NovelToon NovelToon
Bila Tak Jodoh

Bila Tak Jodoh

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Cintapertama / Badboy / Cintamanis / Patahhati / Contest / Tamat
Popularitas:16.6k
Nilai: 5
Nama Author: Marya Juliani Jawak

Menceritakan tentang hubungan kasih antar remaja hingga dewasa yg sudah berjalan lama. Tak terasa, hubungan bertahun - tahun membuat perasaan mereka menjadi tak menentu. Ada rasa jenuh sehingga ingin melepas.

Bersama dengan orang yg baru membuat diri kita akan bahagia, tanpa kita sadari bahwa ada hati lain yg bisa saja terluka.

Ditengah kebimbangan dan rasa jenuh yg melanda, mampukah kita mempertahankan hubungan lama yg dimulai dari awal atau melepaskannya begitu saja guna kebahagiaan yg kita dapatkan dari orang baru?

Simak terus yu bg/kk... Novel ketiga aku. Semoga suka ya 🤗.

Jangan lupa tinggalkan jejak (Rate, Favorite, Like, Komen ya). Salam sehat selalu 🤗🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marya Juliani Jawak, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keputusan Naldi

(Boy orangnya susah. Aku rasa dia sendiri yg harus menemukan pujaan hatinya. Sedangkan Karlina kamu gak usah khawatir, dia sudah ada yg mencintainya dengan tulus)

Kata - kata Frans yg masih terngiang di pikiran Ratna. Dia penasaran aja siapa yg sudah mencintai Karlina dalam diam. Pasti orang yg sangat setia, sehingga bisa mencintai Karlina hingga sekarang.

"Oi.... melamun aja. Awas kesambet, ntar posisi kamu di hati Frans digantikan lagi sama orang lain."

Puk.....

"Sembarangan aja kalau ngomong." Karlina hanya bisa mengusap lengannya yg dipukul Ratna dengan buku.

"Habisnya kamu ngelamun. Ngelamun apa sih? Kayaknya serius."

Ratna menyenderkan badannya ke bangku kuliah sebelum menatap Karlina. "Kamu pernah merasa gak ada yg memperhatikan kamu dari jarak jauh?" Tanya Ratna mencoba mencari informasi.

Karlina berpikir sebentar. "Sepertinya gak ada de. Emangnya kenapa? Ada sesuatu?" Tanya Karlina tanpa merasa curiga.

Ratna hanya mengangkat kedua bahunya. "Gak ada, cuman tanya aja. Sepertinya seru gitu punya penggemar rahasia. Diam - diam ada yg memperhatikan kita, dia tau yg kita suka, dia juga tau yg tidak kita sukai." Ratna membayangkan jika penggemar itu adalah orang spesial yg memperhatikan dirinya.

"Ia kalau baik, kalau gak bisa - bisa kamu dijual lagi." Merinding Karlina yg teringat juga akan Bunga Mawar yg beberapa kali diterimanya.

"Kenapa kamu tiba - tiba ngomong seperti ini? Kamu tau sesuatu tentang Mawar Merah?" Tanya Cindy curiga. Ia takut jika Ratna tau sesuatu tapi ditutupi darinya.

"Gak. Itu dia yg aku curigai. Kamu pertama dapat Mawar kan dari awal kita kuliah. Kata Pak Kost dan Reza tidak pernah ada yg dapat bunga mawar sebelum kita ngontrak. Trus kamu juga dapat bunga mawar lainnya disaat ada acara besar kita kan. Atau jangan - jangan kamu punya penggemar rahasia lagi." Tanya asal Ratna.

"Sepertinya gak ada de. Lagian kalau ada siapa coba? Aish.... aku kok jadi merinding ya. Mana ini kita mau wisuda lagi. Nanti kalau dia datang ngasih bunga lagi bagaimana dong? Aku takut dibawa kabur sama dia." Bisik Karlina agar tidak ada yg mendengar.

"Udah gak usah parno gitu. Aku rasa dia orang baik."

"Sok tau kamu Rat." Potong Karlina

"Emang ia, buktinya dia gak ada jahat kan sama kamu."

"Emang ia sih, tapi aku takut aja. Dulu waktu kita PKL tiba - tiba ada Bunga Mawar di samping aku. Aku tanya semua orang, mereka gak ada yg tau."

Atau jangan - jangan ini orang yg sama lagi. Tapi aku yakin kalau dia orang yg baik. Buktinya Karlina merasa aman aja selama ini. Batin Ratna.

"Ya udah, mungkin belum saatnya kamu tau dia siapa. Gak usah dipikirkan. Nanti dia akan memperlihatkan diri sendiri kok di hadapan kamu. Yg penting selama ini kamu masih aman aja."

Karlina hanya menganggukkan kepalanya. Tak lama kemudian dosen datang untuk memberi sedikit arahan tentang persiapan nilai untuk wisuda mereka nanti.

***

Rumah merupakan tempat ternyaman bagi kita untuk berpulang. Selain menjadi saksi bisu kita dari dalam kandungan hingga lahir, batita, balita, remaja, hingga kini, rumah juga merupakan tempat kasih sayang keluarga yg tak akan pernah kita temui selain diluar.

Naldi baru saja sampai di rumah. Ia paling malas jika berhubungan dengan rumah. Rumah yg selalu membuat hatinya terusik dan muak dengan Omelan - Omelan sang Ibunda.

