NovelToon NovelToon
Skenario Rahasia Sang CEO

Skenario Rahasia Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Cintapertama
Popularitas:477
Nilai: 5
Nama Author: Shee Lyn

"Pernikahan ini adalah benteng, dan rahasia adalah senjataku."
Bagi dunia luar, Mike Raharja adalah lambang kesempurnaan sekaligus kutukan. Sang tirani korporat yang dingin, tak tersentuh, dan dirumorkan tidak bisa memberikan keturunan bagi dinasti bisnis raksasa Raharja Group. Demi menjaga takhtanya dan melindungi sebuah rahasia besar dari musuh-musuh dalam selimut, Mike merancang sebuah skenario gila: pernikahan kontrak selama empat tahun dengan pengacara ambisius, Anita.
Namun, ketika masa kontrak berakhir dan topeng-topeng mulai berjatuhan, sebuah kejutan besar yang sesungguhnya baru saja dimulai. Di balik dinding sangkar emas yang penuh manipulasi, ada satu jiwa yang selama ini disembunyikan Mike dari radar dunia—sebuah pelabuhan hati rahasia yang menjadi alasan di balik semua kelicikan dan pengorbanannya.
Saat badai korporasi mengancam dan masa lalu menuntut balas, akankah skenario yang disusun Mike berakhir sebagai kemenangan mutlak, atau justru menjadi bumerang untuknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shee Lyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 34: (Bayang-Bayang Silsilah)

Tatapan mata Kevin masih terkunci pada cangkir teh di atas meja ruang tunggu, namun kesadarannya seolah tersedot berputar kembali ke masa delapan tahun yang lalu. Masa di mana langit Jakarta terasa jauh lebih cerah, dan beban di pundaknya belum seberat hari ini.

Saat itu, Kevin adalah seorang mahasiswa tingkat akhir fakultas hukum yang cemerlang, dan Rosse adalah gadis dengan tawa paling renyah yang pernah ia temui di perpustakaan pusat. Hubungan mereka berjalan begitu indah, penuh dengan mimpi-mimpi sederhana tentang masa depan yang akan mereka bangun bersama setelah lulus. Kevin mengingat dengan sangat jelas bagaimana rasanya menggenggam tangan Rosse di bawah rimbunnya pohon kampus, berjanji untuk selalu menjadi pelindungnya.

Namun, gelembung kebahagiaan itu pecah berantakan saat Kevin dengan penuh percaya diri membawa Rosse ke rumah utama keluarganya untuk dikenalkan.

Malam itu, makan malam keluarga berubah menjadi sidang interogasi yang dingin. Ayah Kevin, seorang pejabat birokrat dengan harga diri setinggi langit, menyewa penyelidik swasta untuk melacak seluruh silsilah keluarga Rosse sebelum pertemuan diadakan. Hasilnya adalah sebuah tamparan yang menghancurkan martabat Rosse.

*"Kamu anak dari istri simpanan, Rosse,"* kalimat ketus dan penuh penghinaan itu keluar dari mulut ibunda Kevin, memecah keheningan ruang makan mewah mereka. *"Keluarga kami adalah keluarga terpandang yang sangat menjaga kemurnian silsilah dan nama baik. Bagaimana bisa Kevin membawa anak yang lahir dari hubungan gelap dan tidak sah masuk ke dalam lingkaran keluarga kita? Apa kata kolega ayahmu nanti?"*

Malam itu, Rosse pulang dengan air mata yang terus mengalir, sementara Kevin mengamuk hebat di rumahnya, mendebat kedua orang tuanya hingga guci-guci kristal pecah berserakan. Kevin bersumpah tidak peduli dengan asal-usul Rosse, karena bagi Kevin, Rosse adalah wanita paling suci yang ia kenal.

Namun, tekanan tidak hanya datang dari keluarga Kevin. Di rumah kontrakan kecilnya, Rosse harus menghadapi kenyataan pahit saat mendiang ibunya jatuh sakit kritis akibat kanker stadium akhir. Di tengah kebimbangan Rosse yang terus dihantui rasa bersalah karena dianggap merusak masa depan Kevin, sebuah tawaran perjodohan datang dari keluarga Firman—seorang pengusaha kapal kaya raya yang merupakan teman lama mendiang ayah kandung Rosse. Keluarga Firman adalah satu-satunya keluarga kaya yang mengetahui status Rosse namun tidak mempermasalahkannya.

