NovelToon NovelToon
PERMAISURI RAJA IBLIS

PERMAISURI RAJA IBLIS

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Petualangan / Contest / Fantasi Timur / Spiritual / Epik Petualangan / Raja Tentara/Dewa Perang / Penyeberangan Dunia Lain / Roh Supernatural / Fantasi Wanita / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:587.2k
Nilai: 5
Nama Author: Lian Lang

Lili gadis modern berumur 20 tahun terjebak oleh sihir waktu di hutan misterius yang membawanya masuk ke dunia sihir. Saat terbangun, ia dikejar-kejar oleh segerombolan makhluk berwujud aneh dengan suara yang sangat menyeramkan. Beruntungnya, seorang pria tampan misterius datang menolongnya dan memanggilnya dengan sebutan "Permaisuriku". Siapakah pria misterius yang menolongnya? Kemana permaisuri yang sesungguhnya? Akankah Lili bisa kembali ke dunianya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lian Lang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hutan Kematian 5

BOOMMM!!!!

Suara ledakan itu terdengar sangat keras dan menghancurkan area di sekitar hutan. Kepulan asap ledakan menyebar kemana-mana. Monster raksasa itu mengamati tempat dimana ia meledakkan bola api dari dalam mulutnya. Ia berjalan mendekat dan melihatnya dengan hati-hati. Angin menyapu kepulan asap itu dan betapa kagetnya monster raksasa itu bahwa mangsa yang dia ledakkan sudah lenyap tak bersisa. Ia pun mengawasi area sekitar hutan dan melihat ada dua gadis yang mencoba melarikan diri darinya dengan melompat dari pohon yang satu ke pohon yang lain. Monster raksasa itu meraung sangat keras. Dengan penuh amarah, ia berlari mengejar dua gadis itu sambil menghancurkan setiap pohon yang menghalangi jalannya. Mendengar suara auman yang mengerikan, Lili menoleh ke belakang. Ia melihat monster raksasa itu mulai mengejar mereka berdua. Ia menghancurkan semua yang menghalangi jalannya. Gerakan Lili semakin melambat, karena dia harus menggendong Krisan. Ia mengerahkan seluruh tenaganya agar bisa lari dan bersembunyi secepat mungkin dari kejaran monster raksasa itu. Ia mendarat dan bersembunyi di dahan pohon yang besar. Lili melepaskan tangan kanan Krisan yang melingkar di lehernya

"Gawat, dia mulai mengejar kita!"

"Lalu, apa yang harus kita lakukan?!"

"Tidak ada jalan lain. Aku harus mengalahkannya!"

"Kau sendiri?!"

"Tentu saja! Ini adalah misiku. Krisan, dengar ini. Kau harus pergi duluan. Jangan mengkhawatirkan aku. Oke?!"

"Tidak!!! Misi ini terlalu berbahaya. Selama aku menjadi murid di sekolah ini, belum pernah aku jumpai misi berbahaya semacam ini. Ini pasti ada yang aneh!"

"Mau berbahaya atau tidak, kita tidak punya pilihan lain. Krisan, aku mohon pergilah. Sembuhkan lukamu. Jangan khawatirkan aku. Aku baik-baik saja. Kita akan bertemu di akhir ujian."

"Tapi..."

"Percayalah. Kita akan bertemu lagi setelah ujian ini berakhir."

"Baiklah, jika itu keinginanmu. Kau harus berjanji, kalau kita akan bertemu lagi. Dan kau harus mengingat janji ini."

"Maaf Krisan, aku tidak bisa berjanji. Tapi, aku akan berusaha agar kita bisa bertemu setelah ujian ini berakhir."

"Baiklah. Jaga dirimu baik-baik."

"Ya. Kau juga" kata Lili sambil menggenggam tangan Krisan.

Krisan menarik tangannya dan merogoh saku jubah kirinya dan mengambil burung kertas miliknya. Ia melemparkan burung kertas itu ke udara dan secara ajaib burung itu berubah menjadi besar. Dengan menahan rasa sakit ditubuhnya, Krisan melompat di atas punggung burung kertasnya. Ia berpamitan kepada Lili dan segera terbang meninggalkannya. Dari kejauhan ia menoleh ke belakang dan melihat Lili yang sedang berdiri di atas dahan pohon yang besar. Ia melempar senyum kepadanya. Dengan berat hati, Krisan meninggalkan Lili yang sedang bersembunyi dari kejaran monster serigala raksasa itu. Tiba-tiba dari belakang, Lili merasakan ada suara hembusan nafas diiringi dengan suara eraman yang keras. Dengan perasaan yang berkecamuk di hatinya, ia menoleh secara perlahan. Dilihatnya monster serigala raksasa itu berdiri tepat di belakang punggungnya sambil memperlihatkan gigi-gigi taringnya yang tajam. Air liur menetes di sela-sela gigi tajamnya. Melihat mangsa kecilnya berdiri di depan matanya, monster serigala raksasa itu mengaum keras dengan penuh amarah. Matanya melotot tajam ke arah Lili. Monster serigala itu mulai mengayunkan tangan kanannya hendak mencengkeram Lili. Secara refleks, Lili melompat turun menghindarinya. Monster serigala raksasa itu semakin geram dan marah. Ia meraung keras sambil memukul dadanya dengan kedua tangannya. Mulutnya mulai mengeluarkan bola api untuk menyerang Lili. Tidak hanya satu, tapi ribuan bola api mulai keluar dari mulut monster itu. Dengan cepat, ia menghindarinya. Semakin banyak bola api menghujani dia, ia merasa lelah dan kewalahan.