"Bagus kamu ya Naldi, jam sekarang baru pulang." Teriak Ajeng Ibundanya Naldi saat melihat Naldi baru memasuki rumah. Ajeng tak habis pikir tentang kelakuan anaknya yg selalu susah untuk di bilangin.

"Ma, udah dong ma. Biarin Naldi istirahat dulu. Naldi capek ma." Mohon Naldi yg seharian semalam mengerjakan tugas kuliahnya.

"Capek kamu bilang? Lebih capek mama Nal. Kamu tidak pernah ngertiin posisi mama yg setiap hari dengar kelakuan buruk kamu itu. Bisa gak sih kamu buat keluarga kita bangga akan kebaikan kamu?"

"Jadi mama lebih percaya mereka daripada Naldi? Naldi hanya gonta - ganti pacar ma, bukan merusak mereka."

Plak.....

Satu tamparan mengenai pipi Naldi. Kesabaran Ajeng tak bisa tertahankan lagi. Habis sudah kesabarannya.

"Itu sama saja Naldi. Mama dan Papa tidak pernah mengajari kamu bersikap seperti itu ya. Sekarang kamu pilih bertunangan atau menikah langsung?" Dua pilihan yg berat untuk Naldi. Bagaimana dia mau terikat, jika dia sendiri belum bisa berkomitmen untuk setia.

"Ma please, jangan kasih Naldi pilihan yg sulit." Mohon Naldi frustasi.

"Dengan cara seperti ini Naldi, biar kabar buruk kamu dapat mereda. Kamu harus bisa berubah. Ingat kamu sendiri yg memulai, maka kamu juga yg harus akhiri."

"Gak ma, Naldi gak mau. Naldi belum siap terikat ma. Ma, Naldi mohon ma. Sekali ini aja ma, dengerin Naldi."

"Silahkan pergi dan tinggalkan semua fasilitas yg ada pada kamu. Kami mungkin terlalu memanjakan kamu selama ini sehingga kamu seperti ini." Ketus Ajeng menatap anaknya yg tak bisa berkutik.

Ada rasa Iba sebenarnya yg menggelitik hati nya sebagai seorang ibu. Tapi mau bagaimana lagi, ini semua demi kebaikan anaknya. Ajeng tak ingin terus - menerus anaknya terjerumus ke jalan yg salah.

"Bagaimana?" Tanya Ajeng yg belum mendapatkan jawaban dari Naldi.

"Tunangan." Pilihan yg terucap begitu saja dari mulut Naldi. Tidak ada pilihan lain selain itu. Tidak mungkin dia memutuskan fasilitas jika kuliahnya sendiri masih tanggung. Mau jadi apa dia nanti. Kuliah gak selesai, diusir dari rumah iya.

"Minggu depan kita akan undang keluarga besar untuk melamar Maya kerumahnya. Mama harap kamu pegang perkataan kamu dengan tidak kabur."

"Setelah yudisium ma. Naldi dan Maya mau fokus untuk wisuda dulu. Naldi akan omongin ini sama Maya." Setelah mengatakan itu, Naldi langsung pergi menuju kamarnya begitu saja. Ia merasa frustasi untuk saat ini.

"Sial .... sial......" Makinya menghempaskan tubuhnya pada kasur King nya. Rasa lelahnya berubah menjadi rasa kesal.

"Bagaimana bisa aku berkomitmen. Aku harus cari cara agar pertunangan ini batal." Tekad Naldi.

Ajeng yg mendapatkan putusan dari Naldi tadi hanya berharap jika ini adalah putusan yg tepat untuk kebaikan Naldi. Hatinya sudah terlalu sakit dicibir oleh teman - temannya. Hati Ibu mana yg selalu tegar jika anaknya selalu di jelek - jelek kan di depan dirinya. Tidak ada. Pasti hati mereka juga terusik dan membuat dirinya menjadi tidak nyaman. Salah satu cara agar terbebas adalah menghapus berita buruk anaknya dengan pernikahan. Agar orang tau jika Naldi tidak seburuk yg mereka pikirkan.

Happy Reading Say..... Semoga kalian suka. Jangan lupa 💟, ⭐, 👍 serta 💬 ya say.... 🤗😇

1
rikosembiring
Ditunggu lanjutannya y thor
Marya Juliani Jawak: Siap... Di pantengin terus ya 🙏😇
total 1 replies
Marya Juliani Jawak
Makasih kk.... Sukses buat kita semua 🤗
TK
first
semangat
sukses
TK
next
TK
first coment 👍
Nicco
Sabrina nya kapan nikah ya kak,novelnya terlalu greget pengen tau endingnya nih😁
Marya Juliani Jawak: Hahaha, sabar bang, semua ada waktunya. Indah pada masanya. hrhehe
total 1 replies
TK
semangat Thor 👍
Marya Juliani Jawak: Makasih kk....
total 1 replies
TK
like
TK
first 👍
TK
Anne dan Anna hadir 👍
TK
first
TK
next Thor 👍
TK
lelaki Berkacamata 🤗🙏
Marya Juliani Jawak
Makasih kk.... Semangat selalu 💪
TK
Anne dan Anna hadir 👍
Darah Biru (Bangsawan)
next up 💕😘😘😘😘
Darah Biru (Bangsawan)
😘😘😘
Darah Biru (Bangsawan)
semangat selalu 💕
Darah Biru (Bangsawan)
💕💕💕
Darah Biru (Bangsawan)
💕💕💕💕💕
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!