NovelToon NovelToon
My Love Perfect Lecturer

My Love Perfect Lecturer

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:402.7k
Nilai: 4.3
Nama Author: umi ayi

Seorang mahasiswi yang terjerat pernikahan dengan dosennya sendiri.

Karena ditipu oleh saudaranya sendiri, Almira kehilangan uang dan rumahnya. Ia jadi Luntang lantung tidak memiliki tempat tinggal. Namun siapa sangka pertemuannya dengan sang dosen merubah segalanya. Ia terpaksa menikah dengan sang dosen agar ia aman dan bisa memiliki tempat tinggal.

Bagaimana kisah nya? nantikan kelanjutannya yuk.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon umi ayi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34

"Bahagia banget Lo hari ini?" Ucap Kiara melihat Almira yang nampak terus tersenyum.

"Jelas bahagia lah, secara dapat kado spesial dari suami, ya gak Al?" Timpal Julian menaik turunkan alisnya menggoda.

"Hadiah?" Tanya Kiara yang belum paham.

"Ki, jangan bilang kalo lo lupa ulang tahunnya Almira?" Sambung Julian.

Julian melihat postingan Almira di Ig. Almira mengunggah sebuah gelang dengan inisial huruf A dan I. Dan postingan Almira ramai tanggapan dan komentar dari teman juga follower nya. Mereka kepo dengan inisial itu.

Dipikir Kiara sudah mengetahui itu tapi ternyata tidak, ia pasti tidak membuka akun nya.

"Astaga Al, sorry gue lupa banget." Ucap Kiara sesal. Kenapa bisa ia melupakan hari istimewa sahabatnya. Beberapa hari ini ia memang tidak konsen dan banyak pikiran. Itu semua karena Kevin. Kevin yang membuat pikirannya kacau, rasa marah dan kecewa membaur menjadi satu, sehingga membuat ia tak semangat beraktivitas.

"Its okey Ki, gue ngerti keadaan Lo. Julian udah cerita semuanya sama gue." Balas Almira merangkul bahu Kiara. Ia paham jika Kiara melupakan ulang tahunnya. Justru ia prihatin dengan sahabatnya itu.

"Gue ikut sedih ya dengan hubungan Lo dan Kevin." Sambung Almira.

"Udah, gak usah bahas itu. Gue udah lupain semua." Selah Kiara, ia malas jika harus membahas soal Kevin lagi. "Btw gimana hubungan Lo sama pak Irfan, ada kemajuan nih layaknya." Sambung Kiara mengikut lengan Almira sambil tersenyum menggoda.

Almira hanya tersenyum malu mendengar pertanyaan Kiara.

"Wah.. seperti nya kita bakal dapat ponakan ni Jul!" Ucap Kiara tertawa sambil menepuk bahu julian.

"Benarkah? Kalian sudah_" Julian menautkan kelima jarinya dan saling beradu dengan tangan satu lagi sebagai kode.

Kiara dan Julian menatap Almira menunggu jawaban Almira.

"Apaan sih Kalian, mikirnya terlalu jauh tau gak!" Protes Almira. "Jangan ngadi-ngadi deh. Gue dan pak Irfan cuma ngerayain ulang tahun dirumah aja kok, gak lebih." Almira pun menceritakan kisah dan kejadiannya pada Julian dan Kiara.

Kiara berdecak kesal pada Irfan yang begitu lamban, padahal dari cara dan sikap nya menunjukkan kalau Irfan menyukai Almira, tapi kenapa Irfan tidak mengungkapkan nya.

**

Sepulang dari kampus Almira dan Irfan pergi berbelanja di supermarket. Saat memilih belanjaan di rak ponsel Almira berdering. Ia langsung mengangkatnya.

"Hallo pak Dimas." Ucap Almira saat panggilan terhubung.

Irfan yanng mendengar nama Dimas langsung mendorong troli nya mendekat pada Almira, ia menguping pembicaraan Almira dan Dimas.

"Sekarang juga pak?"

"Oh, iya baiklah. Saya akan segera kesana." Ucap Almira kemudian mematikan sambungan ponselnya.

"Ada apa Dimas menelepon?" Tanya Irfan penasaran.

"Pak Dimas menyuruh saya datang, ada pertemuan dnegan klien hari ini juga." Sahut Almira menjelaskan. "Pak, saya pergi dulu gak apa kan?" Tanya Almira. Ia merasa tidak enak jika meninggalkan Irfan.

Irfan melihat jam di tangannya. "Lima menit, saya rasa cukup. Saya akan mengantarkan mu nanti." Balas Irfan kemudian menarik tangan Almira untuk melanjutkan belanjaan mereka. Setelah selesai Irfan pun mengantarkan Almira ke tempat di mana Dimas kirimkan.

"Ngapain Dimas ngajak kerja di taman begini.?" Tanya Irfan heran karena Dimas mengajak Almira bertemu di taman kota. Ia curiga jika Dimas hanya akal-akalan saja.

"Gak tau pak, pak Dimas mengirimkan alamatnya disini." Balas Almira.

Almira pun turun dari mobil dan pergi menemui Dimas yang sudah menunggu nya di pintu taman.

"Kenapa klien nya minta bertemu di sini pak?" Tanya Almira.

"Klien baru ini dia orangnya sangat suka keindahan, jadi dia memilih suasana yang nyaman dan indah." Jelas Dimas, kemudian mereka duduk di bangku taman.

