NovelToon NovelToon
Gadis Manja Tuan Mafia

Gadis Manja Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Action / Cintapertama
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: EILI sasmaya

​Niatnya cari pelarian, malah dapet "tuan muda" kematian.

​Alicia kabur ke Italia dan mencari pria paling tampan untuk menghina selera perjodohan ayahnya. Misinya berhasil ia menemukan Dante, pria dengan visual sempurna yang mau diajaknya bermalam bersama.

Tapi keesokan paginya, Alicia baru sadar kalau dia bukan baru saja menaklukkan pria biasa, melainkan seorang predator paling ditakuti di Eropa. Ternyata, merayu bos mafia saat mabuk adalah ide terburuk yang pernah Alicia lakukan seumur hidupnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EILI sasmaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 5

Setelah Dante pergi, Alicia merasa seperti tawanan di istana kaca. Ia berjalan mengelilingi penthouse, mencari celah, namun semuanya kedap suara dan terkunci rapat. Ia meraih ponselnya yang masih ada di atas meja. Ada sepuluh panggilan tak terjawab dari ayahnya, dan satu pesan dari nomor yang tidak ia kenal.

​Pesan itu berisi sebuah foto. Foto Dante Vallo yang sedang berdiri di depan mayat yang ditutupi kain kafan, dengan tulisan di bawahnya: "Pria yang kau tiduri semalam adalah iblis, Larilah sebelum dia menjadikanmu korban selanjutnya."

​Alicia menjatuhkan ponselnya. Tangannya dingin. kemanjaannya telah membawanya ke pusat badai yang tidak bisa diredam oleh uang ayahnya. Ia bukan lagi sedang bermain peran dalam film romantis ia sedang terjebak dalam perang yang nyata.

​Tepat saat itu, bel pintu penthouse berbunyi. Bukan suara kunci otomatis Dante, tapi sebuah ketukan yang teratur.

​Alicia mendekat ke pintu, melihat melalui lubang intip. Di luar sana, berdiri seorang pria paruh baya dengan setelan jas rapi yang sangat ia kenal.

​"Ayah?" bisik Alicia.

​Surya Atmadja berdiri di sana, namun wajahnya tidak tampak marah. Ia tampak... takut. Ia sedang berbicara dengan seseorang melalui ponselnya.

​"Ya, saya sudah di depan pintunya. Tolong, jangan sakiti putri saya. Saya akan memberikan apa pun... termasuk aset di Singapura itu. Hanya saja biarkan Alicia keluar."

​Alicia ingin berteriak memanggil ayahnya, tapi ia melihat Marcello muncul di belakang ayahnya, menempelkan sesuatu yang tampak seperti moncong senjata ke punggung Surya Atmadja.

​"Masuklah, Tuan Atmadja," suara Marcello terdengar dingin. "Bos sudah menunggu kedatangan Anda untuk menegosiasikan harga... putri Anda."

​Alicia membekap mulutnya sendiri. Pelariannya bukan hanya menghancurkan hidupnya, tapi juga menyeret ayahnya ke dalam lubang kematian yang ia gali sendiri. Dan Dante Vallo... pria itu telah merencanakan ini semua.

​Dunia Alicia seolah runtuh dalam gerakan lambat. Melalui lubang intip pintu baja yang dingin, ia menyaksikan pemandangan yang paling tidak mungkin terjadi dalam hidupnya. ayahnya, Surya Atmadja pria yang biasanya memerintah ribuan karyawan dengan satu jentikan jari kini berdiri membungkuk dengan wajah pucat pasi. Di belakangnya, Marcello berdiri seperti malaikat maut dengan senyum tipis yang sama sekali tidak mencapai matanya.

​Pintu penthouse terbuka secara otomatis. Surya melangkah masuk dengan ragu, matanya langsung menangkap sosok Alicia yang berdiri gemetar di tengah ruangan.

​"Alicia!" Surya berseru, hendak berlari memeluk putrinya, namun Marcello dengan kasar menahan bahunya.

​"Tetap di tempatmu, Tuan Atmadja," perintah Marcello dingin.

