NovelToon NovelToon
The Promise

The Promise

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Fantasi / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: DHEVIS JUWITA

🌺 Arsenio Putra Atmadja * Bianca Mahendra 🌺

Judul sebelumnya "Aku Ingin Hidup Sekali Lagi!"

Sebuah janji sepuluh tahun lalu membawa Bee dan Arse bertemu kembali dalam situasi rumit.

Bee yang menjadi arwah karena koma mencari cara untuk kembali ke tubuhnya dan mempertemukannya dengan Arse sang penyelamatnya yang dianggapnya sebagai jodohnya kelak.

Hingga akhirnya Bee menyadari cara kembali ke tubuhnya adalah dengan menyadari perasaannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salah Mempercayai

...

Sesampainya dirumah sakit,

Sam dan Chris berjalan melewati koridor koridor rumah sakit, sebelumnya mereka sudah diberitahu oleh Arse dimana ruangan Bianca dirawat. Sedangkan Arse menunggu di mobil dengan harap harap cemas, dia takut kalau Bianca menyerah dan pergi dia pasti akan menyesali perbuatannya seumur hidup.

Sedangkan Sam dan Chris saat ini sudah sampai di depan pintu ruangan Bianca, mereka tampak ragu ragu saat akan membuka pintu.

"Cepat buka Sam!" perintah Chris.

"Kau saja" jawab Sam dengan menyilangkan kedua tangannya di dada.

"Kau itu kenapa? Kita cuma mengecek bukan gadis hantu itu masih dirawat disini atau tidak?" decak Chris padahal dia tahu apa yang ada dipikiran Sam saat ini.

"Aku takut kutukannya berbalik padaku" Ucap Sam dengan mode memelas.

"Kau percaya dengan kata kata cecunguk itu, dia hanya mengerjai kita!" sahut Chris.

"Tapi tetap saja_"

"Ah, sudahlah biar aku yang buka!" kesabaran Chris sudah habis walaupun dia merasa takut juga tapi hanya mengecek saja bukan jadi tidak masalah pikirnya.

Krek!

Pintu terbuka dan mereka terkejut dengan apa yang mereka lihat di depannya.

"Ghost!" teriak Sam dan Chris bersamaan, akhirnya mereka ambruk dan pingsan.

...

Sesaat sebelumnya, Clara dan Sesil sahabat dari Bianca datang menjenguk sahabatnya.

Mereka sangat merindukan sosok Bianca, hari ini adalah hari ulang tahun Clara biasanya salah satu dari mereka saat ada yang ulang tahun pasti akan menginap dirumah dan menghabiskan waktu semalaman untuk bertukar cerita dan pesta bantal tapi tidak untuk sekarang.

Mereka yang melihat Bianca terbaring tak berdaya dengan wajah pucat dan tubuh yang mulai mengurus karena tidak ada asupan makanan yang masuk ke tubuhnya hanya cairan dari selang infus yang masuk ke tubuh Bianca.

"Kasian Bee kita" Ucap Sesil dengan mata berkaca kaca.

"Lihatlah, tubuhnya yang mulai mengurus" decak Clara.

"Kau bawa masker itu kan?" tanya Sesil pada Clara.

"Tentu, setidaknya dalam keadaan begini dia harus tetap cantik kan" Ucap Clara sambil membuka tasnya mengeluarkan peralatan make up dan masker sheet yang dia bawa. Mereka ingin merayakan dengan cara yang berbeda kali ini, dia akan membuat wajah Bianca agar fresh walaupun sedang koma.

Ditaruhnya masker sheet itu dengan hati hati di wajah Bianca.

"Kita juga pakai, setelah ini kita make up dan berfoto ria dengan kue yang kau bawa" Ucap Sesil dengan antusias.

"Yap! nanti saat Bee bangun kita lihatkan hasil foto kita" Clara menimpali.

Mereka pun memakai masker sheet, tapi saat sedang asyik dengan kegiatan mereka pintu terbuka dan ada dua pria berdiri mematung dan berteriak ke arah mereka.

"Ghost!" teriak kedua pria itu setelah itu ambruk dan pingsan.

"Oh tidak! Clara cepat kemari" Ucap Sesil yang saat ini berlari menghampiri dua pria itu.

Clara pun dengan cepat membantu sahabatnya untuk menarik dua pria itu ke sofa.

"Hah, mereka berat sekali!" Ucap Clara saat sudah selesai memindahkan tubuh dua pria itu ke sofa.

"Mereka siapa ya? kenapa begitu histeris sampai pingsan segala merepotkan saja" ketus Sesil.

"Coba lihat baik baik Sil, mereka begitu tampan pasti mereka dikirimkan untuk kita para jomblowati" Ucap Clara dengan mode genitnya.

"Bisa tidak jangan berpikir aneh aneh" sahut Sesil.

"Lebih baik aku cepat ber make up ria saat dua pria tampan itu bangun, aku sudah cantik" Clara pun dengan cepat membuka pouch make up nya dan mulai berdandan.

Sedangkan Sesil hanya menggeleng melihat tingkah laku Clara.

Setengah jam kemudian akhirnya Sam dan Chris terbangun dari pingsannya, hal yang mereka lihat pertama kali adalah senyuman dengan melihatkan gigi kelincinya. Siapa lagi kalau bukan Clara yang dari tadi hanya memandangi wajah Sam dan Chris.

"Hay, pria pria tampan akhirnya kalian bangun juga" Ucap Clara dengan genit.

"Dimana ghost tadi Sam?" tanya Chris pada Sam tanpa menghiraukan ucapan Clara.

