NovelToon NovelToon
Titisan Dewa

Titisan Dewa

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Kultivasi / Pendekar / Kelahiran kembali menjadi kuat / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:755.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: DheCull

Kisah terpilihnya seorang anak manusia oleh sekelompok Dewa untuk menjadi Pemimpin yang Kuat dan Bijaksana. Terlahir dari sepasang suami-istri sederhana tinggal di sebuah Desa, keturunan Pendekar dengan leluhur berasal dari benua lain (menjadi misteri dalam kisah ini)
Apakah sang terpilih menjadi Dewa?
Bagaimana lika-liku petualangannya?
Mari ikuti kisah ini
Selamat membaca 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DheCull, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perburuan Hari Kedua

Jenis mata uang :

1 Koin Emas \= 1.000 Koin Perak

1 Koin Perak \= 1.000 Koin Perunggu

Harga Barang :

Permen \= 1 Koin Perunggu

Makanan \= 20 Koin Perak

Pakaian \= 50 - 100 Koin Perak

Senjata Biasa \= 500 - 1.000 Koin Perak

Tingkat Bumi \= 20 - 100 Koin Emas

Tingkat Langit \= 100 - 500 Koin Emas

Tingkat Legenda \= 100ribu - 1juta Koin Emas

Tingkat Kuno \= (?) Koin Emas

Tingkatan Senjata :

Biasa

Dasar - rendah - menengah - tinggi

Bumi - rendah - menengah - tinggi

Langit - rendah - menengah - tinggi

Legenda - tinggi - pusaka - surgawi

Kuno - tinggi - pusaka - surgawi

Dewa - pusaka - surgawi - maha dewa

Dengan senyum bahagia Piyo menyimpan bunga Anggrek Hitam temuannya didalam pondok, sebelumnya dia sudah membuat sebuah wadah dari anyaman ranting pohon yang berbentuk pot bunga dan tak lupa dia memasukkan serbuk kayu yang dicampur dengan tanah dan lumut kedalam wadah pot tersebut.

Matahari mulai beranjak naik walau masih ada tersisa kabut embun yang menyelimuti bagian dalam hutan, bergegas keempat pemburu itu memasuki kawasan hutan yang masih berada diarea luar hutan karena semakin kedalam tingkat kesulitan semakin tinggi karena tingkat hewan buruan semakin tinggi tingkatannya apalagi kawasan area inti hutan atau area terlarang.

Tingkatan Hewan Buruan diHutan Tembo.

Area Luar :

Hewan Biasa dan 2-3 jenis Hewan Buas

Area Dalam :

Hewan Buas tingkat 1 sampai tingkat 3 dan Hewan Siluman tingkat rendah

Area Inti / Terlarang :

Hewan Buas tingkat 4 sampai 9

Hewan Siluman tingkat rendah sampai tingkat tinggi. (menurut catatan Kuno para leluhur keluarga didesa Klentang).

Beriringan mereka berempat mencari sarang kuda liar, 2 jam menelusuri lebatnya hutan sampai mereka melihat seekor Ular Phyton seukuran paha orang dewasa sedang bergulat melilit seekor anak kuda dan mulut ular yang sedang menggigit kaki kiri bagian belakang anak kuda tersebut.

"Ambil posisi kiri dan kanan...! kita ambil Ular itu...! kulitnya sangat berguna dan harganya mahal kalo dijual selain itu dagingnya enak untuk dimakan...!", kata Randang.

"Benar...! dagingnya juga bagus untuk sumber tenaga dalam... terlebih empedu ular adalah bahan bagus untuk obat...!", kata Bua yang keluarganya adalah ahli alkemis dan paling mengerti jenis jenis bahan pembuatan obat.

"Baik...! tebas kepalanya sebelum dia membunuh anak kuda itu...!", kata Piyo sambil mencari posisi.

Randang yang menggunakan senjata Tombak sepanjang hampir 2 meter, dan dengan mata tombak tajam terbuat dari besi pilihan melompat sambil mengarahkan tombaknya kebagian leher sang ular. Dengan gesitnya ular tersebut berkelit sambil melepas gigitannya dari kaki kuda, kemudian mengangkat kepalanya pertanda sang ular marah dan bersiap untuk menyerang musuhnya...

Zzzzzzzzzzz...

Zzzzzzzzzzz...

Dua kali patukan ular meleset, karena secara gesit Randang menghindar sambil berusaha menyerang kembali dengan tombaknya, tiba tiba...

Zzzzzzz...

Swiinngg...

Crashss...

Darah menyembur dari leher ular tersebut akibat terputusnya kepala ular dari badannya, Tulong yang lihai memainkan pedang berhasil mendapat kesempatan dari arah samping kiri dan menebas leher ular tersebut saat sang ular sedang fokus menyerang Randang. Selang beberapa menit kemudian lilitan ular ditubuh anak kuda dapat dilepas, walaupun agak pincang akibat bekas gigitan ular dikaki kuda tersebut masih dapat berdiri. Segera Tulong mengobati kaki anak kuda tersebut dan membalutnya dengan sobekan kain,

setelah mengobati kaki anak kuda dan memasukkan tubuh ular dalam keranjang rotan mereka bergerak kearah sungai dimana perkiraan mereka terdapat kawanan kuda liar yang sedang beristirahat sambil minum, benar saja 50 meter sebelum aliran sungai mereka melihat sekawanan kuda liar sedang menikmati air sungai yang jernih.

1
kirno
lanjutkan
Nurul Pky
seru dan santai
Nurul Pky
mantap dah nungguin petualangan nya nanti... hadir di bab berapa
Nurul Pky
hahaha 🤣😂🤣 akhirnya calon mantu
Nurul Pky
Joss gandos
Nurul Pky
apa jodoh
Nurul Pky
, bagus 👍🏿💪
Nurul Pky
👍👍💪💪💪👍👍💪
Nurul Pky
mantap dah
Nurul Pky
wkwkwk 😆🤣😂
Nurul Pky
💪💪💪💪
Nurul Pky
top markotop
Nurul Pky
kejamnya
Nurul Pky
semangat
Nurul Pky
semangat bocah pilihan
Nurul Pky
Luar biasa
Nurul Pky
seru seru nih
Nurul Pky
muaaannntaaaappp
Nurul Pky
MC JD pilihan para dewa
Nurul Pky
hebat para dewa dewa menunjuk MC nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!