NovelToon NovelToon
Kurebut Pacarmu

Kurebut Pacarmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Teen / Balas Dendam
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: gadis bucin

Cassandra—gadis rebel yang kerap disalahpahami—terjebak dalam rasa yang salah. Ia jatuh cinta pada Narendra, pria hangat yang ironisnya adalah kekasih rival bebuyutannya, Anggita.

​Didasari dendam lama dan perasaan yang makin membara, Cassandra nekat menyusun rencana untuk merebut Narendra. Namun, semakin ia melangkah jauh, batas antara obsesi dan cinta sejati kian kabur.

​Mampukah Cassandra memenangkan hati Narendra, atau akankah obsesi ini justru menghancurkan mereka semua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gadis bucin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35 Rahasia di Balik Tahun 2028

Sinar matahari pagi menyelinap lembut melewati jendela koridor SMA Garuda, memancarkan kehangatan yang amat menenangkan. Cassandra berjalan berdampingan dengan Narendra menuju kelas, disambut siulan godaan nan kocak dari beberapa teman sekelas yang melintas.

Narendra menyunggingkan senyum miringnya yang santai seraya menyerahkan segelas es matcha kesukaan Cassandra. "Biar otak lu agak adem sebelum kita bedah berkas rahasia jam istirahat nanti, Cas."

Cassandra menerima gelas tersebut dengan pipi merona merah, serata tersenyum manis menatap cowok di sampingnya. Di balik penampilan mereka yang tampak seperti pasangan SMA kasmaran pada umumnya, tersimpan sebuah tanggung jawab besar untuk membongkar misteri baru. Misteri yang melingkupi keluarga mereka.

Saat bel istirahat pertama berbunyi nyaring, Cassandra dan Narendra segera mengamankan posisi di sudut perpustakaan sekolah yang sepi dan ber-AC dingin. Suara pendingin udara yang berdengung halus berpadu sempurna dengan aroma buku-buku tua yang tertata rapi di rak kayu.

Narendra membuka laptopnya, menancapkan kabel enkripsi khusus ke ponsel Cassandra untuk mengakses folder tersembunyi berformat ZIP tersebut. Ia mengamati barisan kode perlindungan yang membentengi dokumen bertuliskan "Proyek Garuda II: Berkas Rahasia Ibu (2028)".

"Ini pakai enkripsi Time-Lock Cryptography tingkat lanjut, Cas," terang Narendra seraya menunjuk pola algoritma matematika di layarnya. "Artinya, berkas ini dirancang untuk baru bisa dibuka secara otomatis pada kurun waktu tertentu atau jika dimasukkan kunci logika emosional."

Cassandra mengamati barisan teka-teki logika yang muncul di layar monitor dengan dahi berkerut halus. Kunci enkripsi tersebut membutuhkan kombinasi tanggal penting yang paling berharga dalam kehidupan masa muda ibunya.

Ia memutar otak, mengingat kembali cerita-cerita sederhana yang pernah diucapkan ibunya saat mereka menghabiskan waktu bersama di rumah. Jemari lincah Cassandra mengetikkan kombinasi tanggal pernikahan orang tuanya dipadukan dengan tanggal lahir almarhum ayahnya.

KLIK!

Garis-garis batas enkripsi ganda pada layar monitor seketika runtuh, mengalihkan tampilan komputer ke sebuah direktori berkas rahasia yang terbuka sempurna.

Teknologi kriptografi masa kini mengajarkan bahwa pengamanan data terkuat sering kali menggunakan kombinasi enkripsi otomatis dan memori emosional pribadi agar tidak mudah diretas oleh pihak luar.

Mata cokelat jernih milik Cassandra membelalak tak percaya saat membaca lembar demi lembar berkas PDF yang terpampang di layar. Sosok ibunya yang selama ini ia kenal sebagai ibu rumah tangga biasa yang lembut, ternyata merupakan seorang analis data keamanan siber tepercaya pada masa mudanya.

Ibu Cassandra dahulu bertugas memetakan celah kerentanan jaringan nasional, sebelum akhirnya memilih pensiun demi melindungi kehidupan Cassandra dari kejaran jaringan konsorsium.

