NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah Karena Salah Paham

Terpaksa Menikah Karena Salah Paham

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Romansa / Tamat
Popularitas:72.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: AdlanAdam

Anandi, gadis yang di anggap mati oleh ayah nya, hanya karena satu kesalahan yang tidak di sengaja.


Karena kesalahan itu lah membust mereka selalu bersama.


Akan kah kebersamaan itu membuat mereka saling jatuh cinta.


Mari kita ikuti kisah nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AdlanAdam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penderitaan yang berlanjut

Ternyata penderitaan Kaizal bukan cuma memakai pakaiyan berwarna-warni, karna siang itu Andini datang ke kantor membawa banyak makanan.

Awalnya Kaizal merasa semamg karna Andini sudah tidak muntah lagi bila ada di dekatnya, tapi dia harus menuruti semua ke inginan aneh istrinya, dengan menghabiskan makanan yang Andini bawa.

Kalau cuma menghabiskan sih tidak masalah, tapi ini Kaizal harus makan di suapi oleh Derkan,begitupun sebaliknya.

"Duhh kalian lucu bamgit sih," ucap Andini, dengan wajah gemesnya saat melihat Kaizal dan Derkan suap-suapan.

"Sudah ya Din, aku sudah kenyak, biar Derkan yang menghabiskannya," balas Kaizal, malah mengorbankan Asisstennya.

"Loh..., kok Saya Tuan, kan ini permintaan istri Tuan," protes Derkan.

"Gak, pokoknya kalian berdua yang harus menghabiskannya," sergah Andini, ia memanyunkan bibirnya.

"Iya Din iya, jangan ngembek ini kita abisin," ujar Kaizal, meminta Derkan kembali menyuapinya, begitu juga sebaliknya.

Andini kembali tersenyum saat melihat suami dan asistennya itu suap-suapan, "Benar-benar ya Bos..., istri Bos itu sangan-senamg di atas penderitaan kita," bisik Derkan, membuatnya mendapat tatapan dari Andini dan Kaizal.

"Kompak amat," gerutu Derkan, melihat tuan dan nyonyanya, lalu mekanjutkan acara suap-suapan mereka.

"Ahirnya habis juga," ucap Derkan merasa lega, begitu juga dengan Kaizal.

" Karena kalian sudah kenyang, saatnya aku pergi, ingat besok-besok kalau di tawari makan jamgan di tolak ya," ucap Andini, Kaizal mengangguk, lalu menatap Derkan agar ikut menganmgguk.

"Tuan Saya sudah tidak bisa bergerak ini," keluh Derkan, ia bersandar di sifa.

"Sama Der, saya juga gitu, entah mengapa sifat Andini bisa semenyebalkan itu," balas Kaizal, ikut bersandar di sofa.

"Kalau Bos sih wajar saja, kan suaminya, lah saya ini bukan siapa-siapanya," lanjut Derkan merapi nasibnya.

"Itu nasibmu Der, yang jadi bawahan!" seru Kaizal tersenyum pada Derkan.

"Memang ya, nasib bawahan seperti ini, giliran enaknya Asisten gak dinajak, giliran penderitaan di bawa-bawa," ujar Derkan menderama.

"Itu deritamu Der," ucap Kaizal nenertawai Derkan, merasa menang dari Asistennya itu.

Andini yang keluar dari Kantor suaminya, pergi menuju pusat perbelanjaan, dia ingin menghabiskan uang suaminya.

Sampai di Mall Andini keluar dari mobil, ia meminta supirnya untuk ikut, karn ia ingin belanja banyak.

"Pak Deno bisa ampil yang Bapak inginkan," ucap Andini.

"Iya Nyonya," balas Pak Deno, ia benar-benar mengambil untuknya.

Byuuurr

Terlalu Asik berbelanja, membuat Andini tidak melihat orang yang ada di depannya.

"Eh, kalau mau belanja itu jangam rusuh, pakek acara nabbrak orang lagi," cetus wanita yang Andini tabrak.

"Maaf Mbak, Saya tidak sengaja," Andini meminta maaf, sambil membantu wanita itu membersihkan bajunya yang terkena tumpahan Es Cap yang ia genggam.

"Andini!" ucap wanita yang Andini tabrak tadi, ia terkejut saat melihat penampilan Andini.

"Reha!" sahut Andini.

"Kamu sangat berbeda dari yang dulu, jual diri di mana makanya bisa memakai barang berendet semua? atau..., itu hanya kawenya saja?" tanya Reha, seolah mengejak.

"Maaf ya Re, aku tidak menjual diriku, aku juga tidak suka memakai barang kawe, satu lagi Aku bahkan bisa membali semua barang yang ada di Mall ini," balas Andini monyombongkan diri.

"Dasar sombong, baru juga punya uang dari hasil menjual diri, kau sudah seperti ini," cetus Reha, ia makah mengumumkan kalau Andini wanita yang suka menjual diri.

"Apa yang kau lakukan Kalau aku Sombong itu wajar, karna aku punya siuami yang kaya raya, tapi kau itu hanya pegawai biasa yang setiap masuk ke Mall itu hanya melihat-lihat saja," lanjut Andini, membuat Reha terdim.

