NovelToon NovelToon
Selingkuh Demi Keturunan, Suamiku Akhirnya Menyesal

Selingkuh Demi Keturunan, Suamiku Akhirnya Menyesal

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Mandul / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:7.5k
Nilai: 5
Nama Author: zenun smith

Rumah tangga Xena dan Reyhan terlihat sempurna, penuh cinta dan kesetiaan. Apalagi dari dulu hingga sekarang, Reyhan selalu memperlakukan Xena dengan baik. Malah cenderung meratukan istrinya tersebut.

Tapi semuanya hancur ketika terdengar kabar bahwa Reyhan diam-diam menikahi wanita lain demi mendapatkan keturunan karena Xena tak kunjung hamil. Lebih menyakitkan lagi, wanita itu adalah tetangga mereka sendiri yang selama ini terlihat baik di depan Xena.

Dikhianati setelah semua pengorbanannya, Xena memilih pergi. Tapi sebelum itu, ia membongkar identitas dan rahasia besar yang selama ini ia sembunyikan dari suaminya. Saat kebenaran terungkap, Reyhan baru sadar bahwa wanita yang ia sia-siakan ternyata bukan wanita biasa, dan penyesalannya datang ketika semuanya telah terlambat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zenun smith, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salah Sasaran

Hari-hari berlalu dengan cepat. Xena dan Reyhan kini telah resmi bercerai secara hukum. Lembaran baru telah dibuka, dan status mereka di kantor tak lebih dari dua orang asing yang kebetulan bernaung di bawah atap perusahaan yang sama.

Tidak ada lagi sapaan manis, tidak ada lagi tatapan peduli. Xena benar-benar memutus semua akses rasa untuk sang mantan suami.

Namun, bagi Reyhan, kata selesai belum benar-benar mutlak. Pria itu tampaknya belum menyerah begitu saja untuk mendapatkan kembali posisi di hati Xena, atau lebih tepatnya, posisi nyaman di samping sang CEO.

Siang itu, koridor lantai atas kantor terasa agak lengang. Reyhan yang sedang berjalan menuju area pantry menghentikan langkahnya saat melihat seorang OG (Office Girl) berjalan tergesa-gesa sambil membawa sebuah paper bag.

Cara si OG memperlakukan bungkusan itu sangat tidak biasa, ia memeluknya dengan amat hati-hati. Bahkan saat menata kotak-kotak makanan tersebut di atas meja pantry, si OB tampak begitu menyusunnya dengan estetika tinggi layaknya hidangan untuk tamu agung kenegaraan.

Reyhan yang memperhatikan dari ambang pintu melipat tangan di dada, memicingkan mata penuh selidik. Ia melangkah masuk.

"Ehem. Serius amat, Min. Itu makanan buat siapa? Memangnya kita lagi ada kunjungan tamu penting atau investor asing?" tanya Reyhan memancing.

"Eh, Pak Reyhan. Bukan buat tamu, Pak. Ini makanan khusus buat Ibu Xena, Ibu CEO kita."

Reyhan mengernyit. "Bu Xena? Tumben dia makan siang di kantor? Biasanya kan selalu makan di restoran luar atau menyuruh sekretarisnya beli di kafe bawah."

"Nah, itu dia, Pak. Ini bukan Ibu Xena yang pesan. Ini kiriman dari seseorang, Pak. Kayanya ada cowok yang lagi perhatian banget sama Beliau."

Mendengar hal itu, rahang Reyhan mengeras seakan tak setuju si OG bilang ada yang dekati mantan istrinya. Itu tidak boleh terjadi, pikir Reyhan.

Ya, memang benar. Makanan itu dikirimkan oleh Dokter Ibra. Mengingat jadwal praktiknya yang sangat padat, Ibra belum bisa sering-sering mengajak Xena makan siang bersama secara langsung. Sebagai gantinya, pria dewasa itu menunjukkan perhatiannya dengan memastikan asupan makanan Xena tetap terjaga selama bekerja.

"Oh, begitu... Ya sudah, teruskan kerjamu."

Reyhan berpura-pura melangkah pergi meninggalkan pantry. Padahal ia tak benar-benar pergi dan ngumpet sambi mengintip ke dalam pantry. Otaknya berputar cepat mencari celah untuk menyabotase makanan tersebut.

