NovelToon NovelToon
Hush, My Love

Hush, My Love

Status: tamat
Genre:Konflik etika / Percintaan Konglomerat / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di mata dunia, Michael Brown atau Kay adalah pewaris tunggal Brown Group yang angkuh dan bad boy penggila balap liar. Namun, di balik gelar playboy palsunya, Kay menyimpan rahasia: ia telah lama memperhatikan Paris Desmon, gadis pendiam yang menjadi satu-satunya ketenangan di tengah kepalsuan sekolah elit mereka.
Dunia Kay terguncang saat ia mengetahui bahwa sahabatnya, Luciano Russo, menjadikan Paris sebagai objek eksperimen emosional demi memuaskan rasa penasaran liar Max. Kay terpaksa menyaksikan dari bayang-bayang saat Luciano berbohong telah meniduri Paris hanya demi gengsi, sementara Paris sendiri tetap tulus mencintai Luciano tanpa tahu dirinya sedang dipermainkan.
Terjebak dalam kode etik persahabatan dan rasa sesak melihat gadis yang ia kagumi dirusak secara mental, Kay menghadapi pilihan sulit: Tetap diam sebagai penonton yang dingin, atau menghancurkan reputasi "Tiga Pilar" demi menyelamatkan Paris dari kehancuran yang direncanakan sahabatnya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

Malam di Manhattan selalu terasa lebih panjang bagi mereka yang menyimpan rahasia. Di dalam kamar apartemen mewahnya yang minimalis, Luciano Russo duduk di depan meja kerja berbahan kaca.

Di depannya bukan hanya buku kalkulus, melainkan sebuah catatan kecil yang tidak diketahui siapapun. Catatan itu berisi observasi tentang emosi, tentang sentuhan, dan tentang Paris Desmon.

Ingatannya melayang pada percakapan di ruang ganti klub lacrosse sebulan yang lalu. Ruangan itu beraroma maskulin dan elit, tempat di mana "Tiga Pilar" sering melepaskan topeng mereka di depan satu sama lain.

"Kau tahu, Luciano," suara Max memecah kesunyian. Max, yang selalu dikenal sebagai sosok paling hangat dan ramah, sedang menyandarkan kepalanya di loker besi sambil memutar-mutar bola.

"Kau terlalu sempurna. Hidupmu hanya angka, bisnis, dan ekspektasi. Tidakkah kau penasaran bagaimana rasanya menjadi... manusia seutuhnya?"

Luciano mengernyitkan dahi. "Apa maksudmu?"

Max mendekat, senyum hangat yang biasa ia tunjukkan di koridor sekolah kini berubah menjadi seringai yang liar dan gelap. Ada kilat obsesif di matanya yang jarang terlihat oleh publik. "Rasanya memiliki seseorang yang benar-benar murni. Seseorang yang belum tersentuh. Kau tahu betapa candunya sensasi saat kau menjadi pria pertama yang merusak kepolosan seorang gadis? Saat kau merasakan kulitnya yang gemetar di bawah tanganmu?"

Luciano terdiam, merasa asing dengan topik itu. Namun, rasa ingin tahu intelektualnya terpancing.

"Jangan dengarkan dia, Luciano," sela Kay tajam. Kay sedang mengikat tali sepatunya, ekspresinya penuh penghinaan. "Aku memang playboy, aku suka wanita, tapi aku punya prinsip. Aku tidak akan menyentuh gadis di bawah usia delapan belas tahun. Itu menjijikkan. Dan kau, Max... kau benar-benar sakit."

Max tertawa, tawa yang terdengar sangat kontras dengan imej anak baik yang ia sandang.

"Sakit? Aku hanya jujur. Aku tahu rasanya, Kay. Aku merasakannya setiap malam bersama kakak tiriku. Dan percayalah, tidak ada olimpiade matematika yang bisa memberikan adrenalin sehebat itu."

Kay berdiri, menatap Max dengan jijik. "Kau gila, Max. Jangan bawa pengaruh pikiran liarmu pada Luciano. Dia punya masa depan untuk memimpin dinasti, bukan untuk menjadi predator seperti kau."

Namun, benih itu sudah tertanam. Luciano yang perfeksionis, yang selalu ingin memecahkan setiap teka-teki, mulai bertanya-tanya. Jika ia bisa menguasai angka paling rumit, mengapa ia tidak bisa menguasai spektrum emosi manusia yang paling primitif?

Sejak hari itu, Luciano sering bertanya secara privat pada Max.

Apa rasanya berpacaran? Bagaimana tahapannya? Apa yang dirasakan saat berpegangan tangan?

"Pilih gadis yang paling tidak mencolok," saran Max saat itu. "Pilih yang pendiam, yang haus akan perhatian tapi terlalu malu untuk memintanya. Dia akan menjadi laboratorium yang sempurna untukmu. Kau bisa mengujinya, memilikinya, dan membuangnya saat kau sudah mendapatkan datanya."

Dan pilihan itu jatuh pada Paris Desmon.

Paris adalah subjek yang ideal. Dia cantik tapi tersembunyi, anak desainer tapi tidak punya suara di sekolah. Luciano mendekatinya bukan karena cinta yang tumbuh secara organik, melainkan karena ia ingin membuktikan pada dirinya sendiri bahwa ia bisa menaklukkan sisi kemanusiaan yang menurut Max sangat memabukkan.

Dan kembali ke masa kini, Ingatannya di perpustakaan, saat Luciano menatap Paris yang masih terisak di perpustakaan. Ia merasa sedikit rasa bersalah, namun rasa itu segera ditekan oleh ego intelektualnya.

Kecupan di pucuk kepala, pesan "Aku mencintaimu "—semuanya adalah bagian dari tahapan yang disarankan Max untuk melihat bagaimana reaksi kimia dalam diri seorang gadis murni terhadap perhatian seorang pria sempurna.

