NOTE: SEDANG DALAM TAHAP REVISI! (Sekuel Istri Jelekku Season pertama)
Rayna Hamish, gadis kecil kesayangan pasangan Randy Sebastian dan Dania Hamish.
Gadis itu kini telah beranjak remaja. Namun, ada yang tak biasa darinya. Gadis itu memiliki segalanya yang tentunya diberikan oleh Randy dan Dania. Di balik kehidupan mewahnya, ada kesederhanaan dalam dirinya yang menjadikannya layaknya gadis biasa dan senang menyendiri yang bahkan teman-temannya memanggilnya gadis cupu akibat pendiamnya dirinya dan tak senang berbaur.
Suatu ketika, tepat setelah dirinya pindah dari Australia ke Indonesia, negara kelahiran sang Papa, yaitu Randy Sebastian. Dirinya menghadapi masalah yang akhirnya membuatnya bertemu dengan seorang pria bernama Kevano, seorang aktor sekaligus model tampan di Indonesia.
Kevano yang berprofesi sebagai seorang aktor tentu hidupnya tak jauh dari media, segala tindak tanduknya selalu menarik perhatian media hingga suatu ketika menimbulkan banyak masalah untuk dirinya dan Rayna.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mahdania, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 34
Rayna keluar dari kamar Kevano dan menjawab telepon dari Dania.
"Halo, Moms," ucap Rayna.
"Halo, De. Mommy sama Papa tunggu di ballroom, ya. Ade langsung ke sini saja," ucap Dania.
"Ya sudah, Ade ke sana sekarang," ucap Rayna.
Rayna menutup teleponnya dan bergegas menuju ballroom.
Sesampainya di ballroom, Rayna langsung menghampiri sang mommy yang tengah berbincang dengan Raka dan Riko, ada sang papa juga di sana.
"Maaf, Moms. Ade kelamaan," ucap Rayna.
Dania tersenyum dan mengangguk.
"Eh, ada Om juga," ucap Rayna sambil tersenyum melihat ke arah Riko.
"Iya, Rayna," ucap Riko sambil menyunggingkan senyum manisnya.
"Loh kalian sudah bertemu sebelumnya?" tanya Dania.
Rayna dan Riko pun mengangguk.
"Bagus, dong. Ade kenalin dulu, ini Om Riko, dia teman Mommy dan Papa," ucap Dania.
Dania tersentak saat ada yang menyenggol tangannya.
Ya, siapa lagi kalau bukan suami tercintanya itu?
Randy menatap tajam ke arah Dania seolah tak terima dibilang temannya Riko.
Riko yang menyadari tingkah Randy pun hanya tersenyum tipis.
Randy masih saja sama dengan Randy saat SMA dulu, pikir Riko.
"Jadi, Om ini temannya Mommy, ya?" Rayna menjabat tangan Riko dan menyunggingkan senyum manisnya.
"Betul, kami teman kecil. Bahkan dari kami masih berada di dalam perut," ucap Riko sambil tersenyum.
"Wow, benarkah, Moms?" tanya Rayna.
Dania terkekeh dan mengangguk.
"Ngomong-ngomong, di mana Raydan?" tanya Riko sambil melihat sekeliling.
Riko masih ingat nama anak kembar Dania, Raydan Sebastian dan Rayna Hamish. Hanya saja Riko tak mengenali wajah Raydan karena terakhir kali dia melihat Raydan dan Rayna saat masih bayi.
"Iya, di mana Abang, Moms?" tanya Rayna.
"Di sini," sahut Raydan yang tiba-tiba saja ada di belakang Dania.
"Abang kemana saja? Kenalkan dulu teman Mommy," ucap Dania sambil melihat ke arah Riko.
Raydan mengangguk dan menjabat tangan Riko.
"Raydan, Om," ucap Raydan.
"Saya Riko, teman Mommy kamu. Saya juga Papanya Raka, masih satu sekolah dengan kamu," ucap Riko.
Raydan melihat ke arah Raka dan tersenyum.
"Iya, kita sering bertemu di Sekolah," ucap Raydan.
"Iya, aku juga satu bangku dengan Rayna," ucap Raka.
Raydan pun mengangguk.
******
Waktu berlalu dan acara perpisahan sekolah sudah selesai.