"Ada apa Nyonya?" tanya Pak Deno saat melihat nyonyanya adu nulut dengan Wanira lain.

"Tidak…, dia ini teman saya Pak," jawab Andini.

"Nyonya?" ucap Reha brtanya.

"Iya Neng, ini Nonya saya, kalai mau memyakitinya harus melawan saya dulu," sergah Deno, ia berdiri tepat di hadapan Andini.

Mendemgar ucapam Deno mbuat Reha merasa malu, ia pergi dari hadapan Andini dan Pak Deno. Andini menahan Reha, ia mengbil asal baju yang ada di dekatnya, lalu memberikannya untuk Reha.

Tadinya Andini tulus meminta maaf, karna memamg dia yang bersalash, sudah menabrak Reha, tapi reaksi wanita itu samgat berbeda mbuat

Reha menerimanya, setelah itu ia nenar-benar meninggalkan Andini.

"Nyonya tidak apa-apakan?" tanya Deno memastikan.

"Iya Pak, Saya tidak papa kok." Andini mbalas, setelah itu ia mengajak Pak Deno menuju meja kasir, karna ia sudah tidak berselera untuk berbelanja.

Keluar dari Mall itu, Andini meminta Pak Deno mengantarnya ke rumah orang tuanya, karna sebagian yang ia beli tadi itu untuk kedua orang tuanya.

Sampai di Rumah orang tuanya, Andini keluar dari mobil, membawa beberapa paperbang dengan Santainya ia berjalan masuk kedalam rumah orang tuanya.

Biasanya jam segini Ayahnya masih ada di kantor, membuat Andini berani masuk untuk menemui ibunya.

"Andini!" panggil ayah Raja, membuat Andini menghentikan langkahnya.

"Ayah!" sahut Andini menunduk, ia takut terkena marahan ayahnya.

"Andini, kau datang Nak, Adikmu juga ada disini," tanya ibu Annis, mendekati putrinya

"Iya Buk, Ayah Apa kabar?" Andini memberanikan diri untuk beetanya pada Ayahnya.

"Baik," jawab ayah singkat.

Andini mberikan paperbamg yang ia bawa pada ibunya, lalu di terima ibunya.

"Kakak! Kakak apa kabar?" sapa Clara bertanya.

"Sehat, kamu apa kabar, kok kurusan sih? Apa bawaan bayinya?" Andini menjawab sekaligus bertanya.

"Iya kak, sekarang aku susah untuk tidur, karna sebentar lagi aku akan lahiran, kata dokter sih itu sudah biasa," jawab Clara berbohong.

Clara dan Andini memang sudah berbaikam, tapi Clara tidak pernah mau bercerita pada Andini ataupun ibunya masalah rumah tangganya.

Ibu Annis melihat putrinya yang saling bercerita, ia melihat suaminya yang juga melihat Andini dan Clara.

"Mereka sudah kembali akur Yah, sekarang giliran Ayah yamg meminta maaf pada Andini, dia itu tidak bersalah Yah, apa lagi menantu kita dia sangat baik," bisik ibu Annis pada suaminya.

"Sudahlah, ibu tidak usah menyuruh ayah untuk meminta maaf, yang penting ayah tidak melarang ibu untuk bertemu Andini," balas ayah Raja juga berbisik.

Ia meninggalkan Istrinya. Di dalam hati ayah Raja juga ingin meminta maaf pada putrinya, tapi gengsinya masih terlu besar membuatnya malu untuk mengatakan maaf.

"Andini pamit dulu ya Bu, Yah, sudah sore sebentar lagi Kaizal juga pulang dari kantor," pamit Andini pada ayah dan ibunya.

"Iya Nak, hati-hati," balas ibu Annis, sedangkan ayah Raja hanya berdehem.

Andini juga mengajak Clara, kebetulan adiknya iti juga pulang jadilah ia mengantar adiknya pulang ke rumah suaminya.

Jam 5 sore baru Andini sampai di rumah, keluar dari mobil di bantu Pak Deno untuk membawa belanjaannya.

"Di taroh di mana Nya?" tanya pak Deno saat mereka sudah ada di dalam rumah.

"Antar ke kamar saya ya Pak! soalnya gak kuat bawanya, tapi paperbang yang ping sama kuning kasikan Bibik, itu tadi saya beli untuknya," jawab Andini memberitahu Pak Deno.

Patuh pak Deno, ia meletakan paperbang yang Andini bilang tadi di atas meja, sisanya ia bawa ke kamar Nyonyanya.

Andini pergi ke dapur, ia mencari keberadaan bibik, ia meminta bibik memasak pecel dengan banyak asam jawanya, agar terasa asem. Entah seperti apa nantinya pecel itu, tapi bibik segera memasak pesanan nyonyanya itu.

***********

"Dari mana saja kau?" tanya Andra saat ia melihat istrinya masuk ke kamar.

"Mas, kau sudah pulang?" Clara malah bertanya bukannya menjawab suaminya. Karena terkejut melihat suaminya sudah ada di kamar

"Jawab! dari mana saja kau?" ulang Andra, meninggikan suaranya.

