NovelToon NovelToon
Sesal Yang Terlambat

Sesal Yang Terlambat

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Mandul / Tamat
Popularitas:63.5k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Melati dan Rayan sudah 5 tahun menikah, tapi mereka belum di karuniai keturunan. Di usia 5 tahun pernikahan mereka melakukan pemeriksaan kesehatan, dan hasil nya Rayan yang bermasalah.

Dokter Silvi, sahabat nya Melati memberi saran pada Melati agar Melati mengatakan bahwa diri nya yang mandul. Maka Melati akan melihat seperti apa wajah asli mereka, dan Melati pun menerima saran itu.

Setelah mengatakan hal itu, Melati di perlakukan bak pembantu. Rayan datang dengan membawa wanita hamil yang diakui sebagai anak nya.

Di hari syukuran kelahiran anak nya, Rayan mengundang Melati dan menghina nya di depan banyak orang. Melati lalu memberikan surat hasil pemeriksaan yang asli, Rayan dan kekuarga nya tidak percaya dengan hal itu.

Tapi setelah memeriksa keaslian surat itu, dan melakukan tes DNA maka mereka baru tahu bahwa anak itu bukan anak nya Rayan. Dan saat itu juga Rayan juga sudah di tipu oleh istri baru nya, harta nya sudah di bawa lari oleh wanita itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35

Malam ini Arini kembali ke rumah nya karena permintaan sang ibu, karena besok rencana nya dia akan mengajak Berry untuk bertemu langsung dengan Alvian. Mereka ingin meminta agar Alvian sebagai pemimpin perusahaan itu, menutup kasus Berry.

"Mas, besok kita harus menemui Alvian. Dia tidak bisa melakukan ini pada mu, jangan lupa bahwa adik nya pernah menjadi ipar ku!" Arini berkata pada Berry.

"Tapi apakah Alvian mau bertemu dengan kita?" Berry bertanya dengan ragu.

"Kenapa tidak? Dia harus membalas budi, jangan lupa 5 tahun adik ku memenuhi semua kebutuhan adik nya!" Arini kembali berkata.

"Baik lah, aku ikut dengan mu. Tapi aku tidak yakin pak Alvian akan mendengarkan kita!" Ucap Berry dengan pesimis.

"Biar aku yang bicara dengan nya, kau tenang saja!" Jawab Arini dengan yakin

******

Keesokan hari nya, Arini dan Berry mendatangi rumah Alvian. Tapi satpam yang menjaga gerbang rumah nya mengatakan bahwa Alvian sedang tidak berada di rumah.

"Maaf bu, saat ini pak Alvian nya sedang tidak berada di tempat!" Satpam itu berkata pada kedua nya.

"Kalau begitu, pertemukan saya dengan istri nya!" Arini berkata dengan setengah memaksa.

"Saat ini Nyonya Rista juga sedang tidak ada di rumah, dia sedang menjemput non Yasmin disekolah!" Pak Satpam memberi tahu.

"Kami akan menunggu nya, sekarang cepat telepon dia!" Perintah Arini dengan angkuh nya.

"Maaf bu, ibu bisa menunggu Nyonya Rista pulang nanti. Saat ini kami tidak bisa menganggu Nyonya Rista!" Satpam itu berkata lagi.

Arini kesal sekali dengan Satpam itu, saat ini dia gagal menemui Alvian dan Rista.

"Sudah lah Rin, ayo kita pulang. Kita temui dia lain kali!" Berry memberi usul pada Arini.

"Mas, ini tidak bisa di tunda lagi. Kita hanya di beri waktu satu minggu, jika kita gagal maka kita akan kehilangan semua nya!" Arini berkata pada suami nya.

"Bagai mana kalau nanti malam saja kita datang lagi, aku yakin kalau malam hari Pak Alvian dan istri nya pasti ada di rumah!" Berry memberi saran pada istri nya.

"Baik lah mas, nanti malam kita akan menemui nya kembali. Akan ku pastikan kita tidak akan kehilangan apapun, pekerjaan mu dan juga semua aset yang kita miliki!" Arini berkata dengan begitu yakin nya.

Berry hanya mengangguk kan kepala nya dengan lemah, entah kenapa dia merasa tidak yakin bahwa Alvian akan memaafkan diri nya. Mengingat istri nya dan keluarga nya telah berlalu buruk terhadap Melati, Berry merasa mungkin ini adalah balasan untuk mereka.

