Mati di tangan suami sendiri,membawa dendam yang membara di hati.
Tak hanya di hianati oleh suami, namun ternyata, sahabat dan adik tiri nya pun ikut terlibat.
Di saat ia merasa ini adalah akhir yang kejam.
namun ternyata, dia mendapatkan kesempatan kedua.
untuk mengubah hidup nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sang senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana Jahat Gabriel
Cessie menangis dalam dekapan sang suami.
"Dia adalah atah kandung ku Love, Tapi aku tak menyangka, bahwa ayah kandung ku juga sana brengsek nya dengan Bayu."
Keluh Cessie dengan kecewa.
Lova dengan sayang mengelus rambut panjang Cessie dengan penuh perasaan.
"setiap anak tidak bisa memilih, siapa orang tua nya Honey."
"Begitu pun sebaliknya."
Hibur Lova.
"Kenapa ayakh kandung ku bukan uncle pras saja?"
Kata Cessie lagi.
Lova tersenyum tipis, menanggapi pertanyaan tak masuk akal istri nya ini.
"Om pras bahkan masih perjaka, bagaimana mungkin dia bisa memiliki putri sebesar diri mu Honey."
Kata Lova, sambil mencolek hidung mancung sang istri.
Akhirnya cessie pun bisa merasa tenang.
Tanpa terasa Cessie terlelap di dalam dekapan Lova.
Lova pun membenarkan posisi tidur cessie dan menyelimuti nya.
Lova mencium kening Cessie.
"Semampu ku, kan ku usahakan kebahagiaan untuk mu."
Kata Lova lirih, lalu ikut berbaring di samping Cessie dan menyusul Cessie mengarungi mimpi.
Gabriel telah merencanakan segala nya dengan rapi.
Dan tugas Kasandra, adalah memancing Cessie keluar.
Pagi-pagi sekali Kasandra sudah berada di kediaman Lova, Kasandra membuat ribut pada setiap pekerja di mansion lova.
Mau tak mau Lova dan Cessie pun ikut keluar, untuk menghadapi Kasandra.
"Kak..Papa sedang kritis kak.. Tolong kak, bawa papa ke rumah sakit."
kata Kasandra dengan menangis tersedu-sedu, dan tanggan yang memegang erat pergelangan tangan Cessie.
"kenapa bukan kau saja yang membawa nya kerumah sakit?"
Tanya Cessie.
Kasandra langsung ber akting lebih sedih lagi dari yang tadi.
"Aku sudah berusaha membawa ayah ke rumah sakit, tetapi mereka menolak kami, karena tidak mampu membayar administrasi di muka, hik..hik..."
Kata Kasandra berpura-pura tak berday.
Cessie mengerutkan Keningnya.
"Bukan kah, kamu masih memegang uang tunjangan dari perusahaan?"
Tanya Cessie sedikit curiga.
Kasandra langsung menangis lebih kencang,
Uang itu sudah habis kak, untuk membayar kontrakan dan obat-obatan ayah, serta keperluan lainnya...hu..hu.."
"Kaka yang selalu hidup mewah, mana mengerti itu semua.
Kata Kasandra, berusaha menyudutkan Cessie.
Cessie sedikit iba pada keadaan Bayu, mau bagaimana pun, dia telah hidup bertahun-tahun dengan Bayu.
"Baiklah aku akan kesana."
Kata Cessie.
Kasandra bersorak dalam hati, dia tau Cessie tak akan benar-benar tega melihat Bayu menderita.
Mungkin, jika Cessie tau bahwa bayu adalah dalang, dari kematian bunda nya, akan lain ceritanya.
Kasandra telah bersekongkol dengan Bayu dan Laura, Bayu di dandani se pucat mungkin.
Dan mereka menunggu di depan rumah, Tepat di pinggir jalan.
Sedangkan Gabriel telah meminta seseorang meyiapkan sebuah truk, bermuatan pasir, dengan rem yang telah di rusak.
Agar kejahatan nya tidak ter endus oleh pihak berwajib.
Target Gabriel adalah Lova, dan tentu saja Cessie sebagai umpan nya.
Mereka akan membuat, seolah-olah ini semua adalah murni kecelakaan.
Dengan Di antar oleh Lova ke tempat rumah kontrakan Bayu.
Cessie mulai berjalan menghampiri Bayu dan laura yang berada di seberang jalan.
Kenapa mobil lova tidak masuk, karena rumah kontrakan Laura dan Bayu, yang terlalu mepet dengan jalan raya, tidak ada tempat parkir.
Cessie mulai menyeberang, namun tiba-tiba sebuah truk berkecepatan tinggi melaju ke arah Cessie.
Lova yang melihat itu segera ingin menyelamatkan istri nya.
Cessie berhasil selamat,namun tidak dengan Lova.
Ketika Lova mendorong cessie, Lova sempat berlari, namun naas, Tubuh lova masih terbentur spion truck tersebut.
Dan Kedu kakinya terlindas ban truk.
"Aaa...!!!" Jeritan memilukan dari Lova.
Cessie merangkak menghampiri Lova dengan berderai airmata.
"Lova....!!!! Teriak Cessie menyayat hati.
Ia peluk tubuh suaminya, sedangkan Lova yang merasakan sakit, yang luar biasa pada kakinya, tak lagi sanggup menanggung nya.
Dan akhirnya pingsan.
Gabriel dan Kasandra tersenyum puas, melihat awal dari penderitaan pasangan tersebut.
Karena mereka akan memastikan, hidup mereka Hancur.
cessie dengan segera menghubungi, ambulance.
Dengan masih berderai airmata, Cessie mencoba menarik tubuh Lova ke pinggir.
Untung saja ada orang lewat yang berbaik hati, membantu nya, membawa Lova ke tepi.
Sampai Ambulance datang.
Sedangkan Cessie sudah tidak memperdulikan lagi Bayu, Laura dan Kasandra.
prioritas nya, sekarang adalah Lova.
Sesampainya di rumah sakit Ardiansyah langsung di larikan di ruang UGD, untuk dengan segera mendapatkan pertolongan.
Cessie yang bingung, akhirnya menghubungi Jordi sang asisten Lova
Karena hubungan lova dengan adik nya yang kurang baik, apalagi paman nya.
Jadi Cessie hanya bisa menghubungi Jordi, untuk saat ini.
Cessie menangis di samping Lova, dengan terus berdoa, semoga tidak ada hal fatal yang terjadi pada Lova.
Lova sedang di tangani oleh para ahli medis.
Dan Cessie hanya bisa menunggu di luar ruangan.
Waktu seolah berjalan dengan lambat, karena pintu rawat tak kunjung terbuka.
andrew katanya org kaya tpi pikiranya begokkkkkk
buat supaya cassie tau thor itu perbuatan andrew yg udh buat lova ngejauh bhkan minta pisah ma cassie 😤😤😤
semoga baik sih
Cessie terlalu lamban.