NovelToon NovelToon
Suamiku Majikan Ku

Suamiku Majikan Ku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Lady B

Rangga melemparkan bantal keatas lantai dan menyuruh Naya untuk tidur disana. Ia tak ingin satu ranjang bersama Naya.

Dengan pasrah Naya mengikuti keinginannya tanpa perlawanan sedikitpun. Ia tak mengira jika laki-laki itu akan memperlakukannya sampai seperti ini hanya karena ia adalah anak dari kedua orangtuanya yang tadinya menjadi pembantu dirumah ini.

Naya menatapnya nanar dan berjongkok lalu duduk diatas lantai. Hatinya terasa sakit dan perih, "Demi Allah aku juga tak sudi satu ranjang denganmu!" bisiknya dengan tangis tertahan.

Bagaimana kelanjutannya?

Cerita ini mengandung konten dewasa hanya untuk usia 21+.

Penasaran dengan jalan ceritanya? Baca selengkapnya.

COVER BY PEXELS

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lady B, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam pertama yang gagal

Rangga menghentikan mobilnya di depan apotek. Ia turun dan segera membeli sekotak ******, "Yang ini," pintanya pada pegawai apotik itu. "Berapa?" tanyanya sembari merogoh dompet di belakang celana panjangnya.

"Dua puluh lima ribu," jawab wanita itu dengan senyum membias.

Rangga bergegas kembali kedalam mobilnya. Ia sudah tak sabar ingin segera sampai di rumah dan melihat wajah istrinya, Naya.

....................

Ketika ia sampai tak ada seorang pun yang berada di ruang tamu dari muka pintu seperti biasanya. Ia bergegas masuk kedalam rumah dan mencari sosok istrinya yang ia pikir sedang bersama Sulaiman di kamarnya, "Nay," panggilnya.

Naya menengok ke belakang dan bangkit mendekat, "Mas!" sergahnya sembari melepas baju Sulaiman yang tengah ia lipat. "Cepat kebelakang!" sergahnya berbisik. "Semua orang tengah menantimu untuk kejutan ulang tahun mu!"

Rangga tersentak. Ia lupa jika hari ini adalah hari ulang tahun nya. Tanpa Naya duga Rangga menarik tubuhnya dan mencium bibirnya, "Jangan lupa nanti malam," bisiknya.

Naya melotot dan tersenyum. Ia pahami dengan ucapan suaminya.

"Aku tinggal," ucap rangga dan bergegas menuju taman belakang

Saat ia tiba tiba-tiba saja keluarganya berteriak, "Surprise!!"

Rangga tersenyum dan berlari menghampiri mereka.

"Selamat ulang tahun, Sayang!' ucap Susan seraya mencium pipinya.

"Pa, selamat ulang tahun," sela Tias mendekat dan memeluknya.

"Terimakasih,"

Satu kecupan mendarat di bibir Rangga dan Naya melihat itu diam-diam di balik goden. Ia cemburu setengah mati dan berbalik meninggalkan tempat itu dengan perasaan dongkol

Pesta kecil-kecilan di gelar hingga pukul sembilan malam. Saat Rangga hendak masuk kedalam kamarnya Tias segera menarik pergelangan tangannya masuk kedalam kamarnya dan langsung mencium bibirnya mebabi-buta. Rangga berusaha melepaskan diri dan mendorong tubuhnya.

"Kenapa?" tanya Tias gusar.

"Aku sedang tidak mood," dalih Rangga seraya menyeka bibirnya yang basah menggunakan punggung tangan kirinya.

Tiba-tiba Tias menangis terisak. Rangga mendesah kesal. Ia pun lantas merangkulnya.

"Aku cuma mau bersamamu...." desah Tias mengiba.

Rangga lantas mengajaknya untuk duduk di atas ranjang. Tias mendekapnya hingga ia merasa sesak dan tak bisa bergerak sedikit pun.  Rangga berharap wanita ini segera tertidur agar ia bisa lepas dan segera menemui Naya.

Jarum jam sudah pada angka 1 malam. Tias telah tertidur sejak 10 menit yang lalu,akan  tetapi pelukannya samasekali tak bisa terlepas ketika Rangga hendak ingin melepaskan diri, "Ya Allah.... Bagaimana caranya agar aku bisa lepas?" batinnya kesal.

Sementara itu Naya ketiduran dengan gaun malam nya dan riasan di wajahnya. Ia sudah lelah menunggu suaminya hingga secara tak sadar terlelap dengan posisi duduk bersandar pada kepala ranjang.

...............................................

Subuh buta Naya berkutat di daput untuk menyiapkan bekal untuk Sulaiman. Ia menguap beberapa kali dan terasa begitu mengantuk. "Janji manis!" celetuknya kesal pada Sang Suami.

08.00 wita:

Wajah Rangga nampak buram dan ia tak selera memakan sarapannya. Pikirannya kacau dan marah karena rencana malam pertamanya gagal bersama Naya.

Saat Naya dan Sulaiman hendak masuk ke dalam mobil,  sekilas Rangga menengok kebelakang. Wajah Naya tampak datar. Ia yakin jika istrinya itu tengah marah padanya.