​Alicia tidak bisa menahan diri lagi. Air mata yang sejak tadi ia tahan akhirnya tumpah. "Ayah... maafkan aku. Aku tidak tahu... aku tidak tahu semuanya akan jadi seperti ini."

​Surya menatap putrinya dengan campuran rasa marah dan kasih sayang yang hancur. "Ayah sudah bilang padamu, Alicia! Dunia ini tidak semudah yang kau bayangkan! Kau pikir kau bisa lari ke Italia dan semuanya akan baik-baik saja?"

"Lihat sekarang! Kau terjebak dengan iblis!" bentak Surya dengan suara serak. "Pemberontakan konyolmu ini menyeret kita ke lubang maut!"

Alicia menyeka air matanya, lalu mendongak dengan tatapan yang mendadak terlihat defensif sekaligus konyol. "Ya habisnya, siapa suruh Ayah menjodohkanku dengan si 'kentang rebus' itu?! Visualnya saja sudah membuat mataku sakit Yah! Ayah tahu sendiri kan aku ini butuh asupan visual yang berkualitas!"

Surya melongo, tidak percaya putrinya masih sempat membahas visual di depan moncong senjata. "Visual?! Kau mempertaruhkan nyawamu demi visual?!"

"Aku mana tahu kalau pria setampan dia itu ternyata mafia!" tangis Alicia pecah lagi. "Maafkan aku, Yah... Aku terlalu terlena. Mataku langsung buram kena radiasi ketampanannya sampai aku tidak sadar kalau pria itu lebih berbahaya daripada bom waktu.

​"Cukup dramanya," sebuah suara bariton memotong pembicaraan mereka.

​Dante Vallo muncul dari arah ruang kerja pribadi di sudut penthouse. Ia sudah mengenakan jas lengkap sekarang, terlihat seperti pengusaha sukses kelas dunia jika orang tidak melihat aura gelap yang mengikutinya. Ia berjalan santai, lalu duduk di sofa kulit tunggal, menyilangkan kaki dengan elegan seolah ia adalah hakim di ruang pengadilan ini.

​"Dante, lepaskan dia," Surya memohon, suaranya bergetar. "Dia hanya anak kecil yang manja. Dia tidak tahu apa-apa tentang urusan kita. Ambil asetku di Singapura, ambil proyek pelabuhan itu, tapi biarkan Alicia pulang bersamaku."

​Dante menyesap cerutunya perlahan, membiarkan asap abu-abu memenuhi ruangan sebelum menjawab. "Kau salah menilai situasinya, Surya. Alicia bukan lagi sekadar putrimu yang manja. Dia adalah tamu pribadiku. Dan di rumah ini, aku yang menentukan siapa yang boleh pergi dan siapa yang harus tetap tinggal."

​Alicia menatap Dante dengan pandangan tidak percaya. "Dante, kau bilang kau menginginkanku karena... karena apa yang terjadi semalam! Tapi sekarang kau menggunakan aku untuk memeras ayahku?"

​Dante menoleh ke arah Alicia, tatapannya melembut sesaat namun tetap terasa dominan. "Dua hal itu bisa berjalan beriringan, Alicia. Aku menginginkanmu, itu fakta. Tapi fakta bahwa ayahmu memiliki sesuatu yang aku butuhkan adalah sebuah keberuntungan bisnis yang tidak bisa kuabaikan."

​Dante beralih kembali pada Surya. "Putrimu telah menyerahkan dirinya padaku tanpa paksaan. Dia merayuku di kelab malamku, dia datang ke tempat tidurku, dan yang paling penting... dia mungkin sedang membawa masa depan klan Vallo di dalam rahimnya. Kau pikir uang recehmu di Singapura bisa menebus pewarisku?"

​Wajah Surya Atmadja berubah dari pucat menjadi merah padam. Ia menatap Alicia dengan tatapan yang menghakimi. "Alicia... kau... kau melakukan itu?"

​Alicia menunduk, tidak berani menatap mata ayahnya. "Aku... aku mabuk, Yah. Lagipula Malam itu Aku kan tidak tahu siapa dia."