Di atas ranjang rumah sakit yang dingin, dengan sisa-sisa napas terakhirnya, mendiang ibu Rosse mencengkeram jemari putrinya dengan erat.

*"Rosse, Nak... dengarkan Ibu..."* bisik ibunya dengan suara parau yang tersendat. *"Jangan keras kepala mengikuti Kevin. Keluarganya tidak akan pernah membiarkanmu hidup tenang. Di dunia yang kejam ini, tidak ada keluarga terpandang lain yang mau menerima anak dari istri simpanan seperti kita dengan tangan terbuka, selain keluarga Firman. Menikahlah dengan Firman, Nak. Selamatkan dirimu, selamatkan masa depanmu... Ini permintaan terakhir Ibu..."*

Kata-kata dari ibunya yang sekarat itu menjadi palu gada yang meruntuhkan seluruh pertahanan ego Rosse. Mengetahui ibunya tidak akan bisa tenang sebelum melihatnya aman, dan mengetahui bahwa berkeras bersama Kevin hanya akan membuat pria itu dikutuk oleh keluarganya sendiri, Rosse mau tidak mau menyetujui perjodohan itu. Ia memutuskan hubungan dengan Kevin secara sepihak, memblokir seluruh akses, dan menikah dengan Firman satu bulan setelah ibunya wafat.

Rasa sakit hati atas keputusan Rosse dan kebencian mendalam pada kesombongan orang tuanya membuat Kevin mengambil keputusan ekstrem. Sejak hari di mana Rosse menikah, Kevin resmi keluar dari rumah utama keluarganya. Ia menanggalkan seluruh fasilitas, memutuskan hubungan darah, dan memilih hidup mandiri di Jakarta hingga akhirnya bertemu Mike Raharja dan menjadi tangan kanan kepercayaannya. Kevin menjauh dari keluarganya sendiri sebagai bentuk protes abadi atas cinta mereka yang dihancurkan oleh sebuah konsep semu bernama 'silsilah terpandang'.

*Guncang.*

"Kevin? Kevin, kamu melamun?"

Sebuah guncangan cukup kuat di pundak kirinya seketika memutus paksa untaian memori kelam delapan tahun lalu dari kepala Kevin. Kesadarannya tersentak kembali ke realitas, ke dalam ruang tunggu privat kantor firma hukum yang sejuk.

Kevin mengerjapkan matanya beberapa kali, mendapati Rosse sudah tidak ada lagi di hadapannya. Sebagai gantinya, Anita sedang berdiri di samping kursinya dengan dahi berkerut dalam, memegang beberapa lembar berkas pengamanan pernikahan yang dibawa Kevin tadi.

"Ya ampun, Kev. Aku memanggilmu sampai tiga kali dan kamu sama sekali tidak merespons," ujar Anita, menggelengkan kepalanya sembari menarik kursi di seberang Kevin dan duduk di sana. "Ada apa denganmu? Wajahmu pucat sekali. Apa Mike memberikan tugas yang terlalu berat minggu ini?"

Kevin berdeham pelan, merapikan letak kerah kemejanya untuk menutupi rasa salah tingkahnya yang baru saja tertangkap basah hanyut dalam masa lalu. "Ah, tidak, An. Maaf, aku hanya... sedikit kurang tidur karena memikirkan laporan intelijen semalam."

Anita menatap Kevin dengan pandangan menyelidik yang tajam khas seorang pengacara senior. Ia melirik pintu ruang tunggu yang sedikit terbuka, di mana di luar sana tampak siluet Rosse yang sedang berjalan menuju ruang arsip. Sebagai pemilik firma hukum, Anita tentu tahu seluruh latar belakang para stafnya, termasuk kisah masa lalu antara Kevin dan Rosse yang sempat menjadi konsumsi internal di masa-masa awal Rosse bekerja di sana sebagai manajer administrasi pasca-menjanda.