Sebelum kliennya datang mereka bercerita-bercerita juga bercanda dan tertawa membuat Irfan yang berada tidak jauh dari mereka merasa geram. Ia merasa tidak suka melihat Almira akrab dnegan Dimas. Apalagi sampai tertawa begitu.

"Dimas." Ucap Irfan yang berjalan menghampiri Dimas dan Almira.

"Irfan" Kaget Dimas.

"Anda mengatakan ingin bertemu klien di taman. Apa itu hanya akal-akalan mu saja untuk bisa mendekati Almira." Ucap Irfan tidak suka.

"Hey, bro. Kamu mencurigai ku?" Tanya Dimas menunjuk dirinya sendiri.

"Apalagi kalau bukan modus, Kamu ingin mendekati istri saya kan? dengan alasan klien." Sahut Irfan.

Dimas menggeleng mendengar ucapan Irfan, seperti nya Irfan sangat tidak suka ia dekat dengan Almira.

"Baru saja Irfan hendak bicara lagi namun ada seseorang yang teriak memanggil nama Dimas, mereka semua menoleh pada asal suara tersebut.

Datanglah seorang pria yang menghampiri mereka.

"Maaf pak Dimas, saya terlambat." Ucap pria itu.

"Oh tidak masalah pak Rudi." Sahut Dimas menjabat tangan kliennya yang bernama Rudi.

Rudi menoleh ke arah Irfan dan bertanya pada Dimas, siapakah gerangan.

"Dia siapa pak Dimas?" Tanya Rudi.

Semua menoleh ke Irfan.

"Eh, saya hanya orang yang sedang lewat." Sahut Irfan cepat, kemudian ia beranjak melangkah meninggalkan mereka semua. Almira tersenyum melihat tingkah lucu Irfan. Ia terus melihat Irfan yang berjalan dan semakin menjauh hingga hilang dari pandangan mata nya.

**

Kenapa lagi Lo?" Tanya Indra pada Irfan ya g saat ini gelisah. Ia tidak konsen membaca berkas-berkas membuat Indra heran.

"Pasti soal Almira lagi kan?" Sambung Indra, ia bisa menebak jika Irfan sedang memikirkan Almira.

"Ah, entahlah." Irfan menggusar rambutnya. Kemudian menyandarkan tubuhnya di kursi serta mendaratkan kan kepalanya.

"Cinta memang ribet ya!" Sahut indra menggeleng. Tidak habis pikir dengan sahabatnya yang satu ini. Saat sendiri ia seperti patung yang kaku. Dan saat sudah memiliki pasangan justru membuat Irfan seperti orang gila.

"Oh ya, gimana? Apa lo sudah mengungkapkan perasaan Lo dengannya?" Sambung Indra bertanya.

Irfan menggeleng sebagai jawabannya. Ia tidak bisa mengungkapkan perasaannya yang sebenarnya. Entah kenapa mulut dan lidah nya begitu kaku saat berhadapan dengan Almira.

"Ayolah fan, Lo harusnya bisa mengungkapkannya agar Almira tahu perasaan dan hati Lo. Jika Lo tidak mengungkapkan bagaimana ia tahu dan kalau dia tidak tahu ia pikir Lo memang tidak menyukainya dan akhirnya dia membuka hati sama pria lain." Indra pun memberi nasihat juga menakut-nakuti jika Almira akan pergi bersama pria lain yang gentle.

"Jangan dong." Protes Irfan sambil melempar Indra dengan pulpen nya.

"Makanya cepetan." Balas Indra.

"Akan ku usahakan." Jawab Irfan sambil menerawang mengingat kesehariannya bersama Almira. Sesekali ia juga tersenyum mengingat tingkah lucu Almira.

"Yeeehh malah senyum-senyum seperti orang gila." Gerutu Indra kemudian ia pergi meninggalkan Irfan sendiri di ruangannya.

.

.

Bersambung.

Hallo semua sahabat NT🤗 Bagaimana kabar kalian hari ini? masih semangat kan baca cerita aku? 🤗

semoga kalian suka ya🥰😊

Happy reading 🥰🥰

1
Kala Kirana
Ijin promote. boleh baca cerita baruku kak judulnya Ketika Superstar jatuh cinta. ceritanya ringann
Kala Kirana: ❤️❤️❤️
total 2 replies
Renesme
Bagus dan menarik 👍👍
Nita Lies
buat apa ember ikan
sri afrilinda
Akhirnya tamat... mkasih thour seru ceritanya😍💪
Kala Kirana: Ijin promote. boleh baca cerita baruku kak judulnya Ketika Superstar jatuh cinta. ceritanya ringann
total 2 replies
Shity Sarah
apa jgn2 Julian anak ny danu
Susi Akbarini
kak ..

kok novel Amanda dan Juliannya gak ada hilang...
ke mana...

padahal masih gantung lhoo
Yani: Betul aku juga nyari" ga ada padahal ceritanya bagus
total 1 replies
Bocil
kak kenapa cerita Julian & Manda di hapus,,,???
Emy Bundanya Aisyah
othor bkin penasaran, ada sesuatu ini pasti
Karti Endro
bagus cerita nya
Karti Endro
Buruk
sakura
...
Yunita aristya
lanjut
aisyhana lupsh
lanjut thorrr/Determined/
NAA
lanjud
Adinda Yuni Pratiwi
lanjut kak... di tunggu kak
Yani
Lanjut thor seru ni
Bocil
ok lanjutttttttt
Tuti Hermayani
lanjut dong.....sdh lama di tunggu tunggu
Lisa Halik
semangat thor
Liswati Angelina
lanjut thoooorrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!