Reyhan menyeringai licik. Ia meraba saku celananya, memastikan sebuah pil kecil pemberian dukun masih ada di sana. Menurut sang dukun, pil itu bisa membuat siapapun yang memakannya akan langsung jatuh cinta setengah mati dan bertekuk lutut.

Pucuk dicinta ulam pun tiba. Ponsel si OG tiba-tiba berdering nyaring di atas meja. Dari gesturnya, tampaknya ada panggilan darurat dari supervisor cleaning service yang membuatnya harus segera keluar.

"Aduh, sebentar ya makanan Bu Xena, ditinggal bentar," gumam si OG kepada makanan, lalu setengah berlari keluar dari pintu samping pantry.

Begitu situasi aman, Reyhan bergerak secepat kilat. Ia menyelinap masuk, membuka salah satu wadah lalu menjatuhkan isi pil dukun itu ke dalamnya. Hanya dalam hitungan detik, pil tersebut larut tanpa bekas, menyatu sempurna dengan makanan.

Reyhan tersenyum puas, buru-buru kembali ke posisi persembunyiannya sebelum si OG kembali. Dari kejauhan, ia melihat si OG masuk lagi ke pantry, merapikan nampan, dan langsung berjalan menuju ruang kerja Xena.

Reyhan tertawa tanpa suara dalam hati. Rencananya berhasil.

...***...

Jam makan siang telah terlewat sekitar satu jam. Di kubikel kerjanya, Reyhan tampak begitu sumringah. Senyumnya terus mengembang, membayangkan efek dari pil dukun yang sebentar lagi akan mengubah total sikap dingin Xena menjadi sangat manja kepadanya.

Tak jarang, dengan alasan yang dibuat-buat seperti mengantar dokumen atau sekadar ke toilet, Reyhan sengaja mondar-mandir di depan ruangan Xena. Ia berdiri dengan dada membusung, menunggu dengan tidak sabar kapan pintu itu akan terbuka dan Xena akan berlari keluar mencarinya sambil menangis rindu.

Saking mencoloknya gelagat Reyhan yang senyam-senyum sendiri, seorang rekan kerja di sebelahnya sampai merasa aneh dan menegur.

"Pak Reyhan kenapa dari tadi mondar-mandir terus sambil senyum-senyum begitu? Menang lotre kah?"

"Enggak ada apa-apa. Lagi senang aja, bawaannya emang lagi happy hari ini."

Gaya Reyhan benar-benar persis seperti remaja labil yang tengah kasmaran untuk pertama kalinya.

Tak lama kemudian, yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Pintu ruangan CEO terbuka. Xena melangkah keluar dengan anggun, mengenakan blazer formalnya sambil membawa beberapa berkas diikuti sang sekretaris. Reyhan langsung memasang posisi, memperbaiki kerah kemejanya, dan melemparkan senyuman paling menawan yang ia miliki.

Akan tetapi angankan berlari memeluk atau memanggil namanya dengan mesra, Xena justru berjalan melewati Reyhan begitu saja. Pandangan matanya lurus ke depan, bahkan tidak menggubris sedikit pun kehadiran Reyhan yang sudah berdiri tegak seperti manekin.

Xena bersikap sangat biasa, dingin, dan profesional seperti biasanya.

Reyhan melongo, senyumnya langsung luntur. Seharusnya pilnya sudah bereaksi sekarang. Tapi ini kenapa mukanya lempeng-lempeng aja? Tumbenan obat dari mbah gak manjur? Apa dia belum makan makanannya tadi? pikir Reyhan bertubi-tubi dengan rasa heran yang membuncah.

Di tengah kebingungan Reyhan yang sedang sibuk meratapi kegagalan obat dukunnya, tiba-tiba dari arah belakang, si OG yang tadi menyiapkan makanan berjalan mendekat. Anehnya, si OG menatap Reyhan dengan pandangan mata yang sangat berbeda. Ia tersenyum-senyum sendiri, menggigit bibir bawahnya, dan menatap Reyhan dengan binar mata yang penuh dengan bunga-bunga asmara.

