NovelToon NovelToon
Hanya Aku Yang Mencinta

Hanya Aku Yang Mencinta

Status: tamat
Genre:Obsesi / Pernikahan Kilat / Nikahmuda / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:905.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: CovieVy

Blurb:

Humaira ( Ala‐19 tahun) Gadis yang dijodohkan oleh sang ayah dengan putra sahabatnya.

Demi memenuhi permintaan terakhir sang ayah, akhirnya ia menerima perjodohan tersebut dengan ikhlas.

Ternyata, ketika dipertemukan dengan Ustadz Syauqi (Uqi—25 tahun) Ala langsung jatuh cinta dengan begitu saja.

Namun, berbeda dengan Uqi, ia telah memiliki pilihan lain. Namun, terpaksa menerima perjodohan, demi memenuhi permintaan terakhir sahabat ayahnya.

Saat telah resmi menjadi suami istri, jangankan mencintai Ala, memandang wajah Ala pun ia tak sudi.

Bagaimana kelanjutan rumah tangga paksa itu? Apakah Uqi akan mencintai Ala?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

"Malam pertama? Ya biasa, tidur seperti malam-malam lainnya." Ala menjawab dengan enteng dan kembali fokus pada buku yang ia baca.

Wawa menarik kedua pundak sahabatnya itu dengan paksa. "Serius kamu, La? Kalian nggak lakuin hal seperti film-film pemersatu bangsa itu?" Tanpa sadar, Wawa sedikit histeris dan greget kepada Ala.

Mendengar suara yang cukup berisik itu, membuat pengunjung ruang baca lainnya merasa terganggu, membuat mereka mendapat sorotan tajam.

"Ekhem ...." Pengurus ruang baca pun telah memberi peringatan pertama.

Ala menangkupkan kedua tangan di depan dada, menundukan kepala ke kiri, kanan, depan, dan belakang meminta maaf dalam bentuk isyarat karena telah membuat kegaduhan. Ala menatap Wawa dengan tajam.

"Kamu tahu, orang-orang yang ada di ruangan ini alergi terhadap kebisingan?" bisik Ala.

"Maaf ... Maaf ...." Wawa menarik kertas pada notes yang ia bawa. Pada secarik kertas itu, ia mulai menulis sesuatu, tetapi Ala tidak memedulikan tingkah sahabatnya ini.

W: 'Apa kamu menyukai dia?'

A: 'Entah lah.'

W: 'Aku lihat, dia sangat tampan. Seperti yang sudah-sudah, dia lebih tampan dibanding Uda Rafatar.'

A: 'Lho? Kenapa Uda Rafatar? Jangan sebut-sebut nama pria lain dalam pernikahan kami. Aku tidak ingin, itu menjadi sebuah f1tnah yang menyebar luas. Itu pasti sangat memusingkan! Sedangkan pernikahan mendadak ini saja sudah membuat kepalaku cukup pusing!'

Wawa yang membacanya terlihat menghela napas panjang. Ia menepuk pundak Ala pelan. "Sabar ... Sabar ... Semua ini pasti ada hikmahnya. Kata orang, menikah itu bagai ladang pahala. Sentuh suami dikit, dapat pahala, cium suami dikit dapat pahala lagi, apalagi itu bikin anak." Wawa terkekeh dalam setengah bisikannya.

Ia tak menyadari wajah teman yang ada di sampingnya mendadak merah padam mendengar ucapannya barusan. Ala menepuk-nepuk pipinya yang terasa panas tiba-tiba.

"Kamu ini ngomong apa sih? Kita ini baru masuk semester dua dalam perkuliahan. Aku sama sekali belum memikirkan untuk memiliki anak. Pernikahan ini saja tak terpikirkan olehku. Aku ingin menjadi orang sukses dulu. Aku ingin menggapai cita-cita dalam pembangunan negeri ini. Aku ingin membuat gedung pesantren Abi menjadi lebih indah dan kokoh. Pokoknya aku masih memiliki cita-cita lain, di luar anak!" Tanpa disadarinya, suara Ala terus meninggi membuat semua orang yang ada di ruang tersebut kembali merasa terganggu.

"Ekhem ... Kalau kalian terus saja berbicara tentang proses pembuatan anak, lebih baik kalian keluar saja! Sekalian konsultasi dengan bidan atau siapa pun itu! Di sini adalah Ruang Baca Jurusan Teknik Sipil! Bukan area ilmu tentang perkembangbiakan!"

Ala dan Wawa menunduokan kepala mendengar cecaran tersebut. Mereka berdua saling sikut dan menyalahkan satu sama lain.

*

*

*

Usai dimarahi penjaga ruang baca tadi, akhirnya Ala dan Wawa berpindah pada taman kampung di bawah gazebo yang ada di halaman kampus.

"Wa, sebenernya menurut kamu aku ini gimana sih? Kamu jujur aja jawabnya! Jangan alihkan pada yang lain!" tanya Ala gamblang terhadap sahabatnya ini.

Wawa mengusap jemarinya pada dagu menilik gadis berhijab yang sebenarnya sedikit pemalu itu. "Cantik kok, seperti yang aku katakan. Kamu itu terlalu kaku!"

"Lalu, aku harus gimana?" tanya Ala lagi.

"Itu kembali pada kamunya! Apa kamu suka sama dia atau tidak?"

Ala teringat masa pertama jumpa dengan pria yang akan menikah dengannya itu. Secara tak sadar, bibirnya terukir senyum tipis.

"Biar aku saja yang menebak. Sebenarnya kamu suka dia kan? Hanya saja kamu malu untuk mengatakannya. Kalau kamu tidak suka, tak mungkin dong kamu menerimanya begitu saja?"

1
Nini Tuti
katanya anak ustadz, tp koq berbakti kepada orang tua....
marta💎
ini beneran tamat y?
beneran gk ad kelanjutannya?
gantung bgt thor... ayo dong up lg.
Cici Syafikin
sukurinnnnn...
Cici Syafikin
aku benci sama uqi yang sudah melakukan malam pertama benci benci benci
Merlinda Ani Inda
baguslah kalau Ama sudah sadar
Sri Tati
Luar biasa
Putri Chaniago
Aulia apa Alya istrinya Rizky sepupu Rafatar adiknya Ala sih?
kalo y jgn deh satukan dg Syauqi
SicantikKinyisKinyis
Semangat Kak, jangan lupa mampir juga di karya aku yang berjudul Takdir Cinta Twins D
Susi Yanti
hanya sebagian daerah kecil Minang kabau yg perempuan melamar...sebagian besarnya sama laki2lah yg melamar perempuan..maaf ya saya orang Padang
ummu rekyhan
👍
ummu rekyhan
yaah begitulah...
ummu rekyhan
laah, yang bingung yang baca...
gimana itu...????
ummu rekyhan
gimana ini hukumnya, kok ....????
paham agama kan????
susi lawati
mulai nyesel nihhh pak ustadz
susi lawati
seru...
susi lawati
mampir Thor..
Anha Ruheni
jgn sampai Syifa meninggal yah otor
Erni Kusumawati
Thor please jg siksa Syifa dg penderitaan seperti ini.. saya sbg seorang ibu tdk tahan melihatnya kak.. biarkan karma itu hanya berjalan utk ibunya tp tdk utk anaknya...
Anaknya Syifa tdk tahu apa2 kak😭😭😭 kalo pun boleh memilih tentu Syifa tdk akan memelih utk dilahirkan dr rahim wanita itu😭😭😭
Kasih Bonda
next Thor semangat.
Kasih Bonda
next Thor semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!