagai kurir yang mendapatkan pengkhinatan yang sama dari tunangannya.

Namun siapa sangka, pria yang selalu melakukan pekerjaan sebagai kurir itu menyimpan rahasia besar.

Ketika Calia menunjukkan kepada publik bahwa ia bisa menjadi model sesungguhnya, Ronan menunjukkan identitas aslinya dan membuat rahasia dibalik pernikahan mereka terungkap. Lalu, bagaimana dengan nasib pernikahan mereka?

Ikuti kisah mereka....!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FT.Zira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. Bersedia

"Kau tidur di sana!" ucap Calia sembari menunjuk sofa yang berada di ruang tamu Apartemennya.

"Terima kasih, Calia. Aku sangat terbantu malam ini. Setidaknya aku tidak tidur di jalanan," sambut Ronan.

Calia menghembuskan napas panjang, memikirkan ulang keputusan yang sudah ia buat dengan membawa orang asing masuk ke dalam Apartemennya. Akan tetapi hatinya menolak untuk mengabaikan pria itu ketika Ronan mengatakan tidak memiliki tempat untuk pulang. Memilih hotel pun bukan keputusan tepat menurutnya yang mana staf hotel tentu akan mengenali siapa dirinya.

"Aku akan mencari sewaan lain besok," ucap Ronan lagi.

"Apakah kau benar-benar menghabiskan seluruh uangmu untuk Retha? Sungguh sulit dipercaya," sahut Calia.

"Aku menjadi orang bodoh dan sekarang aku menyesalinya," jawab Ronan.

Calia kembali diam, mengamati sosok Ronan yang kini berdiri di depannya dengan tetap membawa kotak kaca berisi ratusan origami bintang di tangannya.

"Jika kamu ingin makan sesuatu, kamu bisa mengambilnya sendiri di kabinet dapur. Ada beberapa minuman kaleng juga di lemari pendingin yang bisa kamu nikmati, aku ingin tidur," ucap Calia.

"Calia..."

Suara lembut Ronan yang memanggil Calia disertai meraih tangan wanita itu membuat langkah Calia saat melewati Ronan terhenti dan berbalik menghadap Ronan.

"Jika kamu membutuhkan teman untuk bicara, aku bersedia menjadi pendengar untukmu," ucap Ronan.

Calia tersenyum, jelas itu terlihat sebuah lengkungan patah dalam penglihatan Ronan.

"Aku baik-baik saja, aku hanya ingin tidur lebih cepat," jawab Calia.

"Pria di pesta tadi, dia direktur dari agensi tempatmu bekerja bukan? Apakah kamu akan tetap berada di sana?" tanya Ronan hati-hati.

"Malam ini adalah malam terakhir aku menjadi bagian dari Silvester Group, aku akan menyerahkan surat pengunduran diriku besok," jawab Calia.

"Aku memang tidak tahu banyak tentang pekerjaanmu sebagai model, tapi aku pernah mendengar seorang model atau penyanyi akan mendapatkan pinalti jika mengundurkan diri sebelum kontrak berakhir, apakah itu benar?" tanya Ronan.

"Itu benar, dan itu akan menjadi urusanku, kamu tidak perlu memikirkannya." jawab Calia seraya menepis tangan Ronan darinya.

"Selamat malam, Ronan,"

Ronan bernapas sejenak, menatap punggung Calia sampai wanita itu menutupi pintu kamar serta menguncinya. Satu tangannya segera mengeluarkan ponsel seraya meletakkan kotak yang ia bawa di meja untuk menghubungi seseorang yang sangat ia percaya.

.

.

.

Aroma masakan yang menguar di udara membuat pintu kamar Calia terbuka pada pagi harinya, menjulurkan kepala dengan handuk di kepala menutupi rambut yang masih setengah basah sembari mengendus aroma yang tidak biasa.

Calia melangkah keluar, memastikan indra penciumannya memang menangkap aroma sedap masakan, salah satu hal yang sangat jarang ia lakukan.

"Selamat pagi,"

Calia tertegun, melihat Ronan menyapa dengan senyum mengembang sembari menumis sesuatu. Kemeja putih berlapis apron itu bahkan terlihat berbeda hanya karena Ronan yang mengenakannya.

