NovelToon NovelToon
SELIR CANTIK YANG TERBUANG

SELIR CANTIK YANG TERBUANG

Status: tamat
Genre:Fantasi / TimeTravel / Balas Dendam / Balas dendam. / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:698k
Nilai: 4.8
Nama Author: MILA KARMILA

Lien Hua, Selir yang tidak diinginkan dan tidak diperdulikan oleh Kaisar.
Kaisar hanya mencintai sang Permaisuri saja.

Lien Hua yang lelah akan sikap Kaisar, memutuskan untuk pergi meninggalkan istana, namun saat perjalanan, ia dan pelayannya mengalami kejaidan naas yang membuatnya tidak sadarkan diri selama berbulan bulan.

Saat kesadarannya tiba, ia memutuskan untuk kembali ke istana, memberikan pelajaran pada Kaisar, juga orang yang membuatnya tidak sadarkan diri selama berbulan bulan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MILA KARMILA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34: Kaisar Li Yuan vs Kaisar Yang Jian

Setelah satu bulan melatih kultivasi para anggota klan merah dan putih juga prajurit kekaisaran Yang Jian, kini Lien Hua telah selesai akan hal itu.

"Terima kasih Nona, anda telah membantu kami." Ucap Xuemin sangat tulus.

"Ya anggap saja itu balas budi karena kau juga telah membantuku saat itu." Balas Lien Hua.

"Baiklah, sekarang kita semua beristirahat saja." Ucap Kaisar Yang Jian merangkul Lien Hua tanpa malu didepan semua orang. Lien Hua yang diperlakukan seperti itu ia merasa malu, tapi juga senang.

"Kalian sangat cocok." Puji seseorang yang tiba tiba muncul dari belakang Lien Hua dan Kaisar Yang Jian. Sontak mereka berdua langsung menoleh.

"Ibu." Ucap Lien Hua langsung memeluk sang Ibu.

"Kenapa Ibu kemari tidak memberitahuku?"

"Kau yang kenapa, kenapa pergi tidak memberitahuku, apa kau melupakan ibu?" Ucap Ibu Lien Hua menatap sang putri.

"Ibu, aku tidak akan berani melupakan ibu, hanya saja...."

"... ya ya aku tahu, kau sangat sibuk." Potong ibu Lien Hua.

"Ibu kesini dengan siapa?"

"Dengannya." Tunjuk Ibu Lien Hua pada Jendral Shi, Jendral Shi tersenyum kearah Lien Hua.

"Kakak." Sapa Lien Hua

"Ibu perkenalkan ini Tabib Chen, dia yang menolongku saat aku dan Fu jatuh kedalam jurang, aku sudah menganggapnya seperti Ayahku sendiri." Ucap Lien Hua memperkenalkan Tabib Chen pada ibunya.

"Terima kasih, sudah menolong putriku." Ucap Ibu Lien Hua.

"Tidak apa, aku juga senang bisa mengenal putrimu yang sangat jenius ini." Tabib Chen mengangguk anggukkan kepalanya.

"Hormat Hamba." Ucap Kaisar Yang Jian pada Ibu Lien Hua.

"Kaisar, anda tidak perlu melakukannya, terima kasih telah menjaga putriku, aku sudah mengetahui semuanya dari cerita Jendral Shi, aku merestui hubungan kalian, jika putriku bahagia aku juga akan ikut bahagia." Ucap Ibu Lien Hua.

"Terima kasih Ibu." Ucap Kaisar Yang Jian memeluk Ibu Lien Hua, yang juga dibalas oleh Ibu Lien Hua.

"Tapi kau harus berusaha mendapatkannya, karena Kaisar Li Yuan tidak akan mudah melepaskan Li'er dengan mudah." Ucap Ibu Lien Hua.

"Kakak!" Seru seorang wanita melangkah mendekat pada Kaisar Yang Jian dan yang lain.

"Xia'er, ada apa? jangan berlari." Ucap Kaisar Yang Jian. Putri Yang Xia He manatap Jendral Shi dan Ibu Lien Hua secara bergantian.

"Dia Jendral Shi, dan ini Ibu mertua." Ucap Kaisar Yang Jian sudah memanggil Ibu Lien Hua dengan sebutan mertua.

"Wahhhhh selamat datang." Ucap Putri Yang Xia He senang.

"Baiklah, ayo kita masuk." Ucap Kaisar Yang Jian merangkul sang adik juga menggandeng tangan Lien Hua. Tapi saat mereka akan masuk ke ruang perjamuan, mereka semua malah dihentikan oleh seorang pria yang tiba tiba saja datang tanpa diundang.

"Li'er." Ucapnya mengehentikan langkah semua orang. Sontak semuanya menoleh, datanglah Kaisar Li Yuan bersama dengan pengawal bayangannya.

"Untuk apa kau kemari, bukankah aku sudah memintamu untuk menceraikanku, kenapa kau masih mencariku." Ucap Lien Hua menatap datar Kaisar Li Yuan.

"Aku tidak akan menceraikanmu, karena aku mencintaimu." Jawab Kaisar Li Yuan.

"Mencintai ya? hmmm aku tidak mencintaimu, aku mencintai Kaisar Yang Jian, aku bukan barang yang bisa kau buang dan kau ambil sesuka hatimu." Ucap Lien Hua membuat Kaisar Li Yuan terpaku.