Kedua nya meninggal kan kediaman Alvian dan Rista, tapi mereka berjanji bahwa nanti malam mereka akan datang lagi ke rumah ini untuk menemui Alvian.

"Rin, bagai mana jika kita kehilangan segala nya?" Tanya Berry pada sang istri.

"Tidak mas, kita tidak akan kehilangan apapun. Alvian tidak akan bisa melakukan apapun pada kita, jika dia sampai melakukan nya. Maka aku akan membuat Melati membayar semua yang dia dapatkan dari keluarga ku selama 5 tahun ini!" Arini berkata dengan tatapan yang berapi - api.

Berry terdiam mendengar ucapan istri nya, walaupun dia sendiri tidak yakin dengan apa yang di katakan oleh Arini. Tapi dia tidak ingin mematahkan harapan sang istri.

Berry membelok kan mobil nya di sebuah restoran, karena ini memang sudah waktu nya makan siang. Dia berencana untuk makan siang bersam Arini di sini, tapi baru saja berjalan memasuki tempat itu. Mata Berry tidak sengaja melihat seseorang yang dia kenal, sedang bicara dengan beberpa orang di sana.

"Rin, bukan kah itu Melati?" Berry menunjuk pada suatu meja.

Arini mengikuti arah yang di tunjuk oleh suami nya, dan benar saja dia melihat mantan adik ipar nya ada di sini. Ada seorang wanita dan 2 orang pria bersama nya.

"Betul mas, itu Melati. Kebetulan sekali kita bertemu dengan Melati di sini, kita bisa bicara langsung pada nya!" Ujar Arini sambil menyunggingkan sebuah senyuman di sudut bibir nya.

Arini langsung berjalan ke arah meja Melati, tapi dengan cepat Berry menahan tangan nya.

"Tunggu dulu Rin, seperti nya dia sedang bersama klien nya!" Tahan Berry.

"Lalu kenapa kalau dia sedang bersama klien nya, toh itu lebih baik. Kita bisa memaksa nya agar dia meminta kakak nya mencabut semua tuntutan itu!" Arini kembali berkata.

Setelah mengatakan itu, Arini langsung berjalan ke arah meja yang di tempati oleh Melati.

"Melati, kebetulan kamu ada di sini. Kita perlu bicara!" Arini langsung berkata secara tiba - tiba.

2 orang pria yang ada di meja yang sama dengan Malati, langsung melihat Arini dan Berry. Lalu mereka beralih lagi pada Melati.

"Bu Melati, saya rasa pembahasan kita mengenai proyek ini cukup sampai di sini. Kami permisi dulu!" Ucap salah satu dari mereka.

"Baik Pak Farel, jika ada yang mau kalian tanyakan jamgan lupa kabari saya!" Jawab Melati sambil menyambut uluran tangan mereka.

Kedua pria itu berlalu dari hadapan Melati, wanita yang merupakan sekretaris Melati itu langsung membereskan berkas yang ada di atas meja. Dengan tidak tahu malu nya, Arini dan Berry duduk di hadapan Melati.

"Melati, ada hal penting yang harus kamu lakukan!" Arini berkata tanpa basa - basi.

"Seperti nya tidak ada hal yang penting, aku bukan lagi bagian dari keluarga kalian!" Melati berkata dengan nada datar.

"Melati, kau harus bisa membuat kakak mu menutupi apa yang telah di lakukan oleh mas Berry!" Arini langsung mengatakan tujuan nya.

"Kenapa? Suami mu memang bersalah, dan sudah seharusnya dia mempertanggung jawab kan semua perbuatan nya sendiri!" Melati berkata sambil memamerkan senyuman di sudut bibir nya.

"Melati, jangan menjadi manusia yang tidak tahu diri. Selama 5 tahun ini, adik ku sudah menghabiskan banyak uang untuk memenuhi semua kebutuhan mu. Sekarang sudah saat nya kau balas budi!" Arini berkata dengan penuh penekanan.

"Semua itu memang kewajiban mas Rayan sebagai seorang suami, lagi pula aku juga sudah habis banyak untuk keluarga mu. Kau lupa bahwa selama menjadi istri dari adik mu, kau sering minta uang dari ku!" Melati mengingatkan Arini.

"Kurang ajar kau Melati, semua itu adalah milik Rayan. Kau hanya lah orang asing yang beruntung di nikahi oleh nya!" Kembali Arini berkata dengan kesal.

