NovelToon NovelToon
Istri Rahasia Ceo Dingin

Istri Rahasia Ceo Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Kantor / CEO / Rumah Tangga / Cinta Murni
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: Armelia Melmel

Seorang Ceo yang merahasiakan pernikahannya dengan wanita yang di cintainya. Semua itu di lakukan karena keinginan sang istri. Sang istri ingin membuktikan diri ke keluarganya jika ia mampu berdiri sendiri. Bukan tanpa alasan, semua itu terjadi karena selama ini. Sang istri selalu mendapatkan perlakuan tidak adil dari keluarganya sendiri.Sang istri juga tahu jika pernikahan mereka berdua tidak akan di restui oleh keluarga suaminya karena latar belakangnya sangat berbeda jauh. Bagaimana kisah cinta mereka jika tahta dan sosial menjadi penghalang utama hubungan mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Armelia Melmel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.35 Lily tidak ke kantor

 Ke esokan paginya..

Lily membuka matanya. Tangan meraba-raba di samping.

Suaminya tidak ada di sampingnya. Lily menoleh ke samping. Suaminya tidak ada di sampingnya

"Sayang."Panggilnya dengan lembut."

Tidak ada jawaban. Lily bangkit dari tempat tidur.

 Wanita itu keluar dari kamar. Dia terus memanggil nama suaminya.

 Lily terus melangkahkan kakinya hingga dia berhenti di dapur. Netra Lily langsung terpaku pada suaminya yang sedang membantu mamahnya menyiapkan sarapan. Hal itu tidak pernah ia lakukan selama in.

"Pagi."Sapa Lily.

Eldrick dan mamahnya menoleh.

"Pagi sayang. Duduklah." Eldrick menghampiri sang istri.

Pria itu bahkan menarik kursi untuk sang istri. Dari raut wajahnya pria itu terlihat begitu bahagia.

 "Terimah kasih sayang."Lily tersenyum lebar menatap suaminya.

 Mamahnya yang melihat hal itu tersenyum kecil. Dia melihat bagaimana menantunya mencintai putrinya.

"Kalian berdua sarapan. "

"Terimah kasih mah."Ujar Lily tersenyum kecil.

Wanita paruh baya itu kemudian duduk di hadapan putri dan menantunya.

Selesai sarapan. Eldrick pamit kepada istri dan mertunya.

"Hari ini kamu tidak perlu ke kantor sayang. Semalam kamu pasti syok. Kamu bisa menenangkan dirimu."Eldrick terlihat bersalah kepada sang istri.

Lily menatap suaminya.

 "Aku mengerti sayang."

Lily melambaikan tangannya kepada suaminya.

"Dia begitu mencintai mu nak. Laki-laki seperti itu jarang di temui."

Lily menoleh kepada mamahnya.

"Maafkan Lily. Mamah tidak seharusnya melihat hal seperti ini."

Wanita paruh baya itu mendekati putrinya dan memeluknya.

 "Kebahagiaan mu yang paling utama nak. Mamah sama sekali tidak keberatan."Ujar Lily menatap putrinya.

Tatapannya begitu dalam. Di matanya memancarkan kebahagiaan yang begitu dalam.

 Lily melerai pelukannya dan menarik mamahnya masuk ke dalam.

Di sisi lain. Eldrick baru saja tiba di perusahaan. Pria itu melangkah masuk bersama dengan Will..

Beberapa karyawan menyapa dirinya.

Eldrick hanya mengangguk kecil dan melangkah masuk ke dalam Lift.

"Tuan Eldrick. Mamah anda ingin bertemu."

Eldrick menoleh.

Ana sedang berdiri di belakangnya bersama dengan mamahnya.

Eldrick menatap mamahnya.

"Ada apa lagi kali ini mah?"

Mery mendekati putranya.

"Mari bicara nak."

Eldrick menoleh kepada Will.

Will tersenyum kecil. Hanya melihat tatapan atasannya. Will langsung mengerti.

"Maaf nyonya. Tuan Eldrick sedang ada meeting penting."Ujar Will.

Eldrick segera melangkah masuk ke dalam lift.

"Eldrick, mamah ingin bicara."

"Nyonya tolong mengerti."

Will berusaha menjelaskannya agar Mery mengerti. Setelah membujuknya selama lima belas menit lamanya. Mery akhirnya setuju untuk pergi.

 Begitu Mery pergi. Wil juga masuk ke dalam lift. Dia sama sama sekali tidak menoleh kepada Ana yang berada di sana sejak tadi. Keberadaan Ana seakan tidak terlihat di mata Will.

Melihat kepergian Will. Ana menghentakkan kakinya. Wanita itu merasa kesal.

"Dasar menyebalkan. Bahkan kamu saja hanya seorang kaki tangan bersikap arogan di hadapan ku. "

 Ana benar-benar merasa tidak di hargai. Wanita itu menuju ke ruangannya.

Begitu tiba, netranya langsung tertuju kepada meja Lily.

"Kemana dia?"

 "Aku dengar tuan Eldrick memberi tahu tuan Hartono jika Lily tidak masuk kerja hari ini. "Ujar salah satu karyawan.