"Aku tidak tahu, ayo cepat kita pergi dari sini! Aku bisa mati muda kalau disini terus" Ucap Sam.

"Hey, kalian itu siapa sih? tiba tiba datang kesini setelah itu pingsan dan merepotkan, dan sekarang mau pergi begitu saja begitu?" tanya Sesil dengan mode berapi api karena begitu jengah dengan dua pria yang ada dihadapannya.

"Sesil, kenapa kau bicara seperti itu pada mereka, aku kan tidak merasa direpotkan justru aku itu senang ada pria tampan yang dikirim buatku" Ucap Clara dengan senyum yang terus tersungging di bibirnya.

"Gadis gadis kecil kami tidak ada urusan dengan kalian, kami cuma ada urusan dengannya" akhirnya Sam berkata sambil menunjuk tempat Bianca terbaring.

"Kalian mengenal teman kami, Bianca?" selidik Sesil.

"Temanku yang mengenalnya" jawab Chris.

"Jadi Bianca teman dari temanmu begitu?" tanya Sesil lagi.

"Lebih tepatnya pengganggu" sahut Sam.

"Oh, jadi kalian berani mengatai temanku pengganggu begitu?" Sesil sudah tampak emosi mendengar sahabatnya dikatai seperti itu.

"Sesil, sabar dong kita tanyakan baik baik" Ucap Clara sambil menarik tangannya karena saat ini posisi Sesil sudah berdiri dari duduknya karena emosi.

"Ayo cepat kita pergi Chris, kita tidak ada waktu meladeni daun muda ini!" kata Sam sambil menarik tangan Chris untuk segera pergi dari ruangan karena misi mereka sudah selesai.

"Eits, tidak bisa kalian harus ikut merayakan ulang tahunku" Clara pun menarik tangan kedua pria itu dan mendekat ke tempat Bianca terbaring.

"Gadis kecil, kami tidak ada waktu untuk main main" kata Sam dengan jengah.

"Tidak apa kalau kalian tidak mau, aku akan memberi tahu pada Om Mahendra kalau ada dua orang yang ingin mengganggu Bianca" ancam Clara.

"Dan kalian bisa dipenjara!" ucap Sesil menimpali.

Sam dan Chris hanya bisa menelan salivanya biar bagaimanapun tindakan mereka bisa dikategorikan perbuatan tidak menyenangkan mendatangi seorang pasien yang mereka tidak kenal dan membuat keributan.

"Nah, ayo pria tampan kita nyalakan lilinnya" Ucap Clara sambil membawa kue yang ada ditangannya.

"Clara, apa perlu kita mengajak mereka kita langsung laporkan saja pada Om Mahendra biar mereka tahu rasa" kata Sesil yang masih tidak suka dengan Sam dan Chris.

"Gadis gadis kecil kita akan menuruti semua yang kalian mau tapi jangan laporkan kami, oke!" bujuk Sam.

"Oke! ayo kita rayakan" jawab Clara dengan sumringah, dia tidak sabar ingin berfoto dengan dua pria tampan dihadapannya dan segera mengupload ke akun sosial medianya pasti teman temannya akan iri pada dirinya.

Sementara Arse yang menunggu dari tadi di mobil mulai tersulut emosi kenapa Sam dan Chris belum juga kembali, bukannya mereka hanya mengecek saja Bianca masih ada disitu atau tidak. Akhirnya dia memutuskan untuk menyusul mereka dengan masker yang menutupi wajahnya untuk antisipasi saat orangtua Bianca melihatnya.

Saat sudah sampai ke depan pintu Arse mendengar suara suara tawa dan nyanyian, dia pun membuka pintu sedikit untuk mengintip apa yang sebenarnya terjadi di dalam.

Dan alangkah terkejutnya Arse saat melihat dua sahabatnya malah asyik menyanyi dan berfoto ria dengan dua gadis bersamanya.

"Ck! seharusnya aku tidak mempercayai mereka!" batin Arse.

1
comcom
ngakak malam malam
retno❤️
Ternyata aq ketinggalan ya Thor... anak cucunya sdh aq baca dati lama tapi baru baca yg ini... mantaap ceritanya... mau lanjut cari cerita yg blm kubaca... semangat trs berkarya ya Thor... sukses selalu 👍🏻🙏🏻🥰
Mulis Mida
alasan klise,menyembunyikan sesuatu dg dalih utk kebaikan. padahal jelas malah bikin ketidakbaikan
Nur Aqilah
Lumayan
Arie
Luar biasa
Win wina
kau tau saja Thor pikiran kami😅
Miya
Luar biasa
Atoen Bumz Bums
10M dianggap kayak uang receh aja
Atoen Bumz Bums
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
makin kesini makin kesana
dewi kepakisan
ternyata harus baca ini dulu sebelum baca " oh my bee"..tapi tetap mengerti cerita awalnya di "oh my bee"...kamu memang keren,thor
Har Tini
Luar biasa
Bahari Sandra Puspita
ceritanya bagus banget kak..
endingnya bikin termehek-mehek.. 😭😭😭
wes g usah banyak komen, intinya cerita ini luar biasa banget..
jangan dilewatkan untuk dibaca.. 🥰🥰🥰

sehat2 terus ya kak..
jgn capek untuk terus berkarya...
mau lanjut baca oh my bee😘😍🤩🥰
Deistya Nur
keren 👍
Naurah Naurah Maryanti
/Heart/
Pepe Black Street
jodohnya
Riswandi Andi
Luar biasa
Surya
😍
Siti Shiro
kenapa dibuat sedih gini thorr
Siti Shiro
Luar biasa
Siti Shiro
namanya susah amat ya Thor 🤭🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!