Seorang perempuan bernama Olivia Al Farish, ia adalah seorang ibu dari putri bernama Yasmin Putri Permana.
Olive sudah berpisah dengan mantan suaminya, sejak delapan bulan yang lalu.
Banyak orang yang mempermasalahkan dengan status "Janda" memang apa yang salah dengan status seperti itu.
Tidak ada yang menginginkan rumah tangganya hancur, dan mendapatkan status seperti itu.
Olive atau pun orang lain tidak ada yang menginginkannya sekali pun.
Seberat dan sepahit apa pun, hidup ini harus terus berjalan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FitriRahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Khawatir....
Jam 20.00 WIB.
Dirumah bude Yani.
Olive dan Arjuna sudah sampai dirumah bude. Mereka berdua mengucapkan salam bersamaan.
"Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam." Sahut bude dari dalam yang sedang nonton TV, kemudian berjalan kearah luar.
"Olive dan Juna, masuk! Yasmin ada didalam sedang nonton tv!"
Olive dan Juna masuk kedalam dan memberikan martabak yang mereka beli tadi.
"Yasmin .." Panggil Juna melihat Yasmin yang sedang asyik nonton tv.
"Om Juna."
Yasmin berlari dan langsung memeluk Juna dengan erat!
"Hai cantik belum bobok? Kita pulang yuk!"
"Belum! Ayok om!" Sahut Juna yang begitu manja pada Arjuna.
Olive berpamitan kepada bude untuk pulang. Dikuti oleh Yasmin dan Juna! Mereka berjalan bersama, sedangkan Juna mengendong Yasmin.
Ditengah jalan, banyak orang nongkrong. Juna menyapa mereka dengan sopan.
"Permisi pak!"
Tapi tidak dibalas oleh mereka! Mereka hanya menatap dengan sinis. Arjuna dan Olive melangkah kembali menuju rumah.
Sampai dirumah, Olive mengeluarkan kunci dari tasnya. Kemudian membuka pintu, tidak lupa mengucapkan salam.
"Masuk mas!" Ajak Olive sambil berjalan masuk kedalam rumah.
Arjuna masuk kedalam rumah dan menaruh Yasmin yang sudah tertidur dalam gendongan Juna.
"Yasmin bobok ya! Om mau pulang dulu. Nanti kita ketemu lagi!" Arjuna berkata dan memeluk tubuh Yasmin dengan erat.
"Liv, ini sudah malam. Aku pulang dulu. Besok pagi aku kesini lagi!"
Arjuna keluar rumah dan kembali pulang.
Setelah Arjuna pulang! Olive memindahkan Yasmin kekamar. Ia mandi dan mengganti bajunya! Olive juga tidak lupa melaksanakan kewajibannya sebagai muslim.
Suasana malam semakin sepi, hanya terdengar suara jangkrik dimalam hari. Olive mengistirahatkan tubuhnya ditempat tidur.
Mencoba memejamkan mata, tapi tetap terjaga! Memikirkan lelaki tubuhnya yang tinggi, baik, sopan, yang pasti penyanyang membuatnya tidak bisa tidur.
Suara ponselnya berbunyi dan mengambil diatas kasur, menerima panggilan tersebut. Ternyata dari lelaki yang sedang ada dipikirannya.
Olive..."Assalamualaikum"
Arjuna..."Waalaikumsalam"
Olive..."Ada apa mas? Kamu sudah sampai rumah?"
Arjuna..."Baru saja. Ini baru masuk kamar! Kamu ga bisa tidur ya. Sedang memikirkan aku. Besok juga ketemu!"
Olive..."Sudah malam mas! Aku ngantuk!"
Olive menutup panggilan telepon, ia malas meladeni Arjuna yang bicaranya semakin ngawur!
Olive akhirnya tertidur ditemanin dengan mimpi indah.
Jam 04.00 WIB.
Olive sudah bangun pagi, ia segera memulai aktifitas dengan mencuci!
Kemudian melaksanakan sholat shubuh..
Udara pagi hari membuat seluruh tubuhnya menggigil, matahari mulai menampakkan cahayanya sedikit demi sedikit.
"Mama." Panggil Yasmin yang sedang berdiri menatap wajah mamanya.
"Iya sayang, mandi cepat sana! Kita pergi beli sarapan. Sekalian kerumah bude ya!"
Yasmin dengan cepat langsung pergi kekamar mandi. Sedangkan Olive menjemur pakaian.
"Assalamualaikum." Arjuna mengucapkan salam, sontak Olive terkejut!
"Waalaikumsalam." Sahut Olive yang ga nyangka kalau Arjuna akan datang sepagi ini.
Olive menatap dalam-dalam wajah lelaki yang sedang berdiri dihadapannya.
"Aku ga disuruh masuk nih. Aku juga bawa sarapan buat Kalian! Semoga kalian suka!"
Olive mempersilahkan Arjuna masuk kerumahnya dan menyuruhnya untuk duduk. Mengambil makanan yang dibawanya, lalu meletakkan dimeja makan.