"Apa yang kamu lakukan?" tanya Calia.

"Aku hanya ingin melakukan sesuatu sebagai ucapan terima kasih. Kuharap kamu tidak keberatan jika aku membuatkanmu sesuatu untuk sarapan," jawab Ronan.

"Kamu bisa menyelesaikan rutinitasmu lebih dulu, ini akan selesai sebentar lagi," Ronan berkata lagi.

Calia mengangguk, berbalik dan kembali ke kamarnya. Alih-alih mempersiapkan diri untuk sarapan, wanita itu justru meraih ponselnya, membaca sekali lagi berita tentang dirinya yang sudah tersebar di media sosial.

[[ "Calia Katarina dicampakkan kekasihnya dan memilih pergi bersama mantan tunangan temannya sendiri,"

"Hubungan Calia Katarina bersama direktur dari Silvester Group berakhir di malam pesta ulang tahun Retha Agatha,"

"Mantan tunangan dari Retha Agatha ternyata seorang kurir, dan dia menjalin hubungan asmara bersama Calia Katarina,"

"Calia Katarina membawa seorang pria ke Apartemennya sendiri, hubungan apa yang mereka miliki?"

"Seorang kurir bisa menjalin hubungan manis bersama model Calia Katarina,"

"Model Calia Katarina ternyata menjalin hubungan asmara bersama seorang kurir," ]]

Semua berita tersebar begitu cepat hanya dalam waktu satu kali dua puluh empat jam. Dengan menyertakan begitu banyak foto dirinya besama Ronan yang berjalan di belakangnya tanpa adanya adegan manis. Serbuan berbagai macam komentar pun mulai membanjiri setiap artikel yang ada.

Calia meletakkan telapak tangan pada wajahnya disertai hembusan napas pelan. Max yang terus-terusan menghubungi dirinya tadi malam menjadi beban tersendiri yang tidak bisa ia abaikan. Tak bisa ia pungkiri, cinta itu masih ada di dalam hatinya.

"Calia..."

Suara panggilan Ronan disertai ketukan pintu membuat Calia tersentak.

"Apakah terjadi sesuatu?"

"Tidak, tunggu sebentar," Calia menjawab.

Calia segera menyelesaikan rutinitas paginya, melangkah keluar kamar untuk menikmati sarapan bersama seseorang untuk pertama kali.

Mereka menikmati sarapan dalam diam, memikirkan hal berbeda dalam benak masing-masing.

Penawaran yang diberikan Ronan sudah ia pikirkan sepanjang malam, serta bagaimana cara cepat untuk membungkam media sekaligus membalik keadaan.

"Aku ingin mengatakan sesuatu,"

"Aku ingin mengatakan sesuatu,"

Baik Ronan maupun Calia saling mengunci pandangan setelah mengucapkan satu kalimat yang sama.

"Kamu bisa bicara lebih dulu," ucap Ronan.

Calia menarik napas dalam-dalam, lalu menghembuskannya perlahan.

"Aku setuju untuk menikah denganmu,"

...>>>>><<<<<...

.

.

Max menatap jam yang melingkar di pergelangan tangannya secara berulang, menghembuskan napas kasar saat menatap pintu ruangannya yang tak kunjung dibuka.

"Bisakah kita bertemu?"

"Tidak!" suara tegas Calia terdengar jelas melalui ponsel yang Max tempelkan di telinga dan berakhir dengan panggilan putus secara sepihak.

Max kembali menghubungi Calia saat ia berada di dalam kamar, tak peduli jam berapa saat itu hingga puluhan panggilan ia lakukan hanya untuk meminta bertemu.

Semua panggilannya berakhir sia-sia. Akan tetapi, pagi ini pesan yang ia terima dari Calia membuat dirinya yakin Calia masih mencintainya.

"Aku akan menemuimu siang ini di ruanganmu,"

Max membaca kembali pesan yang ia terima, melirik pada jam yang tertera sampai suara ketukan pintu terdengar.

"Masuk!"

Max segera berdiri, melangkah mendekat pada wanita yang baru saja masuk ke dalam ruangannya dan menarik wanita itu ke dalam pelukan setelah wanita itu menutup pintu.

