“Temani kesepianku, maka uangku adalah uangmu!"
Demi kesembuhan sang ibu, Ermi Azrina rela menjadi Fake Affair yang berarti ia hanya perlu menjalankan misi agar Nesya Key (istri sah) sakit hati hingga menuntut perceraian.
Mampukah Ermi menyelesaikan misinya dengan baik? Apakah mungkin Key yang sangat mencintai suaminya mau bercerai hanya karena kehadiran orang ketiga? Apa motif di balik Fake Affair yang Varon Mero lakukan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oniya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 35 ~ Obsesi, Bukan Cinta!
Oek....
Tangisan histeris seorang bayi berjenis kelamin perempuan memenuhi ruangan. Rasa sakit tiada tara yang semula Ermi rasakan seketika menghilang begitu saja pada saat dokter meletakkan bayinya ke atas dada.
Tangisan Ermi pun pecah, ia tak sanggup menahan haru. Bahkan, ia tak lagi merasa sakit ketika dokter menjahitnya di bawah sana.
"Selamat nona, bayinya perempuan," ucap suster memberi selamat kepada Ermi.
"Terima kasih suster," balas Ermi yang tampak begitu terharu, ia mencium putrinya berkali. Suster menatap Varon sekilas sambil memegang gunting.
"Biar saya sendiri saja dokter," ucap Ermi merebut gunting dari tangan suster, kemudian memotong tali pusar putrinya seorang diri. Sedangkan Varon terdiam seribu bahasa melihat putrinya. Air matanya juga mengalir, tubuhnya masih bergetar hebat, lidahnya kelu tak bisa berkata-kata. Varon berdiam diri tanpa dapat melakukan apa pun.
Begitu semuanya selesai, suster mendorong brankar, membawa Ermi dan bayinya menuju ruang rawat inap. Sementara Varon masih tetap membatu tubuhnya.
***
"Aku tidak mencintaimu Viktor! Aku mencintai Varon! Kau tahu itu! Mau sebaik apa pun kau padaku, aku tidak akan bisa mencintaimu. Cinta tidak busa dipaksakan Viktor!" jerit Nesya Key frustasi dan kecewa. Key berharap yang datang menghalanginya saat akan bunuh diri adalah Varon, tapi ternyata yang datang malah Viktor.
"Kau tahu cinta tidak bisa dipaksakan, tapi kenapa kau memaksa Varon untuk bersamamu padahal dia tidak mencintaimu!" tegasan Viktor membuat Key terdiam dan lagi berontak. Ia sadar apa yang telah ia lakukan adalah salah.
"Itu adalah OBSESI, BUKAN CINTA!" lanjut Viktor membuat Key menatapnya serius.
"Apa bedanya denganmu? Kau juga terobsesi padaku, kan? Kau tidak mencintaiku," tekan Key dengan tatapan tajamnya.
"Ya, kau benar, katakanlah aku juga terobsesi padamu. Namun, aku yakin kau adalah takdirku Key. Anak yang kau kandung adalah benihku, padahal jelas-jelas kau menjebak Varon dan akan tidur dengannya, tapi takdir berkata lain, Tuhan telah mempersatukan kita dengan caranya dan caramu. Untuk itu, izinkan aku memberikan cinta untukmu dan juga anak kita. Aku berjanji seumur hidupku, aku akan membahagiakanmu dan juga anak kita," terang Viktor mampu mengubah tatapan Key yang semula tajam, kini menjadi berkaca-kaca.
"Kenapa kamu begitu baik padaku? Kenapa kamu masih mau menerimaku? Akan tetapi, aku tidak yakin kau masih mau menerimaku setelah mengetahui bahwa pengkhianat yang menghancurkan perusahaan yang kamu perjuangkan adalah—"
"Kamu!" sambung Viktor membuat Key terdiam.
"Se-sejal ka-pan?" tanya Key terbata-bata. Ia kaget setengah mati saat Viktor tahu bahwa wanita misterius tang telah menghancurkan karirnya tak lain adalah dirinya.
"Haha ... Aku bisa mendirikan perusahaan seperti itu lagi. Tidak perlu khawatir, harta itu bukan asetku. Ini asetku," balas Viktor menunjuk kepalanya.
"Aku bisa mendirikan banyak perusahaan yang menghasilkan banyak harta dengan ini. Aku pastikan kau dan anak kita akan hidup layak dan tidak akan menderita," lanjut Viktor menjelaskan. Key menutup mulut dengan kedua telapak tangan, kemudian memeluk Viktor dengan erat.
"Maaf, maafkan aku Viktor. Aku mohon maafkan aku," ucap Key tulus dengan tangisan yang membasahi baju Viktor.
"Tidak perlu minta maaf padaku, aku sudah lama memaafkanmu. Yang penting, kita berdua harus minta maaf pada Varon dan Ermi," ucap Viktor mengusap air mata Key dengan lembut dan penuh kasih sayang.
"Ya, aku juga ingin mengakui sesuatu. Tolong pertemukan aku dengan Ermi," pinta Key dengan ekspresi wajah seriusnya.
"Ganti bajumu, kita ke rumah sakit sekarang. Ermi pasti telah melahirkan," balas Viktor dan Key langsung bangkit dan menuju kamarnya untuk mengganti baju.
.
.
.
Jangan lupa mampir ke novel terbaru author, guys. Sudah Publish, judulnya Kukira Ibu Tiri, Ternyata Istri
tapi kok dikit banget kak.. 😁😁😁
gpp deh, yg penting masih bisa terus menikmati karyamu..
oke deh lanjut karya berikutnya..
sehat2 terus ya kak..
tetap semangat berkarya.. 😘🥰🤩😍
udh mampir di karya baru mu mak..
makasih othor 😘