NovelToon NovelToon
HIJRAH ITU CINTA

HIJRAH ITU CINTA

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Angst / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: mama reni

Aisha Naziya Almahyra telah menjalin hubungan selama tiga tahun dengan kekasihnya yang bernama Ikhbar Shaqr Akhdan. Hubungan mereka sudah sangat jauh.

Hingga suatu hari kedua orang tua mereka mengetahuinya, dan memisahkan mereka dengan memasukan keduanya ke pesantren.

Tiga tahun kemudian, Aisha yang ingin mengikuti pengajian terkejut saat mengetahui yang menjadi ustadnya adalah Ikhbar. Hatinya senang karena dipertemukan lagi dalam keadaan telah hijrah.

Namun, kenyataan pahit harus Aisha terima saat usai pengajian seorang wanita dengan bayi berusia satu tahun menghampiri Ikhbar dan memanggil Abi.

Aisha akhirnya kembali ke rumah, tanpa sempat bertemu Ikhbar. Hingga suatu hari dia dijodohkan dengan seorang anak ustad yang bernama Ghibran Naufal Rizal. Apakah Aisha akan menerima perjodohan itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35. Pesan Dari Mas Ghibran

Aisha mendekatkan dirinya dan menyambut uluran tangan mama Ikhbar. Dia menciumnya. Air mata tampak mengalir dari sudut mata wanita paruh baya itu.

Dengan tangan kirinya, mama Ikhbar mengusap wajah Aisha. Tangan kanannya sangat lemah karena stroke.

"Maafkan, Mama," ucap wanita itu terbata dan terputus-putus.

"Aku yang seharusnya minta maaf. Dulu aku dan Ikhbar telah membuat mama dan orang tuaku menjadi malu," ucap Aisha. Air matanya jatuh membasahi pipi.

Aisha teringat ayahnya kembali. Beruntung kedua orang tua Ikhbar memiliki kesabaran yang kuat sehingga tidak sampai meninggal. Papanya Ikhbar baru meninggal satu tahun lalu.

"Mama baru dengar tentang meninggalnya ibu kamu," ucap mama Ikhbar.

"Semua sudah menjadi takdir Allah. Kita hanya menjalankan," jawab Aisha.

"Kamu telah menikah?" tanya Mamanya Ikhbar. Suara yang dia keluar kurang jelas dan terbata karena stroke yang dia derita. Namun, Aisha masih bisa mengerti dengan semua ucapannya.

"Sudah, Bu." Hanya itu jawaban dari Aisha.

Sekitar satu jam Aisha berada di ruang rawat inap itu sebelum akhirnya dia pamit. Ikhbar mengantarnya hingga ke halaman rumah sakit.

"Mas, aku ada satu permintaan," ucap Aisha.

"Katakan saja, Aisha," balas Ikhbar.

"Rahasiakan keberadaan aku saat ini. Aku pasti akan segera kembali, tapi tidak untuk saat ini," ujar Aisha.

Ikhbar hanya diam. Tadinya dia akan mengatakan tentang keberadaan Aisha pada Ghibran. Namun, setelah Aisha meminta dirahasiakan dia menjadi ragu.

"Maksudku, jika tidak ada yang bertanya, Mas diam saja. Namun, jika nanti mamanya Mas mengatakan tentang kedatanganku pada Annisa, katakan saja sejujurnya, jika kita bertemu tanpa sengaja. Aku takut terjadi salah paham jika Mas mengatakan tentang kehadiran aku di sini."

Aisha mencoba memberi alasannya pada Ikhbar. Walau itu tetap tidak bisa dibenarkan.

"Menurutku akan lebih timbul salah paham jika aku tidak mengatakan keberadaan kamu, dan Mas Ghibran mengetahui dari orang lain. Karena sejujurnya aku juga sedang ada sedikit masalah dengan Annisa. Mereka bisa saja mengira kita janjian bertemu di sini," jawab Ikhbar.

Aisha jadi berpikir, memang ada benarnya apa yang pria itu katakan. Pasti nanti akan terjadi salah paham jika Annisa atau Ghibran mengetahui keberadaan mereka. Aisha akhirnya membuat keputusan, biar saja Ikhbar mengatakan tentang keberadaannya pada sang suami.

"Jika begitu terserah Mas saja. Mungkin sudah saatnya aku kembali dan menyelesaikan semuanya."

"Mas Ghibran sangat mencintai kamu, aku yakin ada alasan kenapa dia menyembunyikan semua ini. Kamu harus bertanya, jangan ambil kesimpulan sendiri."

"Iya, Mas."

"Bagaimana pun, seorang istri yang pergi dari rumah tanpa izin suami itu adalah dosa besar," nasihat Ikhbar.