Yasmin yang sudah selesai mandi. Telingganya mendengar suara Arjuna, spontan langsung berlari keluar dan memeluk Arjuna.
"Om Juna datang lagi. Kenapa om Juna ga tinggal disini aja, biar ga mondar-mandir." Ucap polos Yasmin, Arjuna hanya tersenyum menatap Olive yang sedang berdiri.
Arjuna mengajak Yasmin untuk didekatnya. Olive membawa secangkir kopi panas untuk Arjuna.
"Silahkan diminum mas!" Suruh Olive kepada Arjuna yang sedang duduk bersama dengan Yasmin.
Olive meninggalkan mereka yang sedang asyik bercanda.
Dua puluh menit Olive sudah selesai dengan ritual mandinya dan berhias. Ia kemudian menghampiri keduanya yang sedang bercanda. Memandangi keduanya sangat dekat, seperti seorang ayah dan anak. Mendengar suara tawa putrinya membuat hatinya terasa damai.
"Mama sini." Panggil Yasmin yang sedang duduk dipangkuan Arjuna.
"Iya ada apa sayang?"
"Ma aku sama om Juna udah lapar. Ayo dong ma, kita makan!" Olive yang meminta sarapan bersama-sama.
"Ya mama siapkan dulu ya!" Sahut Olive kemudian menyiapkan makanan yang dibawa Arjuna barusan.
Mereka sarapan bersama layaknya sebuah keluarga harmonis.
Ketika sedang asyik sarapan, terdengar suara ketukan dari arah pintu. Kemudian Olive bangun dan berjalan mendekati pintu!
Dilihatnya ada banyak bapak-bapak sedang berdiri didepan rumahnya. Dengan cemas, Olive pun menanyakan kepada mereka.
"Maaf ada apa ya, bapak-bapak berkumpul dirumah saya sepagi ini?"
"Mba sekarang sedang sama siapa?" Tanya salah satu seorang bapak.
"Saya sedang sama teman saya, pak? Ada apa ya?" Baru selesai menjawab Olive melihat Arjuna dan Yasmin menghampirinya.
"Tuh kan ada lelaki. Cepat bawa dia keluar." sahut bapak yang lainnya.
Salah satu lelaki yang bertubuh besar dan usainya tidak muda lagi masuk menerobos masuk kedalam rumah dan memegang tangan Arjuna.
Arjuna yang sedang berdiri bersama Yasmin kaget ketika tangannya ditarik paksa oleh seorang lelaki bertubuh besar itu.
"Pak, ada apa ini. Kenapa saya ..."
Belum selesai ngomong Arjuna diusir oleh bapak-bapak tadi jauh dari rumah Olive.
"Cepat pergi dari sini! Jangan pernah kembali kesini. Kalau mau berbuat yang tidak-tidak jangan dikampung ini! Bikin malu saja."
"Berhenti, ada apa ini. Apa salah teman saya? Mas! Kalian tidak boleh seperti ini!" Teriak Olive tapi tidak didengarkan oleh mereka.
Dengan mata kepalanya Olive melihat Arjuna diusir! Tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka hanya saling pandang dari kejauhan, entah apa salah mereka berdua.
Arjuna heran, apa salahnya hingga orang-orang mengusirnya dari rumah Olive. Ia hanya bisa melihat Olive menangis membelanya tapi tidak didengarkan.
Arjuna akhirnya pergi, tapi tidak tinggal diam. Nanti pasti ia kembali.
Sedangkan Olive kembali kerumah dengan perasaan kacau, marah, cemas, tapi tidak bisa ia keluarkan. Baru maju dua langkah masuk kerumahnya.
"Sebaiknya kamu segera angkat kaki dari rumah ini dan pergi tinggalkan kampung ini!" Suruh bu Sofie dengan tatapan sinis..
Apa maksud ibu. Kalau sampai ibu coba-coba memfitnah saya, saya ga akan segan-segan melaporkan ibu kepihak yang berwajib."
Bu Sofie tidak menanggapi, ia terus berjalan pergi meninggalkan Olive.
Terdengar suara tanggisan putrinya yang sangat kencang, sedang duduk dipojok kursi.
"Sayang kenapa disini?" Ucapnya pelan dan memeluk putrinya.
"Mama aku takut!"
Olive terus duduk terdiam, kenapa orang tidak memikirkan kebahagiannya! Kenapa orang berpikiran buruk tentangnya. Kenapa tidak bertanya dulu dan langsung menghakimi saja. Protes Olive dalam hatinya.
Didalam pikirannya terus membayangkan keadaan Arjuna. Orang sebaik Arjuna diperlakukan seperti itu! Olive tidak terima..
"Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam. Bude." Sahut Olive dan melihat kearah sumber suara.
Apa yang terjadi selanjutnya ya??
Selamat membaca🙏🙏
harus nya itu olive yang di bela bukan nya Wina,
harus nunggu di suruh bapaknya baru berangkat,jd greget saya Thor 😂
heeeee warbinasahhhh bengalnya andah pak!!!!