Tiga tahun lalu, Ye Chen, pewaris tunggal klan misterius terkuat di Yanjing sekaligus penguasa Kuil Naga Langit (Tianlong Dian)—organisasi militer, finansial, dan medis paling ditakuti di dunia—diserang oleh pengkhianat internal hingga mengalami luka dalam yang melumpuhkan meridiannya. Dalam kondisi sekarat dan hilang ingatan sementara di pinggiran Kota Jiangcheng, ia diselamatkan oleh seorang gadis berhati lembut bernama Su Qingxue.
Demi membalas budi sekaligus memulihkan kekuatannya secara diam-diam sesuai petunjuk mendiang kakeknya, Ye Chen bersedia masuk ke Keluarga Su (keluarga kelas tiga di Jiangcheng) sebagai menantu numpang hidup. Selama tiga tahun pernikahan di atas kertas, Ye Chen menyembunyikan taringnya: ia memasak, mencuci pakaian, dan menerima segala hinaan dari ibu mertua yang matre, ipar yang sombong, serta kerabat Keluarga Su yang memandangnya tak lebih dari sampah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 5: Kedatangan Ratu Bisnis Jiangcheng!
Suasana di dalam aula yang tadinya riuh oleh tawa ejekan mendadak tercekik dalam keheningan.
Dari balik barisan pengawal berjas hitam itu, terdengar suara ketukan sepatu hak tinggi yang berirama tegas dan dingin di atas lantai marmer.
Tak. Tak. Tak.
Seorang wanita muda berusia sekitar dua puluh lima tahun melangkah masuk. Ia mengenakan setelan jas bisnis berwarna hitam elegan dengan potongan leher rendah yang memperlihatkan kalung berlian biru yang berkilau dingin. Wajahnya sangat cantik dengan riasan tipis yang tajam, namun aura dingin dan wibawa penguasa yang terpancar dari setiap langkahnya membuat seluruh tamu di ruangan itu merasa kesulitan bernapas!
Di belakang wanita itu, sekretaris pribadi dan tiga orang direktur eksekutif berjalan menunduk sambil membawa map dokumen.
"I-itu... bukankah itu Presiden Grup Shengshi, Nona Qin Wan'er?!"
Salah seorang pengusaha di meja depan berteriak tertahan dengan suara gemetar, hingga gelas anggur di tangannya jatuh pecah ke lantai!
Grup Shengshi! Qin Wan'er!
Begitu nama itu disebut, seluruh aula perjamuan seakan disambar petir di siang bolong!
Siapa yang tidak mengenal Qin Wan'er di Kota Jiangcheng saat ini? Sebulan lalu, konsorsium misterius dari luar provinsi mengakuisisi perusahaan terbesar di Jiangcheng dan mengubah namanya menjadi Grup Shengshi, lalu menunjuk Qin Wan'er sebagai Presiden Eksekutif dengan dana tunai sepuluh miliar yuan untuk membangun Kota Baru Jiangnan!
Bahkan walikota Jiangcheng harus menyambut wanita ini dengan senyuman ramah, apalagi keluarga-keluarga bisnis lokal!
Wajah Zhao Tianhao yang tadinya penuh keangkuhan seketika berubah pucat, lalu berganti menjadi senyum menjilat yang paling manis. Ia langsung merapikan jas putihnya dan berlari kecil mendahului Nyonya Besar Su untuk menyambut Qin Wan'er.
"Presiden Qin! Sungguh kejutan yang luar biasa!" sapa Zhao Tianhao sambil membungkuk hormat dengan wajah berbinar. "Apakah Ayah saya yang mengabarkan kepada Anda bahwa saya sedang berada di Hotel Grand Royal hari ini? Terima kasih banyak karena Presiden Qin sudah sudi datang ke acara ulang tahun calon keluarga besan saya demi memberikan wajah kepada Keluarga Zhao kami!"
Mendengar kata-kata Zhao Tianhao, seluruh kerabat Keluarga Su langsung terkesiap kagum!
"Astaga! Jadi Presiden Qin Wan'er datang ke sini karena demi Tuan Muda Zhao?!" "Luar biasa! Pengaruh Keluarga Zhao benar-benar sudah menembus langit! Bahkan Presiden Qin pun datang sendiri untuk memberi selamat kepada Tuan Muda Zhao!"