"Astagfirullah. Aku tahu, Mas. Aku akan meminta maaf pada Mas Ghibran," jawab Aisha.

"Mengapa seorang istri harus meminta izin kepada suaminya ketika keluar rumah? Jawabannya tentu karena adab. Adab meminta izin kepada suami ini sangat penting. Hal itu agar istri terhindar dari fitnah yang dikhawatirkan akan membuat rumah tangga terusik. Selain itu juga untuk menghindari prasangka buruk suami, tetangga, atau keluarga besar." Kembali Ikhbar memberikan penjelasan.

"Salah satu alasan terkuat, mengapa hukum istri meninggalkan suami haram karena istri yang pergi meninggalkan suami akan lebih memudahkan terjadinya perceraian. Maka dari itu sangat dilarang untuk seorang istri pergi meninggalkan rumahnya. Sedangkan perceraian adalah hal yang sangat diinginkan oleh setan."

Aisha menunduk. Dia selalu mendengar pengajian itu, tapi tetap saja dilanggar. Setan telah mempengaruhi napsunya. Seharusnya kemarin dia bertahan dan meminta penjelasan suaminya. Rasa sakit hati membuat dia gelap mata.

"Mas, aku pamit. Aku akan bersiap-siap untuk kembali ke rumah suamiku," ucap Aisha.

"Apa tidak tunggu Mas Ghibran menjemput. Biar aku yang menghubungi."

"Jangan, Mas. Aku akan kembali sekarang juga. Terima kasih atas nasihatnya. Apa pun masalah Mas dan Annisa, semoga segera ada jalan keluarnya."

Aisha lalu pamit. Dia ingin segera kembali ke rumah. Tidak sabar bertemu sang suami dan meminta maaf.

Sampai di penginapan, Aisha langsung aktif kan ponselnya. Banyak pesan masuk dan panggilan tak terjawab dari suaminya.

Hari pertama ada pesan masuk dari Ghibran yang meminta maaf. "Maafkan aku bila aku telah banyak mengukir luka di hatimu, maaf pula jika aku telah banyak meneteskan air mata yang keluar dari matamu. Yang ku lakukan hanya bisa meminta maaf bila aku tidak bisa memahamimu, memahami keinginanmu. Tapi yang perlu kamu tahu, bahwa hanya kaulah yang ingin ku jadikan satu-satunya menjadi pendamping hidupku, dan aku benar-benar menyayangimu.”

Hari berikutnya ada juga kata maaf yang Ghibran kirimkan. "Aku tau kata maaf ini tidak kan mampu menembus kesalahanku kemarin, namun aku tak akan putus ada untuk meminta maaf kepadamu sampai kau memaafkanku, Sayang. Pulanglah ... akan aku jelaskan semua kesalah pahaman ini. Jangan pergi. Aku tidak bisa tampamu, Sayang. Apa pun akan aku lakukan agar kau mau memaafkan aku."

Hari berikutnya Ghibran tetap mengirimkan kata maaf. "Maafkan aku bila aku telah banyak mengukir luka di hatimu. Maaf pula jika aku telah banyak meneteskan air mata yang keluar dari matamu. Maafkan aku karena kekhilafanku, hanya kaulah yang dapat mengerti perasaanku, Sayang. Aku memang orang bodoh. Tidak bisa melakukan apa pun dengan benar. Hanya maaflah yang bisa kulakukan. Pulanglah Sayang. Aku memunggumu."

Dua hari yang lalu Ghibran masih mengirim pesan dan itu juga kata maaf. "Aku tahu aku memang tidak layak untuk dimaafkan dan mungkin tidak akan termaafkan, tapi aku tetap akan meminta maaf! Kata-kata maafku tidak cukup untuk membuatmu merasa lebih baik. Permintaan maaf sederhana tidak akan pernah cukup untuk menghapus rasa sakit yang aku sebabkan. Tetap saja, dari lubuk hatiku, aku sangat menyesal. Aku berharap aku bisa menebusnya untukmu. Aku mohon kembalilah Sayang. Maaf, maaf dan maafkan aku, Sayang.

Itu pesan terakhir dari Ghibran. Kemarin dan hari ini tidak ada pesan masuk atau pun panggilan tak terjawab. Aisha menjadi kuatir.

"Dari kemarin dan hari ini, Mas Ghibran tidak lagi mengirim pesan, mau pun telepon. Apa dia mulai bosan. Tapi aku tidak boleh berprasangka buruk. Aku harus tanyakan langsung. Jika memang tidak ada lagi jalan keluar, aku terima semua keputusan Mas Ghibran. Semua memang salahku pergi tanpa pesan," gumam Aisha dalam hatinya.

