seorang gadis yang bernama Sisil Rania Adipati mempunyai sifat yang ceria dan ramah.
dan mempunyai keluarga yang harmonis.tapi semua itu tidak bertahan lama
setelah dia di tuduh sebagai pembunuh ibu nya dia di usir sehingga membuat dia menjadi pribadi yang dingin,cuek,kejam dan dia ingin membalaskan dendam ibunya
akankah dendam nya terbalaskan atau tidak?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon situana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 33
selama di perjalanan Adel hanya diam saja dan lebih memilih memandangi luar jendela
"dek kita udah sampai"ucap ridho
ucapan ridho membuat lamunan Adel membuyar
"kamu harus mencoba untuk mengikhlaskan varo dek"
"kasihan dia jika kamu belum ikhlas dia akan tertahan di sini dan tidak akan bisa pergi dengan tenang"
"semua orang yang lahir ke dunia ini pasti akan pergi dan akan kembali ke Tuhan yang maha esa"
"begitu juga dengan kita,kita pasti akan kembali ke maha yang kuasa jadi kamu harus kuat kamu pasti bisa melewati semua dan kamu juga harus membuka lembaran baru"ucap ridho panjang lebar
adelpun memeluk ridho dan ridho juga membalas pelukan nya
"maksih kak"ucap nya datar
"iya, sama-sama"
adelpun memasuki rumahnya
Sinta yang melihat Adel masuk ke rumah segera mendatangi nya
"sayang kamu udah pulang"
"hmmm"
"kamu mandi dulu sana trus istirahat"
adelpun tidak menjawab dan langsung pergi menuju kamarnya
setelah Adel pergi Sinta pun menangis Delon yang melihat nya menangis langsung memeluknya
"kamu kenapa sayang"
"aku sedih sayang semenjak varo pergi Adel jadi pendiam"
"kamu sabar ya sayang semua butuh proses begitu juga Adel dia sangat terpukul apalagi Adel suka sama varo pasti dia sangat sedih dia belum bisa relain varo tapi perlahan-lahan pasti bisa kita hanya harus slalu di samping dia dan selalu mendukung nya dan kita harus memberinya kekuatan untuk membuka lembaran baru"
"iya sayang"
"ya udah kita istirahat ya sekarang kamu emang ga capek abis pulang dari pemakaman"
"iya aku capek"
"ya udah kita ke kamar"
setelah itu mereka pun pergi ke kamar
sedangkan Adel setelah dia membersihkan tubuhnya dia pergi ke balkon kamar nya dan memandangi langit
"varo hiks hiks aku kangen sama kamu"
"kamu pergi terlalu cepat hiks hiks"
"aku tau kamu pasti mandangin aku dari atas kamu bisa lihat aku dari sana aku sayang sama kamu terimakasih sudah menjadi sahabat aku dan menjadi orang pertama yang aku cintai selama nya kamu akan ada di hati ku ini kamu mempunyai tempat sendiri di hatiku"batin Adel
"aku akan tepati janji aku untuk menjadi mama kamu dan adik kamu varo
kamu ga perlu khawatir mereka akan aman di bawah pengawasan ku dan kamu bisa tenang di sana walau aku belum sepenuhnya untuk ikhlas melepaskan mu varo ku"
"dan aku senang kita memiliki banyak kenangan indah dan kenangan itu akan selalu berada di memori ku dan tidak akan pernah aku lupakan"
setelah itu dia pun mengambil gitar dan mulai bernyanyi
Semusim berlalu, kau masih bersamaku
Bahagia saat-saat itu denganmu
Kini ku sendiri, tak lagi bersamamu
Kau pergi aku dalam sepi
Tak sanggup ku melupakanmu
Mungkin sampai menemukan seperti dirimu
Bayangmu tinggal puisi
Tertulis dalam diary
Selalu tersimpan di sini
Semua tentang kau dan aku
Kini cintamu telah pergi
Terbawa waktu dan hari
Sungguh tak pernah terganti
Semua tentang kau dan aku
setelah Adel selesai bernyanyi dia pun mulai berbaring sambil memeluk foto dirinya dengan varo
"kamu akan selalu dekat dengan hati ku varo selamanya"ucap Adel
"aku akan selalu doakan kamu dari sini aku juga akan mengikhlaskan kamu pelan²"ucapnya sambil memandangi foto varo yang di pegang nya
Alvaro Alexander
mama varo Novi Alexander
adik varo Rere Alexander
Sinta Kusuma
Delon Kusuma