"Dari rumah Ayah Mas," barulah Clara nenjawab.

"Untuk apa kau kesana? mengadu iya?" tanya Andra menuduh

"Gak Mas, aku hanya rindu Ayah dan ibu," jawab Clara.

"Lalu siapa yang mengantarmu tadi? itu bukan mobil Ayah, aku kenal mobil Ayah," lanjut Andra masih terus nertanya.

"Kak, Andini Mas, kebetulan tadi dia juga ke rumah Ayah," jawab Clara menjaskan, agar Andra tidak lagi bertanya.

"Sudah! Siapkan air mandiku!" perinth Andra. Clara pun menurut, ia masuk ke kamar mandi untuk menjalankan perintah suaminya.

************

Mohon dukung krya mak ya🙏🙏🙏

Dengan like komen favorit dan vote nya🙏🙏🙏

Love you sekebun buat kalian semua 💓💓💓💓💞💞

1
ilyas Baihaqi
Luar biasa
¢ᖱ'D⃤ ̐Sri Wahyuni
tetap semangat dalam berkarya dan sukses selalu Mak Othor
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Mak k⃟ K⃠Adam🥀⃞: iya kak Sri, makasih atas supor dan dukungan kk, lov you kak Sri ❤🤗🤗🤗
total 1 replies
¢ᖱ'D⃤ ̐Sri Wahyuni
ooo ini toh akar masalahnya Kaizal dipenjara...pasti ada sebabnya.. penasaran nih
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Mak k⃟ K⃠Adam🥀⃞: penasaran ya kak
total 1 replies
¢ᖱ'D⃤ ̐Sri Wahyuni
akhirnya pasutri gemes ini mau launching baby..👏🏻👏🏻👏🏻
¢ᖱ'D⃤ ̐Sri Wahyuni
ikut bahagia Kaizal mulai memperhatikan Andini, dan membuktikan tanggung jawabnya 🙂
¢ᖱ'D⃤ ̐Sri Wahyuni
wkwkwkwkkk Kaizal iseng bener sama Andin (istri tersayang) 🤭🤭
¢ᖱ'D⃤ ̐Sri Wahyuni
set bikin singit banget nih Ayahnya Andin, demi menjaga nama baik dan harga dirinya rela membuang anak kandungnya sendiri...😤😡😡
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Mak k⃟ K⃠Adam🥀⃞: tega bener ya kak, jadi ayah
total 1 replies
¢ᖱ'D⃤ ̐Sri Wahyuni
mantap Kaizal lindungin Andin istrimu.. walaupun harus berhadapan dengan mertuamu sendiri
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Mak k⃟ K⃠Adam🥀⃞: suami idaman ya kak
total 1 replies
¢ᖱ'D⃤ ̐Sri Wahyuni
cie..cie Kaizal yang udah jatuh cinta...😍😍
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Mak k⃟ K⃠Adam🥀⃞: jatuh cinta ya kak 🤭
total 1 replies
¢ᖱ'D⃤ ̐Sri Wahyuni
ayolah Ayah memberikan maaf untuk putri tercinta dan tersayangmu dan dengarkanlah ceritanya apa yang terjadi.
¢ᖱ'D⃤ ̐Sri Wahyuni
OOO Pak Derkan Asstnya Kaizal.
mantap Kaizal lindungin istrimu
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Mak k⃟ K⃠Adam🥀⃞: iya kak, harus di lindungi
total 1 replies
¢ᖱ'D⃤ ̐Sri Wahyuni
tunjukin dong Kaizal, klo kamu suami yang bertanggung jawab dan memberikan kebahagian untuk istrimu (Andini). Dan membangun rumah tangga yang SAMAWA bersama istrimu Andini
¢ᖱ'D⃤ ̐Sri Wahyuni
penasaran dengan Pak Dentar...sampe nyuruh prngawal untuk menjaga Andini🙄🤔
¢ᖱ'D⃤ ̐Sri Wahyuni
jd kesel bener nih sama sikap orangtua dan Clara (keluarga)nya Andin...😡
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
selamat beristirahat 🤭💕
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Hati"lah Iren, kau tidak akan mendapatkan sepeserpun 😏
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳: iya,apalagi terbukti membunuh suaminya 😏
total 2 replies
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
sekarang Raka tanggung jawabmu Kai 😁
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Mak k⃟ K⃠Adam🥀⃞: iya kak, Raka jadi tanggung jawab kakaknya
total 1 replies
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Dilihat dr sikapnya aja udah kelihatan kl Kaizal sangat mencintaimu Andini 💕💕💕
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Mak k⃟ K⃠Adam🥀⃞: gak perlu di ungkapin ya kak, sudah kelihat
total 1 replies
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Andini memang terrrrrbaik 👍😁
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Mak k⃟ K⃠Adam🥀⃞: terbaik dan baik hati ya kak 😁
total 1 replies
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Akhirnya Ayah Raja minta maaf jg sama Andini 👍🤭
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Mak k⃟ K⃠Adam🥀⃞: hihihi iya kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!