​"Dia adalah raja kriminal, Alicia!" teriak Surya frustrasi. "Dia menghancurkan siapa pun yang menghalangi jalannya! Dan sekarang kau menjebak dirimu sendiri dan Ayah di tangannya!"

​Dante mengetukkan abu cerutunya ke asbak kristal. "Mari kita persingkat, Surya. Aku tidak butuh aset Singapuramu. Aku butuh jalur logistik yang kau miliki di Jakarta untuk mendistribusikan barang-barangku tanpa pemeriksaan bea cukai. Berikan aku akses penuh ke pelabuhan pribadimu, dan aku akan menjamin keamanan putrimu selama dia di Italia."

"Lalu Alicia?" tanya Surya cepat.

"Alicia tetap di sini," jawab Dante tegas. "Sampai tes medis menyatakan dia tidak hamil. Jika dia hamil, dia akan menjadi istriku secara sah atau tidak, itu belum pasti. Namun, Jika dia tidak hamil... mungkin aku akan mempertimbangkan untuk mengembalikannya padamu setelah aku bosan."

Mendengar kata "bosan", Alicia merasa harga dirinya diinjak-injak. Ia mungkin manja, ia mungkin ceroboh, tapi ia bukan barang dagangan.

"Aku bukan objek!" Alicia berteriak, melangkah maju ke depan Dante. "Kau tidak bisa memperlakukanku seperti ini! Aku benci kalian berdua! Ayah yang ingin menjualku pada si 'kentang rebus' dan kau yang ingin menjadikanku tawanan!"

1
Mia Camelia
alicia cerdik sekali🥰🥰🥰
putmelyana
aku suka cerita seperti ini, next Thor ceritanya aku akan selalu menunggu cerita ini update
~SasMaya ✧
Haiii semua, bagaimana kabarnya hari ini? Author do'a kan semoga semuanya tetap sehat yah Jiwa maupun kantongnya 🤭

Oh yah,. Jangan lupa tetap stay tune yaa, besok author bakal update 3 BAB sekaligus 🔥✨

Buat yang udah setia nemenin cerita ini sampai sini, makasih banyak yaa~
Dan jangan lupa tinggalkan jejak di setiap bab 🫶
Entah itu like, vote, ataupun komentar.

Segala bentuk dukungan dari kalian semua, sangat berarti banget untuk author khusus-nya.

Itu semua bikin author makin semangat untuk update bab selanjutnya. ✨🫰🏻
Mia Camelia
dante gak mati kan🤣🤣🤣
Aquarius97 🕊️: Halo sahabat pembaca ✨ Aku baru saja merilis cerita baru berjudul CINTAKU TUAN MAFIA ❤️‍🔥 Mampir yuk siapa tahu kamu tertarik nantinya 🤗 Dukung dengan Like dan komentar yah, karena setiap dukunganmu berarti buatku. Terimakasih.
total 1 replies
putri
ceritanya seru banget alurnya berasa hidup kaya ikut bener" ada di dalam cerita ..... di bikin ketawa di bikin tegang .. tetep semangat Thor 🔥
~SasMaya ✧: Terimakasih 🥰
total 1 replies
putri
ikut tegang bacanya mudah"n Dante ga kenapa" yah Thor /Grimace/
Amila FM,IG:amilaeditslife
sumpah ini keren banget, alurnya nggak ngebosenin,kocak, actionnya dapet
~SasMaya ✧: Terimakasih 🥰
total 1 replies
Mia Camelia
alicia kocak banget, inget mangga muda teruuuss🤣🤣🤣
Mia Camelia
suster jahat, jangan sampai lolos tuh.😔
Mita Paramita
lanjut Thor 💪💪💪
Mia Camelia
lanjut thor👍👍👍
Mia Camelia
ehmm, mendingan pilih dante aja ah😂🥰🤣
Mita Paramita
ini pasti sih Bambang 🤣🤣🤣
Mia Camelia
seruuu banget thor🥰🥰🥰
alicia terjepit situasi absurd🤣🤣🤣🤣
Mia Camelia
cerita nya mantap👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!