NovelToon NovelToon
Petualangan Si Penyendiri Di Dunia Lain

Petualangan Si Penyendiri Di Dunia Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi Isekai / Balas Dendam
Popularitas:382
Nilai: 5
Nama Author: Hilman padli

fadli seorang siswa penyendiri yang di panggil ke dunia lain bersama teman sekelas nya. namun ia justru tidak memiliki, skil, sihir mau pun kekuatan. setelah itu ia di buly oleh semua teman sekelas nya. akhirnya raja membuang dia ke hutan. saat fadli pasrah di hutan dan menunggu kematian teringat kembali hinaan yang di lontarkan teman- teman nya. ia pun memilih untuk tidak menyerah, ia mulai berpetulang dan mendapatkan skil, sihir dan kekuatan sedikit demi sedikit. sampai akhirnya ia menjadi yang terkuat di dunia itu. bagaimana kisah fadli? silakan di baca sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hilman padli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab. 34 serangan grombolan moster #1

Setelah 2 hari berlalu kini fadli sedang berada di hutan pinggiran ibu kota kerajaan angin.

"Aku harus mencari slime sebanyak mungkin, aku butuh uang," kata fadli dalam hati nya sambil menembaki slime yang ada.

(Status fadli)

Hp, 15.000. Mana 1.200.000,Skil penguat level 20. Skil penilai level 10. Skil panah air, skil abnormal perampas tidak memiliki level,skil penyembuh tingkat tinggi, skil penyembur api. Skil teleportasi. Skil pelindung.

 item :, gelang penyembuh. Keuangan, 2995 keping perak. Pedang katana.

Setelah seharian mencari slime ia berhasil mendapatkan 100 slime dan segera kembali ke serikat. Ia meletakan kertas di depan resepsionis, "aku mau minta bayaran untuk slime ini," kata nya dengan santai. Resepsionis itu terseyum dan segera menghitung uang yang harus di berikan kepada fadli, "selesai ini dia 50 keping perak untuk anda," jelas resepsionis itu.

Fadli mengangguk dan segera keluar. Ia berjalan menuju ke restoran untuk mencari makanan.

"Uang aku ada.. tunggu dulu, 2295 keping di tambah 50 keping jadi, 2345 keping ya, ya lumayan lah untuk makan enak, dan sewa kamar di penginapan," kata fadli dalam hati nya.

Fadli lalu pergi menuju ke restoran namun, tangan nya tiba- tiba di pengang, "tunggu dulu kamu," kata gergio.

"Eh.. kamu ada apa gergio," tanya fadli bingung.

"Aku ingin bicara dengan kamu," jelas gergio.

"Ya boleh saja, tapi aku mau makan. Lebih baik kita bicara di restoran," kata fadli.

Gergio pun mengangguk dan mengikuti fadli masuk ke sebuah restoran. Di restoran itu fadli memesan makanan yang harga nya 25 keping perak. Ia pun menunggu sambil mengobrol bersama gergio.

"Jadi apa yang mau kamu bicarakan?" Tanya fadli.

"Pertama- tama aku ingin berterima kasih padamu karena telah membantu kami lari dari kerajaan itu, lalu yang kedua aku ingin kamu bergabung dengan party kami, parti baru yang isi nya adalah semua orang di kelas," jelas gergio.

"Ya baiklah, tapi aku tidak akan terlalu sering berpetualang apa lagi masuk ke dungeon, aku lebih suka jalan- jalan sambil melawan moster lemah untuk mendapatkan uang tambahan," jelas fadli

"Terima kasih, jadi kamu tinggal bersama kami, kami sudah membeli rumah di sebuha gang menggunakan uang yang kamu berikan pada bu diana," kata gergio.

"Makasih tawaran nya, aku akan sering mampir tapi untuk sekarang aku mau sendirian dulu," jelas fadli dengan santai.

"Baiklah aku tidak mau memaksa kamu, tapi maaf, aku minta maaf atas perbuatan aku dan yang lain selama ini," ucap gergio tiba- tiba sambil menundukan kepala nya.

Fadli terseyum ,"itu bukan masalah," jelas nya.

Gergio terseyum dan pergi dari tempat itu, meski fadli sempat menawarkan ia untuk makan bersama, namun gergio memilih untuk pergi.

"Gergio, Hamidah, helmi, salsa, serli, sindi, caca, rini, dewi, clara, citra, .... hasbi, ladan, wimbar, geri, doni, diki,riski, bisma, rido. Dan bu diana mereka membuat party petualang ya, ya itu sangat bagus untuk bertahan di dunia kejam ini, aku yakin mereka akan menjelajahi dungeon dan mencari harta karun," kata fadli dalam hati nya berharap teman- teman nya bisa hidup tenang.

Kei.." yakin kamu tidak mau tinggal di rumah bersama mereka? Padahal kan bisa lebih enak juga pasti banyak makanan yang di siapkan,"

Fadli, "hahaha... itu nanti saja,"

Tak lama kemudian makanan sudah datang, namun, "banyak sekali aku rasa aku tidak akan bisa menghabiskan nya," kata fadli dalam hati nya mulai makan.

Saat ia sedang menikmati makanan marcel muncul di pintu, fadli terseyum dan melambai kan tangan, marcel yang melihat itu terseyum dan segera duduk di dekat fadli.

"Syukurlah kita bertemu di sini," kata marcel sambil duduk.

"Ya ada apa? Marcel," tanya fadli bingung.