"Apa kau tidak bisa memaafkanku."

"Bisa, asalkan kau menceritakan ku." Ucap Lien Hua tersenyum kecil, ia tahu bahwa Kaisar Li Yuan tidak akan mudah melakukan itu.

"Tidak akan, aku akan merebutmu kembali." Ucap Kaisar Li Yuan tiba tiba menyerang Kaisar Yang Jian hingga tubuhnya terpental kebelakang.

"Kaisar!" Seru semuanya terkejut akan hal itu, Lien Hua membantu Kaisar Yang Jian berdiri.

"Tidak apa, aku akan melawannya demi mendapatkanmu." Ucap Kaisar Yang Jian.

"Aku ingin agar kau yang menang." Ucap Lien Hua, Kaisar Yang Jian mengangguk tersenyum.

Kaisar Li Yuan dan Kaisar Yang Jian bertarung dengan sengitnya, kemampuan mereka imbang, hingga keduanya lelah sendiri, tanpa semua orang sadari pengawal bayangan meluncurkan anak panah menuju ke Kaisar Yang Jian, hingga anak panah itu menancap tepat didada Kaisar Yang Jian.

"Kakak!" Seru Putri Yang Xia He langsung berlari mendekati tubuh Kaisar Yang Jian.

"Deni!" Seru Mira langsung mendekati Deni yang terjatuh ketanah dengan darah segar yang terus mengalir.

"Kenapa kau melakukan itu!" Marah Kaisar Li Yuan pada pengawal bayangannya.

"Maaf Yang Mulia." Ucapnya menunduk takut.

"Mira, aku baik baik saja." Ucap Deni mengelus pipi Mira dan menutup matanya pingsan. Mira menangis melihat Deni menutup matanya.

"Deni bangunlah!" Seru Mira mengguncangkan tubuh Deni.

"Berani beraninya kau!" Marah Lien Hua pada pengawal bayangan Kaisar Li Yuan, ia meletakkan kepala Kaisar Yang Jian dan berdiri mengambil pedang yang sedang dipegang oleh Jendral Shi.

Ia menyerang pengawal bayangan itu dengan membabi buta, hingga pengawal bayangan itu jatuh ketanah. Lien Hua mengeluarkan alemen apinya, seketika tubuh pengawal bayangan itu terbakar dan menjadi abu.

Kaisar Li Yuan yang melihat itu sangat terkejut, bukan hanya Kaisar tetapi juga Jendral Shi.

Lien Hua mendekati kembali Kaisar Yang Jian, mencabut panah itu, lantas ia mengambil posisi teratai, mengeluarkan elemen kayunya.

Seketika muncullah akar dari tubuh Lien Hua, akar itu merambat ke tubuh Kaisar Yang Jian. Luka luar pada tubuh Kaisar Yang Jian seketika menghilang juga bersamaan dengan elemen kayu Lien Hua yang menghilang.

"Elemen kayu." Kaisar Li Yuan terkejut melihat itu.

"Mira." Ucap Deni memeluk Mira yang juga langsung dibalas oleh Mira.

"Jangan meninggalkanku." Ucap Mira diperlukan Deni.

"Tidak akan."

"Luka luarmu sudah sembuh, tinggal luka dalam saja yang harus di obati." Ujar Mira melepaskan pelukan Deni.

Seketika langit bergemuruh, sambaran petir dimana mana, semua penduduk mulai berhamburan keluar, klan merah juga klan putih sudah dalam posisi siaga.

1
Yue Li MZy
Jika Cinta sejati dan tulus itu tidak memandang Derajat dan penampilan fisik seorang
Yue Li MZy
Greget gw sama Raja Li Yuan,gara gara penampilan Lie Hua berubah jadi cantik lalu jadi mencintai nya,lalu kemanakah dia saat Lie Hua dulu mencintai dia,dia hanya mencampakkan nya sekarang itu akibatnya
E H Mukti
Nah kan nyesal kaisar 🤣🤣🤣
Lily Lily
Luar biasa
Apii kayangan
reider man gt kek
Erna Masliana
ceritanya bagus singkat padat tamat...👍
Erna Masliana
si Jendral gimana nasibnya
Erna Masliana
padahal dia nangisnya trik loh.. hey Raja gak setulus itu..dia cuma penasaran karena kau sudah cantik
Erna Masliana
dibaca firman 🤣✌️
Nur Hidayanto
Luar biasa
Anie Pailing
Luar biasa 👍👍👍👍👍👍
Amel
bagus bgttt
R'vina
Luar biasa
R'vina
kenapa gak Megaloman Fire aja 😆😁
Yurniati
aku paling suka cerita terjemahan yang berbaur time travel/transmigrasi ke dunia kuno
terus semangat thorr,,,,,,❤️❤️🌷🌷
Yurniati
mantap thorr ringkas padat jelas tidak berbelit-belit
tetap semangat terus thorr
sukses selalu buat mu thorr,,,,,,
@¥u &@n!
loh bukannya ayahnya sudah meninggal katanya
my+ng
/Good//Good//Good//Good//Good/
Asiana Tyas
Luar biasa
rach
Lumayan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!