"Ada apa ini? Apa seorang atasan punya waktu untuk melakukan hal itu?"

Berbagai pertanyaan mulai di rasakan oleh para karyawan.

"Itu artinya mereka punya hubungan khusus."Timpal Grace.

Ucapan Grace semakin membuat para karyawan saling memandang. Mereka seakan setuju dengan apa yang di katakan oleh Grace.

Emosi Ana meledak.

Satu tamparan dia layangkan tepat di wajah Grace.

 "Jangan mencoba membuat gosip yang tidak benar. Kamu tahu dengan jelas jika aku adalah tunangannya."Ujar Ana dengan emosi berapi-api.

Grace memegangi wajahnya.

"Jangan membodohi diri sendiri. Kamu jelas tahu kebenarannya. Kamu hanya tidak bisa menerima kebenarannya."Jawab Grace yang semakin membuat Ana kesal.

"Kamu." Tangan Ana kembali terangkat hendak memukul wajah Grace.

Tapi detik berikutnya. Dia menyadari semua tatapan para karyawan. Mereka semua sedang melihat kearahnya.

 Ana kembali menarik tangannya. Dia kembali ke mejanya.

Begitu duduk, Ana kembali menoleh kepada Grace. Dia tidak mengerti apa maksud Grace.

 "Apa yang di katakan wanita sialan itu? Apa dia tahu sesuatu hal yang tidak aku mengerti?"Batin Ana kembali.

Dia kembali melihat ke arah Grace. Dia juga menyadari jika Lily tidak datang ke kantor.

 Ana menghembuskan nafas kasar. Dia mulai mengalihkan pandangannya pada layar komputernya.

Sementara itu, para karyawan lain kembali fokus pada pekerjaan mereka saat melihat Ana murka. Mereka tidak ada yang berani membantah Ana ataupun membela Grace.

Di sisi lain, Mery masih berada di depan perusahaan. Wanita paruh baya itu tidak bisa tenang.

 Dia terus menatap ke arah lantai di mana putranya berada. Tatapan penuh kekhawatiran.

"Eldrick, mamah hanya ingin bicara. Mamah yang tidak ingin melepas kemewahan itu. Hal itulah yang membuat mamah jauh darimu dan Alex."Mata Mery tampak berkaca-kaca.

 Semalam Mery mendengar percakapan mertuanya. Hal itu membuat wanita paruh baya itu merasa bersalah. Sekarang, dia ingin menemui putranya tapi hal itu begitu sulit.

Putranya seakan enggan untuk menemuinya. Melihat putranya menghindarinya. Mery semakin merasa bersalah.

Wanita paruh baya itu duduk di cafe menatap lurus ke arah perusahaan putranya. Tatapan Mery begitu sendu. Dia hanya memesan minuman dan cake.

Sudah cukup lama Mery berada di sana. Bahkan panggilan teleponnya tidak di jawab.

"Apa yang mamah lakukan di sini?"

Mery menoleh.

Putra keduanya sedang berdiri tepat di hadapannya. Seperti biasa putranya akan tersenyum kepadanya.

"Kapan kamu kembali?"

Alex duduk di hadapan mamahnya dan tersenyum kecil.

"Mamah baik-baik saja?"Alex menatap mamahnya.

Tatapannya begitu dalam. Alex sangat memahami apa yang akan di rasakan oleh mamahnya saat ini.

"Mamah baik-baik saja."

Alex tersenyum miring.

"Mamah sedang tidak baik-baik saja. Mamah tidak perlu berpura-pura di hadapan ku."Ujar Alex.

Alex masih menatap masih menatap mamahnya.

"Kakak tidak mau menemui mamah?"

Mery kembali menoleh ke arah perusahaan. Dadanya terasa sakit.

"Mamah sudah jauh dengan kakak mu."

Alex mengikuti arah pandang mamanya.

"Kakak tidak membenci mamah. Hanya saja mamah tidak mau membuka pikiran. Kak Eldrick sangat mencintai istrinya. Laki-laki dingin dan cuek itu begitu bucin kepada istrinya. Jika mamah melihatnya. Pasti mamah berubah pikiran."

Air mata Mery terjatuh membasahi pipinya.

Kini dia merasakan penyesalan atas sikapnya. Seharusnya dia berkaca bagaimana dulu ia di perlakukan seperti sampah oleh mertuanya. Sekarang dia juga ingin memperlakukan menantunya seperti itu. Mery menangis sesenggukan di hadapan putranya.

Alex menggenggam tangan mamahnya.

"Semuanya masih di perbaiki sebelum terlambat mah."

Mery terdiam.

1
sunaryati jarum
Aah romantis sekali Eldrick.Untuk Alek Niki Grace jodohmu tidak akan kemana.
sunaryati jarum
Eldrick tipe suami setia, mencintai sepenuh hati dan mengutamakan kebahagiaan istri
Armelia Melmel: setuju banget kak.
total 1 replies
Armelia Melmel
terimah kasih kak.
Nabila
bagus
Armelia Melmel: terimah kasih kak.
total 1 replies
Nabila
lanjut thor.. ceritanya menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!