NovelToon NovelToon
IDOL IN MY HEART

IDOL IN MY HEART

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:49.1k
Nilai: 5
Nama Author: Kartika Sari

Steven adalah bintang ftv yang tidak cukup populer dan karirnya boleh dikatakan biasa-biasa saja. Namun, suatu ketika sebuah rumor negatif berembus menerpa Steven dan menyebabkan popularitasnya merosot drastis. Beberapa kontrak ftv terpaksa dibatalkan dan membuat cowok itu jatuh sakit. Dan Aya, manager Steven, tetap setia mendampingi cowok itu melewati masa-masa sulit.

Sebenarnya siapa yang memosting rumor negatif yang membuat karir Steven hancur? Akankah cinta bersemi di hati Steven untuk Aya yang selama ini tak pernah letih berada di sampingnya meski ia kerap berlaku tidak adil pada gadis itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kartika Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

enam

Aya sering berpikir tentang banyak hal ketika ia sedang sendiri atau saat tak ada yang dikerjakannya. Terkadang ia berandai-andai jika ibunya masih ada di dunia ini dan tak mengidap penyakit apapun, mungkin hidup Aya berbeda dari yang dijalaninya sekarang. Tapi, pengandaian tak lebih dari sebuah khayalan tanpa batas dan kemustahilan belaka. Kematian adalah takdir yang telah ditetapkan oleh-Nya.

Namun, untuk saat ini Aya tidak berpikir tentang ibu atau ayahnya. Gadis itu sedang memperhatikan tingkah polah Steven di depan sana yang tengah sibuk beradu akting dengan lawan mainnya. Jika Aya meneliti ke belakang, selama setahun ia 'mengabdikan diri' pada Steven, gadis itu sama sekali belum pernah melihat artisnya punya kekasih, minimal gebetan atau seseorang yang dekat dengan Steven. Padahal ia tampan, kaya, memiliki fisik yang memenuhi kriteria untuk dijadikan pendamping hidup, dan Steven adalah artis yang terkenal meski Aya selalu merasa sebaliknya. Di mata Aya, Steven tidak sepopuler itu meski ia memiliki segalanya. Baginya Steven hanyalah seseorang yang selalu merasa bangga dengan apa yang ada pada dirinya sendiri, merasa terkenal, dan selalu bersikap seenaknya sendiri. Yeah, faktanya itulah yang dirasakan Aya.

Tapi, kenapa Steven yang merupakan idola para gadis dan ibu-ibu rumah tangga itu belum memiliki kekasih? Apakah ia memiliki kelainan? Penyuka sesama jenis?

Tidak!

"Mbak Aya!"

Aya nyaris melompat dari tempat duduknya ketika tiba-tiba Pak Jo datang dan mengguncang bahu gadis itu.

"Pak Jo!" Aya merasakan jantungnya berdegup begitu kencang akibat teguran Pak Jo yang membuatnya kaget setengah mati. Gadis itu melenguh, melampiaskan kekesalannya.

"Maaf, Mbak Aya. Tadi saya panggil-panggil Mbak Aya diam saja," ucap Pak Jo mengutarakan penyesalannya. Laki-laki berusia 40 tahun itu terlihat salah tingkah melihat ekspresi wajah Aya.

Aya mendeham, berusaha menetralkan kembali suasana hatinya yang sempat memburuk selama beberapa saat. Sebenarnya Pak Jo tidak bersalah, Aya saja yang terlalu mendalami lamunannya tentang Steven. Mungkin juga Steven juga terlibat dalam masalah ini karena belum memiliki kekasih sampai sekarang.

"Apa Pak Jo sudah selesai belanja?" tanya Aya kemudian.

"Iya, ini kartu kreditnya," ucap Pak Jo seraya mengulurkan kartu kredit milik Steven ke tangan Aya. "Belanjaannya sudah saya taruh di mobil."

"Terima kasih, Pak."

"Kalau begitu saya kembali ke mobil dulu, Mbak," pamit Pak Jo setelah menyelesaikan urusannya.

"Iya, Pak."

Gara-gara kopi dan mi instan, Aya sudah membuat Steven tidak percaya lagi kepadanya dan menyerahkan urusan berbelanja ke tangan Pak Jo. Padahal Aya butuh pemandangan yang menyenangkan selain melihat wajah Steven, sutradara, dan para kru film. Aya perlu mencuci matanya dengan melihat jajaran barang-barang diskon yang dipajang di rak supermarket. Ia juga ingin melihat sosok manusia yang lebih beragam lagi, menikmati waktu santai sembari memilih-milih barang yang akan dibeli, dan untuk sejenak ia bisa berpura-pura menjadi orang kaya yang sedang mendorong troli belanja. Mungkin ia harus bisa memenangkan kepercayaan Steven lagi agar bisa mewujudkan sebagian kecil dari cita-citanya itu.

