assalamualaikum temen-temen..
sebelumnya maaf ini karya pertama ku jadi mungkin banyak kesalahan dari penulisannya🙏
Grizella Abraham ada lah seorang gadis cantik,cerdas,ceria, dan ramah.
dia mempunya usaha sendiri yang tanpa di ketahui orang lain kecuali sahabat-sahabat nya.
Devan Rahardian Gavin adalah seorang CEO muda di perusahaan no 1 di dunia,
sifat nya yang arogan, dingin, dan kejam itu malah membuat banyak wanita yang mengagumi ketampanan CEO muda itu
suatu ketika dimana Zella dan Devan di jodohkan oleh kedua orang tua mereka
bagaimana jadinya jika pernikahan yang tanpa di dasari cinta?
dan juga bagaimana jika ternyata Devan masih berhubungan dengan kekasihnya?
dan apa yang akan terjadi setalah ini,
apakah pernikahan ini akan berlanjut? atau malah pernikahan mereka akan berakhir di tempat pengadilan
ikuti terus cerita ini, semoga kalian suka.
jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara like, komen, dan jangan lupa juga di vote ya🤗
salam manis dari author
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisa Hidayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 35
Devan memandang wajah cantik Zella yang sedang tertidur pulas, kelihatan dari wajahnya jika ia sedang lelah
"cantik... kenapa saat tidur pun dia terlihat sangat cantik" gumam Devan
Devan pun ikut berbaring di sebelah zella, dia memejamkan matanya sambil memeluk Zella yang di sampingnya
🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞
kini waktu sudah menunjukkan pukul 10 pagi, Zella merasakan lapar jadi dia terbangun dari tidurnya. tapi dia merasakan berat di perutnya, dia melihat ada tangan kekar yang memeluknya. Zella membalikkan badan dan ternya Devan yang memeluknya.
perlahan Zella mengangkat tangan devan
"huffhh akhirnya, aku lapar sekali" ucap Zella melihat ke arah jam dinding
"hah udah jam segini, ya ampun pantas saja aku lapar" ucap Zella
Zella berlalu pergi menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya, selesai itu dia keluar dari kamar mandi dan mendapati Devan yang masih tidur
"bangunin gak ya, hmm gak usah deh aku gak tega bangunin nya" ucap Zella
Zella pergi meninggalkan kamar menuju dapur
"pagi nona muda" sapa pelayan
"pagi, bi apa ada makanan yang bisa saya makan" ucap Zella
"tentu saja ada nona tapi sepertinya sudah dingin, jadi saya akan panaskan sebentar"
"baiklah, saya akan menunggu di meja"
pelayan tersebut berlalu pergi menuju dapur, tapi sebelum itu Zella menghentikan langkah pelayan tersebut
"bi" ucap Zella
pelayan tersebut berbalik menatap Zella
"iy nona apa ada lagi yang di butuhkan?"
"ah tidak bi, oh ya bi nama bibi siapa disini aku hanya tau bi Hana dan mba Sinta"
" ohh maaf nona nama saya Marni, saya seumuran dengan pelayan Hana"
"oowwh baiklah bi Marni"
"maaf nona jika sudah tidak ada lagi, saya permisi dulu"
"iy bi"
bi Marni segera ke dapur untuk memanaskan makanan yang dibuatnya tadi
selesai memanaskan makanan, bi Marni segera menghidangkan nya di meja
"terimakasih bi Marni, apa bibi sudah sarapan?" tanya Zella
"saya sudah sarapan nona"
"oh baiklah"
"maaf nona jika nona membutuhkan sesuatu, nona bisa panggil saya di belakang"
" iy"
pelayan tersebut pergi meninggalkan Zella yang sedang makan.
Zella juga sangat lahap memakan makanan nya, karna dia juga sangat lapar
Disisi lain Devan terbangun dari tidurnya dan tidak menemukan Zella di samping nya
"Zella!" panggil Devan
dia beranjak pergi ke kamar mandi, namun kosong tidak ada siapa-siapa
"kemana dia" gumam Devan
Devan memutuskan untuk mandi dan setelah itu mencari istrinya.
Zella yang sudah selesai sarapan memutuskan untuk pergi ke kamar nya
ceklekk..." kemana devan" gumam Zella
Zella mendengar suara gemericik air dari kamar mandi
"oow sedang mandi"
Zella berlalu ke closet room untuk menyiapkan pakaian Devan
selesai itu dia ingin pergi kerumah orangtuanya untuk memberi tahukan semuanya, karna hotel nya sekarang semakin berkembang bahkan Zella sedang berencana membangun hotel di London, jadi Zella akan memberi tahukan kepada orang tua nya sebelum mereka tau sendiri dari orang lain
ceklekk..
pintu kamar mandi terbuka dan menapakkan Devan yang hanya melilit kan handuk di pinggang nya
Devan melihat Zella yang sudah rapi di depan meja rias
"mau kemana?" tanya Devan
"aku pamit ya, aku ada urusan sebentar"
"gak"
Zella terperangah mendengar ucapan Devan
"kenapa?" tanya Zella
" gak boleh pokoknya, sebagai istri yang baik kamu harus mengurus suaminya yang sedang sakit, bukan malah pergi-pergi gak jelas" ucap Devan ketus
"huffhh.. aku bukan pergi-pergi gak jelas, aku ada urusan penting Dev, lagi pula kau juga sudah sehat"
"hmm pergilah" ucap Devan dingin
Zella melirik ke arah Devan yang sedang kesal kepadanya karna tidak mau menuruti kemauan nya.
Zella pun memutuskan untuk tidak pergi, dia akan menemani Devan dirumah
.
.
.
.
.
.
.
.
#halo semua gimana kabarnya?
semoga sehat semua ya dan semoga kalian selalu setia menunggu cerita selanjutnya 😘
oh iya maaf ya kalo masih banyak kesalahan dalam penulisan nya atau ada cerita yang agak sedikit kurang nyambung🙏
nah kalo kalian suka jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara like komen dan kalo bisa di vote ya 🙏
FL: @aisahdynt_
emosi aku jadinya 😠