"Kamu bertemu Rosse tadi di depan?" tanya Anita, nadanya melunak, kehilangan kesan formalitas kantornya.

Kevin terdiam sesaat, lalu mengangguk pelan. "Iya. Kami sempat berbincang sebentar tentang Leo."

Anita mengembuskan napas panjang, meletakkan berkas pernikahan di atas meja lalu menopang dagunya dengan tangan. "Kev, sebagai sahabatmu dan Alvin, aku sering merasa sedih melihatmu. Kamu itu pria yang sangat hebat. Kamu setia, cerdas, dan kamu selalu bisa menyelesaikan masalah pelik yang dihadapi Mike dengan sangat rapi. Tapi kenapa untuk urusan hatimu sendiri, kamu membiarkan dirimu terjebak di dalam labirin tanpa ujung seperti ini?"

"Situasinya tidak semudah itu, Anita," jawab Kevin parau, menyandarkan punggungnya ke sandaran sofa. "Status Rosse... dan posisi mertuanya saat ini membuat semuanya menjadi sangat rumit."

"Aku tahu tentang mertua Rosse yang masih bersikeras mempercayai bahwa mendiang anakny masih hidup setelah kecelakaan kapal dua tahun lalu," sela Anita dengan nada tegas namun penuh perhatian. "Tapi secara hukum perdata, Kev, setelah dua tahun kehilangan tanpa kabar di laut lepas dalam insiden kecelakaan transportasi, seorang istri memiliki hak penuh untuk mengajukan gugatan pernyataan kematian ke pengadilan demi memperjelas status hukumnya. Aku bisa membantu Rosse mengurus dokumen itu dalam waktu satu minggu jika dia mau."

Kevin tersenyum kecut, menggelengkan kepalanya. "Masalahnya bukan pada hukum di atas kertas, Anita. Masalahnya ada pada hukum moral di dalam hati Rosse. Dia merasa sangat berutang budi pada keluarga Firman yang telah menerimanya dengan tulus di masa lalu saat keluargaku sendiri menginjak-injak harga dirinya. Rosse tidak mau melukai hati mertuanya yang sedang hancur. Dia memilih mengorbankan perasaannya sendiri—dan perasaanku—demi menjaga rasa hormat itu."

Anita tertegun mendengarkan penjelasan Kevin. Ia bisa merasakan betapa pekat rasa bersalah dan cinta yang saling membelenggu kedua insan tersebut. Silsilah masa lalu yang kotor telah memaksa Rosse masuk ke dalam keluarga Firman, dan kini kebaikan keluarga itu pula yang menahan Rosse untuk kembali ke pelukan Kevin.

"Lalu sampai kapan kamu mau menunggu, Kev?" tanya Anita lirih.

"Sampai waktu yang tidak ditentukan, An," jawab Kevin dengan sepasang mata yang kembali memancarkan keteguhan mutlak seorang pria dewasa yang sudah selesai dengan ego mudanya. "Aku sudah kehilangan dia sekali karena kelemahanku di masa lalu. Kali ini, aku tidak akan pergi lagi. Aku akan tetap berdiri di sampingnya sebagai pelindung tak kasat mata, sampai dia sendiri yang siap untuk menggenggam tanganku kembali tanpa ada rasa bersalah pada dunia."

Anita menatap Kevin dengan pandangan penuh rasa kagum sekaligus haru. Di dalam lingkaran sahabat Mike Raharja, Kevin mungkin adalah pria yang paling tertutup tentang luka pribadinya. Namun di balik ketenangan jabatannya sebagai tangan kanan sang tirani, Kevin menyimpan sebuah kesetiaan yang teramat langka dan suci.

Di luar dinding kantor firma hukum yang sunyi siang itu, awan mendung perlahan mulai berkumpul di langit Jakarta. Pertemuan Kevin dengan memori masa lalunya hari ini seolah menjadi pengingat bahwa sebelum badai baru yang dibawa oleh Rendy pecah menerjang dinasti mereka, masing-masing dari mereka harus menyelesaikan pertempuran batin di dalam hati mereka sendiri terlebih dahulu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!