"Lepas!" Calia mendorong tubuh Max menjauh.

Dorongan Calia hanya membuat Max menegakkan tubuhnya, menatap lembut wanita yang kini berdiri di depannya hingga menumbuhkan tanda tanya besar dalam benak Calia.

Bagaimana tidak? Max memberikan tatapan hangat yang telah menghilang sejak lama, tersenyum lembut dan penuh cinta.

"Aku_" Max menunduk dalam-dalam, meraih kedua tangan Calia.

"Pertama, aku ingin minta maaf padamu. Aku tahu apa yang sudah aku lakukan menyakiti hatimu, tapi bukan itu niatku,"

"Aku terjebak dalam keadaan sulit, Calia. Ayahku yang terus menekanku mengurus perusahaan ini, dan dia yang terus menggodaku. Percayalah padaku, sayang. Aku tidak memiliki perasaan apapun padanya,"

"Malam pesta itu,,, aku terpaksa melakukannya,"

"Dan kamu ingin aku percaya?" sahut Calia.

Wajah Max terangkat, mendengar intonasi dingin dalam suara Calia.

"Hubungan kita selesai, Max. Termasuk hubungan kerjaku dengan Silvester Group. Aku datang untuk mengundurkan diri," ucap Calia.

"Tidak bisa!" sergah Max.

Genggaman tangan Max pada pergelangan tangan Calia berubah menjadi cengkraman kuat, cukup untuk membuat wanita itu meringis.

. . . .

. . ..

To be continued...

1
F.T Zira
doyan sampe ketagihan /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Dewi Payang
Tanpa kau sadari, pria itu sdh jadi ayank mbeb🤭
F.T Zira: sepertinya gak lama lagi bakal gitu kak🤭🤭
Dewi Payang: Calia bakal ter Ronan-Ronan ntar🤭
total 3 replies
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
waaah udah ganti judul ya thor
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah): saran dari editor kah thor? maksudnya gagal penilaian bab terbaik?
F.T Zira: terpaksa ganti judul lebih tepatnya😣
total 3 replies
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
tenang kan ada Ronan yg bskal jd investor rahasia
F.T Zira: hu um.. tinggal nunggu kapan itu akan terungkap/Proud//Proud/
total 1 replies
👑Queen of tears👑
dan dia adalah Ronan /Sweat//Proud//Facepalm/
F.T Zira: /Shhh//Shhh/ jangan keras". calia belum tauu
total 1 replies
👑Queen of tears👑
klw ditutup kasianlah max dan retha 🤭
F.T Zira: mereka sudah terbiasa.. di sebelah aja sampe mangkrak/Drowsy//Drowsy/
total 1 replies
👑Queen of tears👑
sudah diterima bahkan sebelum kalian menikah /Sweat//Sweat//Sweat/
F.T Zira: jangan dikasih tau duluuu/Curse//Curse/
total 1 replies
👑Queen of tears👑
hadehh yang ada kau akan membuka identitas kesultinan dia terlalu cepat 🤣🤣🤣
👑Queen of tears👑
astaga 😭🤣🤣🤣🤣
pen kasihan tapi ngakak liat Retha /Facepalm//Facepalm/
F.T Zira: efek reta gagal lahiran kah ini/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
👑Queen of tears👑
wehhh orang dari keluarga aslinya /CoolGuy//CoolGuy/
👑Queen of tears👑
hasut terus hasuttt/Facepalm//Facepalm/
👑Queen of tears👑
mode mengsedih /CoolGuy//CoolGuy/
👑Queen of tears👑
sangat /Facepalm//Facepalm/
👑Queen of tears👑
aaaaaa/Curse//Curse//Curse//Curse//Curse//Curse/
huft😮‍💨😮‍💨
👑Queen of tears👑
astaga jawabannya /Joyful//Joyful//Facepalm/
👑Queen of tears👑
sang pengkhianat /CoolGuy//CoolGuy/
👑Queen of tears👑
hmm berpikir keras lah max/CoolGuy//Facepalm/
👑Queen of tears👑
sabar max sabar 🤭🤣
👑Queen of tears👑
aku menduga malah lain /CoolGuy/
👑Queen of tears👑
nanti takutnya ngedrop /CoolGuy/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!