Tahun 2028 yang tertera pada judul folder ternyata merupakan proyeksi tahun implementasi sistem pengawasan masal ilegal yang pernah digagalkan oleh ibunya belasan tahun lalu.

"Ibu lu... ternyata salah satu peretas pertahanan paling legendaris di negeri ini, Cas," bisik Narendra dengan nada suara yang dipenuhi rasa kagum luar biasa.

Rasa haru dan hangat meluap di dalam dada Cassandra, hingga membuat matanya berkaca-kaca. Pengorbanan besar sang ibu yang rela melepaskan karier gemilangnya demi membesarkannya dalam ketenangan, terasa begitu menyentuh lubuk hatinya.

Narendra mengusap lembut bahu Cassandra. Menyalurkan dukungan emosional yang amat menenangkan bagi cewek kesayangannya itu. Keberanian sang ibu kini mengalir deras di dalam darah Cassandra. Membuktikan bahwa ketangguhan adalah warisan nyata di dalam keluarga mereka.

"Gue bangga banget sama Ibu, Ren," ucap Cassandra tulus seraya menyunggingkan senyum haru yang sangat manis.

"Gue juga bangga sama lu, Cas, buah jatuh memang enggak jauh dari pohonnya," balas Narendra lembut seraya meremas pelan jemari Cassandra.

Di lembaran terakhir dokumen digital tersebut, terdapat sebuah berkas audio terenkripsi yang menyelipkan pesan suara khusus dari masa lalu. Narendra segera menghubungkan earphone bluetooth milik mereka berdua untuk mendengarkan isi rekaman tersebut secara privat.

Saat tombol putar ditekan, suara lembut ibu Cassandra dari belasan tahun lalu bergema jernih di telinga mereka.

"Cassandra sayang, kalau kamu membaca dan mendengar rekaman ini, artinya kamu sudah tumbuh menjadi gadis yang cerdas dan berani. Ibu sengaja menyembunyikan masa lalu ini bukan untuk membohongimu, melainkan untuk melindungimu dari proyek pengawasan masal yang ingin menguasai data pribadi seluruh warga."

Pesan suara berdurasi dua menit itu membongkar detail strategi pertahanan terakhir yang dipersiapkan oleh ibunya dan almarhum ayahnya demi menjaga kebebasan informasi.

Cassandra menahan napasnya, mendengarkan setiap patah kata dari ibunya dengan perhatian penuh dan rasa haru yang membuncah. Narendra di sebelahnya ikut menyimak secara saksama, mencatat setiap poin teknis yang disampaikan oleh sang legenda pertahanan siber tersebut.

Momen haru di sudut perpustakaan yang dingin itu seolah menyatukan ikatan emosional masa lalu dan perjuangan masa kini. Kehadiran Narendra yang tak pernah lepas di sisinya membuat Cassandra merasa sanggup menghadapi tantangan apa pun yang tersisa.

"Kita akan teruskan perjuangan Ibu dan Ayah sampai tuntas, Ren," tegas Cassandra dengan tatapan mata yang menyala penuh tekad.

"Selalu, Cas. Gue bakal selalu ada di samping lu buat menuntaskannya," janji Narendra penuh keteguhan cinta.

Namun, baru saja rekaman suara itu selesai berputar dan layar laptop hendak ditutup oleh Narendra, suasana tenang di dalam perpustakaan mendadak terganggu.

Ketukan pintu kayu perpustakaan terdengar berbunyi nyaring dengan irama khusus yang sangat teratur.

TOK! TOK-TOK! TOK!

Cassandra dan Narendra seketika membeku di tempat duduk mereka, mengenali nada ketukan berirama khusus yang biasa digunakan oleh pimpinan agen lokal konsorsium.

Di balik kaca pintu perpustakaan yang buram, tampak bayangan sesosok pria tinggi besar bersetelan jas rapi sedang berdiri menatap lurus ke arah meja mereka berdua.

1
Ros Mawa Tyy
👍👍👍
gadis bucin: terima kasih 🤗🙏🏻
total 1 replies
gadis bucin
Teman-teman, silakan mampir dan baca karyaku. Jangan lupa tinggalkan jejak, ya. 🤗❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!