"Kita lihat saja nanti nya, siapa yang menguntungkan siapa. Apakah kau dan keluarga mu masih bisa mendapatkan keberuntungan nya setelah ini?" Melati berkata dengan tenang nya.

Arini sangat geram mendengar ucapan Melati, sedangkan Berry merasa bahwa ucapan Melati mengandung suatu ancaman yang di ucap kan secara halus. Ancaman yang akan menghancurkan kehidupan masa depan mereka semua.

1
Rahma Inaya
bawk aja ke rs ibu rayan krn gka trm hiduo ssh akhrnya depresi
Rahma Inaya
mimpi km kesiangan rayan jgn harap melati mau blkan sm kamu yg ada kmu di usir jg di tolak utk sekian kalinya
Rahma Inaya
percuma km panggil km pasti akan di campakkan bery krn dia bosen hidup ssh dan milih tante kaya demi menuhi hidupnya yg mewah
Rahma Inaya
gmn bu arum ,arini ,rayan sakit kn di di hianti apalgi dl km mendukung ank mu selingkh sekrg ank perempuan mu selingkh hukum karma dibayar tunai tinggl arini nnt yg jerit histeris krn di hianati oleh bery
Ma Em
Mimpi saja kamu Rayan ingin kembali pada Melati jgn harap , sekarang Rayan juga Arini kena karmanya dan baru menyesal setelah usahanya bangkrut anak yg dikandung Andin bkn anaknya Rayan , Andin setelah istri sugar dady mu tau kesenanganmu akan hilang .
Cicih Sophiana
ihh kluarga yg lucu... 🤣🤣🤣 aq sampe sakit perut baca nya🤣🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
cocok dgn pemikiran aq Mel 👍 keperawanan tdk akan bisa dia balikin
Cicih Sophiana
emang ada yah orang menikah klo cerai di hitung berapa kerugian nya... baru denger nih ada manusia yg begini 🤣🤣🤣 klo begitu Mel minta si Rayan mengembalikan keperawanan kamu bisa nggak dia...
Cicih Sophiana
si Andin anak orang kere menyewa rumah besar jg berharap yg bayar si Rayyan 🫢🤣🤣... setelah di lamar balik lagi ke tempat kontrakan kumuh di pinggir kali tuh pasti... 🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
si Andin anak orang kere rumah orang tua nya aja ngontrak... mau di banding kan dgn melati? gak level kali 🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
laki laki bodoh... tes DNA woy jgn main percaya aja
Cicih Sophiana
selama lima tahun suami dan mertua nya memakai topeng ya... mungkin sekarang mereka udah cape Mel memakai topeng makanya topeng nya di buka 🤣🤣🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
si Andin kere aja ngaku orang tua ke luar negri.... liat aja dia liat barang mahal dia mau ... orang yg gak mampu ya gitu😆
Cicih Sophiana
emang si Rayan udah kenal orang tua si Pelakor... masa anak nya udah di hamilin orang tua belum kenal kan aneh...
Cicih Sophiana
suami bekas Melati kamar bekas Melati tempat tidur bekas Melati... nama nya jg sampah ya harus di buang ketempat nya seperti kamu nanti jg di buang ketempat klo ketauan busuk nya 🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
ayo Melati tunjukan pada mereka klo kamu wanita berharga...
Cicih Sophiana
Melati kamu harus kuat agar kamu bisa melawan mereka yg gak punya hati...
Rahma Inaya
pastinya bery mau nikahi tante2 ksepian krn kaya dan mkn nnt usha or harta nya berry yg kelolah mknya dia mau.kasian arini nntnya akan mengalami spt melati di cerai klu arini mkn dicerai tp klu melati dia yg ceraikn rayan.rayan hrs nya km intropeksj dr klu km di posisi melti gmn sdh di hianti trs dicerai sakit hati gk .di otak km cuma harta bukan cnt km hk mau hidup miskin mknya km kekeh mau rujuk sm melati tp km slh melati gk bodoh mau blk an lagi sm kamu
Cicih Sophiana
ada yah orang yg seperti mereka... udahlah Melati pergi aja mereka kan bukan manusia... tunggu lah karma akan datang untuk kalian..
Cicih Sophiana
Mel lebih baik kamu pergi aja dari rumah itu... dari pada jadi babu gratisan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!