"Boleh duduk di sini?"

Aya menoleh dengan sigap ke samping ketika suara lembut itu menyapa gendang telinganya. Eva, gadis cantik berhidung mancung dan memiliki mata indah yang beberapa menit lalu baru saja bertengkar dengan Steven dalam drama baru mereka, terlihat mengembangkan senyum hangat sebelum menjatuhkan pantatnya di dekat Aya.

"Iya, silakan," sahut Aya cepat. Kursi panjang itu bukan miliknya seorang, jadi siapapun boleh berbagi tempat duduk di sana.

"Thanks." Sebelum meneguk isi botol minuman yang berada dalam genggamannya, Eva mengucapkan terima kasih. "Kamu managernya Steven, kan?" tanya Eva sejurus kemudian.

Aya mengangguk enggan. Rasanya semua orang yang berkecimpung di dunia ftv tahu kalau ia adalah 'pengabdi' Steven. Ah iya, Eva adalah aktris pendatang baru yang belum mengenal Aya.

"Kak Steven baik, ya."

Apa?!

Aya terperanjat bukan kepalang mendengar pujian yang mengalir dengan tiba-tiba dari bibir Eva. Gadis itu melirik sebal ke samping dan menemukan seulas senyum tergambar jelas di bibir merah muda milik Eva.

Ini adalah pertama kalinya seorang gadis memuji Steven di depan Aya padahal mereka baru saja kenal. Yup, Eva adalah lawan main Steven di drama terbarunya dan umur perkenalan mereka belum genap sehari. Bagaimana mungkin Eva langsung memuji Steven? Cowok itu pasti akan besar kepala jika mendengar ini.

"Bagaimana kamu tahu kalau dia baik?" pancing Aya. Ia mengendus ada modus tersembunyi di balik pujian Eva.

"Ya... Kak Steven tadi mengajari aku berakting yang baik," urai Eva setengah tergagap. Gadis yang menguarkan aroma wangi lembut dari tubuhnya itu terlihat bingung memadumadankan kata untuk menggambarkan kebaikan hati yang justru disangsikan oleh Aya.

"Rasa-rasanya dia melakukan hal itu pada semua aktris pendatang baru, deh," gumam Aya sembari menerawang ke depan. Ia bukan sengaja ingin mematahkan perasaan Eva jika gadis itu benar-benar jatuh cinta pada Steven. Aya hanya ingin Eva tidak terkecoh dengan sikap manis Steven.

"Benarkah?" Rasa kagum yang tadi sempat membuncah di mata Eva seketika berubah jadi keraguan yang penuh dengan tanda tanya.

"Eva!"

"Ah, aku pergi dulu, ya," pamit Eva tergesa. Gadis itu segera mengangkat tubuhnya dari atas kursi ketika salah seorang kru film memanggil namanya.

Aya hanya melenguh pelan melihat punggung Eva yang bergerak mendekat ke lokasi syuting lalu gadis itu berinisiatif menyibukkan diri dengan ponselnya.

***

1
Yani Cuhayanih
Thor aku pamit ceritanya dah end.....
Yani Cuhayanih
Aku doa in Steven jd bucin sama Aya
Yani Cuhayanih
Othor aku kepoin ya.....
Ms Black
jujur aku suka novel kaya gini. engga terlalu banyak konflik. mirip kehidupan nyata. karna konflik sebenarnya akan selesai oleh waktu
nazla azura
g ada romantis. .. romantis nya ya thour
Shin Ryuna: Hai kak mampir kuy ke cs ku "Strong Girl" cast nya Lisa and Cai xukun dijamin seru deh 👍😉
total 1 replies
zora
bagus ceritanya....ky cerita ftv...
12345
bagus ceritanya🤪 good job buat author
Natasya ibrani
bagus ceritanya author.. jangan lupa mampir di karyaku juga ya "warna cinta natasya"..tq
👑~𝙉𝙖𝙣𝙖𝗭𝖊𝖊~💣
hai aku mampir salam hangat dari Rahasia Hati
Reyhana Farera
ceritax bagus,ga terlalu panjang & ga berbelit
semangat thor
Putri
seru...ceritax ga berbelit"
Tidak aktif: Hallo kakak aku numpang promosi yha

mampir ayo dikarya aku judulnya

"KATA HATI YANG TERPENDAM"

seorang gadis bernama Aulia Putri. akrab dipanggil Lia. Terlahir dari keluarga sederhana dan bercekupan. pahitnya kehidupan yang dia cecap seumur hidup apakah ada kebahagiaan yang akan menghampirinya


Mohon saran like vote nya yha 😘😘
total 1 replies
Mahasana (IG: @anaalien10)
Bagus ceritanya😁

Ohiya.. aku udh like, like back juga ceritaku: Inhibitorion yaap🙂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!