Nyonya Besar Su begitu bersemangat hingga tubuh tuanya bergetar hebat. Ia menoleh ke arah Su Qingxue dan Liu Lanfang sambil berteriak, "Qingxue! Kau lihat sendiri sekarang?! Tuan Muda Zhao bahkan bisa mengundang Presiden Qin Wan'er ke perjamuan kita! Sedangkan sampah Ye Chen itu hanya bisa memalsukan kontrak! Cepat usir Ye Chen sekarang juga!"
Liu Lanfang langsung mendorong punggung Ye Chen sekuat tenaga. "Kau dengar itu, sampah?! Presiden Qin yang asli sudah datang! Sebentar lagi kebohonganmu akan terbongkar dan kau akan dijebloskan ke penjara!"
Namun, di tengah kehebohan dan rasa bangga diri Zhao Tianhao, Qin Wan'er tiba-tiba menghentikan langkahnya.
Wanita berwajah dingin itu melirik Zhao Tianhao yang sedang mengulurkan tangan di depannya, lalu mengerutkan keningnya dengan tatapan asing.
"Siapa kau? Dan siapa ayahmu?" tanya Qin Wan'er dengan suara sedingin es. "Keluarga Zhao? Apakah keluarga kecil seperti kalian punya kualifikasi untuk membuatku datang ke tempat ini?"
Deg!
Senyum di wajah Zhao Tianhao langsung membeku dan tangan yang ia ulurkan menggantung kaku di udara!
Seluruh aula perjamuan kembali hening.
"P-Presiden Qin... saya Zhao Tianhao, putra dari Zhao Kang, pemilik Grup Properti Zhao..." ucap Zhao Tianhao terbata-bata dengan keringat dingin mulai membasahi dahinya. "Bukankah kemarin Ayah saya baru saja mengajukan permohonan sub-kontrak ke kantor Anda?"
"Grup Properti Zhao?" Qin Wan'er menoleh sedikit ke arah sekretarisnya. "Apakah ada perusahaan bernama seperti itu di daftar mitra kita?"
Sekretarisnya melirik tablet di tangannya, lalu menjawab datar, "Lapor Presiden Qin, berkas permohonan Grup Zhao sudah langsung dibuang ke tempat sampah kemarin sore karena kualifikasi mereka terlalu rendah."
Plak!
Kalimat singkat dari sekretaris Qin Wan'er itu bagaikan tamparan keras tak kasatmata yang menghantam wajah Zhao Tianhao di hadapan dua ratus tamu undangan!
Wajah Zhao Tianhao langsung memerah padam hingga ke telinga. Baru beberapa menit lalu ia menyombongkan diri bahwa Keluarga Zhao akan memberikan sub-kontrak Grup Shengshi kepada Keluarga Su, namun sekarang Presiden Qin sendiri mengatakan bahwa berkas perusahaannya sudah dibuang ke tempat sampah!
"Lalu... kalau bukan karena Keluarga Zhao, mengapa Presiden Qin bisa hadir di perjamuan Keluarga Su kami?" tanya Nyonya Besar Su dengan suara gemetar, antara bingung dan takut.
Qin Wan'er tidak menjawab Nyonya Besar Su. Pandangan matanya menyapu seluruh ruangan, mengamati wajah Ye Chen yang berdiri tenang di dekat Su Qingxue—dan ketika melihat cincin hitam legam di jari manis tangan kiri Ye Chen, jantung Qin Wan'er berdegup kencang penuh rasa hormat dan gentar.
Pagi tadi, Panglima Long Wu sendiri yang menghubunginya dan memperingatkannya dengan nada hidup dan mati: Di Hotel Grand Royal hari ini, ada sosok tertinggi di balik Grup Shengshi yang sedang menemani istrinya, Su Qingxue. Jika Su Qingxue sampai tergores sedikit saja perasaan atau harga dirinya, nyawa Qin Wan'er pun tidak akan cukup untuk menebusnya!
Namun sebelum Qin Wan'er sempat melangkah menghampiri Su Qingxue, pandangan matanya tertuju pada serpihan-serpihan kertas bersegel emas yang berserakan di atas karpet merah di bawah kaki Su Haoran.
Sebagai Presiden Grup Shengshi, bagaimana mungkin ia tidak mengenali kertas watermark khusus dan cap basah bersegel emas dari kantor pusatnya sendiri?!
Wajah cantik Qin Wan'er seketika berubah pucat pasi, lalu diselimuti amarah yang mengerikan!
"Siapa..." suara Qin Wan'er bergetar dingin hingga menusuk ke tulang sumsum setiap orang di ruangan itu. "Siapa yang berani merobek kontrak utama proyek Kota Baru Jiangnan milik Grup Shengshi kami di lantai ini?!"