Dania dan Riko pun berpisah dan masuk ke mobil masing-masing.
Randy pun mulai melajukan mobilnya kembali ke rumah.
Jalanan cukup padat sore itu.
Randy mengemudikan mobilnya, pandangannya tak sengaja melihat ke arah banner besar yang terpampang di jalanan, dia tersenyum masam karena ada gambar Kevano di sana, tiba-tiba saja dia teringat sesuatu.
"Oh ya, Yank. Pria yang basah kuyup saat di resepsionis tadi, perawakannya mirip dia enggak, sih?" Randy mengarahkan pandangannya ke arah banner itu.
"Masa, sih?" Dania mencoba mengingat-ingat, dia pun membulatkan matanya dan sontak melihat ke arah belakang, tepatnya ke arah Rayna.
"Kenapa baju Ade bisa basah?" tanya Dania dan sontak membuat Rayna terkejut.
"A-ade enggak sengaja terpeleset di kolam, Moms," ucap Rayna dengan gugup.
Dania menatap Rayna dengan tatapan penuh selidik, namun Rayna justru mengalihkan pandangannya dan tak sengaja melihat ke arah banner.
Jantungnya berdegup kencang saat melihat gambar Kevano.
"Ya ampun, please." Rayna mencoba mengatur napasnya.
Dania mengikuti arah pandang Rayna, Dania pun menggelengkan kepalanya.
Dia berharap apa yang dia pikirkan tidak lah terjadi.
"Lain kali, kalau mau pergi-pergi bilang, ya," ucap Randy.
"Iya, Pa," ucap Rayna.
"Memangnya kenapa, Pa?" tanya Raydan seolah bingung mendengar percakapan antara orangtuanya dan adiknya itu.
"Tadi, saat di hotel, Papa sepertinya melihat pria kurang ajar itu," ucap Randy.
"Benarkah? Apa dia berbuat macam-macam lagi?" tanya Raydan.
"Tidak. Papa, sih, tidak yakin itu dia atau bukan. Penampilannya lusuh dan bajunya basah kuyup," ucap Randy.
Randy belum menyadari bahwa Kevano dan Rayna saat itu sama-sama basah kuyup.
Dania kembali melihat ke arah Rayna, terlihat Rayna seperti tengah gelisah.
"Mungkin itu orang lain, mana mungkin dia ada di sana," ucap Dania, Dania mencoba mengalihkan pembicaraan agar Randy tak lagi membahas soal Kevano.
"Bisa saja dia memang benar ada di hotel. Dia, kan, kakaknya Ralisya," ucap Raydan.
"Ralisya? Siapa itu, Bang? Apa gadis yang bicara dengan Abang tadi?" tanya Randy.
"Papa melihatnya?" tanya Raydan dengan penasaran.
"Mungkin iya, kalau gadis yang berwajah Asia dan cukup cantik itu," ucap Randy.
"Iya, Papa benar," ucap Raydan.
"Sudahlah, kalian bahas anak itu terus," ucap Dania.
"Eh tapi, kenapa Ade bisa sampai terpeleset? Ade enggak terpeleset bersama laki-laki itu, kan?" tanya Raydan sambil menatap Rayna dengan tatapan penuh selidik.
Rayna menelan air liurnya dan menatap sang Mommy.
Seolah mengerti kegelisahan putrinya, Dania pun tersenyum dan mengangguk.
"Ade enggak lihat dia, kok. Ade tadi enggak nyaman pakai wedges, ini pertama kalinya Ade pakai wedges, jadilah terpeleset," ucap Rayna.
Raydan pun mengangguk tanpa curiga.
Sementara Dania masih larut dalam pikirannya.
Dia merasakan basah kuyup nya Kevano dan Rayna memanglah berhubungan. Dania sudah ingat sekarang, dia mengingat bahwa pria itu memanglah Kevano, Dania mengenalinya meski hanya melihatnya dari perawakannya.
hal begitu aja bisa dibuat ga jelas
INI MALAH KTEMU KEVANO DIBANDARA, LGSUNG MAIN CIUM2, TERUS MAIN BAWA2 ANAK GADIS ORG.. JDI AGAK ILL FILL BACA SESION 2 INI.. GK SESUAI EKSPETASI YG DIHARAPKN BACANYA..