Sesampainya di kantor Rangga tak memperlihatkan senyuman sedikitpun kepada para karyawannya yang terkadang ia perlihatkan saat masuk kedalam hotel. Sinta tahu pasti bos nya itu sedang dalam keadaan marah. Ia pun dengan hati-hati menyerahkan laporan kepadanya. "Ini, Pak," tunjuk nya kepada Rangga. Rangga segera membubuhkan tanda tangannya pada berkas itu dan Sinta segera meninggalkan ruangannya.

"Huh!" desah Rangga kesal sembari bersandar dan mengusap wajahnya dengan kasar, "Sial! Sayang maafkan aku...." desahnya menyesal. Ia berpikir harusnya semalam ia tak termakan air mata Tias. Ia pun membuat janji dengan Max saat makan siang untuk menceritakan keeksalannya pada sahabat baiknya itu.

13.00 wita:

Ilham bergegas menyusul Naya ke sekolah Sulaiman untuk menjemput mereka. Ketika ia tiba mobil yang membawa Naya dan mobil Sarah tiba berbarengan. Ketiganya pun turun. Sulaiman berlari menghampiri Naya akan tetapi Sarah mencegatnya dan berusaha memaksanya untuk ikut bersamanya, "Nggak mau!" teriak Sulaiman.

Ilham pun berang dan mendekati keduanya, "Apa yang kamu lakukan, Sarah!" bentaknya.

Sarah melotot dan mendongak. Sulaiman pun berhasil melepaskan diri lalu Ilham segera menggendongnya.

"Kamu egois, Ilham! Aku ibu kandungnya dan lebih berhak atas dirinya!" segah Sarah emosi.

Naya hanya mematung menatap mereka. Ia samasekali tak berani mendekat.

"Kamu yang membuat anak kita tak menginginkanmu! Jadi sekarang jangan coba-coba paksa putraku untuk ikuti kemauanmu!" tandas Ilham. Ia pun berlalu dan meminta Naya masuk kedalam mobilnya.

Sarah sungguh kecewa. Ia dendam kepada Ilham dan Naya, "Gara-gara wanita itu! Dia sudah merebut segalanya dariku!" batinnya kesal. "Ya Tuhan.... apa yang harus kulakukan untuk memiliki putraku kembali?" bisiknya mendongak ke langit dengan mata berkaca-kaca. Selama ini ia tak menyadari sikap lalainya saat Sulaiman bersamanya.

Naya memeluk Sulaiman erat. Sulaiman merasa trauma dengan pertengkaran kedua orangtuanya. Naya pun berkali-kali berbisik jika semuanya akan baik-baik saja. "Jangan takut, Nak. Mama di sini selalu..."

Ilham sesekali menengok kearah Naya yang berada di sampingnya. Ia pun mencoba membelai kepala Sulaiman, "Semua baik-baik saja, Nak," gumamnya.

Untuk mengehibur Sulaiman, Ilham mengajaknya ke sebuah taman kota sejenak. Tatkala Sulaiman melihat teman-teman sebayanya bermain matanya langsung berbinar dan meminta di turunkan Naya dari gendongannya. Ia pun berlari dan berbaur bersama mereka. Seketika rasa takut dan keeksalannya terhadap ibunya lenyap seketika. Ilham pun mengajak Naya duduk di kursi taman. "Sarah tak paham terhadap apa yang diinginkan Sulaiman," gumamanya menatap putranya. "Sulaiman hanya membutuhkan kasih sayang lebih dan pengertian darinya. Tetapi ia seolah tak mau tahu dan menganggap tindakannya selama ini samasekali tak keliru sedikitpun."

Naya menatapnya lekat. baru kali ini ia melihat kesedihan di wajah pria itu.

Bersambung....

1
maya ayu
si ilham duda yaa?? kok sulaiman sama mamahnya?? mreka udh hidup sendiri2 gitu?
febby fadila
kamu bakalan menyesal rangga
febby fadila
buat naya kuat thor... kasihan
febby fadila
kuat naya sabar... dan pergilah yg jauh
febby fadila
😭😭😭😭😭😭
febby fadila
astga sakit banget siii.... apa yg kamu lakukan akan menjadi bumerang buatmu rangga
febby fadila
astoge si ilham kok cemburu siii... hade jangan sampai ilham jd pembinor
febby fadila
ya bgtlah klw kita yg miskin menikah dgn horang kaya
febby fadila
nggak sopan banget si rangga nggak ada etikax sèdikit
Iluhwid Ajha
aku ikut mewekkk😭😭
Afternoon Honey
rangga kamu bodoh 👎
maju ilham lindungi naya
Afternoon Honey
nyeselkan kamu rangga....
Afternoon Honey
Hmmmm berasa sinetron di TV ikan terbang 😅😅😅
Afternoon Honey
nah baru sadar kamu rangga, 😡
Afternoon Honey
duh kecewa nih jadinya saya 😣😣😣
Afternoon Honey
Tias si pelakor...
Afternoon Honey
hhhmmmm ada yg ngak kuat iman dan imim...
Afternoon Honey
naya kamu polos banget...
Afternoon Honey
wah dapat 🚗🚐🚘
Afternoon Honey
eh siapa nih sabila 🤔🤔🤔🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!