"Gerombolan moster sudah mulai keluar, kamu lihat keluar banyak warga kan? Meka di evakuasi ke ibu kota dan desa mereka di jadikan benteng petualang dan kesatria, rencana nya kita akan menghentikan gerombolan moster itu dengan cara bertahan, jadi aku membutuhkan bantuan kamu, " jelas marcel.

"Ya aku tidak keberatan sih," jawab fadli singkat.

"Begitu ya, nanti malam seluruh petualang berkumpul di serikat, kamu juga harus datang," perintah marcel.

"Ya..ya.. aku mengerti, ngomong- ngomong ada party baru yang di buat kan? Jadi apa nama perti mereka?" Tanya fadli penasaran.

"Maksud kamu party yang di huta oleh teman- teman kamu? Nama party itu adakah sayap putih, markas mereka di sebuah rumah dalam gang. Lumayan besar sih tapi rumah itu hanya ada 10 kamar saja," jelas marcel.

"Ya itu bukan masalah, mereka juga akan membantu kan?" Tanya fadli.

"Ya mereka bahkan sudah pergi ke desa yang di jadikan benteng bersama beberapa petualang, gerombolan moster akan mulai menyerang," jelas marcel.

"Marcel, aku ingin minta satu desa yang letak nya dekat dengan dungeon baru itu, aku akan membantu mengalahkan yang besar saja bagaimana bisa di siapakan?" tidak?" Tanya fadli.

"Itu tidak boleh, kamu bisa mati, tapi kalau kamu mau kamu harus mebawa minimal 4 orang," jelas marcel

"Baiklah akan aku cari," jawab fadli.

"Kalau begitu bersiap lagi fadli," kata marcel dengan tegas. Fadli mengangguk dan melanjutkan makan nya, sementara marcel pergi kembali serikat untuk mengurus masalah ini.

Beberapa jam kemudian di malam hari di serikat.

Marcel, "dengar semua nya, kita harus melindungi ibu kota, tapi sebisa mungkin kita juga lìdungi desa yang ada di dekat ibu kota, gerombolan moster sudah dekat,"

Para petualang berseru bersiap untuk bertahan dari serangan moster. Fadli terlihat biasa saja ia bahkan tidak terseyum sedikit pun. Sementara teman- teman fadli terlihat ketakutan tapi mereka juga sudah menyiapakan tekad.

Marcel, "rencana nya sudah aku jelaskan, kita akan bertahan total jangan sampai moster- moster itu masuk ke kota, habisi mereka sebelum datang,"

Teriakan marcel yang menggebu- gebu membuat para petualang kembali bersorak.

"Berisik sekali kalian," kata salah satu orang sambil membuka pintu serikat.

Marcel terkejut melihat orang- orang bejubah putih itu, "mereka kan,..." kata nya terdiam ketakutan.

"Aku dengar akan ada gerombolan moster yang keluar dari dungeon baru, jadi pemimpin kami menyuruh kami untuk membantu, " jelas seorang yang berjubah putih itu.

"Memang nga siapa mereka?" Tanya fadli pada petualang di sebelah nya.

"Kamu tidak tau? Mereka adalah orang- orang pilihan dewa. Merekalah yang terkuat, mereka bisa menggunakan banyak skil sekaligus, bahkan mereka bisa menggunakan skil penyembuh, skil yang sangat langka," jelas petualang di sebelah fadli.

"Jadi?" Tanya fadli terlihat biasa saja.

"Kamu ya... inti nya jangan cari ribut dengan mereka. Mereka bisa melakukan apa pun bahkan membunuh, mereka tidak akan di hukum jika itu perintah dewa," jelas petualang itu.

"Begitu ya, ternyata di kerajaan seperti ini ada orang kuta begitu, " ucap fadli biasa saja.

"Bukan mereka tidak tinggal di sini, mereka tinggal di kuil raksasa tengah hutan, mereka bahkan di jaga oleh elf," jelas petualang di sebelah fadli.

Para orang yang bejubah putih itu lalu duduk di kursi dan dengan santai berkata, "hei.. bawakan minuman," salah satu resepsionis segera memberikan minuman pada mereka.

"Jadi kapan penyerangan akan di mulai?" Tanya pemimpin dari kuil itu.

"Tidak, kita akan bertahan, kita akan menggunakan panah dan sihir jarak jauh, aku tidak ingin ada korban jiwa," kelas kenici.

"Itu membosankan, "kata salah satu orang itu.

Fadli segera mendekat ke kenici dan bertanya, " seperti nya ini akan lama, mana tim aku,"

"Woi... kamu sopan sedikit pada kami," bentak salah satu orang berjubah putih itu.

"Maaf, maafkan dia dia petualang baru dia tidak mengetahui siapa kalian," jelas marcel sambil menarik fadli.

Marcel membawa fadli keluar, "kamu benar- benar bodoh," kata nya den nya kesal, "cepatlah aku mau pergi ke benteng paling dekat itu," jelas fadli. "Baiklah, mereka akan menemani kamu," kata marcel.

Fadli sedikit terkejut karena yang akan menemani diri nya adalah para petualang kelas a mantan petualang kerajaan matahari.

"Begitu ya kalau begitu ayo berangkat," jelas fadli.

Kereta kuda datang fadli pun naik ke dalam, salah satu petualang lalu menjadi kusir mereka pun melaju ke desa yang kini akan di jadikan markas oleh fadli.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!