.

.

Keesokan harinya, saat jam sekolah berakhir, suasana di parkiran St. Jude’s terasa tegang. Kay melihat Luciano sedang berdiri di dekat mobilnya, tampak melamun.

"Kau masih melakukannya?" tanya Kay dingin, menghampiri Luciano.

"Melakukan apa?"

"Eksperimen sampahmu dengan gadis Desmon itu," Kay meludah ke samping.

"Aku memang brengsek, tapi aku tidak menggunakan perasaan orang untuk bahan uji coba. Jangan habiskan waktumu untuk hubungan sampah ini, Luciano. Ayahmu mengharapkanmu menjadi senator atau CEO, bukan menjadi murid Max yang mesum."

"Aku hanya ingin tahu, Kay," jawab Luciano datar. "Aku ingin tahu apakah aku bisa merasakan apa yang Max rasakan. Apakah ada sesuatu yang lebih besar dari sekadar logika."

"Cukup aku saja yang hancur, jangan kau," Kay memperingatkan, suaranya merendah. "Jangan dengarkan Max. Dia itu iblis bertopeng malaikat. Jika kau terus mengikuti sarannya, kau tidak akan menemukan jati diri. Kau hanya akan menemukan kegelapan yang tidak bisa kau kendalikan."

Luciano tidak menjawab. Ia hanya melihat ke arah gerbang sekolah, di mana Paris sedang berjalan sendirian dengan sweater kebesarannya, tampak begitu rapuh dan tulus.

Di saku celananya, ponsel Luciano bergetar. Pesan dari Max.

Max: Tahap selanjutnya, Luciano. Bawa dia ke tempat privat. Lihat seberapa jauh dia akan menyerahkan segalanya untuk 'cinta' palsumu.

Luciano mematikan layar ponselnya. Ia menatap punggung Paris yang semakin menjauh.

Ada pertarungan di dalam kepalanya. Di satu sisi, ia merasa nyaman dengan ketenangan Paris—sebuah kenyamanan yang mulai terasa nyata dan mengancam logikanya. Di sisi lain, ia adalah seorang Russo, seorang jenius yang tidak pernah berhenti sebelum eksperimennya selesai.

Malam itu, Paris menerima pesan lagi. Namun kali ini, nadanya terasa sedikit berbeda.

Mine: Besok setelah jam sekolah, temui aku di apartemen pribadiku di dekat Central Park. Aku butuh ketenanganmu sebelum olimpiade dimulai. Hanya kita berdua, Babe.

Paris membaca pesan itu dengan jantung berdebar. Ia merasa tersanjung karena Luciano ingin menghabiskan waktu privat dengannya. Ia tidak tahu bahwa apartemen itu adalah laboratorium yang disiapkan untuk menguji tahap selanjutnya dari teori Max.

Paris tersenyum, menyentuh keningnya yang tadi pagi dicium Luciano. Ia merasa dicintai oleh pria paling sempurna di New York. Ia tidak tahu bahwa di barisan depan kelasnya, tiga pilar yang ia kagumi sedang menyimpan rahasia gelap yang bisa menghancurkan hidupnya dalam sekejap.

Antara prinsip dingin Kay, kegilaan liar Max, dan eksperimen penasaran Luciano, Paris Desmon hanyalah sehelai daun yang terperangkap dalam badai elit Manhattan.

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Pria Sejati hrs sperti ini, cukup 1, Selamanya 👍👍👍
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Cama², Ade ❤️🤗😘
total 2 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Yeee, Akhirx, Resmi Smua, Bareng 🥳🥳🥳
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Ikut happy utk 2 pasangan ini ❤️🤗😘
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Skrng, Mreka berdua, manis mlulu, auto diabetes ini 🤭🤭🤭
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Kini saatnya Arthur yg berjuang utk Cinta ny 🙈🙈🙈
ros 🍂: Nah benar Kak 🤭😍
total 1 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Kn adem klo liat gini ❤️🤗😘 ... Apa otw dresmikn aja y, biar gk kburu 🙈🙈🙈
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Mommy Paris, itu Putra mu udh 'nakal' 🙈🙈🙈
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Cama², Ade ❤️🤗😘 ... Lnjt Arthur 🤭👍🥳
total 6 replies
Sany Indah
berharap Paris sama Kay meski bermulut pedas tp cintanya ke Paris tulus
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
hi hi licik demi honey, gk pa² deh 🤭🤭🤭
ros 🍂: Hahaha🤣🥰
total 3 replies
winpar
sdih bgt kisah mereka😥
winpar
Thor ceritanya bikin mewekkkk😥😥
lnjut Thor yg bnyk yh 🥰😍
ros 🍂: Ashiaapp 🤭🥰
total 1 replies
Sany Indah
ceritanya menarik
ros 🍂: ma'aciww 🥰
total 1 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Klo Jodoh, pasti ada jalan ny 😔😔😔
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Iya, Ade ❤️🤗😘
total 2 replies
winpar
akhirnya nana bertemu jg 🥰😍
winpar
thot knp hri ini upnya dikit bgt. pdhl ceritanya seru bgt?
ros 🍂: Maaf ya kak, Sedang kurang sehat, hehehe🙏
total 1 replies
winpar
smngt thorrrr💪💪💪💪 ceritamu selalu bgus
ros 🍂: ma'aciww kak🥰
total 1 replies
winpar
waw bgmnakh klnjutanya????
winpar
selalu happy akhir ceritanya 😍🥰
ros 🍂: iya kak 🥰🥰🥰
total 1 replies
winpar
ceritanya bgus bangettt😍🥰
ros 🍂: ma'aciww kak 🥰
total 1 replies
winpar
mkin seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!