Setelah semua pakaian dan barangnya di susun, dia lalu meninggalkan penginapan. Delapan jam perjalanan yang harus dia tempuh. Dalam perjalanan pikiran Aisha selalu tertuju pada sang suami. Entah mengapa hatinya menjadi tidak tenang dan gelisah.

Aisha takut terjadi sesuatu dengan suaminya. Di perjalanan dia juga tidak selera makan. Pikirannya hanya tertuju pada sang suami.

"Ya Allah, semoga semua baik-baik saja. Aku takut terjadi sesuatu dengan Mas Ghibran. Hatiku tidak tenang," gumam Aisha dalam hatinya.

...----------------...

1
inchieungill
kalo terus diam lalu sakit dan depresi, itu mah namanya nyiksa diri, tidak menghargai diri sendiri,. membiarkan diri dihina dan disakiti, diatasnamakan sabar dan ikhlas.
inchieungill
koq sarkas bicaranya?
inchieungill
kan lg hamil muda, koq gendong anak umur 4 thn?
inchieungill
sependek pengetahuan saya, pria gak boleh pakai sutra.
Tamirah
AQ acungin jempol buat author yg menulis cerita ini hingga yg membaca dibuat jengkel. kata hijrah hanya cocok untuk Gibran dan suaminya Anisa.
Sedangkan bapak nya Gibran orang tua renta yg gak tahu diri memang lebih baik nikah dr pada zina dan bisa menyalurkan hasratnya tanpa merasa berdosa karena halal.dasar gede nafsu .
Tamirah
jelas sakit hati 30 thn setia menemani suami dlm suka dan duka lalu dibohongi dan dikhianati 2 thn menikahi wanita muda tanpa diketahui dan segera mau melahirkan,..! luar biasa sakit nya.Gak ada wanita yang bisa bertahan kecuali wanita yg berhati mulia berharap tiket ke surga....!
Tamirah
Thor kalau bikin cerita yg normal normal saja apa mungkin ada tetangga author kehidupan nya yg seperti lalu diangkat menjadi cerita novel ,ha..ha...ha.!
Tamirah
kalau baca cerita ini kayak nya ngenes semua ceritanya berlatar belakang zinah .... ! gak anak gak bapak semua berzinah dgn alasan khilaf. walau judul novelnya ada kata hijrah tapi kok ya 3 keluarga kasusnya zinah,paling tidak salah satu aja Thor yg dibikin gituan . aneh.
Mama Reni: Bapaknya kan nikah siri, masa dibilang zina?
total 1 replies
Tamirah
aduh imut banget visualnya bikin gemesss deh.
Tamirah
cerita ini selain romantis juga syahdu dengan dihadir kannya. anak kecil diantara mereka
Tamirah
resiko yg harus ditanggung krn telah berbuat khilaf mau pindah ke mana saja masih ada saja gangguan tapi yg namanya cerita apa kata author nya /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Tamirah
ternyata mereka sama sama pernah berbuat zinah, dasar anak muda.
orang baik akan mendapatkan jodoh yang baik dan sebaliknya..
Tamirah
kalau laki laki betul betul mencinta nya dia akan menerima dgn segala kelebihan nya dan kekurangan nya mungkin iitu sdh takdir dr Allah.
Tamirah
inilah nasib yg di tanggung oleh wanita. Siapa yg mau menikahi wanita yang sdh gk perawan, wong laki laki normal dan bermartabat mencari istri ya yg masih orisinil, kalau laki walaupun sdh gak perjaka masih utuh gk ngepek.beda dgn wanita dah jebol,tuh jadi wanita jaga kehormatan.
Tamirah
AQ suka visualnya karena memakai wajah lokal dr ratusan novel yg AQ baca selalu menggunakan visual wajah Korea atau Eropa lanjut Thorrrrrrr.
Tamirah
awal cerita yg menarik , sy suka novel ini krn ada pesan moral.wajib bagi setiap wanita untuk menjaga kehormatan yg nnt akan dipersembahkan kepada calon suam.i lebih baik pacaran setelah nikah krn sdh halal .mau model apa saja pacaran nya gk dosa yg ada adalah ladang pahala .......lanjut Thorrrrrrr
DEWI MULYANI
Kecewa
mimma
Luar biasa
itin
CERITA YANG AWALNYA MENARIK KE PERTENGAHAN MULAI MENGURAS EMOSI HINGGA DIAKHIRI DENGAN PENUTUP YANG MANIS.

keren
itin: ❤️❤️🙏
total 2 replies
itin
keikhlasan ibu nur menghantarkan pak abdul kembali pada sang penciptanya. pergi membawa rasa bersalah dan penyesalan.
mangkanya siapapun itu saat umur semakin berkurang dgn bertambahnya kerutan diwajah perbanyaklah ibadah jangan banyakin koleksi pening kau nanti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!