"Sialan!!! Monster ini semakin menjengkelkan!! Ku buat kau menjadi daging asap!!!"

Lili pun berhenti menghindari serangannya. Ia berbalik menghadap monster serigala raksasa itu. Ia menutup matanya sambil merapalkan mantra. Dari dalam tanah tempat monster serigala raksasa itu berdiri, muncullah garis-garis cahaya berwarna merah dengan sisi-sisinya yang mengeluarkan api yang berkobar. Garis-garis itu membentuk sebuah penjara api. Karena disetiap sisinya mengeluarkan api yang berkobar. Monster serigala raksasa itu berusaha kabur dengan mencoba menghancurkan penjara api itu. Sayangnya, ia dipukul mundur saat memegang penjara api itu. Rasa panas seperti neraka yang luar biasa mampu membakar kulit tangannya. Monster itu semakin menggila. Lili perlahan membuka matanya, dan dilihatnya monster serigala raksasa itu menjadi semakin menggila. Ia berusaha melarikan diri dari penjara api yang membelenggunya, namun sayang usahanya sia-sia. Hanya akan melukai tubuhnya. Dengan gerakan kedua tangannya berputar seolah membuat lingkaran,sebuah gumpalan cahaya merah berkumpul dalam satu titik menjadi sebuah bola api yang besar. Lili pun melemparkan bola api yang dibuatnya dengan kekuatan sihirnya ke arah monster serigala raksasa itu.

BOOMMMMMM!!!!!

Suara ledakan keras dari bola api yang dia buat, mampu mengguncang sisi hutan kematian yang lain. Semua murid yang mendengar bunyi ledakan yang memekikkan telinga, mulai bertanya-tanya. Di gua sisi hutan kematian yang lain, Krisan juga mendengar bunyi ledakan yang memekikkan telinga yang mendengarnya. Ia teringat oleh sahabatnya Lili yang sedang melawan monster serigala raksasa itu. Dalam hatinya ia berkata "Lili, aku harap kau baik-baik saja."

Danau Abadi

Akibat bola api yang ia gunakan untuk meledakkan monster serigala raksasa itu, semua pohon-pohon di sekitar tempat mereka bertarung habis terbakar. Sebagian ada yang roboh. Kepulan asap mulai menyebar kemana-mana. Angin bertiup menyapu kepulan asap di tempat monster serigala raksasa itu di penjara oleh penjara api milik Lili. Lili melihat mayat monster serigala raksasa itu tergeletak dengan tubuh hangus terbakar. Sangat mengerikan. Dengan sempoyongan, Lili berjalan menuju Danau Abadi. Ia melihat sebuah token bersinar diatas danau tersebut. Dengan sisa tenaga dan kekuatan sihir yang ada, Lili membuat burung elang es lalu naik ke atas punggungnya dan terbang. Ia terbang di atas Danau Abadi dan mengambil token yang bersinar cerah. Tiba-tiba sebuah pusaran air berbentuk tangan manusia raksasa muncul dari permukaan dan mencengkeram kedua kaki burung es yang dikendarai oleh Lili. Tubuh Lili tergoncang, tidak seimbang dan hampir jatuh ke danau. Ia berpegangan erat pada bulu burung elang es miliknya. Ia menoleh ke bawah dan dilihatnya sebuah pusaran air berbentuk tangan manusia sedang mencengkeram kedua kaki burung miliknya. Dengan sedikit sihir yang dimilikinya, ia membekukan pusaran air itu. Namun, pusaran air yang baru saja membeku tiba-tiba retak dan pecah. Pusaran air itu menarik Lili dan burung elang es miliknya ke dalam air dan lenyap.

1
Faizah Faizah
kerennn....
Erlina Ibrik
suara *geraman*
Sharon
Ternyata punya selir , mending lili ama pangeran sirzenc
Sharon
Napa semua ny bermain secara kotor , mmg d dunia ni yg sengsara makin sengsara , yg enak makin enak . Tp kemenangan ttp akan mmbuahkan hasil walaupun cerita yg panjang lebar 😁
Sharon
Raja nya siapa napa seorng putri lebih berkuasa ya , bingung aku tuh😞
Sharon
Kalau kalah ya sadar diri itu lebih baik toh lelaki byk kan 😁 drpd dendam tak berhujung .
Karmawati Karim
Luar biasa
A&R
gd
GuGuGaGa_90
Luar biasa
Shinta Dewiana
cih...udah 200 th lu belum berhasil menaklukkan raja iblis...masih nyalain org lain...sadar oi...putri..
Shinta Dewiana
jadi seksi....a..haii..
Shinta Dewiana
makin seru ini..
Shinta Dewiana
haiiiyyooo...langsung jadi...
Shinta Dewiana
hah....
Shinta Dewiana
masih penuh mistery
Shinta Dewiana
kereennn
Shinta Dewiana
ternyata lili emang luar biasa ya...bisa semua hanya blm terbiasa
Shinta Dewiana
jadi orang pertama yg melukai raja siapa ya...apa permaisuri
Shinta Dewiana
his evil main nyosor aja ini...
Shinta Dewiana
pelayan aja berpakaian seksi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!