Dipandang dengan tatapan menjijikkan seperti itu, bulu kuduk Reyhan langsung berdiri kaku. Ia merasa geli sekaligus merinding. Reyhan buru-buru membalikkan badan dan melangkah cepat untuk menjauh.

Namun, si OG justru tampak sangat agresif dan caper (cari perhatian). Kemanapun Reyhan melangkah, bahkan saat Reyhan berpura-pura memeriksa mesin fotokopi, si OG tetap mengekor di belakangnya sambil memegang sapu dengan gerakan yang gemulai.

Kesabaran Reyhan habis karena terus-terusan dikuntit. Ia berbalik dengan wajah gusar.

"Heh, Mimin! Saya perhatikan dari tadi kamu ngintilin saya terus ya? Sana, mendingan kamu bersihkan ruangan lain atau sapu koridor sebelah sana! Jangan ganggu saya!" sentak Reyhan ketus.

Si OG tidak takut, ia justru tersenyum malu-malu kucing, memilin-milin ujung bajunya. "Iya, Pak Reyhan yang ganteng... Saya bakal bersihin yang lain kok. Tapi sebelum saya pergi, ini buat Pak Reyhan. Jangan lupa dibaca tulisan di bungkusnya.

Setelah menyodorkan permen itu, si OG langsung berbalik badan dan berlari kecil sambil menutup mukanya yang memerah, persis bagai remaja perempuan yang baru saja menyatakan cinta pada kapten tim basket sekolah.

Reyhan speechless alias kehilangan kata-kata. Ia membalikkan permen tersebut dan membaca tulisan yang tertera di sana. Ternyata tulisannya I Love You.

Detik itu juga otak Reyhan langsung terkoneksi dengan kenyataan yang mengerikan. Jantungnya serasa copot. Pil dukun itu ternyata tidak termakan oleh Xena, melainkan tertelan oleh si OG.

Tapi kenapa bisa? Batin Reyhan bertanya-tanya. Pasalnya Reyhan sudah menguntit sampai makanan itu masuk ke ruangan Xena. Dan tak lama juga si OG keluar. Seharusnya dimakan oleh Xena, kan?

Bersambung.

1
sunaryati jarum
Makanan yang kau beri pil peletmu dimakan Mimin 🤣🤣🤣
rain✨
Tjih
rain✨
Bebek kali ah netes
MULIANA 💦
aku juga gak sabar 🤭
MULIANA 💦
gak usah membandingkan bu. lah, ini pilihan ibu sendiri /Proud/
MULIANA 💦
mending jangan deh, jangan /Facepalm//Facepalm/
MULIANA 💦
heleh, kok mainnya dukun sih bang /Facepalm//Facepalm/
MULIANA 💦
tapi sayang, kamu cari muka dengan orang yang salah 🤭
〈⎳ FT. Zira
jangan menyesal loh ya Xena🤣🤣
〈⎳ FT. Zira
berpikirkan mak...🤧🤧 masih nanya🤧🤧
〈⎳ FT. Zira: astaga... typo... berpikirlah maksudnya
total 1 replies
sunaryati jarum
Bener tebakan emak, semoga proses cerai langsung putus.Setelah masa Iddah habis langsung nikah
sunaryati jarum
Dokter Ibra,ya
sunaryati jarum
Baru ditinggal Xena beberapa hari di rumah Rayhan kacau keadaan rumah dan keuangan.Bu Mirna langsung merasa kecewa
Teteh Lia
mulai kelihatan perbandingan na
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
PD amat
Zenun: ehehehe
total 1 replies
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
nama Grup nya kayak nama bus lintas sumut-jakarta, ALS
Zenun: oh iya kah😁
total 1 replies
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
sesama makhluk menjijikkan ga usah saling ngatainlah
〈⎳ FT. Zira
tamparan keras buat ibu mertua kalo suara hati Nadine terdengar
Zenun: lama-lama kedengeran juga
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
astaga Reyy...pikiranmu ini perlu di reset kyknya
〈⎳ FT. Zira: /Facepalm//Facepalm/
total 2 replies
sunaryati jarum
Yang minum benda pelet dari dukun Nadine,dia jadi gila karena makin terpesona dengan Reyhan.🤣🤣🤣
Zenun: ehehehe iya ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!